
RASIO.CO, Batam – Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra kembali turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZoSS), kali ini di SD Negeri 009 Batam Kota, Kamis (16/4).
Peninjauan ini menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Batam terhadap keselamatan pelajar, khususnya saat menyeberang jalan di lingkungan sekolah yang dinilai masih rawan risiko kecelakaan.
Dalam kunjungannya, Li Claudia menyoroti belum tersedianya fasilitas penyeberangan yang memadai di depan sekolah. Kondisi tersebut dinilai membahayakan siswa, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah.
“Saya menerima laporan, anak-anak SDN 009 Batam Kota kesulitan menyeberang karena belum ada zebra cross. Ini menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Li Claudia menegaskan bahwa keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Ia pun langsung menginstruksikan Dinas Perhubungan Kota Batam untuk segera melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan.
“Kepala Dinas Perhubungan segera cek. Dalam waktu satu minggu, kalau bisa sudah mulai dikerjakan,” tegasnya.
Ia juga meminta agar pembangunan ZoSS mengacu pada fasilitas serupa yang tengah dikembangkan di SDN 001 Batam Kota.
Lebih lanjut, Li Claudia menekankan bahwa pembangunan Zona Selamat Sekolah tidak boleh dilakukan secara asal, melainkan harus dirancang dengan standar yang baik dan modern. Menurutnya, ZoSS harus dilengkapi dengan penanda yang jelas serta sistem keselamatan yang memadai bagi pengguna jalan.
“ZoSS harus jelas ditandai dan dibuat modern. Batam adalah kota maju, jadi kita harus bisa mengambil referensi dari negara maju, tentu tetap disesuaikan dengan standar yang berlaku,” katanya.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemko Batam dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah bagi anak-anak, sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas di kawasan pendidikan.
YD

