Proyek Drainase Bina Marga Terbengkalai di Bengkong Batam

0
949
foto/rasio.co

RASIO.CO, Batam – Pembangunan drainase mengatasi bajir untuk wilayah Bengkong Sadai bernilai milyaran terbengkalai alias mangkrak selesai menjelang akhir tahun 2107.

Diduga Proyek drainase bernilai milyaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota batam mengunakan APBD tersebut ditinggalkan begitu saja oleh kontraktor pemenang lelang.

Parahnya, sejak dimulainya pembagunan drainase hampir sepanjang sekilo menuju laut sampai terbengkalainya saat ini tidak terlihat papan nama perusahaan pengerjaan proyek diduga hampir senilai Rp2 milyar.

” Pengerjaan terhenti baru seminggu ini dan kami khawatir musim hujan ini banjir karena drainase seluas sungai ditimbun tumpukan kerukan,” kata salah seorang warga perumahan PKJ Sadai. Senin(25/12).

Selain itu, kata Dia, pembangunan drainase mengantisipasi banjir ini sudah dikerjakan beberapa bulan lalu, namun akhir tahun ini, tiba-tiba dihentikan, parahnya akibatnya kiri kanan bahu jalan rusak dan kalau hujan banjir total.

Informasi lapangan, proyek drainase diduga dikerjakan kontraktor SAM dengan nilai lebih kurang 2 milyar, namun karena tidak klear menjelang tutup akhir tahun 2017 dihentikan, jika tidak dihentikan maka akan ada terjadi kerugian negara.

” Kontraktor harus hentikan jika tidak maka akan terjadi temuan dan biasanya akan dilelang ulang kamuflase agar kontraktor awal bisa lagi bekerja,” ungkap sumber yang enggan dipublis.

Sementara itu, Sampai berita ini diunggah, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam, Yumasnur melalaui sambungan selularnya 0812.77xx-xxxx belum bersedia dikonfirmasi terkait terbengkalainya pembagunan drainase induk menuju laut Bengkong Sadai tersebut.

ADI@www.rasio.co







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini