Ledakan Pemusnahan Amunisi TNI di Garut Tewaskan 13 Orang

0
269
Ledakan pemusnahan amunisi Garut tewaskan 13 orang. (foto/ist)

RASIO.CO, Jakarta – Insiden tragis terjadi di Garut, Jawa Barat, saat proses pemusnahan amunisi oleh TNI Angkatan Darat pada Senin (12/6) pagi, yang berujung pada ledakan besar dan menewaskan 13 orang, termasuk sembilan warga sipil.

Ledakan tersebut terjadi di lokasi Gudang Pusat Munisi III milik TNI AD, tempat yang disebut biasa digunakan untuk penghancuran amunisi kadaluwarsa.

Menurut keterangan resmi dari TNI AD, kegiatan pemusnahan telah diawali dengan pengecekan keamanan di lokasi dan terhadap personel yang terlibat. Proses peledakan dilakukan di dua lubang sumur, sementara lubang ketiga disiapkan untuk penghancuran sisa detonator. Ledakan yang tidak terduga terjadi saat proses penghancuran pada lubang terakhir.

Rumah Sakit Umum Daerah Pameungpeuk yang menerima para korban menyatakan seluruh korban yang dibawa ke rumah sakit telah meninggal dunia. Tidak ditemukan korban luka yang dirawat, baik ringan maupun berat.

Kehadiran warga sipil di sekitar lokasi pemusnahan menimbulkan pertanyaan besar. Berdasarkan penjelasan Kapuspen TNI Kristomei Sianturi, warga diketahui sering mendekat ke lokasi usai peledakan untuk mengumpulkan serpihan logam seperti besi dan tembaga dari sisa amunisi, karena dianggap memiliki nilai jual. 

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa proses investigasi sedang berjalan dan menegaskan bahwa prosedur keamanan akan tetap menjadi pedoman utama selama penyelidikan berlangsung. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para korban.

***

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini