Selundupkan Sabu di Sandal, Tukang Cat Diciduk di Bandara Hang Nadim

0
419

RASIO.CO, Batam – Komitmen Bea Cukai dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan. Petugas Bea Cukai Batam bekerja sama dengan Satres Narkoba Polresta Barelang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 805 gram sabu yang disembunyikan dalam sandal oleh seorang penumpang pesawat di Terminal Penumpang Domestik Bandara Hang Nadim, Sabtu (19/04).

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menjelaskan bahwa penindakan dilakukan terhadap seorang pria berinisial AN (31), penumpang pesawat Lion Air JT-972 rute Batam–Surabaya. AN diketahui berasal dari Madura dan bekerja di Malaysia sebagai tukang cat.

“Petugas mencurigai AN karena menunjukkan gelagat mencurigakan dan memberikan keterangan yang tidak konsisten. Pemeriksaan lebih lanjut menemukan kejanggalan pada sandalnya, yang ternyata berisi dua bungkus serbuk kristal putih,” ungkap Zaky.

Hasil pengujian laboratorium mengonfirmasi bahwa barang tersebut adalah Methamphetamine, narkotika golongan I. Total barang bukti yang diamankan seberat 805 gram.

AN mengaku menjadi kurir atas tawaran seorang warga Johor, R, yang menjanjikan upah Rp40 juta. Ia menerima sandal berisi sabu dari R di Johor Bahru pada 17 April, lalu menuju Batam dan berencana mengantar sabu ke Madura sebelum ditangkap.

Muhtadi, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Batam, menyatakan bahwa barang bukti dan pelaku telah diserahkan ke Polresta Barelang untuk proses hukum lebih lanjut. “Tersangka akan dijerat dengan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup,” tegas Muhtadi.

Penindakan ini dinilai mampu menyelamatkan sekitar 4.000 jiwa dari potensi bahaya narkoba dan menghemat anggaran negara untuk rehabilitasi hingga Rp6,5 miliar.

Zaky menambahkan, keberhasilan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan program Asta Cita Presiden RI, serta hasil dari sinergi antarpenegak hukum seperti Bea Cukai, Polri, TNI, dan Kejaksaan dalam memberantas penyelundupan narkotika, khususnya di kawasan perbatasan seperti Kepulauan Riau.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan menggagalkan berbagai modus penyelundupan narkoba demi melindungi masyarakat dan masa depan bangsa,” pungkas Zaky.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini