Atasi Kemacetan, Pemko Batam Mulai Pelebaran Jalan Tengku Sulung 

0
102
Foto/Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan.

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota Batam mulai merealisasikan proyek pelebaran Jalan Tengku Sulung di Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan.

Proyek dengan nilai anggaran Rp14,6 miliar ini mencakup pelebaran jalan sepanjang 2,2 kilometer, mulai dari Simpang Cikitsu hingga Bundaran SMA Negeri 3 Batam. Selama ini, ruas tersebut dikenal memiliki volume kendaraan tinggi, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh PT Medani Tractorindo Perkasa dan berada di bawah pengawasan PT Ganesha Pratama Consultant. Berdasarkan kontrak Nomor 63/000.3.3/SPJ/RJ/BM/IV/2026, proyek ditargetkan rampung dalam waktu 210 hari kalender atau sekitar tujuh bulan.

Dengan target tersebut, jalan yang telah diperlebar diperkirakan dapat mulai digunakan masyarakat pada triwulan IV tahun 2026.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.

Menurutnya, peningkatan kapasitas jalan diperlukan untuk mengimbangi pertumbuhan kawasan Batam Kota yang terus berkembang.

“Kami berharap pembangunan jalan ini benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik dalam mengurangi kemacetan maupun mendukung aktivitas ekonomi warga,” ujar Rudi.

Ia menambahkan, keberadaan Jalan Tengku Sulung cukup strategis karena berada di kawasan permukiman, pusat pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi jalan yang sebelumnya terbatas kerap menyebabkan antrean kendaraan dan memperpanjang waktu tempuh.

Melalui proyek ini, Pemko Batam menargetkan arus lalu lintas menjadi lebih lancar, efisiensi perjalanan meningkat, serta kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.

Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat yang melintas diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan di sekitar lokasi proyek.

Warga di kawasan Belian dan Baloi Permai pun menyambut positif proyek tersebut, dengan harapan pengerjaan dapat selesai tepat waktu tanpa mengganggu aktivitas harian secara signifikan.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini