
RASIO.CO, Batam, Pertandingan Tinju Profesional level internasional, akan segera digelar di Kota Batam.
Event tinju yang bertitel “The Real Blood Match” tersebut, akan dilaksanakan di Golden Prawn 933 Bengkong Batam pada 18 Oktober 2025 mendatang.
Pertandingan tinju yang memperebutkan gelar WBC Asia Silver Super Bantamweight ini, mempertemukan petarung Indonesia, Nikhy Dura yang akan menantang petinju tangguh asal Thailand, Jakphan Shantong.
Selain itu partai utama tersebut, juga akan digelar pertandingan pada partai lainnya yang menyediakan 7 sabuk juara.
Yakni Sabuk KTI, Sabuk Emas Komandan Filpan, Sabuk Wakil Gubernur, Sabuk Wakil Pimpinan KPK, Sabuk Pangkogabwilhan, Sabuk Rizky Faisal, Sabuk Pangkodau.
Sabuk-sabuk juara tersebut akan diperebutkan dalam 17 partai yang akan dipertandingkan, dan.diikuti oleh 34 petinju profesional dan 3 petinju amatir, yang berasal dari 4 negara, yakni Thailand, Indonesia,. Singapura dan Malaysia.
Filpan, dari Dragon Head yang merupakan pelaksana acara tersebut, menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah selain untuk mencari bibit-bibit muda berbakat yang diharapkan nanti dapat berbicara di tingkat Internsional juga bertujuan untuk memperkenalkan destinasi wisata yang ada di kota Batam.
“Banyak spot-spot yang bisa dilihat dan dinikmati oleh wisatawan lokal maupun asing, disamping itu Batam termasuk wilayah yang berdampingan dengan negara tetangga, tentu ini merupakan suatu kelebihan, merupakan destinasi yang dekat bagi warga negera lain yang ikut serta dalam event ini,” ujarnya.
Lanjut disampaikan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan ini pihaknya menjalin kerjasama dengan promotor RS Boxing Johor Bahru, serta mendapat dukungan dari Presiden WBC Asia dan Komisi Tinju Indonesia (KTI).
Selanjutnya Dr. Urgyen Rinchen Sim, dari WBC Asia, menjelaskan bahwa lawan dari Nikhy Dura nanti merupakan petinju yang berpengalaman dan benerapa kali meraih juara pada kejuaran Internasional.
Namun Ia tetap optimis walaupun Nikhy baru bertanding 4 kali di professional, Nikhy memiliki rekor yang sangat tinggi di amatir.
“Sudah 5 kali juara Junior, dan mempunyai pengalaman bertanding lebih dari 30 kali, jadi kita percaya bahwa Ia adalah petinju yang bagus,” ungkapnya.
Lanjut Dr. Sim mengungkapkan bahwa jika Nikhy berhasil memenangkan sabuk Juara tersebut, maka Nikhy akan memecahkan rekor orang Indonesia yang merebut juara Internasional dibawah 6 kali pertarungan., yang mana rekor tersebut sebelumnya dipegang oleh Onge Saknosiwi yang meraih juara internasionalnya pada pertandingan ke 6.
“Ini akan menjadi catatan sejarah bagi Batam Kepri dan tinta emas bagi Indonesia,” pungkasnya.
Selanjutnya Joshua dari KTI Pusat turut menyampaikan bahwa perebutan gelar Sabuk KTI Pusat untuk kategori youth atau pemuda ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan dan diperebutkan.
Ini akan menjadi sejarah tersendiri untuk Batam yang tentu akan menjadi catatan resmi dari Komisi Tinju Indonesia,” ucapnya.
Lantas Irwan, promotor RS Boxing Johor Bahru yang juga merupakan pelaksana event ini mengajak para penggemar tinju khususnya warga Batam untuk menyaksikan event tersebut.
“Penjualan ticket nanti melalui online, para peminat bisa langsung mengunjungi web yang akan disediakan nantinya,” tuturnya
Sementara itu sang petinju, Nikhy Dura meyampakan kesiapannya untuk menghadapi perebutan gelar juara kelas Silver Super Bantamweight ini.
“Saya sudah siap 100% untuk tampilkan yang terbaik, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menang dan membawa nama harum Indonesia,” ujarnya.
(r)

