

RASIO.CO, Lingga – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Lingga, panen perdana cabe rawit memanfaatkan lahan kosong di Gedung Daerah Dabo Singkep, Rabu (23/6).
Ketua TP-PKK Kabupaten Lingga, Maratusholihah mengatakan, panen cabe rawit di Gedung Daerah Dabo Singkep ini, adalah panen perdana dari masa tanam 2 hingga 3 bulan lalu.
“Untuk di Gedung Daerah Dabo Singkep, memang ini panen pertama, namun di Gedung Daerah Daik Lingga sudah beberapa kali panen, dan bibit cabe rawit yang ditanam di Gedung daerah Dabo Singkep dan Daik Lingga, sama-sama 500 polibag,” kata Maratusholihah kepada media saat diwawancarai di Gedung Daerah Dabo Singkep.
Untuk itu, Maratusholihah mengajak, ibu-ibu Camat se-Kabupaten Lingga, memanfaatkan perkarangan rumah atau kantor untuk menanam cabe rawit, karena tanaman cabe ini merupakan bumbu dapur yang setiap hari digunakan.
“Hari ini saya mengajak ibu-ibu Camat di Lingga, memanfaatkan perkarangan rumah dan kantor untuk menanam cabe, karena kegiatan PKK tidak hanya sekedar seremonial saja, namun kita harus bergerak dan pandai melihat situasi di tengah pandemi,” terangnya.
TP-PKK Kabupaten Lingga, jelas Maratusholihah, telah membagikan bibit cabe rawit yang sudah siap tanam di lima kecamatan, dan setelah 3 bulan kita akan turun lagi untuk melihat hasil dari bibit cabe rawit yang dibagikan, sementara untuk kecamatan lain juga akan dibagikan bibit cabe rawit ini, dan saat ini masih menunggu benih yang disemai siap masa tanam.
Para ibu rumah tangga, lanjut Maratusholihah, diharapkan dapat memanfaat pekarangan rumah untuk berbagai tanaman, tidak hanya cabe rawit saja yang di tanam, namun sayur mayur juga harus ditanam, sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.
“Dengan berbagai tanaman seperti cabe rawit, sayur mayur, selain dapat meningkatkan perekonomian keluarga, juga untuk mengurangi ketergantungan kita pada daerah lain terutama masalah sayuran,” tutupnya.
Puspan
