Minggu, November 8, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 132

Penyiksaan Maut di EMKA Agensi, Empat Pelaku Ditahan Polisi

0

RASIO.CO, Batam – Dwi Putri Aprilian Dini (25), perempuan asal Lampung, tewas diduga setelah dipaksa mengikuti ritual dan mengalami penyiksaan selama tiga hari oleh sejumlah orang di EMKA Agensi, sebuah agensi penyalur ladies companion (LC) atau pemandu lagu di Batam, Kepulauan Riau.

Peristiwa tragis ini bermula ketika korban mendatangi kawasan Jodoh Permai, Blok D Nomor 28, Batu Ampar, Batam, untuk melamar pekerjaan pada Senin, 24 November lalu.

Menurut kuasa hukum keluarga korban, Putri Maya Rumanti, korban mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dari media sosial Instagram. Putri menyebut, niat awal korban adalah melamar sebagai asisten rumah tangga (ART). Namun setibanya di lokasi, korban justru dipaksa bekerja sebagai pemandu lagu oleh EMKA Agensi.

Putri menuturkan bahwa korban bahkan dipaksa menjalani ritual tertentu yang diklaim pihak agensi dapat membuat LC mendapatkan banyak tamu di tempat hiburan malam. Dalam proses ritual itu, wajah korban dicat dan ia dicekoki minuman beralkohol hingga berujung pada penganiayaan.

Dikutip dari detikcom, Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah menyebut penganiayaan diduga dipicu oleh video rekayasa buatan tersangka Anik Istikoma Novianaaaz alias Melika (36). Video tersebut seolah menunjukkan korban mencekik Anik.

“Video itu palsu. Dibuat sendiri oleh tersangka untuk memfitnah korban. Video itu juga membuat pelaku utama terpancing emosi lalu menganiaya korban secara brutal,” ujarnya, Senin (1/12).

Pemicu lain, berdasarkan penyelidikan, korban diduga merusak properti ritual. Selanjutnya korban disiksa selama tiga hari, sejak Selasa 25 November hingga Kamis 27 November 2025, oleh pemilik EMKA Agensi, Wilson Lukman alias Koko (28).

Penganiayaan sadis itu terekam CCTV. Korban dipukul dengan ujung sapu lidi, ditunjang, ditendang masuk ke kamar, rambutnya dijambak, tangan diikat, mulut ditutup, hingga wajah dan matanya bengkak akibat semprotan air dari selang.

“Saya meminta penyidik untuk melihat CCTV karena saya ingin tahu apakah benar terjadi penganiayaan. Dan itu memang benar terjadi dari Selasa, Rabu, Kamis,” kata Putri Maya, Sabtu malam (27/12) di Batam.

Menurutnya, puncak penganiayaan terjadi pada Kamis (27/11). Dari rekaman CCTV terlihat korban ditelanjangi hanya mengenakan pampers, payudara dan mulutnya dilakban, tangan diborgol, kaki diikat, dan dipukul menggunakan selang. Putri juga menggambarkan bentuk penyiksaan lain yang ia sebut “lebih dari psikopat”.

Usai penyiksaan, korban tidak sadarkan diri. Dalam keadaan wajah membiru, korban dibawa ke kamar oleh empat pelaku.

Putri meminta kepolisian menggelar rekonstruksi untuk memperdalam dugaan keterlibatan pihak lain. Ia mencurigai kasus ini terkait jaringan perdagangan manusia dan ingin memastikan apakah ada korban lain.

“Menurut informasi yang saya dapat, pelaku ini pemasok cewek-cewek terbesar di Batam. Makanya kami ingin membongkar jaringan ini,” tegasnya.

Di sisi lain, Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah mengungkapkan versi berbeda. Ia menyebut korban memang berniat bekerja sebagai LC dan ritual merupakan tahapan dari agensi.

“Ritual ini bertujuan agar LC dapat banyak tamu dan laku. Kalau banyak tamu, otomatis yang punya agensi punya penghasilan lebih besar,” ujarnya.

Amru juga menambahkan bahwa para pelaku sempat memanggil bidan saat tubuh korban tak bergerak. Mereka membeli tabung oksigen sebelum membawa korban ke RS Elisabeth Sagulung, namun menggunakan identitas palsu.

Petugas kesehatan mendapati kejanggalan dari tubuh korban yang penuh memar sehingga langsung melapor ke polisi, meski sempat dihalangi para pelaku.

“Adanya kecurigaan dari pihak rumah sakit membuat kasus ini dilaporkan,” kata Amru.

Polisi menetapkan empat tersangka: Wilson Lukman alias Koko (28) sebagai pelaku utama dan pemilik EMKA Agensi; kekasihnya Anik Istikoma alias Melika (36); serta dua koordinator LC, Putri Angelina alias Papi Tama (23) dan Salmiati alias Papi Charles (25).

Sebanyak 18 barang bukti disita, termasuk lakban, selang air, micro SD, bor besi, sapu lidi, kayu, tisu bercak darah, serta mobil putih BP 1276 VM yang digunakan mengantar jasad korban ke rumah sakit.

Keempat tersangka dijerat Pasal 340 KUHP junto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau minimal 20 tahun penjara.

Polisi masih mendalami kasus ini dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pacar korban. Sementara keluarga berharap kasus ini diungkap seterang-terangnya untuk memberikan keadilan bagi korban.

YD

Bentrok Memanas di Perbatasan Thailand–Kamboja, Warga Mulai Dievakuasi

0

RASIO.CO, Jakarta – Konflik bersenjata kembali pecah di perbatasan Thailand dan Kamboja pada Senin (8/12) pagi, menewaskan satu tentara Thailand dan melukai delapan lainnya. Bentrokan ini merupakan eskalasi terbaru dari ketegangan yang meningkat sejak akhir pekan lalu.

Serangan terjadi ketika pasukan Kamboja menembakkan peluru dan roket ke fasilitas militer serta permukiman sipil di wilayah Thailand. Militer Thailand kemudian membalas serangan tersebut, termasuk dengan mengerahkan jet tempur untuk menghantam target-target militer Kamboja, seperti diberitakan Bangkok Post.

Juru Bicara Angkatan Darat Thailand, Mayor Jenderal Winthai Suvaree, menjelaskan bahwa pasukan Kamboja mulai melepaskan tembakan senapan dan tembakan tidak langsung ke arah Chong An Ma, Distrik Nam Yuen, Ubon Ratchathani, sejak pukul 05.05 WIB. Laporan resmi pada pukul 07.00 WIB menyebutkan satu tentara Thailand tewas dan empat lainnya terluka di Chong Bok, distrik yang sama.

Dalam konferensi pers, Mayor Jenderal Winthai menyebut total delapan tentara Thailand terluka, sementara laporan mengenai adanya korban tewas tambahan masih menunggu konfirmasi. Ia menegaskan bahwa militer Thailand telah merespons dengan tembakan balik, serta mengerahkan jet tempur untuk menargetkan posisi militer Kamboja demi menghentikan agresi.

Angkatan Darat ke-2 Thailand melaporkan bahwa pada pukul 08.30 WIB, roket dari peluncur BM-21 milik Kamboja menghantam Ban Sai Tho 10 di Distrik Ban Kruat, Provinsi Buri Ram. Serangan kali ini adalah lanjutan dari insiden Minggu (7/12) sore di Si Sa Ket, yang menyebabkan dua tentara Thailand terluka.

Gelombang serangan tersebut memaksa pemerintah Thailand mengevakuasi warga dari empat provinsi di timur laut. Menurut Angkatan Darat ke-2, lebih dari 385.000 warga telah dipindahkan dari wilayah rawan.

Peningkatan eskalasi mulai terpantau sejak Minggu malam. Sekitar pukul 22.00, Kamboja mengerahkan tank di Samrong, Provinsi Oddar Meanchey, sekaligus mengevakuasi warga dari wilayah perbatasan. Persiapan militer besar-besaran terus terlihat hingga pukul 23.00, termasuk penguatan pangkalan, penggunaan drone, pemadaman sinyal ponsel, dan penyambutan komandan pasukan.

Menjelang tengah malam, peluncur roket RM-70 dikerahkan di Distrik Chom Krasan, Preah Vihear, diikuti peluncur BM-21 dan Type 90B yang ditempatkan di Samrong pada pukul 01.00.

Sekitar pukul 03.00, Kamboja menodongkan senjata ke sejumlah titik vital Thailand, termasuk Bandara Buri Ram dan Rumah Sakit Prasat di Surin. Tak lama kemudian, desa Ban Kachai Noi di Ban Dan menjadi sasaran, hanya 13 km dari bandara dan 87 km dari perbatasan. Desa Ban Chruk Khwae di Prasat, Surin, juga ikut menjadi target.

Juru Bicara Angkatan Udara Thailand, AM Jackrit Thammavichai, menegaskan bahwa penggunaan jet tempur merupakan langkah pembelaan diri untuk menghentikan ancaman Kamboja terhadap keamanan nasional.

“Pesawat angkatan udara hanya menyerang pangkalan militer sebagai bagian dari tindakan membela diri,” ujarnya.

Hingga kini, ketegangan di perbatasan masih tinggi dan pihak militer kedua negara siaga penuh untuk mengantisipasi serangan lanjutan.

YD

Wakil Ketua DPRD Batam Hadiri Perayaan Natal Karyawan BP Batam 2025

0

RASIO.CO, Batam – Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra, memenuhi undangan BP Batam untuk menghadiri Perayaan Natal Karyawan dan Karyawati Badan Pengusahaan Batam Tahun 2025. Acara tersebut berlangsung di Balairungsari, Lantai 3 Gedung Bida Utama BP Batam, dengan suasana hangat dan penuh sukacita.

Perayaan tahunan itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam yang juga Ex Officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, beserta jajaran pejabat BP Batam. Ruangan tampak dipadati keluarga besar BP Batam yang datang untuk merayakan Natal bersama.

Dalam sambutannya, Haji Aweng Kurniawan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar BP Batam yang merayakan Natal. Ia berharap momen tersebut dapat memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, serta menumbuhkan toleransi di lingkungan kerja maupun masyarakat luas.

“Semoga semuanya bisa merayakan Natal ini dengan penuh sukacita bersama keluarga. Jadikan momentum ini untuk meningkatkan semangat persaudaraan, persatuan, dan toleransi,” ujarnya.

Acara Perayaan Natal BP Batam Tahun 2025 berlangsung meriah dan penuh kehangatan, mencerminkan harmoni serta semangat kebersamaan yang semakin kuat menjelang pergantian tahun.

YD

DPD Golkar Lingga Tutup HUT ke-61 dengan Doa Bersama untuk Korban Bencana di Sumatra

0

RASIO.CO, Lingga – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lingga menutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar dengan menggelar doa bersama di Pantai Tige Berlian, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Jumat (5/12) malam.

Acara yang berlangsung sederhana namun penuh khidmat tersebut dihadiri oleh warga, kader, serta simpatisan Partai Golkar. Doa bersama ini juga menjadi momentum untuk memanjatkan belasungkawa atas serangkaian bencana yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh dalam beberapa pekan terakhir, mulai dari gempa bumi, banjir bandang, hingga longsor yang menelan banyak korban jiwa.

Rangkaian kegiatan dimulai setelah jemaah melaksanakan salat Magrib. Para peserta kemudian mengikuti lantunan doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Suasana hening menyelimuti area pantai ketika doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, perlindungan, serta ketabahan bagi para korban bencana.

Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Lingga turut hadir, di antaranya Anggota DPRD dari Dapil 2 Agussyuriawan, dari Dapil 3 Ahmad Pajar, serta dari Dapil 4 Nova Avriliani.

Ketua Fraksi Golkar, Agussyuriawan, mengatakan bahwa doa bersama ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk empati partai terhadap musibah yang tengah dirasakan masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

“Doa selamat ini kami gelar untuk memohon berkah dan ridha Allah SWT, agar Golkar dan bangsa Indonesia senantiasa diberikan kelancaran serta perlindungan. Sekaligus untuk mendoakan saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh yang saat ini sedang berduka,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni penutup HUT Golkar, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar spiritual agar Indonesia kembali aman dan dijauhkan dari berbagai bencana. Agussyuriawan juga berharap para korban diberi kekuatan, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan para petugas di lapangan selalu diberi keselamatan.

“Semoga mereka yang terkena musibah diberi ketabahan, dan saudara-saudara kita yang meninggal diterima di sisi Allah SWT,” tambahnya.

Selain doa bersama, DPD Golkar Lingga sebelumnya telah menggelar berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk pembagian 1.000 paket sembako gratis kepada warga Kabupaten Lingga sebagai bentuk kepedulian dalam rangka HUT ke-61 Partai Golkar.

Puspan

Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Bantuan Kemenkeu Aneuk Nanggroe untuk Korban Banjir

0

RASIO.CO, Aceh Utara — Bea Cukai Lhokseumawe menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Aneuk Nanggroe kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, pada Minggu (7/12).

Bantuan tersebut berupa beras, air mineral, mie instan, pampers, ikan dalam kemasan, minyak goreng, biskuit, lampu darurat, telur, serta pembalut wanita.

Penyaluran dilakukan ke sejumlah gampong dan dusun yang mengalami dampak banjir cukup parah. Di antaranya Gampong Langkahan, Gampong Rumoh Rayeuk, Gampong Tanjung Dalam Selatan, Dusun Tanjung Selamat, Dusun Bukit Sentang, Dusun Tanjung Balai, Gampong Meunasah Blang, Dusun Makmur, Gampong Alue Krak Kaye, Gampong Tanjung Jawa, Gampong Padang Meriah, Gampong Matang Tengoh Selatan, Gampong Leubuk Mane 270, serta Dusun Simpang.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian, menjelaskan bahwa proses distribusi dilakukan dalam kondisi medan yang cukup berat. Banyak titik lokasi sulit diakses akibat kerusakan jalan dan tingginya genangan banjir. Meski demikian, tim Bea Cukai Lhokseumawe tetap berupaya memastikan seluruh bantuan tersalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan.

“Meski akses menuju beberapa lokasi cukup menantang, kami berkomitmen untuk hadir dan menyalurkan bantuan secara langsung. Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Vicky.

Warga setempat menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut, terutama keberadaan lampu darurat yang sangat membantu aktivitas mereka di malam hari. “Lampu emergency dari Bea Cukai ini sangat bermanfaat. Selama banjir listrik padam dan kami hidup dalam gelap. Alhamdulillah, lampu ini bisa menerangi rumah kami,” ungkap salah satu warga Langkahan.

Vicky berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah berupaya memulihkan kondisi pascabanjir dan membantu mereka kembali bangkit.

YD

Polres Lingga Evakuasi KM. Sinar Budi Tenggelam di Perairan Pelabuhan Dabo Singkep

0

RASIO.CO, Lingga – Polres Lingga bersama TNI AL, BPBD, serta unsur SAR merespons cepat insiden tenggelamnya KM Sinar Budi GT.34/No.118/RRd di Perairan Pelabuhan Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, pada sekitar pukul 02.59 WIB.

Penanganan insiden ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Lingga, Kompol Darmin, S.Sos, didampingi P.S Kabag Ops Polres Lingga AKP Marsahid, P.S Kasat Samapta IPTU Arfen, Kapolsek Dabo Singkep AKP Zainur, Danpos AL Pelabuhan Dabo Singkep PELTU Kukuh Prasetyo, perwakilan SAR dan BPBD Yudi, serta Kanit Gakkum Satpolairud Bripka Angga Rahmulia. Kegiatan juga melibatkan personel Polres Lingga, Polsek Dabo Singkep, dan Lanal Dabo Singkep.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, personel kami langsung bergerak menuju lokasi bersama unsur terkait. Sinergi inilah yang memastikan seluruh awak kapal dapat diselamatkan,” ujar Kompol Darmin.

KM Sinar Budi diawaki lima orang, yaitu:

  • Ambo Endri (49) – Nakhoda
  • Thamrin (47) – KKM
  • Selamat (52) – ABK
  • Sofian (19) – ABK
  • Tarmizi (32) – ABK

Pada pukul 15.00 WIB, KM Sinar Budi yang membawa sembako tiba dari Jambi menuju Dabo Singkep. Namun karena air laut surut, kapal tidak dapat merapat ke dermaga dan memilih labuh jangkar di perairan depan Pelabuhan Dabo Singkep.

Pada pukul 02.00 WIB, cuaca memburuk, gelombang meningkat, dan jangkar tidak mampu menahan posisi kapal. Nakhoda bersama ABK memutuskan untuk merapat ke dermaga. Saat proses tersebut, kapal dihantam gelombang tinggi, hilang kendali, terbalik, dan tenggelam sekitar pukul 02.15 WIB.

Sekitar pukul 02.30 WIB, warga pelabuhan melihat sinyal lampu senter berkedip dari arah kapal sebagai tanda permintaan pertolongan. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Polres Lingga, Lanal Dabo Singkep, dan BPBD.

Pada pukul 03.30 WIB, tim gabungan SAR, BPBD, Polres Lingga, dan Lanal Dabo Singkep berhasil mengevakuasi seluruh awak kapal dalam kondisi selamat. Dua ABK mengalami luka sobek pada tangan dan kaki, dan langsung dibawa ke RSUD Dabo untuk mendapatkan perawatan medis.

Selain menyelamatkan awak, Satpolairud Polres Lingga bersama SAR, BPBD, dan Lanal Dabo Singkep juga melakukan evakuasi kapal serta mengamankan muatan yang sempat hanyut akibat gelombang tinggi. Seluruh barang yang berhasil diselamatkan telah diamankan di area pelabuhan.

Kegiatan penanganan insiden berakhir pada pukul 05.30 WIB dengan situasi aman dan kondusif. Polres Lingga kembali mengimbau para nahkoda dan pengguna jasa laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang kerap terjadi.

Puspan

Hadiri Perayaan Natal Bersama, Amsakar Ajak Pegawai Bangun Energi Kolektif

0

RASIO.CO, Batam – Persekutuan Doa Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menggelar Perayaan Natal Bersama di Balairungsari dan Selasar Bida Utama BP Batam, Sabtu (6/12). Acara berlangsung meriah dan penuh sukacita, dihadiri oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, serta para anggota/deputi dan pegawai dari berbagai unit kerja.

Perayaan Natal tahun ini mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24). Nuansa kebersamaan dan kehangatan mewarnai seluruh rangkaian acara.

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad mengajak seluruh pegawai dan undangan untuk membangun energi kolektif guna memajukan Kota Batam. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama sebagai fondasi keharmonisan.

“Kita harus bersatu dan menjadikan kebersamaan sebagai modal untuk membuat Batam lebih hebat ke depan, BP Batam yang lebih berkontribusi untuk Indonesia dan semakin eksis,” tegas Amsakar.

Amsakar juga berharap momentum Natal menjadi penguat soliditas internal BP Batam agar mampu memberikan karya terbaik untuk kemajuan Batam dan Tanah Air.

“Dengan semangat Natal, kita tebarkan kebaikan di entitas, institusi, dan negeri ini. Ini adalah waktunya untuk berkolaborasi demi menumbuhkan sinergi bersama,” ujarnya.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, turut menyampaikan pesan Natal yang menekankan nilai kasih, ketulusan, dan semangat melayani. Menurutnya, nilai-nilai tersebut selaras dengan tugas BP Batam dalam membangun Batam sebagai kota maju dan nyaman bagi semua.

Li Claudia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai atas dedikasi dalam mendukung program strategis, mulai dari pengembangan infrastruktur, pelayanan investasi hingga pelayanan publik, yang membuat Batam terus bergerak maju.

“Semoga suasana Natal ini menambah semangat kita untuk bekerja lebih baik, lebih cepat, dan menjaga kekompakan serta kerukunan di lingkungan kerja maupun kota yang kita cintai ini,” ujarnya.

Perayaan Natal BP Batam turut diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk ibadah yang dipimpin Pendeta Ps. Andre Djaafar, penyerahan bantuan kepada korban bencana alam, serta santunan untuk beberapa panti asuhan seperti Agape, Damai Sejahtera, Berkat Kasih Anugerah, dan Siloam.

Acara ditutup dengan meriah melalui penampilan suara emas artis Ibu Kota, Nowela, yang menambah sukacita perayaan Natal BP Batam tahun 2025.

YD

PKP dan PWI Sepakat Fasilitasi 5.000 Rumah Subsidi untuk Wartawan di Seluruh Indonesia

0

RASIO.CO, Batam – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi menyepakati penyediaan 5.000 unit rumah subsidi bagi wartawan di seluruh Indonesia.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam audiensi antara Menteri PKP Maruarar Sirait dan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir di Kantor PKP, Jakarta, Jumat (5/12).

Menteri PKP Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, menegaskan bahwa penyediaan rumah subsidi ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan wartawan—yang berada di garis depan penyampaian informasi—mendapatkan akses terhadap hunian layak dan terjangkau.

“Saya sangat menghormati profesi wartawan. Karena itu kami ingin wartawan memperoleh hak dan informasi yang jelas. Program rumah subsidi ini wujud kehadiran negara, sesuai program Presiden Prabowo,” ujar Menteri Ara.

Ia meminta PWI segera menyiapkan data dan melakukan sosialisasi secara masif agar program ini tepat sasaran dan terserap sepenuhnya. Menteri Ara menargetkan seluruh 5.000 unit rumah terserap pada 2026, tantangan yang langsung disetujui oleh Ketum PWI.

“Deal, ya?” tanya Menteri Ara.
“Ya, deal,” jawab Akhmad Munir.

Munir, yang juga Direktur Utama LKBN Antara, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas perhatian terhadap kesejahteraan insan pers. Ia menegaskan bahwa PWI siap menggerakkan jaringan nasionalnya agar program ini dapat diakses luas, tidak hanya bagi anggota PWI tetapi seluruh wartawan yang membutuhkan hunian.

Menurut Munir, fasilitas ini menjadi kabar baik bagi wartawan yang selama ini kesulitan membeli rumah karena keterbatasan penghasilan. “Kami berharap seluruh wartawan di Indonesia memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya.

Sosialisasi Program untuk Masyarakat

Selain penyediaan rumah bagi wartawan, Menteri Ara juga meminta dukungan PWI untuk menyebarkan informasi mengenai Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP). Skema ini ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), dengan bunga tetap 5 persen, cicilan ringan, dan tenor hingga 20 tahun.

“Dan uang muka yang terjangkau,” jelas Ara.

Dengan dukungan PWI, pemerintah berharap informasi mengenai pembelian rumah bersubsidi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, sekaligus mencegah misinformasi terkait program perumahan.

Sebagai langkah lanjutan, PWI Pusat akan menggelar sosialisasi nasional bersama Kementerian PKP, BP Tapera, developer, dan agen properti pada Selasa, 9 Desember 2025, dari Kantor PWI Pusat.

“Kami mengajak pengurus PWI provinsi dan kabupaten/kota serta seluruh anggota untuk mengikuti sosialisasi ini,” kata Munir.

Ia menjelaskan bahwa PWI memiliki sekitar 35.000 anggota di Indonesia yang dapat mengakses skema subsidi sesuai aturan KPR FLPP. Dengan pendapatan sekitar Rp2–3 juta, seorang wartawan dapat memperoleh rumah subsidi dengan cicilan sekitar Rp1.080.000 per bulan.

“Alhamdulillah, program ini memberi solusi nyata bagi kesejahteraan insan pers,” ujar Munir.

Program penyediaan 5.000 rumah bagi wartawan ini juga menjadi bagian dari kontribusi Kementerian PKP dalam menyukseskan Program Tiga Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.

Redaksi@www.rasio.co//

Lagi, Beacukai Sikat Rokok Ilegal PSG Produksi Batam

0

RASIO.CO, Batam – Jajaran Beacukai Batam berhasil menegah salah satu pompong bermuatan rokok ilegal merek PSG dan UFO mind diperairan pulau ngenang, Kepri.

Informasi lapangan, Doduga Rokok ilegal merk PSG dan UFO produksi Batam dan diduga milik salah seorang pengusaha ternama.di Batam dan mendatangkan mesin-mesin canggih produksi rokok, serta diproduksi awal 2025 lalu.

Bea Cukai Batam kembali menegaskan konsistensi pengawasan di wilayah perairan Kepulauan Riau sebagai upaya memutus peredaran rokok ilegal yang merugikan negara dan merusak iklim persaingan usaha nasional.

Pada Senin (1/12) malam, patroli laut Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan penyelundupan rokok ilegal menggunakan kapal kayu (pompong) tanpa nama di Perairan Pulau Ngenang.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menjelaskan bahwa penindakan berawal dari informasi masyarakat terkait pergerakan sarana pengangkut yang diduga membawa barang tanpa dokumen kepabeanan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Satgas Patroli Laut BC 10029 dan Satgas Patroli BC 15026 bergerak cepat menyusuri perairan hingga menemukan kapal kayu mencurigakan dan melakukan pengejaran.

Kapal sempat berupaya menghindari pemeriksaan dengan mengandaskan diri ke pesisir, namun petugas berhasil menghentikan perjalanan kapal dan melakukan pemeriksaan awal.

“Dari pemeriksaan awal didapati kapal tersebut bermuatan rokok ilegal, kemudian dibawa ke Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang untuk proses penanganan lebih lanjut,” ucap Zaky.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pencacahan di Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang, petugas mendapati muatan berupa rokok ilegal tanpa dokumen kepabeanan dan tanpa dilekati pita cukai dengan total 115.200 batang rokok merek PSG dan 256.000 batang rokok merek UFO MIND.

Kapal diketahui berangkat dari Teluk Nipah menuju Tanjung Uban dengan dugaan tujuan mengedarkan rokok ilegal melalui jalur laut. Berdasarkan hasil penyidikan, nahkoda kapal telah ditetapkan sebagai tersangka dan diduga melanggar Pasal 54 dan/atau Pasal 56 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Bea Cukai Batam menegaskan bahwa penyelundupan rokok ilegal tidak hanya berdampak pada hilangnya potensi penerimaan negara, tetapi juga mengganggu keberlanjutan industri hasil tembakau yang patuh regulasi dan menyerap tenaga kerja nasional.

Pengawasan jalur laut akan terus diperkuat melalui patroli, penguatan intelijen, dan respons cepat atas informasi masyarakat untuk memastikan distribusi rokok ilegal dapat diputus hingga ke akar.

“Peredaran rokok ilegal harus diberantas karena merugikan negara dan mengganggu persaingan usaha yang sehat. Bea Cukai akan terus memperkuat patroli laut dan penegakan hukum untuk memutus jalur distribusi rokok ilegal,” tutup Zaky.

Ad@www.rasio.co //

Penyeludupan Rokok Merk UFO& Shanghai di Gagalkan Beacukai

0

RASIO.CO, Batam – Para jaringan penyelupan rokok ilegal Kepri Khususnya Batam terus terjadi, bahkan sudah tersistem baik gunakan speedboad kapasitas sedang maupun besar termasuk pompong di perairan Batam tujuan daerah Sumatara.

Ironisnya, Rokok ilega berbagai merk ini sudah berlangsung lama sehingga berpotensi merugikan pemasukan negara ratusan milliar dan diduga produksi Batam yang minim pengawasan dari Instansi berwenang mengeluarkan izin produksi.

Parahnya, Sudah ratusan aparat.penegak hukum baik beacukai maupun polairud menangkap para jaringan penyeludup rokok ilegal ditangkap maupun kabur mengkandaskan speedboad ke bakau sehingga pengemudi kabur.

Dan sudah puluhan bahkan ratusan kasus penyeludup rokok naik diprsidangan yang dijerat UU Kepabean, namun diduga ringannya hukuman membuat para penyeludup tidak jera.

Baru-batu ini, Pihak Beacukai Batam mengunakan kapal patroli BC 10029 berhasil menegah para penyeludup rokok ilegal merk UFO&Shanghai diperairan.Bintan, namun sang pembaws speedboat berhasil kabur

Sebagai bukti Bea Cukai Batam kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal. Pada Rabu (3/12) malam

Tim  Patroli BC 10029 menggagalkan upaya penyelundupan 414.000 batang rokok tanpa pita cukai di Perairan Teluk Bintan. Penindakan dilakukan terhadap satu unit high speed craft (HSC) tanpa nama bermesin Yamaha 2 x 200 PK.     

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menjelaskan bahwa penindakan tersebut merupakan hasil sinergi pengawasan dan tindak lanjut atas informasi masyarakat. 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Bea Cukai Batam dalam menekan peredaran rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

Penindakan berawal dari kegiatan patroli yang dilakukan oleh Satgas Patroli BC 10029 di wilayah perairan Pulau Lobam hingga Pulau Dompak. Petugas mendapati kapal sasaran yang sesuai dengan informasi awal.

Saat dilakukan pengejaran, kapal tersebut tidak kooperatif dengan membuang barang ke laut serta melakukan manuver berbahaya.

Pengejaran dilanjutkan hingga kapal target mengandaskan diri di Pulau Tanjung Sebaok. Saat dilakukan pemeriksaan, kapal ditemukan dalam kondisi tanpa awak.

Petugas telah melakukan pencarian pelaku, namun terhambat oleh kondisi gelap dan hutan bakau yang lebat.

Dari hasil pemeriksaan kapal, petugas menemukan muatan berupa rokok tanpa dilekati pita cukai sebanyak 414 ribu batang. Jumlah tersebut terdiri atas 272 ribu batang merek UFO Mind, 72 ribu batang merek UFO Bold, 60 ribu batang merek Double Happiness, dan 10 ribu batang merek Shanghai.

Kapal dan barang bukti kemudian diamankan ke Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga melakukan pencarian terhadap barang bukti yang dibuang ke laut. Tindakan ini diduga Undang-Undang Nomor 39 tahun 2007 tentang Cukai.

“Meski menghadapi situasi tidak kooperatif di lapangan, petugas Bea Cukai Batam tetap menjalankan tugas sesuai prosedur dan berhasil mengamankan sarana serta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Zaky.

Bea Cukai Batam mengimbau masyarakat untuk tidak memproduksi, mengedarkan, maupun memperjualbelikan rokok ilegal. Apabila masyarakat menemukan atau mencurigai peredaran rokok ilegal, agar segera menyampaikan informasi kepada Hotline Bea Cukai Batam di nomor 087749144577 untuk ditindakklanjuti.

Yd@www.rasio.co //