Waspada Aquaplaning Saat Berkendara di Tengah Cuaca Hujan Batam

0
232

RASIO.CO, Batam – Intensitas hujan yang meningkat di Kota Batam pada penghujung tahun 2025 menuntut pengendara sepeda motor untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Kondisi jalan yang basah dan licin, baik ketika hujan masih turun maupun setelah reda, dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Salah satu risiko utama yang perlu diwaspadai pengendara adalah aquaplaning, yakni kondisi ketika ban kehilangan daya cengkeram akibat adanya lapisan air di permukaan jalan. Selain itu, genangan air juga dapat menutupi lubang jalan yang berbahaya, sehingga roda dapat masuk secara tiba-tiba dan mengganggu keseimbangan pengendara.

Menghadapi situasi tersebut, pengendara sepeda motor diimbau untuk tidak memaksakan diri menerobos genangan air. Jika memungkinkan, pengendara disarankan menunggu hingga genangan surut. Namun, apabila harus melintas, ketinggian air perlu dipastikan masih aman sesuai dengan jenis sepeda motor dan ground clearance, guna mencegah air masuk ke ruang bakar yang berisiko menyebabkan kerusakan mesin.

Pengendalian kecepatan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan. Berkendara dengan kecepatan rendah, terutama di jalur yang belum familiar, dinilai lebih aman untuk menghindari kehilangan traksi. Melaju terlalu cepat di jalan tergenang dapat meningkatkan risiko tergelincir, terlebih jika terdapat lubang jalan yang tidak terlihat karena tertutup air.

Selain itu, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan juga menjadi hal krusial. Jarak yang cukup memberi waktu reaksi lebih baik apabila pengendara lain melakukan pengereman mendadak atau bermanuver secara tiba-tiba untuk menghindari lubang di jalan yang licin.

Teknik dan postur berkendara turut menjadi perhatian. Pengendara disarankan untuk tidak meletakkan jari dalam posisi siaga di tuas rem saat melintasi genangan. Refleks menarik rem secara mendadak dapat menyebabkan roda depan terkunci dan memicu selip, khususnya di permukaan jalan yang basah.

“Keselamatan berkendara bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga kesiapan dan kesadaran menghadapi kondisi jalan. Kami terus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap faktor keselamatan, khususnya saat cuaca ekstrem,” ujar Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Duri Yanto.

Senada dengan itu, Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara wilayah Kepulauan Riau, Christofer Valentino, mengingatkan pentingnya fokus dan perlengkapan berkendara yang lengkap. “Tetap fokus, gunakan perlengkapan berkendara lengkap, dan selalu cari aman dalam kondisi apa pun agar aktivitas tetap berjalan lancar sesuai rencana,” katanya.

YD

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini