
RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memberikan tanggapan terkait polemik mengenai penamaan Flyover Laksamana Ladi pada Kamis (2/1).
Rudi mengungkapkan bahwa flyover dengan panjang 120 meter dan lebar 10,5 meter tersebut akan diberi nama “Flyover Sungai Ladi” ke depannya. Keputusan ini, menurut Rudi, diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk masukan dan saran dari tokoh-tokoh masyarakat serta para tetua.
“Pertama-tama, saya memohon maaf atas apa yang telah terjadi. Saya juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Batam yang telah mendukung pembangunan Flyover Sungai Ladi,” ujarnya.
Meskipun terdapat pro dan kontra terkait penamaan tersebut, Rudi memastikan bahwa Flyover Sungai Ladi akan tetap menjadi bagian dari identitas Batam.
Selain memberikan manfaat bagi mobilitas masyarakat, Rudi menambahkan bahwa flyover ini juga merupakan langkah strategis BP Batam dalam mengatasi kemacetan serta mempersiapkan infrastruktur yang mendukung investasi di masa depan.
“Saya berharap keputusan ini dapat diterima oleh semua pihak guna menjaga situasi kondusif Batam yang kita cintai,” pungkasnya.
Redaksi@www.rasio.co//

