RASIO.CO, Jakarta Badan Pusat Statistik (BPS) bakal mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal III pada Senin (5/11) ini. Beberapa ekonom memprediksi pertumbuhan ekonomimenembus 5,2%, di atas proyeksi Bank Indonesia (BI) yaitu di bawah 5,1%.
Sebanyak tiga dari empat ekonom dalam survei Bloomberg memprediksi pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,2%. Secara rinci, Ekonom PT Bank Maybank Indonesia Juniman (5.21%), Ekonom makro ekonomi yang menjabat Project Consultant Asian Development Bank Institute (5,2%), dan Ekonom Danareksa Securities Damhuri Nasution (5,24%). Prediksi lebih tinggi disampaikan Ekonom Sociate Generale Gsc Pvt Ltd Kunal Kundu (5,3%).
Prediksi tersebut lebih tinggi dibandingkan prediksi BI. Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara memperkirakan pertumbuhan ekonomi triwulan III melambat dibandingkan dengan kuartal II yang sebesar 5,27%. “Jadi angka-angkanya mirip angka pertumbuhan triwulan I, sekitar itu. 5,1% kurang sedikit,” kata dia akhir Oktober lalu.
Adapun pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi untuk keseluruhan tahun berada di level 5,17%, lebih rendah dibandingkan target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang sebesar 5,4%. Adapun realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I sebesar 5,06% dan kuartal II 5,27%. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi pada semester I berada di level 5,16%.
