Diresmikan Kadisbudpar, Melawa Paragon Hill Menambah Kekuatan Amenitas Wisata Batam

0
57

RASIO.CO, Batam – Melawa Paragon Hill, sebuah resto khas Melayu di wilayah Batam Center, diresmikan pengoperasiannya pada Sabtu (18/04).

Resto yang terkenal dengan menu Teh tarik belakang Padang dan lokasi di Komplek Paragon Hill Batam Certre ini, diresmikan secara langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Drs. Ardiwinata.

Sejumlah kolega dan anggota komunitas pelaku usaha pariwisata diundang hadir dalam acara ini baik yang ada di Batam maupun dari Singapore.

Selain itu sejumlah tokoh masyarakat juga terlihat hadir, diantaranya Anggota DPDRI dapil Kepri, Ismet Abdullah, serta mantan Kadispar Kepri, Buralimar.

Acara peresmian tersebut berlangsung cukup semarak dan meriah ini, ditandai dengan pemotongan tumpeng dalam sajian Makan Berhidang, yakni hidangan berwadah talam yang ditutup tudung saji.

Sajian Makan berhidang ini merupakan tradisi Melayu yang ternyata menjadi layanan khas unggulan yang disediakan oleh Melawa Paragon Hill.

“Layanan unik seperti ini baru ada disini,.dan mungkin baru satu-satunya di Batam,” ucap Ardiwinata dalam sambutannya.

Selanjutnya dalam sesi wawancara
Ardiwinata memberikan apresiasinya atas dibukanya restoran Melawa Paragon Hill ini, disampaikan bahwa hal tersebut sangat luar biasa, ketika Melawa restaurant ini bisa menambah satu cabang lagi yang lebih besar.

“Ini sangat luar biasa, posisinya juga di corner, sangat support untuk pengunjung-pengunjung bukan saja penduduk Batam, tapi wisatawan asing dan domestik,” pujinya.

Lantas dikatakan juga bahwa Melawa merupakan salah satu kebanggaan dari Kota Batam, karena di restoran ini menyajikan hampir sebagian besar menu kuliner dan penyajian yang identik dengan Melayu.

“Penyajian ala Makan Berhidang ini sangat unik, ini merupakan warisan budaya, yakni menggunakan talam yang penutupnya berbentuk tudung saji, selain itu menu-menu yang disajikan seperti lakse, mie lendir, luti gendang, pulut serundeng, sangat identik dengan makanan Melayu, yang beraal dari belakang padang dan dibawa ke Kota Batam,” ungkapnya.

Lantas Ardiwinata juga menyampaikan bahwa kehadiran Melawa Paragon Hill ini, Ini akan menjadi salah satu kekuatan kepariwisataan Batam dalam amenities restaurant, yang saat ini berjumlah lebih dari 3.000 tempat.

“Ini juga semakin mengidentifikasi dan semakin menjadikan Batam menjadi tempat yang sangat menarik, dengan adanya restaurant ini dan restaurant yang lainnya,” ujarnya..

Selanjutnya Ardiwinata juga menghimbau kepada para pelaku bisnis kuliner di Batam, agar menjaga kunci utama bisnis ini, yakni menjaga kebersihan, dimana hal itu termasuk dalam bagian dari Sapta Pesona Pariwisata yakni Aman, Tertib, Bersih, Indah, Sejuk, Ramah dan Kenangan.

“Kenangan artinya setelah pergi makan ke restoran itu, merasa enak dan mau balik lagi.
Jangan lupa keramahan artinya layani tamu-tamu dengan baik dari luar daerah ke Kota batam, sehingga mereka akan semakin merasakan kenangan itu,” pungkasnya embari menghimbau agar pelaku usaha Kuliner hala, segera mengurus sertifikatnya, agar semakin trust.

Selanjutnya, pemilik Melawa Paragon Hill yang sekaligus pemilik 2 resto Melawa lainnya di KBC dan Nagoya, Nurlela, S.E, M.Tr.Par atau akrab di panggil Ela, pada awak rasio.co menyampaikan bahwa pembukaan cabang ketiga ini merupakan pengembangan usaha yang telah lama dirintisnya tersebut.

“Ini merupakan ekspansi pengembangan, dimana kebutuhan kuliner lokal di Kota Batam sangat prospek, makanya pembukaan cabang ke 3 ini untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan warga batam serta wisatawan untuk kuliner lokal khususnya Melayu,” ucapnya.

Lantas Ela menyampaikan bahwa menu unggulan yang tersedia di Melawa paragon Hill ini, selain teh tarik dan kopi yang merupakan racikan tangannya sendiri, pihaknya juga bermitra dengan UMKM Kota Batam untuk menyediakan kuliner lokal Melayu. Diantaranya Nasi Lemak, Mie Lendir, prata, kue-kue tradisional lainnya yang merupakan warisan budaya lokal.

“Teh tarik ini merupakan racikan saya sendiri, bahannya menggunakan teh berkualitas tinggi, yang merupakan campuran antara dengan teh hitam dan teh premium,” ungkap Ela.

Selanjutnya Ela berharap warga Batam dapat turut membantu memajukan dan melestarikan Kuliner lokal Melayu anak Batam tersebut yang dinilainya sangat potensial untuk dijadikan kuliner sambutan bagi wisatawan yang datang ke Batam. (YD)

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini