RASIO.CO, Lingga – Wakil Bupati Lingga turun langsung ke lokasi setelah mendapat laporan robohnya tambatan perahu di Pulau Lalang, Desa Berhala, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Kepri. Rabu (10/11/2021).

“Tambatan perahu yang roboh tersebut, terbuat dari kayu sehingga hancur terbawa angin ribut disertai ombak dan hujan tadi pagi,” kata Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, kepada media.
Selain di Pulau Lalang, jelas Neko, beberapa lokasi lainnya di wilayah Singkep Selatan dan Singkep Barat, juga mengalami kerusakan sarana infrastruktur akibat cuaca ekstrim hujan, yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi.
“Bahkan ada rumah warga yang ikut roboh diterpa angin kencang tadi pagi, di Desa Tanjungirat, kemudian di Desa Marok Tua, warga di pesisir ada yang mengungsi karena takut cuaca yang begitu ekstrim,” terangnya.
Neko menghimbau kepada masyarakat nelayan, serta masyarakat yang tinggal dipesisir pantai untuk lebih berhati-hati. dan menunda perjalanan laut mengingat saat ini cuaca di Kabupaten Lingga memasuki musim cuaca ekstrim.
Dari informasi yang diterima, lanjut Neko, ada beberapa lokasi yang mendapat musibah akibat cuaca ekstrim, yaitu di Kecamatan Senayang, Singkep Barat, dan Singkep Selatan, tepatnya di Desa Berhala, Desa Marok Tua, Desa Jagoh dan Desa Tanjung irat.
“Alhamdulillah untuk korban jiwa sampai saat ini belum ada, kita doakan agar masyarakat kita tabah dalam menghadapi ujian ini, dan kami selaku pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan bantuan dan himbauan,” tutupnya.
Puspan


