
RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa rotasi, mutasi, promosi, bahkan demosi merupakan hal yang lumrah dalam sistem birokrasi pemerintahan. Pernyataan itu ia sampaikan saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional di lingkungan Pemko Batam, Rabu (30/7).
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Ketua DPRD Batam Kamaluddin, Wakil Ketua DPRD Batam Aweng Kurniawan, serta sejumlah pejabat Pemko Batam.
“Rotasi, mutasi, promosi bahkan demosi adalah hal yang lumrah dalam birokrasi. Ini bagian dari upaya memenuhi tugas konstitusional dan menjawab tantangan arah kebijakan yang terus berkembang,” ujar Amsakar.
Amsakar menjelaskan, pergeseran jabatan dilakukan melalui proses panjang dan sesuai prosedur.
“Dimulai dari job fit, dilanjutkan persetujuan dari BKN. Karena belum genap enam bulan, kami juga meminta rekomendasi dari Gubernur sebelum diajukan ke Kemendagri,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa proses ini bukan akhir dari perombakan. Masih ada jabatan kosong yang akan diisi melalui mekanisme open bidding.
Beberapa pejabat yang dilantik antara lain:
- Jefridin: dari Sekretaris Daerah menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
- Nurzali: dari Kepala Dinas Pertanahan menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
- Salim: dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM.
- Tri Wahyu Rubianto: dari Kepala Dinas Pendidikan menjadi Kepala Bappeda.
- Hendri Arulan: dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM menjadi Kepala Dinas Pendidikan.
- Leo Putra: dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
- Dahlina Nopilawati: dari Kepala Bappeda menjadi Kepala Dinas Pertanahan.
Selain itu, sejumlah pejabat fungsional juga ikut dilantik.
Amsakar meminta pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dan mengambil langkah strategis dalam menentukan arah kebijakan ke depan.
“Saya berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat bekerja cepat, solid, dan penuh dedikasi. Kota Batam memerlukan langkah responsif untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan,” tegasnya.
Ia juga menyebut akan melakukan evaluasi kinerja dalam tiga bulan ke depan.
Redaksi@www.rasio.co//

