

RASIO.CO, Batam – Penderita diabetes perlu memperhatikan sejumlah pantangan guna mencegah kondisi semakin memburuk. Pantangan ini tidak hanya terkait makanan dan minuman manis, tetapi juga kebiasaan sehari-hari yang berpotensi meningkatkan kadar gula darah.
Dikutip dari Alodokter, diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Penyakit ini terbagi menjadi dua jenis, yakni diabetes tipe 1 yang disebabkan pankreas tidak mampu memproduksi insulin, serta diabetes tipe 2 yang terjadi akibat tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara optimal.
Penderita diabetes lebih rentan mengalami komplikasi seperti penyakit ginjal, jantung, hingga gangguan penglihatan. Karena itu, penting untuk mengenali dan menghindari berbagai pantangan berikut:
1. Mengonsumsi minuman tinggi gula
Soda, teh manis, minuman kemasan, dan jus kemasan mengandung gula tinggi yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Penderita diabetes disarankan memilih air putih atau teh tanpa gula.
2. Terlalu sering makan makanan manis
Cokelat, kue manis, martabak, atau makanan tinggi gula lain dapat meningkatkan kadar gula darah secara cepat sehingga memperburuk kondisi penderita.
3. Konsumsi makanan berlemak jenuh
Lemak jenuh dari daging merah, mentega, keju, es krim, serta makanan yang digoreng dapat meningkatkan kolesterol dan memicu resistensi insulin.
4. Stres berlebihan
Stres memicu pelepasan hormon kortisol dan glukagon yang dapat meningkatkan gula darah. Penderita dianjurkan melakukan relaksasi, meditasi, olahraga, atau konseling.
5. Jarang berolahraga
Aktivitas fisik membantu tubuh memanfaatkan glukosa sebagai energi. Penderita diabetes disarankan berolahraga minimal 30 menit, lima kali per minggu.
6. Kebiasaan merokok
Nikotin dapat menghambat penyerapan glukosa ke dalam sel dan meningkatkan risiko komplikasi diabetes.
7. Mengonsumsi alkohol berlebihan
Alkohol dapat merusak fungsi hati dan membuat tubuh sulit mengontrol kadar gula darah.
8. Tidak teratur minum obat
Mengabaikan jadwal konsumsi obat dapat membuat gula darah tidak terkontrol dan mengurangi efektivitas pengobatan.
Selain menghindari pantangan tersebut, penderita diabetes perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan mengikuti pengobatan sesuai anjuran dokter untuk mencegah komplikasi dan menjaga gula darah tetap stabil.
YD
