

Berbicara pariwisata Lingga memang selalu memiliki daya tarik tersendiri. Pariwisata di Lingga juga beragam, mulai dari wisata alam hingga wisata sejarah.
Untuk wisata alam, para traveler bisa menikmati beberapa destinasi. Di antaranya air terjun, museum, pemandian dari mata air, hingga pemandian air panas belerang asli.
Yang tak kalah menarik untuk dikunjungi bagi para traveler yang ingin menambah pengetahuan sejarah, yakni situs Istana Damnah. Mengutip dari website kebudayaan.kemdikbud.go.id, situs bekas Istana Damnah berada sekitar 2,5 kilometer di sebelah barat Masjid Sultan Lingga.
Istana Damnah dibangun oleh Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah III (1857-1883), pada saat kerajaan Melayu Riau Lingga mengalami masa kejayaan. Istana Damnah sekarang hanya tinggal puing-puingnya saja.
Lingkungan situs bekas istana Damnah sekarang berupa tanah perladangan dan hutan sekunder. Dari sisa-sisa bekas Istana Damnah masih dapat digambarkan bahwa kompleks Istana Damnah dahulu terdiri dari dua bangunan, yaitu bangunan istana dan balairung (pendopo).
Di sebelah timur bekas bangunan istana terletak bangunan balairung, yang tertinggal berupa bagian tangga pintu, fondasi tiang, tungku dapur, dan permandian.
Plt Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Kepri, Luki Zaiman, mengatakan, Situs Istana Damnah ini merupakan salah satu destinasi wisata dan daya tarik wisata di Kepri. Maka dari itu, sambungnya, pemerintah Kepulauan Riau memutuskan untuk membuat satu lagi bangunan replika dari istana ini. Namun, perlu diingat bahwa, replikanya tidak benar-benar sama persis 100 persen.
“Karena bernilai sejarah, Situs Istana Damnah ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata dan daya tarik wisata oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad,” terangnya.
***
