Varian Omicron Masuki Batam, Satgas Kepri Sebut 4 Daerah Zona Kuning

0
470
foto/ist

RASIO.CO, Batam – Satgas Covid-19 Kepri mengungkap kondisi kasus aktif virus corona hingga Selasa, 18 Januari 2022.

Mereka mencatat 6 kasus aktif yang terdiri dari Kota Batam sebanyak 1 kasus, Kota Tanjungpinang dengan 2 kasus dan Kabupaten Natuna dengan 3 kasus. Kota Batam dan Tanjungpinang kini berstatus zona kuning covid-19 diikuti 2 kabupaten lain, yakni Karimun dan Bintan.

Sementara 3 kabupaten lainnya yakni Lingga, Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas berstatus zona hijau covid-19. Ketua Harian Satgas Covid-19 Kepri, Lamidi merinci terdapat 53.908 total pasien konfirmasi virus corona se-Provinsi Kepri.

Dilansir dalam tribunews.com,Dari jumlah itu, sebanyak 52.143 dinyatakan sembuh, serta 1.759 dinyatakan meninggal dunia. Dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri terbaru pada 17 Januari 2022, 2 Kota di Provinsi Kepri naik menjadi level 2.

Pada salinan Inmendagri yang tertuang pada nomor 04 tahun 2022, dua kota tersebut diantaranya, Kota Tanjungpinang, dan Batam. Sementara 5 Kabupaten di Kepri yakni, Kabupaten Karimun, Bintan, Natuna, Lingga, dan Anambas masih pada level l.

Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kepri, Tjejep Yudiana mengatakan, penyebab naiknya 2 Kota di Kepri menjadi level 2 yakni, Trecing.

“Dimana dalam dasbor Kemenkes, tidak ada laporan tracing yang dilakukan oleh 2 Kota tersebut, sehingga naik level,” ucapnya, Selasa(18/01) kemarin.

Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas I Batam sebelumnya menemukan 2 sampel Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia yang probable covid-19 varian Omicron.

Mereka merupakan bagian dari total 169 sampel Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tiba di Kota Batam pada Sabtu (15/1). Kepala BTKL-PP Kelas I Batam Budi Santoso, membenarkan kabar tersebut. Ia menjelaskan 169 sampel PMI tanggal (15/1) berasal dari Malaysia yang diambil swabnya oleh staf KKP Kelas I Batam.

Kemudian pada Minggu (16/1) diperiksa Sarcov-2 oleh BTKLPP Kelas I Batam. Dari hasil pemeriksaan Sarcov-2 ditemukan 3 orang positif Covid-19. Kemudian dilakukan pemeriksaan dengan metode SMIT terhadap 3 sampel positif Covid-19.

Dia menjelaskan hasil pemeriksaan screening dengan metode SMIT ditemukan 2 orang probable omicron.

“Pasien sekarang masih dirawat di Rumah Sakit Khusus Insfeksi (RSKI) Covid-19 Galang,” ungkap Budi, Rabu (19/1).

Dia menjelaskan sebagai upaya tindak lanjut akan dilakukan tracing oleh Tim BTKLPP, dan pengambilan sampel kontak erat oleh Tim Dinkes Kota Batam di Rusun tempat Karantina dan Tim RSKI di Rumah Sakit Khusus Infeksi di Galang.

Dia juga menjelaskan sampai saat ini belum ditemukan adanya transmisi lokal penyebaran Omicron di Batam.

“Dari sampel yang kita terima dari berbagai rumah sakit di Kepri, belum ditemukan adanya varian baru Omicron,” kata Budi.

Budi juga mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan Protokol kesehatan dan menjaga jarak serta mengjindari kerumunan. Kepala Dinas Kesehatan Kepri, M Bisri sebelumnya juga membenarkan varian Omicron yang telah masuk ke Kepri itu.

“Ya kita baru dapat informasinya dari BPTKL-PP Batam. Bahwa ada 2 orang PMI terpapar Omicron,” ucapnya, Selasa (18/1).

Namun, Bisri belum mengetahui persis 2 orang PMI tersebut berjenis kelamin apa, dan asal dari mana.

“Kalau itu saya belum tahu, pokoknya PMI yang baru beberapa hari kemarin baru tiba ke Batam. Boleh coba cek ke BPTKL Batam saja,” ujarnya.

Terkait hal ini, Bisri mengimbau warga Kepri, khususnya Batam untuk tidak panik dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sebab saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19.

“Masyarakat Kepri, khususnya Batam jangan panik. Selalu terapkan protokol kesehatan, dan lakukan vaksinasi,” sebutnya memberikan imbauan.


***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini