Polisi Beberkan Aliran Uang Palsu Produksi UIN Makassar

0
537
Mesin cetak serta uang palsu di UIN Makassar. (foto/ist)

RASIO.CO, Jakarta – Uang palsu yang diproduksi di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diduga telah beredar di sejumlah wilayah, mulai dari Makassar hingga Mamuju, Sulawesi Barat. 

Dikutip CNNIndonesia, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono, mengungkapkan bahwa aliran uang palsu tersebut pertama kali diedarkan oleh Mubin Nasir (40) di Kabupaten Gowa.

“Dari MN beredar 150 juta, ada yang diberikan pada seseorang Rp1 juta, ada yang Rp500 ribu, ada yang Rp25 juta, ada Rp10 juta dan ada Rp8 juta,” kata Yudhiawan di Polres Gowa, Kamis (19/12).

“22 November 2024 ini sudah mulai penyerahan uang palsu senilai Rp150 juta, juga ada menyerahkan uang palsu 250 juta dan terakhir ditangkap menyerahkan uang palsu 200 juta,” ungkapnya.

Dalam proses pembuatan uang palsu tersebut, diperkirakan sekitar Rp40 juta uang palsu sempat dibakar akibat kerusakan saat proses pencetakan.

“Sudah kita ambil dan tangkap yang bersangkutan, ada dikembalikan untuk dibakar Rp17,5 juta,” ungkapnya.

Seluruh bahan baku dan mesin untuk memproduksi uang palsu tersebut berasal dari China. Saat ini, polisi telah menyita sebanyak 98 item sebagai barang bukti terkait kasus tersebut.

“Uang palsu ini diperjualbelikan, perbandingannya satu banding dua. Jadi satu asli dua uang palsu,” katanya.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini