

RASIO.CO, Batam – Kepergian HS (31), seorang pekerja di PT Mc Dermott Batam dengan cara tak wajar membuat sejumlah rekannya merasa kehilangan.
HS sebelumnya ditemukan tewas tergantung dalam store perusahaan PT Mc Dermott Batam, Senin (6/2) malam. Di mata teman-temannya, HS dikenal sebagai sosok yang baik dan pendiam.
“Orangnya tidak neko-neko. Pokoknya baiklah. Dia tidak banyak bicara dan sedikit tertutup,” ujar Lukman, Selasa (7/2).
Lukman mengaku terakhir bertemu HS beberapa waktu lalu. Saat itu ia tak melihat ada keanehan yang terjadi pada sosok kawannya itu.
“Selama ini tidak ada masalah. HS baik-baik saja,” katanya dikutip tribunbatam.
Saat mendengar informasi HS ditemukan tewas tergantung, beberapa kawan lain seakan tak percaya HS memilih jalan tersebut untuk mengakhiri hidupnya.
Lebih lanjut Lukman menceritakan, HS memiliki istri dan satu anak perempuan yang masih kecil. Ia bahkan tak habis pikir atas apa yang dilakukan oleh HS.
“Semoga anak dan istrinya tetap tabah untuk menghadapi musibah ini,” harapnya.
Hingga saat ini, Lukman dan beberapa teman lain belum mengetahui apa yang melatarbelakangi HS nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Sebelumnya diberitakan, seorang pekerja berinisial HS, ditemukan tewas tergantung dalam store perusahaan PT. Mc. Dermott Batam, Senin (6/2) malam.
Pria 31 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh karyawan PT Mc Dermott sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa itu sempat membuat seluruh pekerja kaget.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, pria itu ditemukan dalam posisi tergantung dengan tali nilon. Diketahui pria itu merupakan salah satu pekerja di PT Mc Dermott bagian departemen scaffolding. Ia merupakan warga Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.
“Dia teman kerja saya. Kami sama-sama bagian scaffolding. Kaget juga dan ikut berdukacita,” sebut seorang rekan korban yang enggan menyebutkan namanya, Selasa (7/2).
Kejadian tersebut kata dia, menjadi perhatian sejumlah karyawan Mc. Dermott.
Sesaat sesudah kejadian,semua karyawan disuruh pulang dan tidak diperbolehkan mengambil gambar di lokasi.
“Setelah kami pulang, sekitar 45 menit, mobil patroli Polsek Batuampar dan mobil Inafis Polresta Barelang terlihat masuk ke area PT Mc Dermott,” katanya.
Dikatakannya, mobil tersebut tidak lama di dalam lokasi kejadian. Kapolsek Batuampar Kompol Salahuddin membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Kami sudah melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga, karena mereka menolak untuk diautopsi,” ujarnya.
***
