
RASIO.CO, Batam – Pertemuan antara Persatuan Wartawan Indonesia dengan Pemerintah Kota Batam berlangsung dalam suasana hangat di Bandara Internasional Hang Nadim, Selasa (5/5). Agenda ini menjadi ruang diskusi santai terkait arah pembangunan Batam ke depan.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra hadir langsung dalam pertemuan tersebut bersama jajaran pengurus PWI pusat dan daerah.
Dalam kesempatan itu, Li Claudia menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dalam perencanaan pembangunan. Ia menyebut akurasi data kependudukan menjadi faktor utama dalam menentukan kebijakan yang tepat sasaran.
“Saya kalau bekerja tidak mau setengah-setengah, harus total,” ujar Li Claudia.
Ia menambahkan bahwa sinkronisasi data dengan pemerintah pusat menjadi landasan untuk menyusun program pembangunan yang efektif dan terukur.
Sementara itu, Amsakar Achmad menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian angka, tetapi juga dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja.
Menurutnya, pemerintah tengah berupaya memastikan proyek-proyek strategis di Batam mampu berkontribusi langsung terhadap pengurangan angka pengangguran.
Dari pihak PWI, Ketua Departemen Budaya PWI Pusat Ramon Damora menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan daerah melalui jurnalisme yang konstruktif.
“PWI hadir bukan hanya sebagai pencatat peristiwa, tapi juga memberikan masukan konstruktif demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Ia menilai sinergi antara pemerintah dan media memiliki peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif serta menyampaikan informasi yang mencerdaskan masyarakat.
Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pengurus PWI lainnya dan membahas berbagai isu strategis, mulai dari sosial hingga ekonomi. Meski berlangsung singkat, diskusi ini dinilai memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan insan pers dalam mendukung pembangunan Batam.
YD
