Minggu, November 8, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 138

Pemko Batam Gelar Bimtek e-Monev, Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kegiatan Daerah

0

RASIO.CO, Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pemantapan penggunaan Aplikasi e-Monev bagi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), admin, dan operator perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Aston Pelita pada Rabu (26/11).

Dalam sambutannya, Firmansyah berharap bimtek ini dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam mengoperasikan Aplikasi e-Monev secara mandiri. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam penyampaian laporan setiap bulan, yang diwajibkan paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya, agar data pelaksanaan kegiatan dapat tersaji dengan lebih baik dan akurat.

“Melalui aplikasi ini, kita ingin memastikan pelaporan kegiatan belanja daerah tersaji lebih baik untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Firmansyah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bimtek keempat yang digelar Bagian Administrasi Pembangunan untuk memperkuat pemahaman terhadap kebijakan Peraturan Wali Kota Batam Nomor 188 Tahun 2023 tentang pengendalian, evaluasi, dan pelaporan secara elektronik. Ia juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai penting dalam mengatasi masih banyaknya keterlambatan pelaporan, terutama oleh PPTK, admin OPD, dan operator di wilayah hinterland.

“Atas nama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bagian Administrasi Pembangunan yang telah mengadakan bimtek ini,” tuturnya.

Firmansyah berharap narasumber dapat memberikan materi yang aplikatif terkait penggunaan e-Monev. Ia juga mendorong para peserta untuk aktif berdiskusi dan tidak ragu bertanya apabila terdapat materi yang belum dipahami.

“Ikuti bimtek ini dengan saksama. Materi yang disampaikan sangat berguna dalam mendukung tugas pelaporan di perangkat daerah,” pesannya.

Ketua Panitia Pelaksana Bimtek e-Monev, Rahmat Kurniawan, mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 171 peserta yang terdiri dari PPTK, admin OPD, dan operator dari masing-masing perangkat daerah atau unit kerja. Pelaksanaan bimtek berlangsung selama satu hari.

Redaksi@www.rasio.co//

Reformasi Layanan Publik, DPRD Batam Matangkan Ranperda Administrasi Kependudukan

0

RASIO.CO, Batam – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan kembali menggelar rapat bersama Tim Pemerintah Kota Batam pada Rabu (26/11).

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kota Batam itu menjadi rapat ketiga berturut-turut dalam rangka percepatan penyusunan Ranperda.

Rapat dipimpin Ketua Pansus, Muhammad Fadhli SE, dan dihadiri sejumlah anggota Pansus lainnya. Dari pihak Pemko Batam, hadir perwakilan dari berbagai perangkat daerah, di antaranya Disnaker, Disdukcapil, Disdik, Dinsos, Dinkes, Diskominfo, Bappeda, BPKAD, serta Bagian Hukum Setdako Batam.

Fadhli menjelaskan bahwa Pansus terus mengintensifkan proses pembahasan agar Ranperda dapat segera dirampungkan dan diajukan untuk pengesahan. Ia menekankan pentingnya regulasi baru ini dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kota Batam.

“Ranperda ini mengatur soal pengurusan dokumen kependudukan dan catatan sipil. Tentu kita harapkan dapat menjadi solusi terhadap persoalan pengurusan dokumen administrasi kependudukan saat ini seperti membludaknya antrean, panjangnya proses administrasi, dan waktu penyelesaian,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pansus berkomitmen memastikan Ranperda yang disusun lebih komprehensif dibandingkan aturan sebelumnya.

“Pendeknya, bagaimana Ranperda yang kita hasilkan nanti tidak menimbulkan protes di kemudian hari dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Rapat lanjutan dijadwalkan kembali digelar dalam waktu dekat untuk menyempurnakan sejumlah pasal sebelum masuk ke tahap finalisasi.

Redaksi@www.rasio.co//

Bupati Lingga Buka Kegiatan Kurasi Produk UMKM Makanan dan Kerajinan Dinsos-PPPA

0

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga, Muhammad Nizar, S.Sos, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Kurasi Produk UMKM Makanan dan Kerajinan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kabupaten Lingga, di Ruang Audio Visual Layanan Perpustakaan. Kamis (27/11/2025).

Bupati Lingga, Muhammad Nizar, menyampaikan pentingnya peran UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah, serta perlunya peningkatan kualitas agar produk lokal dapat berkembang dan masuk ke berbagai platform pemasaran yang lebih luas.

“Maka lewat kegiatan kurasi ini, perlunya peningkatan kualitas agar produk lokal dapat berkembang dan masuk ke berbagai platform pemasaran yang lebih luas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Lingga, Muhamad Arief mengungkapkan, kegiatan kurasi ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas, standar, serta daya saing produk UMKM dan kerajinan daerah.

Muhamad Arief menjelaskan, melalui proses kurasi, diharapkan produk-produk lokal mampu memenuhi kriteria pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional.

“Dinsos PPPA berkomitmen dalam mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu produk,” terangnya.

Ditempat yang sama, Ketua Dekranasda Kabupaten Lingga, Hj. Feby Sarianty mendukung penuh pengembangan produk kerajinan dan UMKM daerah. Kegiatan kurasi ini menjadi momentum untuk melihat potensi, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat ciri khas kearifan lokal dalam setiap produk yang dihasilkan.

“Diharapjan UMKM di Kabupaten Lingga dapat semakin kreatif, adaptif, dan mampu bersaing di pasar modern,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Lingga, Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, Kepala OPD atau yang mewakili, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kurator produk makanan, kurator produk kerajinan, Camat, Lurah, pelaku UMKM, serta tamu undangan lainnya..

puspandito@www.rasio //


Beacukai Tegaskan Muatan Kapal Penyeludup Beras Bukan Diperuntukan Program MBG

0

RASIO.CO, Batam – Pihak Beacukai Batam memastikan bahwa barang ditindak di tiga kapal penyeludup di pelabuhan tikus haji sage, bukanlah barang komunitas program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yang akan dikirim ke Karimum, Kepri. Rabu(26/).

Dalam siaranpersnya, Bea Cukai Batam menegaskan bahwa barang yang ditindak bukan merupakan komoditas program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penegasan tersebut disampaikan karena tidak ditemukan dokumen apa pun yang menyatakan bahwa barang tersebut diperuntukkan bagi program MBG.

“Berdasarkan temuan awal, muatan terdiri dari barang campuran lokal dan luar negeri, dan rincian jumlah serta jenis barang masih dalam proses pencacahan.” Katanya.

Penindakan ini gabungan  Kodim 0316/Batam, Bea Cukai Batam, Polda Kepri dan Forkopimda Batam.

Penindakan berhasil terhadap tiga unit Kapal Motor dan 3 truk yang diduga mengangkut barang tanpa dokumen resmi di sebuah pelabuhan yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.

Sinergi dan kolaborasi antar instansi pada operasi ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi, keamanan perbatasan, serta memberantas praktik penyelundupan di wilayah Kepulauan Riau.

Penindakan berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas bongkar muat ilegal di pelabuhan tersebut.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kodim 0316/Batam segera melakukan penggerebekan dan menemukan aktivitas pemuatan barang ke kapal dan truk.

Berdasarkan pemeriksaan awal, para terduga pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen pelayaran maupun dokumen sah atas barang yang akan diangkut, sehingga seluruh sarana dan barang langsung diamankan.

Selanjutnya, seluruh barang bukti diserahterimakan kepada Bea Cukai Batam untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan kepabeanan.

Seluruh barang bukti kini telah diamankan ke Gudang Bea Cukai Tanjung Uncang untuk pelaksanaan proses pemeriksaan, pencacahan, dan pengamanan barang bukti oleh petugas.

Sementara itu dilansir swarakepri.com, Komandan Distrik Militer(Dandim) 0316/Batam, Kolonel Arh Yan Eka Putra menjelaskan kronologi penangkapan 3 kapal motor dan 3 mobil truk berisi barang-barang yang tidak dilengkapi dokumen resmi di Pelabuhan Haji Sage Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, pada Senin 24 November 2025 sekitar pukul 23.00 WIB.

“Kami dapat informasi dari Pak Menteri Pertanian, kemudian informasi tersebut kita tindak lanjuti dengan kami lakukan pengecekan di depan(Pelabuhan Haji Sage. Setelah ditemukan ada 3 kapal, baru kita melaksanakan kegiatan penangkapan bersama anggota Denpom 1/6 Batam,”kata Kolonol Arh Yan Eka Putra kepada wartawan usai mengikuti Zoom Meeting dengan Menteri Pertanian Amran Sulaeman di Pelabuhan Haji Sage Tanjung Sengkuang, Selasa 25 November 2025 pagi.

menjelasan pada saat penangkapan ditemukan 3 kapal dan 3 truk bermuatan barang 40,4 Ton beras dan 4,5 Ton gula pasir, dan 2,04 Ton minyak goreng.

“Setelah kami cek kapal tersebut, ternyata izin tidak ada, manifest tidak ada, izin barang tidak ada. Atas temuan itu kita laporkan ke komando atas,”ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co //

Ekstasi Senilai Rp207 M di Tol Lampung Mau Diedarkan di Jakarta

0

RASIO.CO, Jakarta – Bareskrim Polri mengungkap bahwa ratusan ribu butir ekstasi senilai sekitar Rp207 miliar yang ditemukan setelah kecelakaan di Tol Lampung, diketahui hendak dibawa ke Jakarta untuk diedarkan. Kesimpulan itu diperoleh setelah penyidik menangkap M. Rafi, kurir sekaligus pengemudi mobil yang melarikan diri usai kecelakaan.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Sunario, menjelaskan bahwa meskipun tujuan pengiriman barang haram tersebut sudah dipastikan ke Jakarta, penyidik masih menelusuri apakah peredarannya terkait momentum perayaan tahun baru atau tidak. Ia memastikan bahwa ekstasi itu memang disiapkan untuk pasar Jakarta.

“Untuk ekstasi tersebut tujuannya dibawa ke Jakarta. Untuk penjualan apakah sebelum tahun baru atau sekarang, prinsipnya barang ini diedarkan di Jakarta,” ujarnya dikutip CNNIndonesia, pada Rabu (26/11).

Dalam keterangannya, Sunario menyebut Rafi mengaku mendapat perintah dari seorang tersangka berinisial U yang saat ini masih dalam pengejaran. Rafi mengaku tidak mengetahui jaringan narkoba yang menaunginya karena ia hanya bertugas mengambil dan mengantar barang sesuai instruksi.

“U masih pengejaran. Untuk sementara, berdasarkan keterangan MR, jaringan mana dia tidak tahu sebab dia hanya ambil. Kalau tertangkap U, baru kita tahu ini jaringan mana,” katanya.

Penyidik juga mengungkap bahwa Rafi dijanjikan upah mencapai Rp100 juta apabila berhasil mengantarkan ekstasi dari Palembang ke Jakarta.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah mengambil alih temuan 34 bungkus ekstasi dari lokasi kecelakaan di Tol Lampung pada Kamis (20/11). Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menyatakan pengambilalihan dilakukan karena kasus tersebut melibatkan jaringan lintas provinsi dengan nilai peredaran yang sangat besar, yakni sekitar 207 ribu butir ekstasi.

“Karena perkara itu perlu percepatan penanganan sehingga diambil alih oleh satuan yang lebih tinggi untuk percepatan pengungkapan perkara karena diduga melibatkan jaringan lintas provinsi,” ujar Eko.

Ia menambahkan bahwa nilai total ekstasi yang diamankan diperkirakan mencapai Rp207,5 miliar. Dari jumlah tersebut, potensi korban jiwa yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai 207.529 orang.

Dengan pengungkapan kasus ini, Polri menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika berskala besar yang melibatkan jaringan antar daerah, serta mencegah beredarnya narkoba berbahaya di pusat-pusat keramaian di Jakarta.

***

Kejagung Periksa Direktur Swasta Terkait Kasus Korupsi Ekspor POME

0

RASIO.CO, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa seorang direktur perusahaan swasta terkait kasus dugaan korupsi ekspor limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada periode 2022–2024. Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus pada Selasa (25/11).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menyampaikan bahwa saksi yang diperiksa berinisial YH. Ia diketahui menjabat sebagai Direktur PT Mitra Agung Swadaya, PT Mitra Agrinusa Sentosa, dan PT Swakarya Bangun Pratama.

“Saksi yang diperiksa berinisial YH selaku Direktur PT Mitra Agung Swadaya, PT Mitra Agrinusa Sentosa, PT Swakarya Bangun Pratama,” ujar Anang dikutip CNNIndonesia.

Anang tidak merinci materi pemeriksaan terhadap YH. Ia hanya memastikan bahwa proses tersebut dilakukan dalam rangka penyempurnaan berkas perkara yang saat ini sedang dalam tahap penyidikan.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” katanya.

Sebelumnya, pada 22 Oktober 2025, penyidik Kejagung telah menggeledah lima lokasi, termasuk Kantor Bea Cukai serta kediaman sejumlah pejabat Bea Cukai. Penggeledahan tersebut menghasilkan penyitaan berbagai dokumen yang berkaitan dengan proses ekspor POME.

Selain itu, penyidik Kejagung juga telah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menghitung potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus tersebut.

Penyidikan terhadap kasus ekspor POME ini menjadi salah satu prioritas Kejagung, mengingat potensi kerugian negara dan dugaan penyalahgunaan kewenangan yang melibatkan pihak swasta serta aparat di lingkungan Bea dan Cukai.

***

TNI AL Tangkap Tekong Angkut PMI di Karimun

0

RASIO.CO, Batam – Tim Quick Response Kodaeral IV Lanal TBK bersama Satgas Ops Intelmar Koarmada I Wilayah TBK  berhasil tangkap nahkoda/tekong speedboad bawa PMI di Selat Belat, Karimun,Kepri. Selasa(25/11).

Diamankan bermesin Yamaha 40 PK berwarna biru, yang membawa 6 orang Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural dan 1 orang Nahkoda/Tekong.

Penindakan ini dilakukan pada titik koordinat 0° 51′ 06″ N – 103° 28′ 56″ E, yang merupakan hasil pengembangan dari keberhasilan penangkapan PMI Non Prosedural sebelumnya pada Sabtu, 22 November 2025, di Perairan Pulau Pandan, Kabupaten Karimun.

Kronologis kejadian, Pukul 02.10 WIB Saat Tim Quick Response Kodaeral IV Lanal TBK melaksanakan pemantauan di Pos Binpotmar Buru, Tim mendengar suara laju sebuah speed boat bermesin 40 PK dari arah barat menuju Desa Penarah, Kec. Belat, Kab. Karimun.

Pukul 02.25 WIB Tim melaksanakan pengejaran terhadap speed boat tersebut. Ketika jarak sudah dekat, Tim memberikan tembakan peringatan agar speed boat berhenti.

Namun speed boat justru menambah kecepatan dan berusaha melarikan diri. Pukul 02.25 – 02.40 WIB Setelah pengejaran selama ±15 menit, speed boat menepi ke hutan bakau. Tekong melompat ke laut untuk melarikan diri menuju area bakau.

Speed boat kemudian menghantam hutan bakau sehingga berhenti. Akibat benturan tersebut, 2 orang PMI mengalami luka ringan pada bagian kepala. Tim berhasil mengevakuasi seluruh 6 PMI Non Prosedural serta mengamankan Tekong yang berusaha melarikan diri.

Pukul 02.40 WIB Tim mengevakuasi PMI dan Tekong menuju Pos Binpotmar Buru untuk memberikan pertolongan pertama kepada dua PMI yang terluka.

Pukul 04.10 WIB Tim Medis Lanal TBK tiba di Pos Binpotmar Buru untuk memberikan pertolongan lanjutan terhadap PMI yang mengalami luka. Setelah itu Tim kembali menuju TKP untuk mengevakuasi speed boat yang berada dalam kondisi tenggelam dan terjepit di hutan bakau.

Pukul 05.20 WIB Patkamla Dolphin mengawal 6 PMI Non Prosedural dari Pos Binpotmar Buru menuju Mako Lanal TBK guna pelaksanaan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Pukul 05.45 WIB Patkamla Dolphinn tiba di Dermaga Mako Lanal TBK membawa seluruh PMI.

Pukul 05.50 WIB 3 (tiga) orang PMI yang membutuhkan penanganan kesehatan lebih lanjut dievakuasi ke RS Muhammad Sani Kabupaten Karimun menggunakan ambulans Lanal TBK.

Pukul 05.55 WIB s.d 11.30 WIB dilaksanakan pemeriksaan dan pendalaman terhadap tekong serta 6 (enam) orang PMI Non Prosedural, termasuk pemeriksaan terhadap barang bawaan.

Kerugian biaya yang dikeluarkan para korban mulai dari 1800 RM s.d. 2200 RM atau dengan nominal Rp. 7.200.000 s.d. Rp. 8.800.000.

Barang bukti yang diamankan berupa satu unit speed boat selodang berwarna biru, satu unit mesin tempel Yamaha 40 PK, barang bawaan milik PMI Non Prosedural dan dokumen serta identitas diri mereka.

Tindak lanjut yang dilakukan Lanal TBK melkasanakan koordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Satpolairud Polres Karimun dan Imigrasi TK II TPI Karimun untuk proses hukum terhadap tekong.

Sementara itu PMI Non Prosedural diserahkan kepada Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) untuk proses pendataan, pemeriksaan, dan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

Komandan Lanal TBK Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, M.Tr.Opsla menyampaikan kembali apresiasi kepada Tim Quick Response Kodaeral IV Lanal TBK dan Satgas Ops Intelmar Koarmada I yang telah menjalankan tugas dengan cepat, tepat serta profesional, bahkan dalam jangka waktu 1 hari sudah berhasil menggagalkan kembali upaya penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural.

“Keberhasilan ini tentunya wujud komitmen TNI Angkatan Laut dalam menegakkan hukum di laut serta mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui jalur laut, khususnya di wilayah perbatasan.”

“Kami akan terus memperkuat pengawasan dan patroli untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga kedaulatan negara.” ujarmya.

Redaksi@www.rasio.co //

DPRD Batam Rapat bersama Disnaker dan Dinsos, Bahas Pengangguran dan Aspirasi Sosial

0

RASIO.CO, Batam – Komisi IV DPRD Kota Batam menggelar Rapat Silaturahmi bersama dua dinas mitra kerjanya, yakni Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Dinas Sosial (Dinsos), pada Selasa (25/11) pagi. Pertemuan ini digelar untuk memperkuat koordinasi sekaligus membangun komunikasi awal dengan pimpinan dua dinas yang baru dilantik.

Sesi pertama berlangsung dengan Dinas Tenaga Kerja dan dihadiri langsung oleh Kepala Disnaker, Yudi Suprapto, yang baru beberapa minggu menjabat, beserta jajaran struktural di lingkungan dinas tersebut.

Ketua Komisi IV, Dandis Rajagukguk, dalam sambutannya menyatakan bahwa persoalan ketenagakerjaan menjadi isu besar di Kota Batam, terutama terkait tingginya angka pengangguran.

“Mengingat Disnaker adalah salah satu mitra kami dan persoalan ketenagakerjaan merupakan isu besar yang kita hadapi, terutama tingginya angka pengangguran di Kota Batam,” ujar Dandis.

Sekretaris Komisi IV, Asnawati Atiq, berharap kehadiran pimpinan baru dapat membawa dorongan positif bagi peningkatan kinerja Disnaker. Menurutnya, perubahan kepemimpinan harus diikuti semangat baru dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja.

“Kami berharap dengan pimpinan yang baru, Disnaker semakin bersemangat karena membawa energi dan semangat baru,” katanya.

Dalam sesi diskusi, Yudi Suprapto memperkenalkan latar belakang serta pengalaman jabatannya. Berbagai pembahasan mencuat, terutama mengenai langkah membuka peluang kerja melalui pelatihan dan program magang luar negeri bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat Batam ke dunia kerja.

Sesi kedua berlanjut dengan pertemuan bersama Kepala Dinas Sosial, Zulkifli Aman, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kota Batam. Ia hadir bersama jajaran pejabat Dinsos untuk mendengarkan aspirasi dan evaluasi yang disampaikan Komisi IV.

Komisi IV turut memberikan ucapan selamat atas jabatan baru Zulkifli, sekaligus membahas sejumlah aspirasi masyarakat yang dihimpun selama masa reses. Banyak di antaranya berkaitan dengan tugas dan kewenangan Dinsos maupun Disnaker, terutama kebutuhan lapangan pekerjaan dan layanan perlindungan sosial.

Anggota Komisi IV, Sony Christanto, menegaskan bahwa keluhan mengenai sulitnya mencari pekerjaan menjadi masukan paling dominan dari masyarakat.

“Kami sedang reses dan menerima sangat banyak aspirasi masyarakat, terutama keluhan mengenai ketersediaan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Melalui rapat silaturahmi ini, Komisi IV DPRD Kota Batam berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan dua dinas terkait, khususnya dalam menangani persoalan ketenagakerjaan dan perlindungan sosial. Dengan hadirnya pimpinan baru di Disnaker dan Dinsos, komisi menilai ada peluang besar untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat Batam secara lebih efektif.

Redaksi@www.rasio.co//

Sambut Kunker Wako Tanjungbalai, Amsakar Berbagi Pengalaman Tata Kelola Ekonomi dan Pajak

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan kerja Wali Kota Tanjungbalai, Mahyarudin Salim, beserta Tim Penggerak PKK dan Bagian Kesra Setdako Tanjungbalai di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (25/11).

Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis terkait pengelolaan pajak daerah, tata kelola pemerintahan, serta upaya meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menjelaskan karakteristik administrasi Kota Batam yang berbeda dibanding daerah lain karena memiliki dua entitas pemerintahan, yaitu Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam). Kedua entitas ini menjalankan fungsi berbeda yang berperan dalam percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Amsakar memaparkan bahwa BP Batam mengelola kawasan Free Trade Zone (FTZ) yang memperoleh berbagai fasilitas fiskal, termasuk pembebasan bea masuk dan bea keluar, pembebasan Pajak Pertambahan Nilai, serta pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Kebijakan ini membuat harga barang tertentu di Batam lebih kompetitif dibanding wilayah lain.

“Batam ini unik karena memiliki dua entitas, yakni Pemko Batam dan BP Batam. Kawasan FTZ memberikan fasilitas pembebasan bea masuk dan keluar, PPN, serta PPnBM sehingga barang yang masuk ke Batam relatif lebih murah,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan bahwa regulasi mengenai barang masuk tetap disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan jumlah penduduk, agar harga komoditas di pasaran tetap stabil dan terjangkau. Menurutnya, keterjangkauan harga kebutuhan pokok menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

“Prinsip kami adalah menjaga keterjangkauan harga, khususnya untuk komoditas strategis dan kebutuhan pokok,” tegasnya.

Selain membahas aspek ekonomi dan kebijakan fiskal, kedua kepala daerah juga menyoroti pentingnya penguatan peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Baznas dinilai memiliki posisi penting sebagai instrumen distribusi bantuan bagi warga kurang mampu.

Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan pertukaran cendera mata antara Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Kota Tanjungbalai. Prosesi ini menjadi simbol penguatan hubungan kerja sama serta komitmen kedua daerah untuk terus memperkuat sinergi dalam berbagai program pembangunan.

Redaksi@www.rasio.co//

Dealer Tour Honda untuk HRD Batam Kupas PDI, Safety Riding, dan Jajal PCX 160

0

RASIO.CO, Batam – PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau mengajak komunitas Human Resource Development (HRD) yang tergabung dalam Ikatan Praktisi Sumber Daya Manusia Batam (IPSM) mengikuti kegiatan Dealer Tour. Agenda ini dikemas sebagai kunjungan edukatif di jaringan resmi Honda untuk memberikan wawasan langsung mengenai proses dan standar mutu sepeda motor Honda.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak meninjau proses Pre-Delivery Inspection (PDI), yaitu tahapan penting yang memastikan setiap sepeda motor yang dikirim kepada konsumen berada dalam kondisi prima, aman, dan siap digunakan. Para peserta melihat rangkaian pemeriksaan yang meliputi pengecekan fisik unit, fungsi kelistrikan, performa mesin, serta final inspection yang dilakukan oleh teknisi tersertifikasi.

Kunjungan ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai bagaimana Honda menjaga kualitas produknya melalui prosedur standar yang ketat. Tahapan PDI menjadi bagian krusial untuk memastikan setiap konsumen menerima sepeda motor dalam performa terbaik dan sesuai standar keselamatan.

“Kami ingin komunitas HRD melihat langsung bahwa kualitas sepeda motor Honda bukan hanya soal produk, tetapi juga proses. Mulai dari PDI, edukasi keselamatan, hingga layanan purna jual, semuanya terintegrasi untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi konsumen,” ujar Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara.

Setelah meninjau proses PDI, peserta mendapatkan edukasi safety riding yang membahas pengetahuan dasar keselamatan berkendara. Materi meliputi pola kecelakaan yang sering terjadi, faktor penyebabnya, serta teknik pencegahannya melalui pengendalian sepeda motor yang tepat, kewaspadaan, dan kepekaan terhadap kondisi lingkungan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan layanan purna jual Honda, termasuk Honda Care, layanan darurat dan konsultasi teknis yang dapat diakses melalui Astra Honda Care (AHM) di 1-500-989. Melalui layanan tersebut, konsumen dapat memperoleh informasi produk, konsultasi pembelian, bantuan teknis, hingga permintaan layanan darurat.

Para peserta juga berkesempatan mencoba langsung New Honda PCX 160 RoadSync. Uji coba ini memungkinkan peserta merasakan kenyamanan, stabilitas, serta performa skutik premium Honda tersebut, sekaligus menilai teknologi dan pengalaman berkendara yang ditawarkan Honda untuk mobilitas modern.

Melalui Dealer Tour bersama komunitas HRD ini, Honda menegaskan komitmennya dalam memberikan edukasi, transparansi proses, serta memperkuat hubungan dengan berbagai komunitas. Dengan kombinasi mutu produk, literasi keselamatan, dan layanan purna jual yang responsif, Honda terus berupaya menghadirkan pengalaman mobilitas yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan bagi masyarakat.

Redaksi@www.rasio.co//