Minggu, November 8, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 136

Peninjauan TPS Baru, Li Claudia Pastikan Pengelolaan Sampah Lebih Optimal

0

RASIO.CO, Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau sejumlah lokasi yang diusulkan sebagai Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kecamatan Batam Kota, Senin (1/12). Langkah ini dilakukan untuk mencegah penumpukan sampah di kawasan padat penduduk serta memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih optimal.

Peninjauan juga bertujuan memastikan lokasi TPS baru memenuhi kriteria kelayakan, tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga, serta mudah diakses armada pengangkut sebelum sampah diproses di TPA Punggur.

“Penataan TPS ini penting untuk memastikan sampah tertangani dengan baik sebelum diangkut ke TPA. Kami ingin TPS yang benar-benar layak, tidak mengganggu warga, dan mudah dijangkau,” ujar Li Claudia.

Tinjauan dimulai dari Kelurahan Belian, tepatnya di area sebelum Perumahan Modena yang menjadi titik awal rencana pembukaan TPS baru. Rombongan kemudian melanjutkan pengecekan ke Jalan Tengku Sulung di samping GOR Bandara Odessa, simpang tiga Kampung Air, Jalan Pemuda Perumahan Duta Mas, hingga depan Vihara Dharma Mulia.

Li Claudia juga meninjau beberapa titik dengan aktivitas warga yang cukup padat, seperti belakang Halte Trans Batam Legenda, kawasan Perumahan The Hill Residence, samping kolam olahan RW 13, jalur lambat Casablanca, area bekas kantor ATB Baloi Kolam, hingga area samping Sate Kendal Baloi Kolam.

Selanjutnya, peninjauan dilakukan di sejumlah lokasi alternatif di kawasan Taman Baloi, di antaranya depan dealer Toyota, area sebelah Kantor Pengelolaan IPAL BP Batam, belakang Taman Bunga dekat SPBU Plamo, depan Gedung BSSN Teluk Tering, serta ujung Perumahan De Summer di Teluk Tering.

Li Claudia menegaskan bahwa penataan TPS merupakan bagian penting dari peningkatan sistem pengelolaan sampah di Kota Batam. Keberadaan TPS yang tertata dan tersebar di titik strategis akan membantu mencegah penumpukan sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami ingin lingkungan tetap bersih dan pelayanan persampahan semakin baik. Dengan TPS yang terkelola, masyarakat juga akan lebih sadar menjaga kebersihan sekitar,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Agenda Desember 2025 DPRD Batam Disusun, Pansus Ranperda Masuki Tahap Akhir

0

RASIO.CO, Batam – Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Batam menggelar rapat penyusunan agenda kegiatan Dewan untuk sepanjang bulan Desember 2025. Rapat berlangsung di ruang rapat pimpinan pada Senin (1/12) dan dipimpin oleh Koordinator Bamus sekaligus Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto, SE, MM.

Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan dari seluruh alat kelengkapan Dewan (AKD), mulai dari Komisi-Komisi, Badan Anggaran (Banggar), Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), hingga Badan Kehormatan (BK). Selain itu, unsur fraksi serta Panitia Khusus (Pansus) juga turut mengikuti pembahasan agenda yang disusun menjelang akhir tahun.

Dalam keterangannya, Budi Mardiyanto menjelaskan bahwa rapat Bamus bertujuan menetapkan pedoman kegiatan DPRD Kota Batam selama Desember 2025. Agenda yang dibahas mencakup rapat paripurna, rapat koordinasi, rapat pimpinan, rapat konsultasi, hingga kegiatan kunjungan kerja.

“Kita menghimpun masukan-masukan untuk menetapkan usul kegiatan Dewan sepanjang Desember ini,” ujar Budi.

Ia menambahkan bahwa agenda DPRD pada akhir tahun terbilang padat, terutama karena sejumlah Pansus pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) telah memasuki tahap akhir. Beberapa di antaranya diperkirakan segera membawa laporan ke rapat paripurna untuk pengesahan.

Selain itu, DPRD Kota Batam juga menjadwalkan Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Batam ke-196. “Kita juga akan mengagendakan rapat paripurna istimewa sehubungan Hari Jadi Kota Batam ke-196,” kata Budi.

Rapat Bamus ini menjadi pedoman utama bagi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan DPRD Kota Batam selama bulan Desember 2025.

Redaksi@www.rasio.co//

BC 60001 Kembali Bawa Bantuan Kemanusian Korban Bencana di Aceh

0

RASIO.CO, Langsa – Kapal.Beacuksi 60001 kembali salurkan bantuan yang dari Tanjung Balai Karimun untuk korban bencana banjir di Langsa, Aceh. Senin (01/12).

Kapal BC 60001 bermuatan sembako bagi korban bencana banjir tersebut tiba di Langsa, Aceh sekira pukul 6.30 wib pagi dan langsung proses ship to ship ke.kapal BC 30001, setelah menempuh perjalanan.

Kapal BC 60001 yang membawa bantuan kemanusiaan dari program Kemenkeu Satu dan Bea Cukai Peduli tiba di perairan Langsa setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanjung Balai Karimun.

Untuk mempercepat pendistribusian bantuan, pukul 07.30 WIB dilaksanakan proses ship-to-ship (STS) atau pemindahan barang dari BC 60001 ke Kapal BC 30001.

Proses ini dilakukan langsung di perairan Langsa agar bantuan dapat segera dibawa ke darat dan diteruskan ke titik-titik penyaluran yang membutuhkan.

Kapal BC 30001 selanjutnya akan membawa seluruh bantuan hasil STS menuju dermaga Langsa untuk didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir. Bantuan tersebut mencakup logistik kebutuhan dasar seperti bahan pangan, air minum, obat-obatan, serta perlengkapan darurat lainnya.

Selain untuk wilayah Langsa, sebagian bantuan yang dibawa BC 60001 juga direncanakan akan didistribusikan kembali oleh BC 30001 menuju Lhokseumawe, yang turut mengalami dampak serius akibat bencana banjir dan tanah longsor beberapa hari terakhir.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, menegaskan bahwa Bea Cukai Aceh akan terus mendukung langkah pemerintah dalam percepatan penanganan bencana. Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas unit dan semangat “Kemenkeu Satu” menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat bergerak cepat dan tepat sasaran ke wilayah yang membutuhkan.

Dengan kelanjutan distribusi bantuan ini, diharapkan kebutuhan mendesak warga terdampak di Langsa maupun Lhokseumawe dapat segera terpenuhi sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih optimal.

Redaksi@www.rasio.co //

Akhir Tahun Pertamina Naikkan Harga BBM Non Subsidi

0

RASIO.CO, Jakarta – Diakhit Tahin 2025 per 1 Desember akhir tahunàn Perusaan plat merah Pertamina naikkan harga BBM Subsidi yakni, Pertamex 92, Pertamina Turbo dan Dexlite serenta seluruh Indonesia.Senin(01/12).

Ironisnya, BBM non subsidi tersebut mengalami kelangkaan lebih kurang sebulan lebih di Batam khususnya sehingga menyulitkan bagi pemilik kendaraan tidak menggunakan kartu subsidi.

Kenaikan BBM non Subsidi tersebut merupaka penyesuaian dalam rangka Mengimplementasikan Keputusan Mentri (Kepmen) ESDM. No.245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai Perubahan atas Kepmen 62K/12/MEM/2020.sesuai laman web mypertamina.

Sumatra dan FTZ

Aceh: Pertamax Rp13.050, Pertamax Turbo Rp14.050, Dexlite Rp15.000, Pertamina Dex Rp15.300 per liter
Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Lampung: harga sama seperti Aceh

FTZ Sabang: Pertamax Rp12.050, Dexlite Rp13.750 per liter, FTZ Batam: Pertamax Rp12.250, Pertamax Turbo Rp 13.100, Dexlite Rp13.950, Pertamina Dex Rp14.300 per liter

Jawa dan Bali

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur: Pertamax Rp12.750, Pertamax Turbo Rp13.750, Pertamax Green 95 Rp13.500, Dexlite Rp14.700, Pertamina Dex Rp15.000 per liter.

