Pemdes Resang dan YKPI Tanam Mangrove di Pantai

0
173
foto/ist

RASIO.CO, Lingga – Pemerintah Desa Resang bersama Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia (YKPI) telah berhasil melaksanakan program penanaman mangrove (Bakau) di Pantai Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga. Senin (4/3) kemarin.

Program ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem alam pesisir, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Hadir pada penanaman mangrove Pantai Desa Resang tersebut, Lanal Dabo Singkep, Kapolsek Dabo, Camat Singkep Selatan, Koramil Dabo Singkep, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Singkep Selatan, Pengurus Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia, Kepala Desa, Lurah, Mahasiswa STIT Tarbiyah dan Kelompok Tani.

Kepala Desa Resang, Hanafi, S.IKom mengatakan, bahwa penanaman bakau ini di lakukan dengan menggunakan ajir (kayu) sebagai penopang dan berjarak 2 meter dan di luruskan mengunakan tali.

Hanafi menjelaskan, selain upaya untuk melestarikan hutan mangrove, penanaman bibit bakau ini mengembalikan ekosistem yang hidup diseputaran hutan mangrove, yang mulai terancam keberadaanya akibat rusaknya pohon bakau. Saat ini luas hutan mangrove mencapai 131 hektar tersebar di seluruh daerah di Desa Resang. Melalui upaya pelestarian ini, kedepannya luas hutan mangrove terus bertambah.

“Sekarang target kita untuk penanaman ini, sebanyak 68.750 batang atau mencapai 25 hektar lebih dengan 5 kelompok pembibitan bakau, sehingga keberadaan hutan mangrove di Desa Resang ini berdampak baik dan menambah nilai ekonomis bagi masyarakat sekitarnya,” kata Hanafi.

Sementara itu, Camat Singkep Selatan, Encek Dody Kurniawan, S.IP yang juga turut hadir menyampaikan penanaman pohon bakau oleh Desa Resang bersama YKPI ini, bertujuan untuk menjaga kelestarian dan ekosistem alam, bukan hanya bermanfaat untuk manusia tapi juga ekosistem hewani salah satunya kepiting bakau yang hidup di sekitar pohon bakau begitu juga udang dan ikan belanak yang dapat diambil untuk kosumsi masyarakat.

Encek Dody melanjutkan, keberadaan pohon bakau sangat bermanfaat untuk melindungi pantai dari abrasi yang diakibatkan gelombang pasang surut, apalagi saat ini abrasi pantai semakin tahun semakin bertambah.

“Kami berterimakasih kepada Yayasan Konservasi Pesisir yang mana telah menyediakan bibit bakau dengan proses pembibitan melibatkan masyarakat setempat sehingga memberi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat tersebut, apalagi bibit bakau yang sudah siap tanam berjumlah cukup banyak,” tutupnya.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email






TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini