RASIO.CO, Batam — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menganugerahkan Press Card Number One (PCNO) kepada wartawan senior Saibansah Dardani sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya selama 33 tahun di dunia jurnalistik.
Undangan resmi sebagai penerima PCNO tertuang dalam surat Panitia Pusat Hari Pers Nasional (HPN) 2026 bernomor 476/PWI-P/HPN2026/I/2026 tertanggal 27 Januari 2026.
Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa penyerahan PCNO akan dilakukan dalam sebuah acara khusus pada rangkaian HPN 2026 yang digelar pada 9 Februari di Banten.
Saibansah Dardani, yang akrab disapa Cak Iban, menilai Press Card Number One bukan sekadar penghargaan simbolik, melainkan pengakuan atas kesetiaan dan konsistensi dalam menjalani profesi wartawan.
“PCNO bukan penghargaan biasa. Bagi saya, ini pengakuan dari organisasi profesi tertua di Indonesia atas dedikasi, kontribusi, dan kesetiaan pada profesi wartawan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, angka 33 tahun dalam perjalanan kariernya bukan semata hitungan waktu, melainkan rekam jejak panjang yang dilalui dari satu ruang redaksi ke ruang redaksi lain, dari media cetak ke media siber, serta dari kerja-kerja lapangan hingga pengambilan keputusan redaksional.
Cak Iban mengungkapkan bahwa nilai utama yang dipegang sejak awal kariernya adalah kesadaran bahwa wartawan merupakan pembelajar seumur hidup. Ia mengawali profesi sebagai wartawan muda di Harian Pagi Riau Pos, Pekanbaru, dengan proses belajar secara otodidak dan pendampingan wartawan senior seperti Rida K. Liamsi, Kazzaini KS, dan Mostamir Thalib.
“Dari belajar dan terus belajar itulah sejatinya esensi profesi wartawan. Belajar tiada henti,” katanya.
Selain komitmen belajar, ia menegaskan dua prinsip yang tidak pernah ditawar sepanjang perjalanan profesionalnya, yakni integritas dan kompetensi. Menurutnya, tanpa integritas wartawan akan kehilangan kepercayaan publik, sementara tanpa kompetensi profesi jurnalistik kehilangan maknanya.
Perjalanan jurnalistik Cak Iban dimulai pada awal 1990-an melalui media cetak. Ia pernah berkiprah di Harian Riau Pos, Majalah Warta Ekonomi, dan Majalah Kapital di Jakarta, hingga memegang tanggung jawab redaksional dan manajerial di media daerah seperti Harian Lantang di Batam.
Memasuki era digital, Cak Iban memilih beradaptasi dengan perkembangan media siber. Sejak 2014, ia dipercaya sebagai Pemimpin Redaksi BATAMTODAY.COM. Selanjutnya, pada 17 Agustus 2022, ia mendirikan J5NEWSROOM.COM sebagai bagian dari komitmen merawat kemerdekaan pers di tengah perubahan ekosistem media.
Kepada generasi wartawan saat ini, yang bekerja di tengah tekanan ekonomi dan dinamika digital, Cak Iban mengingatkan pentingnya kembali pada nilai dasar profesi.
“Tetaplah menjadi wartawan yang profesional, berintegritas, dan kompeten,” ujarnya.
Di luar pencapaian profesional tersebut, Cak Iban menyampaikan harapan sederhana tentang bagaimana ia ingin dikenang.
“Saya cuma ingin dikenang sebagai sahabat, teman ngopi yang menyenangkan, teman diskusi, dan hamba Allah SWT yang dhaif,” katanya.
Dalam lanskap media yang semakin dinamis, kisah perjalanan Saibansah Dardani menjadi pengingat bahwa keberlangsungan pers tidak hanya ditentukan oleh sorotan, tetapi oleh konsistensi, kesetiaan pada nilai, dan tanggung jawab etik yang dijaga dalam jangka panjang.
YD