Pengendara mengisi BBM di SPBU Jakarta, Minggu (10/2). Hari ini BBM kembali diturunkan Pertamina adapun penurunan harga BBM ini, untuk wilayah Jabodetabek, harga Pertamax Turbo diturunkan dari Rp 12.000 jadi Rp 11.200 per liter.

Kalimantan
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara: Pertamax Rp13.050, DexliteRp 15.000, Pertamina Dex Rp15.300 per liter

Sulawesi

Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat: Pertamax Rp13.050, Dexlite Rp15.000, Pertamina Dex Rp15.300 per liter

Maluku dan Papua

Seluruh wilayah: Pertamax Rp13.050, Dexlite Rp15.000, Pertamina Dex Rp15.300 per liter Penyesuaian ini berlaku serentak di seluruh Indonesia dan berlaku untuk BBM nonsubsidi yang dipasarkan Pertamina.Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap stabil mengikuti kebijakan pemerintah.

Redaksi@www.rasio.co //

Kasus Pembunuhan Sadis Dwi Putri Aprilian, Penyelidikan Terus Berlanjut

0

RASIO.CO, Batam – Seorang perempuan berusia 25 tahun asal Lampung, Dwi Putri Aprilian Dini, ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di sebuah mess di kawasan Jodoh Permai, Batu Ampar, Kota Batam.

Korban yang bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah KTV di Batam itu diduga kuat menjadi korban pembunuhan disertai penyiksaan berat oleh seorang pria yang kini telah diamankan oleh Mapolsek Batu Ampar.

Dikutip dari Batamnews, korban ditemukan dengan luka-luka serius di seluruh tubuhnya. Informasi dari sumber terpercaya menyebutkan bahwa Dwi Putri mengalami penyiksaan yang sangat kejam sebelum akhirnya meregang nyawa.

Ia disebut sempat diborgol, kemudian disiram air menggunakan selang selama berjam-jam hingga lemas, sebelum pelaku melanjutkan aksi kekerasannya dengan memukul dan menendang tubuh korban. Serangkaian tindakan brutal itu diduga menjadi penyebab utama kematian korban.

“Sadis kali, dia (korban) diborgol, disiram air pakai selang selama berjam-jam, terus disiksa sampai badan korban luka serius dan memar-memar sampai korban meninggal,” ujar seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Keluarga korban melalui perwakilan satu suku di Batam meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini dan memastikan keadilan bagi Dwi Putri. Mereka menilai kekejaman yang dialami korban tidak dapat ditoleransi dan harus diproses secara hukum tanpa pandang bulu.

Peristiwa ini terungkap pada Sabtu (29/11) ketika jasad Dwi Putri ditemukan dalam kondisi mencurigakan di mess tempat tinggalnya. Kejanggalan semakin mencuat setelah jasad dibawa oleh seorang pria keturunan Tionghoa—yang disebut-sebut sebagai bos agency tempat korban bekerja—ke Rumah Sakit Elisabeth Sagulung. Padahal, lokasi kejadian berada di Batu Ampar, sehingga tindakan membawa jenazah ke rumah sakit di wilayah berbeda menimbulkan tanda tanya.

Seorang petugas medis membenarkan bahwa jasad korban sempat diterima di RS Elisabeth Sagulung. Namun karena tempat kejadian perkara berada di wilayah hukum Polsek Batu Ampar, kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke pihak berwenang setempat untuk penanganan lebih lanjut.

Saat ini, jasad Dwi Putri telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk proses otopsi guna memastikan penyebab kematian secara ilmiah. Setelah selesai, jenazah akan diserahkan kepada keluarga untuk dipulangkan ke Lampung dan dimakamkan di kampung halaman.

***

KPK Dalami Tiga Klaster Kasus Korupsi Ponorogo, Empat Tersangka Telah Ditahan

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga terkait penyidikan tiga klaster kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo pada pekan lalu. Penggeledahan tidak hanya dilakukan di Ponorogo, tetapi juga di wilayah Surabaya dan Bangkalan.

Di Surabaya, penggeledahan menyasar rumah Bupati Ponorogo periode 2021–2025 dan 2025–2030, Sugiri Sukoco, rumah adiknya Ely Widodo, serta kantor CV Raya Ilmi dan CV Rancang Persada. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik diamankan dari lokasi-lokasi tersebut.

“Dalam penggeledahan tersebut penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik,” ujar Budi Prasetyo, dikutip dari CNNIndonesia, Senin (1/12).

Ia menambahkan bahwa penggeledahan di kantor PT Widya Satria juga menghasilkan temuan serupa, termasuk satu pucuk senjata api yang kemudian dititipkan ke Polda Jawa Timur.

Penggeledahan kemudian berlanjut di wilayah Bangkalan, tepatnya di rumah Kokoh Prio Utomo, Tenaga Ahli Bupati Ponorogo. Dari lokasi ini, penyidik kembali menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik.

Sementara itu, di Kabupaten Ponorogo, penggeledahan dilakukan di beberapa titik penting. Lokasi tersebut meliputi rumah Bupati Sugiri, kediaman YSD selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Monumen Reog, rumah MJB yang merupakan PPK Pembangunan RSUD dr. Harjono Ponorogo, rumah RLL yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo, serta kantor CV Wahyu Utama.

Dari rangkaian penggeledahan ini, penyidik mengamankan berbagai dokumen dan barang bukti elektronik yang dianggap relevan dengan penyidikan.

Seluruh barang bukti tersebut akan didalami lebih lanjut oleh tim penyidik untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana korupsi yang meliputi suap terkait jabatan, suap proyek, serta penerimaan gratifikasi lainnya.

KPK menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Ponorogo atas dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi. Lembaga antirasuah itu juga menegaskan komitmennya untuk menangani perkara secara transparan dan sesuai ketentuan hukum.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka. Mereka adalah Bupati Sugiri Sukoco; Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo sejak 2012 hingga sekarang, Agus Pramono; Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma; dan pihak swasta rekanan RSUD Ponorogo, Sucipto.

Sucipto diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait paket pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b dan/atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Sementara itu, Sugiri bersama Yunus Mahatma disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan/atau Pasal 11 dan/atau Pasal 12B UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Terhadap Yunus dalam hal pengurusan jabatan, ia disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b dan/atau Pasal 13 UU Tipikor. Sedangkan Sugiri bersama Sekda Agus Pramono disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan/atau Pasal 11 dan/atau Pasal 12B UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Seluruh tersangka saat ini telah ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Merah Putih KPK sebagai bagian dari proses penyidikan.

***

Amsakar Tutup Sea Eagle Boat Race 2025, Tekankan Pengembangan Pariwisata Maritim

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 yang berlangsung selama tiga hari di Belakangpadang.

Event olahraga bahari bertaraf internasional ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata maritim unggulan.

Amsakar menyaksikan sekaligus menutup secara resmi kompetisi tersebut di Perairan Elang-Elang, Belakangpadang, Minggu (30/11). Pada ajang ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam berhasil meraih gelar juara umum.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi sehingga acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut berjalan tertib, lancar, dan meriah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan kompetisi internasional ini menunjukkan kesiapan Batam dalam menyelenggarakan event berskala besar.

“Alhamdulillah, Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 yang berlangsung selama tiga hari berjalan dengan sangat meriah dan sukses,” ujarnya.

Amsakar berharap penyelenggaraan event serupa dapat terus ditingkatkan, baik dari jumlah peserta maupun kualitas fasilitas pendukung. Menurutnya, keberlanjutan event ini akan memberikan dampak besar terhadap sektor pariwisata dan UMKM.

“Ke depan harus lebih baik. Kita harus mendatangkan peserta lebih banyak, baik dari daerah lain maupun mancanegara. Sarana dan prasarana juga harus ditingkatkan agar lebih representatif,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan olahraga bahari ini memberikan efek ekonomi yang signifikan. Meningkatnya mobilitas transportasi laut, bergairahnya usaha kuliner, serta okupansi hotel dan homestay yang penuh menjadi bukti nyata dampak positif kegiatan tersebut.

“Dampaknya luar biasa. Volume pengangkutan penambang pancung meningkat, usaha kuliner hidup, hotel dan homestay terisi penuh selama kegiatan,” ungkapnya.

Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardi Winata, mengatakan bahwa ajang ini kembali diselenggarakan setelah 12 tahun vakum. Ia menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi, dengan ribuan warga Batam maupun dari luar daerah hadir menyaksikan jalannya kompetisi.

“Antusias masyarakat sangat tinggi. Selama tiga hari, ribuan warga Batam dan luar daerah hadir menyaksikan Sea Eagle Boat Race,” kata Ardi.

Ia juga menegaskan bahwa event ini mengutamakan partisipasi masyarakat Belakangpadang. Seluruh stan bazar dan penampilan seni budaya melibatkan warga setempat sebagai bagian dari upaya meningkatkan ekonomi lokal.

“Mulai dari stan bazar hingga penampilan seni budaya seluruhnya melibatkan warga Belakangpadang,” tuturnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Komisi I DPRD Batam Terhalang Masuk Saat Sidak Dugaan Tenaga Kerja Asing Ilegal

0

RASIO.CO, Batam – Komisi I DPRD Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Jaya Electrical Energy pada Jumat (28/11), menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang diduga tidak memiliki kelengkapan dokumen resmi.

Sidak tersebut dipimpin Sekretaris Komisi I, Anwar Anas, bersama sejumlah anggota Komisi, yaitu Dr. Muhammad Mustofa SH MF, Muhammad Fadhli SE, Tumbur Hutasoit SH, Jimmi Siburian SH, dan Jimmi Simatupang ST.

Namun upaya para wakil rakyat untuk memasuki area perusahaan tidak membuahkan hasil. Rombongan Komisi I dihalangi petugas keamanan perusahaan yang menutup pagar utama, sementara pihak manajemen menolak menerima kunjungan tersebut. Komunikasi yang diupayakan anggota DPRD juga tidak mendapat respons.

Anwar Anas menyampaikan kekecewaannya atas sikap manajemen PT Jaya Electrical Energy yang dinilai tidak kooperatif. Ia menegaskan bahwa sidak merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD yang dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kita bekerja sesuai peraturan perundang-undangan. Yang namanya sidak tidak perlu kita memberi tahu. Namanya kan inspeksi mendadak,” ujarnya.

Menurut Anwar, tindakan tertutup pihak perusahaan justru memperkuat dugaan adanya praktik penggunaan TKA ilegal di lokasi tersebut. Ia memastikan Komisi I akan segera memanggil manajemen perusahaan melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dan menghadirkan instansi terkait untuk memperjelas persoalan itu.

“Kami akan segera memanggil manajemen untuk RDPU, dan menghadirkan instansi terkait,” tegasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Waspadai Risiko Rem Depan Saat Menikung, Ini Penjelasan Ahli Safety Riding Honda

0

RASIO.CO, Batam – Pengendara sepeda motor sering kali melakukan penyesuaian kecepatan saat memasuki tikungan.

Banyak yang secara spontan mengandalkan rem depan karena dianggap paling cepat menurunkan laju motor. Namun kebiasaan tersebut justru menyimpan risiko besar ketika dilakukan saat motor dalam posisi miring.

Untuk memberikan pemahaman teknis dan cara yang lebih aman, Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Kepri, Christofer Valentino, memberikan penjelasan lengkap mengenai bahaya dan teknik menikung yang benar.

