Waroeng Masa Lalu, Kafe Bernuansa Vintage Pertama di Batam

Pertama dan Satu-satunya di Batam, Waroeng Masa Lalu, Vintage Cafe yang Mengajak Anda Kembali Mengenang Masa Lalu

0
1849
Pemilik Waroeng Masa Lalu Vintage Cafe (dari kiri ke kanan) Prihandono, Very, Mazrinalhery. (foto/Rahyudo)

RASIO.CO, Batam – Kota Batam kini telah memiliki sebuah Cafe yang sepenuhnya berkonsep masa lalu. Konsep tersebut terlihat sangat totalitas, mulai dari bentuk bangunan, semua perabotan, dan ornamen-ornamennya.

Selain itu hampir di semua ruangan dihiasi koleksi barang-barang antik dari jaman ke jaman. Diantaranya meja kursi kuno, peralatan memasak dan listrik jaman dulu, juga terlihat ada koleksi perhiasan kuno dan masih banyak lagi.

Dan diyakini cafe dengan konsap Vintage (unik & kuno) ini merupakan yang pertama dan masih satu-satunya yang ada di Kota Batam.

Cafe yang bernama Waroeng Masa Lalu ini, terletak di dekat perumahan Orchid Park atau tepatnya berada di samping kantor Kelurahan Taman Baloi, Batam Kota dan pengoperasiannya telah dibuka secara resmi lewat digelarnya Acara Grand Opening pada Selasa (30/04).

Kesan kuno dan antik sudah langsung dapat dilihat dan dirasakan saat masuk pintu utama cafe, dimana bentuk bangunan yang di design menyerupai bangunan kuno itu terlihat sangat mencolok.

Ditambah lagi ornamen-ornamen yang menghiasi bangunan tersebut, hampir sebagian besar berupa barang-barang kuno. Mulai dari pintu, kusen, jendela juga design interior yang dilengkapi dengan ratusan benda kuno dari masa lalu.

Waroeng Masa Lalu Vintage Cafe ini diketahui dimiliki 3 orang yakni Feri, Prihandono dan Reinalheri. Mereka bertiga juga dikenal selaku pemilik Resto Mie Tarempa yang telah ada di beberapa tempat di kota Batam.

Prihandono menyampaikan alasan mengapa Ia dan partnernya memilih konsep Vintage ini, tak lain karena di Batam belum ada konsep seperti ini.

“Kami berharap konsep ini bisa diterima masyarakat dan bisa bejalan sukses dan lancar, saya ucapkan terima kasih kepada para vlogger yang telah ikut mempromosikan cafe kami ini” ujarnya.

Selanjutnya Feri ikut menambahkan mengapa dirinya memilih konsep ini, selain alasan yang disampaikan Prihnadono tadi, karena dirinya selama ini adalah penggemar koleksi barang-barang antik.

Dikatakannya juga bahwa barang-barang antik dan kuno ini didatangkannya langsung dari Yogyakarta, dimana di kota ini memang merupakan pusat penjualannya.

“Konsep ini merupakan yang pertama dan masih satu-satunya di Kota batam ini, saya optimis konsep Vintage Cafe ini akan sukses dan menarik banyak minat dari warga Batam, ini tak ubahnya seperti museum, jadi para tamu dapat bernostalgia dengan suasana dan benda-benda yang pernah dilihatnya di masa lalu,” imbuhnya.

Hal tersebut boleh dikatakan benar adanya, karena pada saat soft opening sebulan yang lalu, awak rasio.co yang sempat beberapa kali berkunjung, melihat cafe ini tidak pernah sepi pengunjung.

Para pengunjung terlihat sangat antusias berfoto di setiap sudut-sudut ruangan yang dipenuhi benda kuno dan antik dari masa lalu tersebut.

Hendro salah satu pengunjung cafe ini mengatakan, cafe ini sangat unik dan menarik, banyak koleksi benda-benda yang mengingatkan dirinya saat masih anak-anak dulu.

“Duduk di cafe ini serasa kembali ke rumah, barang-barang disini persis seperti yang ada dirumah saya waktu saya kecil dulu, seperti TV ini,” ujarnya penuh sambil menunjuk sebuah televisi hitam putih kuno.

Lantas Ia pun menyempatkan diri berfoto di bangku sekolah jaman dulu dan di sebuah boks telepon umum.

“Dulu waktu sekolah bangku ini serasa besar banget, ini sekarang terlihat kecil,” komentarnya sambil tertawa.

Selanjutnya Feri kembali menjelaskan bahwa pada Grand Opening ini, pihaknya menyiapkan serangkaian program, yakni selain acara ceremony juga ada pemberian santunan kepada anak yatim yang merupakan binaan dari Komunitas Motor MRC Batam.

“Yang lebih menarik di Grand Opening ini adalah kami memberikan diskon khusus, yakni potongan harga 15% untuk semua menu,” ujarnya.

Selanjutnya Feri dan Prihandono menyampaikan harapannya agar Cafe miliknya ini dapat berjalan lancar dan sukses, dapat menjadi salah satu destinasi Iconic di Kota Batam

“Saya berharap dan menargetkan Waroeng Masa Lalu ini dapat menjadi salah satu daya tarik wisata di Kota Batam, baik bagi wisatawan domestik maupun manca negara, dan untuk itu kami akan terus menyempurnakan konsep dan layanan kami,” tukas Feri yang langsung di iyakan Prihandono.

Sementara itu Kadis Budpar Pemko Batam, Ardiwinata yang turut hadir mewakili Walikota Batam menyampaikan apresiasinya dengan dibukanya Waroeng Masa Lalu tersebut.

Dikatakannya ini semakin melengkapi aminitas yang menunjang pariwisata Kota Batam, menambah jumlah wisata kuliner yang mencapai angka 3.000 usaha.

“Ini luar biasa, Waroeng Masa Lalu ini unik, karena menjual konsep masa lalu yang akan memberikan daya tarik berbeda, mengobati kerinduan akan masa lalu dan memberi pengetahuan bagi lintas generasi, karena ini identik dengan museum, dan ini sangat menarik,” ujarnya.

Kemudian Ia pun menyampaikan agar Travel agen yang ada di Batam bisa membantu merekomendasikan tempat ini kepada para wisatawan baik domestik maupun asing.

“Dan untuk pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan & Pariwisata akan membantu mempromosikan karena Waroeng Masa Lalu menjadi kekuatan baru untuk pariwisata Kota Batam,” pungkasnya.
(Rahyudo, rasio.co)







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini