
RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Perayaan Paskah Persekutuan Oikumene Umat Kristiani Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Batam Tahun 2026 yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (17/4).
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan ucapan selamat Paskah kepada seluruh ASN yang merayakan, sekaligus mengajak menjadikan momentum tersebut sebagai penguatan nilai kebersamaan dan kinerja.
“Atas nama pribadi, keluarga, serta jajaran Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kami mengucapkan selamat merayakan Paskah. Semoga momentum ini menumbuhkan soliditas, meningkatkan kinerja, serta menguatkan tekad untuk terus berkontribusi bagi negeri,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Kota Batam merupakan daerah dengan tingkat keberagaman yang tinggi, baik dari sisi suku, agama, maupun latar belakang sosial masyarakat.
“Batam adalah daerah multikultural. Seluruh elemen masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia ada di sini. Karena itu, Batam harus dimaknai sebagai rumah bersama,” kata Amsakar.
Menurutnya, keberagaman harus dikelola secara bijak agar tidak menimbulkan konflik. Sebaliknya, keberagaman yang dirawat dengan baik justru dapat menjadi kekuatan dalam pembangunan daerah.
“Keberagaman ibarat orkestrasi. Jika dimainkan secara selaras, akan menghasilkan harmoni yang indah. Karena itu, perlu ditumbuhkan rasa kebersamaan yang melampaui perbedaan,” ujarnya.
Amsakar menilai harmoni sosial merupakan fondasi penting dalam mendorong kemajuan daerah. Ia juga mengaitkan nilai-nilai Paskah dengan visi pembangunan Batam sebagai bandar dunia yang madani, inovatif, berkelanjutan, dan berbudaya. Ia menjelaskan bahwa konsep masyarakat madani mencerminkan kondisi kehidupan yang harmonis dalam keberagaman, taat hukum, serta menjunjung tinggi nilai keagamaan.
“Madani adalah kondisi ketika masyarakat mampu hidup harmonis dalam keberagaman, taat hukum, serta menjalankan ibadah sesuai agama masing-masing. Di situlah harmoni dan keberagaman saling menguatkan,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Amsakar mengajak seluruh ASN untuk menjadikan Paskah sebagai momentum memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga kebersamaan dalam membangun Batam.
“Keberagaman adalah kekuatan. Dengan kasih dan pengharapan, kita dapat menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mendorong kemajuan Batam,” tutupnya.
YD