Menurut Christofer, penggunaan rem depan ketika menikung dapat menyebabkan hilangnya cengkeraman ban terhadap aspal. Saat motor miring, luas bidang ban yang menapak ke permukaan jalan jauh lebih kecil dibandingkan ketika motor dalam posisi tegak. Ditambah dengan adanya gaya sentrifugal selama manuver melingkar, beban yang diterima ban meningkat drastis.

“Ketika rem depan digunakan dalam kondisi seperti ini, beban ban bertambah besar sehingga potensi kehilangan traksi semakin tinggi. Jika roda depan kehilangan cengkeraman, pengendara bisa langsung terhempas bersama motornya, dan risikonya sangat fatal,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa teknik ini hanya aman dilakukan oleh pembalap di lintasan dengan perlengkapan keselamatan yang lengkap, sehingga sangat tidak disarankan untuk digunakan di jalan raya.

Melihat tingginya risiko, kebiasaan mengerem dengan rem depan saat menikung tidak dianjurkan untuk penggunaan harian. Kesalahan teknik dapat menempatkan pengendara pada situasi berbahaya, terutama di tikungan sempit atau di jalan yang memiliki permukaan tidak rata maupun licin.

Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, menegaskan pentingnya edukasi keselamatan berkendara bagi masyarakat.

“Perilaku aman di jalan dimulai dari pemahaman teknik yang benar. Informasi seperti ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan yang sering terjadi akibat kebiasaan yang dianggap sepele. Kami ingin memastikan setiap pengendara Honda di Kepulauan Riau memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tepat agar dapat berkendara dengan lebih percaya diri dan aman,” ujarnya.

Sebagai panduan, Christofer membagikan lima teknik dasar #Cari_Aman saat menikung: mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan, mengarahkan pandangan ke poros tikungan, menjaga kecepatan tetap konstan, menggunakan rem belakang untuk mengontrol laju motor, serta menambah kecepatan setelah keluar dari tikungan.

Christofer menambahkan bahwa teknik menikung aman dapat dipelajari melalui pelatihan. Pemahaman teori dan praktik akan meningkatkan kontrol pengendara dan secara signifikan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

Edukasi ini diharapkan dapat memperkuat budaya #Cari_Aman di tengah masyarakat. Pengendara yang ingin memperdalam keterampilan berkendara aman dapat menghubungi tim Safety Riding Honda melalui jaringan Dealer Honda terdekat. Seluruh pelatihan diberikan langsung dan tanpa biaya.

Redaksi@www.rasio.co//

Kapal BC 30001 Siap Salurkan Bantuan Korban Banjir

0

RASIO.CO, Langsa – Kapal Patroli BC 30001 telah merapat dipelabuhan Langsa, Aceh dan siap salurkan bantuan bagi korban terdampak banjir. Minggu(30/11).

Kapal Patroli BC 30001 yang sejak pagi melakukan operasi Ship-to-Ship (STS) dengan KRI Sutedi Senoputro 378, akhirnya resmi sandar di Pelabuhan Langsa pada pukul 10.30 WIB.

Kapal tersebut tiba membawa bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir di Kota Langsa dan sejumlah wilayah sekitarnya.

Bantuan yang diterima melalui proses STS tersebut—terdiri dari 2.000 dus mi instan dan 1.000 papan telur ayam—dikordinir langsung oleh Wali Kota Langsa dan jajaran Pemerintah Kota.

Setibanya di darat, seluruh bantuan akan segera disalurkan oleh Pemko Langsa kepada para korban yang terdampak bencana untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, menyampaikan bahwa Bea Cukai memastikan seluruh proses pemindahan bantuan berjalan aman dan lancar.

“Kami memastikan bantuan ini segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Bea Cukai bersama berbagai pihak terus bekerja keras mempercepat pemulihan di Langsa dan sekitarnya,” ujarnya.

Kehadiran BC 30001 di Pelabuhan Langsa menambah kekuatan logistik yang mulai masuk dari berbagai jalur, dan diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar warga di titik-titik terdampak.

Redaksi@www.rasio.co //