

RASIO.CO, Batam – Koperasi Konsumen Karyawan (Kopkar) BP Batam menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Hotel Harmoni One, Batam, Sabtu (14/2). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Memperkuat Solidaritas dan Inovasi Digital Menuju Koperasi Modern”.
RAT dibuka langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Dalam sambutannya, Amsakar menyambut baik pelaksanaan RAT sekaligus mengapresiasi kinerja dan transformasi yang telah dilakukan Kopkar BP Batam dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, terdapat lima tantangan utama dalam pengelolaan koperasi dan usaha mikro, yakni tata kelola manajemen, kapasitas sumber daya manusia (SDM), akses permodalan, kemasan atau packaging, serta akses pemasaran atau marketing.
Namun demikian, ia menilai Kopkar BP Batam mampu beradaptasi di tengah eskalasi global, dinamika kebutuhan anggota, serta tantangan ekonomi yang terus berkembang.
“Koperasi Karyawan BP Batam sudah melampaui persoalan itu, dan sekarang sedang melakukan transformasi untuk membuat capaian-capaian yang lebih baik lagi ke depannya,” ujar Amsakar.
Amsakar juga mendorong agar koperasi memanfaatkan teknologi digital guna memberikan nilai tambah dalam pengelolaan organisasi ke depan. Ia menyinggung atensi pemerintah terhadap penguatan ekonomi kerakyatan melalui program koperasi merah putih.
“Mudah-mudahan Koperasi Konsumen Karyawan BP Batam ini dapat menjadi model bagi koperasi-koperasi yang lain di Kota Batam dan Kepri serta bisa memberi warna dalam perjalanan koperasi di level nasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Kopkar BP Batam, Chandra Syamsir, menjelaskan RAT dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota sekaligus sarana evaluasi dan penyusunan rencana serta program kerja tahun berjalan.
Ia menegaskan komitmen pengurus untuk menghadirkan inovasi serta menjadikan koperasi lebih kompetitif melalui percepatan digitalisasi sistem aplikasi koperasi.
“Nantinya semua anggota akan dilayani secara online dan memiliki akun. Mereka bisa mengakses laporan keuangan koperasi bahkan mengajukan pinjaman hanya secara online,” ujarnya.
Selain digitalisasi layanan, Kopkar BP Batam juga merencanakan pengembangan unit usaha baru berupa Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
“Satu lagi kita akan bangun pabrik kemasan air minum, air dalam kemasan. Kita akan pasarkan bersama-sama dan ini akan meningkatkan sangat signifikan pendapatan untuk SHU tahun berikutnya,” kata Chandra.
Pembukaan RAT turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain; Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau, Riki Rionaldi; serta mitra Kopkar BP Batam.
YD
