Bantuan Beras Pecah Dijatuhkan dari Heli, Pemerintah Evaluasi Distribusi

0
471
Foto/Ist

RASIO.CO, Jakarta – Video warga Tapanuli Utara (Taput) yang mengais beras akibat bungkus bantuan pecah saat distribusi menggunakan helikopter viral di media sosial dan menuai perhatian publik. Menyikapi hal itu, pemerintah segera melakukan evaluasi total terhadap mekanisme airdrop bantuan untuk korban bencana.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa prosedur penyaluran bantuan kini telah diperbaiki. Logistik, termasuk beras, dibungkus lebih kuat dan diturunkan menggunakan tali sling. Selain itu, helikopter menurunkan ketinggian terbang agar paket tidak mengalami kerusakan saat dijatuhkan.

“Terkait dengan bantuan airdrop memang kemudian dilakukan evaluasi yaitu dengan memberikan sling atau membungkus dengan lebih kuat. Tingkat ketinggiannya pun kita turunkan supaya logistik yang disalurkan lewat airdrop tetap terjaga,” ujar Jenderal Sigit dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12).

KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak turut menjelaskan alasan bantuan sebelumnya dijatuhkan dari helikopter. Menurutnya, langkah itu dilakukan karena distribusi harus dilakukan dengan cepat sementara helikopter tidak dapat mendarat di lokasi terdampak akibat kondisi medan.

“Jadi heli itu tidak bisa mendarat di mana pun, landasan harus siap. Karena kondisi bantuan harus diberikan, kita coba untuk dilempar,” jelas Maruli.

Ia menegaskan bahwa setelah insiden bungkus beras pecah viral, evaluasi langsung dilakukan dan prosedur diperbaiki. “Setelah ada yang pecah, kita evaluasi lagi. Sekarang tidak terjadi lagi, sudah,” tambahnya.

Sebelumnya, video yang beredar pada Selasa (2/12) menunjukkan helikopter terbang rendah saat menjatuhkan paket bantuan. Sejumlah warga terlihat berupaya mengumpulkan beras yang tumpah di tanah akibat bungkus yang rusak. Video tersebut kemudian memicu kritik dan dorongan untuk memperbaiki metode penyaluran bantuan.

Dengan evaluasi yang dilakukan, pemerintah menyampaikan bahwa distribusi bantuan kini telah berjalan lebih aman dan terkendali untuk memastikan logistik sampai dengan layak kepada masyarakat yang membutuhkan.

***

Print Friendly, PDF & Email






TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini