Legislator Gerindra Wujudkan Program Program Indonesia Pintar di Kepri

0
700

RASIO.CO, Batam – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Martina, S.I.Kom, M.Si mewujudkan Program Indonesia Pintar  Kepulauan Riau. Salah satunya Batam melalui PAC Bengkong dan 63 siswa SMU, SMP dan SD RW15 Tanjung Buntung, Bengkong telah direalisasi. Rabu (28/12).

Program ini terakomodir melalui jalur aspirasi Martina, selaku Anggota Komisi X DPR RI yang salah satunya membidangi progam-program seperti ini.

Martina yang juga merupakan istri Ketua DPP Partai Gerindra Ir. Meireza Endipat Wijaya ini, melalui para Kader di PAC Gerindra Bengkong yang dikomandoi oleh H.Sutardi,SE., menyerahkan realisasi PIP kepada 63 siswa sekolah di wilayah tersebut untuk siswa dari jenjang pendidikan SMU, SMP dan SD.

Ketua PAC Gerindra Kecamatan Bengkong, Sutardi mengatakan, Partai Gerindra melalui kader-kader yang ada di daerah terus bergerak membantu mensosialisasikan program-program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat seperti ini.

“Program-program seperti ini, harus secara proaktif kita sampaikan kepada masyarakat, agar masyarakat mengetahui dan bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya

Lanjut Sutarsi yang juga akan maju menjadi Bacaleg Partai Gerindra DPRD Batam untuk Dapil Bengkong-Batuampar ini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmennya untuk terus bisa berbuat dan membantu masyarakat dalam bidang apapun.

Untuk itu Program PIP ini akan Ia terus sosialisasikan dan membantu upayakan pengajuannya ditahun 2023 mendatang karena masih banyak siswa yang membutuhkan program ini.

“Dari 90 pengajuan yang kita sampaikan baru terealisasi 63 siswa, untuk itu ke depan kita akan terus sosialisasikan ke masyarakat dan membantu pengajuannya karena memang masih banyak siswa yang belum menerima dan sangat membutuhkan program pemerintah ini,” ujarnya.

Sementara itu Sukatno, orang tua dari salah satu siswa penerima program PIP ini mengatakan sangat bersyukur berterimakasih atas adanya program ini karena program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kecil sepertinya. Ia mengapresiasi dengan apa yang dilakukan kader-kader Partai Gerindra diwilayahnya ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Sutardi dan juga Partai Gerindra yang telah membantu menfasilitasi program ini hingga bisa sampai kepada kami, kalau tidak tentu kami akan sulit punya kesempatan menerima program ini,” ujarnya.

Untuk diketahui seperti dilansir dari kemdikbud.go.id, Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (usia 6-21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan peserta Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memberikan manfaat pendidikan secara optimal.

Program kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Agama (Kemenag) ini juga memprioritaskan bagi anak usia sekolah yang termasuk yatim piatu, penyandang disabilitas, serta korban bencana/musibah.

Tidak hanya diperuntukkan bagi peserta didik di sekolah, tetapi juga berlaku bagi peserta didik Pendidikan Kesetaraan Paket A/B/C yang belajar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), dan juga Peserta Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).

Bantuan yang akan diterima yakni berupa dana dengan besaran yang telah ditentukan sesuai tingkatan pendidikan sebagai berikut:

– Peserta didik SD/MI/Paket A mendapatkan Rp450.000,-/tahun;

– Peserta didik SMP/MTs/Paket B mendapatkan Rp750.000,-/tahun;

– Peserta didik SMA/SMK/MA/Paket C mendapatkan Rp1.000.000,-/tahun.

Dana PIP yang didapatkan bisa digunakan untuk membantu biaya pribadi peserta didik. Pembiayaan yang dimaksud, misalnya membeli perlengkapan sekolah atau kursus, uang saku dan biaya transportasi, biaya praktik tambahan, serta biaya uji kompetensi.

rahyudo@rasio.co //







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini