Dukung Ketahanan Pangan, Pemuda Pancasila Lingga Panen Perdana Cabai Rawit di Singkep

0
408
Foto/Camat Singkep di dampingi Ketua MPC PP Lingga saat panen cabe rawit.

RASIO.CO, Lingga – Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Lingga menunjukkan peran aktif dalam mendukung ketahanan pangan dengan menggelar panen perdana cabai rawit di halaman Sekretariat MPC PP Lingga, Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Rabu (8/4).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua MPC PP Lingga, Armanto Arayad, serta dihadiri Camat Singkep Agustiar dan lurah setempat sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap gerakan kemandirian pangan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemuda Pancasila Lingga. Ia menilai program ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Lingga melalui PKK yang mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan pangan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar konsisten menanam minimal lima pohon cabai di setiap rumah tangga guna memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mengurangi pengeluaran.

“Ini merupakan motivasi luar biasa yang ada di Kecamatan Singkep. Saya berharap ke depannya PP tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, tetapi dapat mensuplai bibit lada hingga ke ranting-ranting di masing-masing kecamatan,” ujar Agustiar.

Armanto Arayad menjelaskan bahwa program ini berangkat dari kesadaran pentingnya kemandirian pangan di tingkat lokal. Ia mengungkapkan bahwa gerakan penanaman telah lebih dulu dilakukan oleh jajaran organisasi.

Ketua PAC PP disebut telah menanam sekitar 1.200 pohon cabai, sementara Ketua Ranting PP Desa Sungai Raya, Kecamatan Singkep Barat, telah menanam 150 pohon.

Selain itu, Armanto menyoroti harga cabai di pasar Dabo yang masih relatif stabil di kisaran Rp50.000 per kilogram. Ia berharap harga tersebut tetap terjaga agar tidak memberatkan masyarakat.

“Jadi saya ingin cabai harus digalakkan. Ke depan, Insya Allah, kami dari PP Lingga akan membagikan 100 polibag kepada setiap ranting. Ini sebagai langkah belajar bersama untuk ketahanan pangan agar kita tidak selalu bergantung pada pasokan cabai dari luar daerah,” ujarnya.

Puspan







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini