Ibu Aniaya Anak Kandung : Kaki dan Tangan Diikat, Leher Dirantai

0
469
Korban ditemukan warga dirantai, ibu korban ditangkap (foto/ist)

RASIO.CO, Batam – Seorang anak berusia 13 tahun babak belur dianiaya ibu kandungnya, Zu, 35, di rumah kontrakan mereka di Bengkong Harapan 2. Siswi kelas VI SD ini dipukul, kaki dan tangannya diikat tali rafia, serta lehernya dijerat rantai.

Dikutip BatamPos, Kasus penganiayaan ini terkuak dari laporan tetangga. Saat itu korban dengan kondisi lebam di wajah, memar di kepala, serta dalam kondisi terikat di dalam rumah berhasil meloloskan diri dan lari ke rumah tetangga.

Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan, menyebutkan bahwa penganiayaan terhadap AS terjadi pada Senin (11/11) malam. Saat itu, pelaku, Zu (35), meminta anaknya untuk menghafal ayat Alquran, namun situasi berujung pada kekerasan fisik yang mengerikan.

“Pelaku ini meminta anaknya menghafal. Kalau tidak hafal, tidak diizinkan ke luar rumah dan ke sekolah,” ujarnya.

Awalnya, As memang tak bisa menghafal yang diperintahkan ibunya tersebut. Kemudian ia mengambil ponsel pelaku untuk belajar dari chanel Youtube. Sedangkan pelaku tengah tertidur.

“Pelaku ini terbangun, dan mencari ponselnya. Ternyata disembunyikan korban yang ketakutan. Dari situ pelaku emosi,” kata Marihot.

Korban merupakan anak pertama dari suami pertama pelaku. Pelaku kesehariannya berjualan di warung yang dibangun di rumah kontrakannya. Ia juga dikaruniai seorang anak dari suami kedua.

“Korban berhasil kabur dengan menggergaji ikatan di tangan, kaki dan lehernya. Sementara pelaku di warung,” ungkap Marihot.

Kepada polisi, Zu mengaku perbuatannya tersebut karena merasa kesal dengan anak sulungnya. Ia mengaku korban kerap berbohong, dan mencuri barang-barang di rumah, dan milik tetangga.

“Pelaku beralasan perbuatannya tersebut untuk mendisiplinkan anaknya,” kata Marihot.

Pelaku juga mengaku sudah kerap menganiaya anaknya jika berbuat salah. Selain tangan kosong, penganiayaan itu menggunakan sapu, dan ikat pinggang.

“Pelaku langsung kita amankan di rumah kontrakannya setelah menerima laporan tetangga dan perangkat RT,” tutupnya.

***

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini