Gangguan Sistem Kode Billing, Pelayanan Imigrasi Karimun Tergendala

0
542

RASIO.CO, Karimun – Gangguan sistem berupa penerbitan kode billing terjadi di seluruh Indonesia. Pasalnya data Keimigrasian Direktorat Jendral Imigrasi juga mempengaruhi layanan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun sejak Senin, (24/6/2019) kemarin.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Karimun, Darmunansyah melalui Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Kristian menjelaskan, bahwa gangguan tersebut berupa penerbitan billing pembayaran, BMS (Biometric Matching System), Penyerahan paspor, dan Layanan ijin tinggal Warga Negara Asing (WNA).

“Sehingga gangguan kode billing pembayaran tersebut bukan hanya terjadi di Karimun saja, melainkan terjadi pada server di pusat dan terkoneksi di seluruh kantor Imigrasi di Indonesia,” kata Kristian saat ditemui diruang kerjanya, Kamis, (27/6/2019) sore.

Kristian menyampaikan, bahwa permasalahan tersebut sudah ditangani oleh Direktorat Jenderal Imigrasi di Jakarta. Hanya saja, kapan penerbitan kode billing pembayaran itu berjalan normal, pihaknya belum mengetahui dan masih menunggu informasi dari pusat.

“Walau demikian, masyarakat tetap bisa melakukan permohonan pembuatan paspor dan layanan lainnya di Kantor Imigrasi Tanjungbalai Karimun. Hanya saja membutuhkan waktu yang lebih lama untuk penyelesaiannya,” ujarnya.

“Untuk kuota tidak ada masalah, tetap sebanyak 48 permohonan setiap harinya kita berlakukan. Upaya perbaikan kita masih kordinasikan, setelah semua berjalan normal maka kita segera selesiakan permohonan yang sudah masuk sebelumnya,” tambahnya.

Dia juga menuturkan, jika dalam waktu dekat server penerbitan kode billing belum juga selesai diperbaiki, maka pihaknya akan melakukan pengebutan dalam penerbitan paspor. Bahkan, menurut dia, petugas Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun akan bekerja lembur sampai malam hari.

“Kami cuma bisa berharap, agar gangguan ini bisa selesai dalam waktu dekat. Kalau server itu selesai diperbaiki, maka kami akan mengebut dalam penerbitan kode billing. Bahkan, kalau perlu kami akan bekerja lembur. Kami tak ingin masyarakat dirugikan hanya karena kerusakan pada server ini,” ujarnya.(red/btd/di).







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini