Peran BUMN Bangkitkan Perekonomian Umat

0
530
foto/Nyat Kadir sebagai pembicara utama sosialisasi Peran BUMN Untuk Pemberdayaan Umat bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu majelis taklim dan RT/RW di Golden View Hotel, Batam, Kamis (30/12).

RASIO.CO, Batam – BUMN memiliki peran penting dalam membangkitkan perekonomian umat. Hal ini dapat dilihat dari berbagai macam program pemberdayaan yang diluncurkan BUMN melalui CSR dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

Demikian disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI, Dapil Kepri, Drs H Nyat Kadir sebagai pembicara utama sosialisasi Peran BUMN Untuk Pemberdayaan Umat bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu majelis taklim  dan RT/RW  di Golden View Hotel, Batam, Kamis (30/12).

Kapoksi VI Fraksi Partai NasDem  menjelaskan, TJSL merupakan komitmen BUMN, PT yang berperan serta dalam pembangunan ekonomi  guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya. 

Jadi lanjut Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan, CSR merupakan  aktivitas bisnis di mana perusahaan bertanggung jawab secara sosial kepada pemangku kepentingan dan masyarakat luas sebagai bentuk perhatiannya dalam meningkatkan kesejahteraan dan berdampak positif bagi lingkungan.

 BUMN lanjut anggota DPR RI  dua periode itu memiliki dua fungsi yakni,  fungsi ekonomi dan fungsi sosial. Hal ini sesuai dengan amanat UU No 19 tahun 2003. Salah satu bentuk fungsi sosial kata Nyat Kadir  disalurkan melalui CSR yang menyasar sektor Pendidikan, UMKM, dan lingkungan.

Jadi, kata Nyat Kadir, CSR itu tidak saja berfungsi sebatas pemberdayaan dalam konteks ekonomi, tapi juga jembatan masyarakat dan perusahaan yang ada di lingkungannya.

Mantan Walikota Batam ini juga mengapresiasi langkah BUMN yang selama ini juga  telah menyalurkan CSR untuk umat  melalui organisasi keagamaan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan serta pembangunan sejumlah fasilitas ibadah.

Contoh bantuan CSR yang disalurkan untuk  umat melalui organisasi keagamaan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan di Kepri di antaranya ke Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Batam untuk pelatihan nazhir wakaf.  Kemudian Diklat Kepemimpinan Remaja Masjid Se-Kota oleh Gerbang Kepri, Pelatihan Kualitas Mubalig oleh Persatuan Mubaliq Batam (PMB).

Selanjutnya, pelatihan Mujahid Da’wah oleh DPW BKPRMI, Pelatihan Pembinaan Keluarga Sakinah oleh BKMT Kota Batam. Pelatihan Kewirausahaan oleh BKMT Kota Batam dan Pelatihan Dakwah Digital oleh PMB Kota Batam.

Sementara bantuan- bantuan lainnya yang diberikan berupa dana atau barang seperti bantuan terhadap pembangunan atau renovasi Masjid, Mushalla, Surau, Gereja, Pondok Pesantren, Rumah Tahfidz Qur’an, Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) dan lainnya yang tersebar di Provinsi Kepri.

Selain sosial dan lingkungan, Nyat Kadir mengungkapkan, program BUMN juga menyasar ke pelaku UMKM di tengah pendemi Covid 19  yang di kelola oleh PNM dengan program Mekar.

Untuk mendapatkan pinjaman di PNM itu tidak terlalu sulit, persyaratannya sangat mudah.  Tanpa agunan. Warga  hanya menyiapkan  KTP dan KK, membentuk  kelompok usaha minimal 10 orang dan maksimal 30 orang dengan umur 18 tahun sampai 63 tahun. Bantuan modal yang diberikan Rp2 juta bagi yang mau memulai usaha dan Rp3 juta bagi yang sudah punya usaha.

“ Pinjaman PNM khusus ibu-ibu yang membuka usaha itu  di beberapa tempat sudah kita fasilitasi dengan membentuk beberapa kelompok di Sungai Panas dan Batuampar. Ke depan, saya terus mendorong agar kolaborasi antara BUMN dalam pemberdayaan umat terus dibangun dan diperkuat,” kata Nyat Kadir

***

Print Friendly, PDF & Email






TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini