Monaria, Resto Bakery yang Hadir dengan Konsep Nusantara

0
646
Chef Marini (kiri) bersama Bung Albert, pemilik Monaria Kopi Tiam & Bakery. (kanan)(foto:/ahyudo)

RASIO CO, Batam – Monaria Kopi Tiam & Bakery, sebuah resto bakery yang terletak di Pasar Botania 2 ini, hadir dengan konsep yang berbeda dari resto bakery di Batam pada umumnya.

Konsep Nusantara merupakan konsep yang diterapkan di resto bakery ini. Kesan Jadul pun langsung terasa ketika mulai memasuki lokasinya.

Nuansa Nusantara Jadul Monaria Kopi Tiam & Bakery(foto: Rahyudo)

Dari perbotan-perabotan dan tema warna resto yang digunakan, terlihat benar kesan nuansa Nusantara Jadul (Jaman dulu) nya. Kesan itu semakin diperkuat dengan adanya photobooth yang dihiasi dengan barang-barang kuno seperti sepeda motor dan sepeda kuno. Photoboth inilah yang disiapkan untuk pengunjung yang ingin berfoto ria.

Selain itu terlihat juga sederet layar TV LED sepanjang ruangan resto, yang terus-menerus menayangkan slide foto-foto Indonesia jaman dahulu, seperti foto-foto Soekarno dan para pejuang, serta foto kondisi masyarakat Indonesia di masa lampau.

Dipilihnya konsep Nusantara yang lengkap dengan pernak perniknya itu, tentu saja ada pertimbangan dan alasan tersendiri bagi pemiliknya.

Bung Albert, sang pemilik dan pengelola Monaria Bakery ini menyampaikan bahwa alasan Ia memilih konsep ini karena selain di Batam jarang ditemukan konsep tersebut, Ia juga ingin bahwa resto bakery yang dimilikinya ini bisa untuk semua kalangan.

Konsep Nusantara memberi kesan sederhana, hingga semua orang dari kalangan manapun tidak segan untuk singgah.

“Saya ingin semua kalangan bisa masuk dan duduk menyatu disini, pesanan apapun dengan harga berapapun tersedia disini, dengan demikian jangkauan pasar pun jadi lebih luas hingga usaha ini berpotensi untuk bisa berjangka panjang” tuturnya.

Selain itu pemilihan nama Monaria juga menjadi pertimbangan tersendiri, yakni untuk lebih menonjolkan kesan Nusantaranya.

“Monaria tidak ada arti spesifik sih, Lebih enak didenger aja dan nuansa Nusantaranya lebih dapet,” ujar pria lajang yang masih berumur 26 tahun ini.

Selanjutnya Albert juga mengatakan bahwa walau kesan Nusantara ini terlihat sangat totalitas, namun Ia tak meninggalkan sentuhan modern. Hingga kesan eksklusif dan mewah masih terlihat walau bertema masa lalu.

Kemudian untuk menu-menu yang ditawarkan, Albert pun juga menyediakan menu khas nusantara. Ia mengatakan semua menu yang disediakan disini adalah menu yang biasa dimakan orang lokal Indonesia.

Seperti ayam geprek, sate, soto, aneka mie dan lainnya. Juga untuk menu kuenya, walaupun ada roti bakery, Ia juga menyediakan jajanan pasar serta minuman tradisional. Bahkan untuk melengkapi menu-menu, Ia juga menyewakan stand, agar menunya semakin beragam, selain itu Ia juga berupaya ingin ikut memberdayakan UMKM dengan menerima titipan jual.

“Saya ingin kita sama-sama berusaha dan mencari rejeki disini, masakannya punya kualitas rasa yang baik, kita persilahkan masuk, kami ingin merakyatlah,” tuturnya

Kemudian disampaikan juga bahwa selain kuat di konsep, Ia juga memiliki menu-menu unggulan diantaranya Nasi Goreng Monaria, Sambal Matah, Teh Tarik Monaria, kopi O Monaria serta minuman jeruk sembui.

Lalu untuk bakery, Ia yang berpartner dengan Chef Marini, seorang Pastry yang cukup berpengalaman, Monaria pun punya beberapan menu bakery unggulan diantaranya roti sisir dan roti manis yang sangat di gemari pengunjung.

Selanjutnya untuk lebih menarik minat pengunjung, Ia membuat beberapa promo menarik. Diantaranya, ayam geprek beli 1 gratis 1, kemudian ada roti sisir beli 3 bonus1, lalu ada diskon kopi harga 3 ribuan antara pukul 15.00 hingga 21.00 dan promo lainnya.

“Promo ini sengaja kami buat semenarik mungkin agar pengunjung semakin meningkat, promo ini masih akan berlaku hingga 2 bulan kedepan, selanjutnya akan ada promo-promo lain yang lebih menarik lagi,” ungkapnya.

Dengan konsep Nusantara dan promo menarik inilah membuat Monaria yang buka pukul 06.30 – 21.00 ini, sudah banyak dikenal orang dan pengunjung pun semakin ramai dari hari ke hari.

Walau baru dibuka pada 3 Januari 2025 lalu,
Monaria ini sudah mendapatkan kepercayaan untuk melayani paket acara-acara besar, seperti turnamen golf dan acara di kantor-kantor perbankan.

Namun demikian,. Albert merasakan hasil yang diraihnya saat ini belum cukup baginya, untuk itu Ia akan terus mengembangkan Inovasi-inovasi kreatif lainnya, baik inovasi konsep secara keseluruhan maupun inovasi menu-menunya.

“Ke dapan saya akan lebih fokus di inovasi bakery, saya ingin bisa menjual produk yang lebih kreatif lagi agar Monaria semakin diminati masyarakat dan selain itu juga untuk meningkatkan daya saing kami,” ungkapnya.

Selanjutnya diakhir wawancara dengan awak media, Albert sempat menyampaikan harapan dan pesannya agar generasi muda seperti dirinya itu, tidak meninggalkan sejarah dan konsep Nusantara, walaupun saat ini tehnology semakin berkembang, AI semakin cangih dan banyak usaha bernuansa moderen.

“Dengan mengingat sejarah, berarti kita menghargai perjalanan bangsa kita ini, sebagai generasi muda kita punya kewajiban mempertahankannya, mudah-mudahan konsep resto saya ini bisa menjadi salah satu bentuk upaya agar masyarakat kita tidak melupakan sejarah” pungkasnya. (Rahyudo, rasio.co)







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini