
RASIO.CO, Pasaman Barat – Gempa yang melanda kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat membuat panik warga, bahkan pasien dan pengunjung rumah sakit Yarsi di Simpang Empat ikut berhamburan keluar karena khawatir terjadi gempa susulan.
“Warga panik dua kali gempa dirasakan cukup kuat. Orang tua berhamburan menjemput anak-anak yang sedang bersekolah dan pasien rumah sakit Yarsi juga berhamburan keluar,” kata Yosmar selaku Kabid Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Pasbar dilansir dalam Harianhaluan.com, Jumat (25/2).
Saat ini, katanya, situasi masih belum pasti dan warga takut kembali terjadi gempa susulan.
“Goncangan disini dirasakan cukup kencang hingga dua kali, dan membuat warga berhamburan keluar rumah dan satu kubah kecil Masjid Agung jatuh,” katanya.
Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa pertama terjadi pada pukul 08.35 WIB dengan kekuatan 5.0 magnitudo dan tidak potensi tsunami. Gempa kedua terjadi pada pukul 08.39 WIB dengan kekuatan 6,2 M. Kedua gempa terjadi pada kedalaman 10 Kilometer.
Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempa terletak pada 17 Kilometer Timur Laut Pasaman Barat sedangkan gempa pertama berpusat di 18 Kilimeter Timur Laut Pasaman Barat.
***

