Musrenbang Seibeduk, Amsakar Tekankan Prioritas Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

0
328
Foto/Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri Musrenbang Kecamatan Seibeduk pada Rabu (28/1) malam. Ia menegaskan Musrenbang sebagai forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi warga dengan arah pembangunan Kota Batam.

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota Batam menegaskan pentingnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menghadiri Musrenbang tingkat Kecamatan Seibeduk yang digelar di halaman Kantor Camat Seibeduk, Rabu (28/1) malam.

Kehadiran Wali Kota Batam dalam kegiatan tersebut menjadi penanda komitmen pemerintah daerah untuk memastikan perencanaan pembangunan berjalan searah dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Musrenbang Kecamatan Seibeduk dinilai sebagai ruang strategis untuk menyerap usulan warga sekaligus menyelaraskannya dengan rencana pembangunan Kota Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan bahwa Musrenbang tidak boleh dipahami sekadar sebagai agenda tahunan formalitas. Ia menyebut forum ini memiliki peran krusial dalam memastikan kebijakan pembangunan tidak bersifat top-down, melainkan tumbuh dari kondisi riil di tengah masyarakat.

“Melalui Musrenbang, kita menyatukan pandangan. Pembangunan tidak boleh hanya dilihat dari atas, tetapi harus tumbuh dari bawah, dari kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” ujar Amsakar.

Ia menjelaskan, setiap masukan yang disampaikan masyarakat memiliki nilai strategis sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program pemerintah daerah. Oleh karena itu, Amsakar mengingatkan pentingnya ketelitian dalam merumuskan usulan agar sejalan dengan arah pembangunan dan kemampuan anggaran.

Selain itu, Amsakar juga menyoroti pentingnya penetapan skala prioritas dalam setiap program yang diusulkan. Menurutnya, program pembangunan harus dipilih berdasarkan tingkat urgensi, dampak luas bagi masyarakat, serta manfaat jangka panjang yang berkelanjutan.

“Kita harus bijak menentukan prioritas. Program yang dilaksanakan harus benar-benar urgen, berdampak besar, dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” katanya.

Lebih lanjut, Amsakar menilai Musrenbang mencerminkan meningkatnya partisipasi publik dalam proses pembangunan daerah. Keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan dinilai mampu menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi lapangan.

“Ketika masyarakat aktif menyampaikan gagasan dan kebutuhan, itu menunjukkan bahwa demokrasi pembangunan berjalan dengan baik,” tuturnya.

Menutup kegiatan tersebut, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat Kecamatan Seibeduk untuk terus menjaga suasana yang kondusif serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Kota Batam hanya dapat dicapai melalui sinergi, kerja nyata, dan kebersamaan seluruh pihak.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini