Kamis, Juli 30, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1625

Terbukti Langgar Kode Etik Patrialis Akbar di Pecat

1

RASIO.CO, Jakarta – Akhirnya Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) memberhentikan Patrialis Akbar secara tidak hormat. Mereka menyatakan, Patrialis terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik perilaku hakim konstitusi.

“Menyatakan menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak hormat pada Patrialis Akbar dari jabatan hakim konstitusi,” ujar Ketua MKMK Sukma Violetta saat membacakan amar putusan di gedung MK, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Dalam putusannya, MKMK menyebut Patrialis telah terbukti melakukan rangkaian pertemuan dengan tersangka perantara suap, Kamaludin, sebagai pihak yang berkepentingan.

Selain itu, Patrialis juga terbukti bertemu penyuap Basuki Hariman untuk membicarakan uji materi UU 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Anggota MKMK As’ad Sayid Ali mengatakan, bukti-bukti tersebut menunjukkan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim konstitusi yang dilanggar Patrialis. Salah satunya adalah sikap independen yang mestinya dimiliki Patrialis.

“Hakim konstitusi harus menjalankan fungsi independensi dengan menolak pengaruh dari luar berupa iming-iming, tekanan, maupun ancaman dengan alasan apapun,” kata As’ad.

Sebagai hakim konstitusi, As’ad berkata, Patrialis mestinya menegakkan jaminan independensi baik perseorangan maupun kelembagaan.

Setelah sidang pembacaan putusan tersebur, MKMK akan segera bertemu dengan Ketua MK Arief Hidayat untuk menyampaikan laporan hasil kerja MKMK.

“Penyampaian laporan itu sekaligus menandai bahwa tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan pada MKMK telah selesai dilaksanakan,” tuturnya.

Selanjutnya pihak MK akan meneruskan hasil putusan tersebut ke presiden untuk segera mencari pengganti Patrialis.

Patrialis menjadi tersangka dugaan suap permohonan uji materi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan. Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia itu diduga menerima uang uang US$20 ribu dan Sin$200 ribu dari Basuki dan Ng Fenny melalui Kamaludin.

APRI @www.rasio.co | CNN Indonesia

Jokowi Minta Jajaranya Segera Tingkatkan Kesejahteraan Perekonomian Masyarakat di NTT

0

RASIO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo meminta jajarannya menggenjot pengentasan kemiskinan di Nusa Tenggara Timur. Tingkat kesejahteraan masyarakat di provinsi tersebut masih timpang dibandingkan daerah lainnya.

Jokowi menuturkan, pertumbuhan ekonomi NTT sejak 2014 sebenarnya selalu lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional. Pada 2016, NTT tumbuh 5,18 persen, sementara ekonomi nasional tumbuh 5,02 persen.

“Itu belum cukup. Pemerintah perlu kerja keras lagi terutama mengentaskan kemiskinan, menurunkan ketimpangan, dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan,” ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Jokowi mengatakan, upaya memberantas kemiskinan di NTT dapat fokus pada kemampuan dan prioritas NTT. Sebanyak 30 persen Produk Domestik Regional Bruto NTT berasal dari sektor perikanan dan pertanian. Menurutnya, dua sektor itu perlu ditingkatkan dan diprioritaskan sehingga menjadi kunci kesejahteraan warga lokal.

“Mulai dari pembangunan waduk, bendungan, embung, serta saluran irigasi merupakan suatu keharusan yang tidak boleh ditunda-tunda lagi,” ucapnya.

Jokowi berkata, NTT merupakan salah satu beranda terdepan Indonesia yang berhadapan langsung dengan negara-negara tetangga. Itulah alasannya, kata dia, NTT memerlukan perhatian khusus untuk percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan transportasi.

Dua sektor tadi vital untuk pengembangan potensi wisata seperti Labuan Bajo, Pulau Komodo, dan Danau Kelimutu. Jokowi berujar, pengembangan pariwisata itu juga perlu ditunjang promosi dan sumber daya manusia handal.

“Saya minta pengembangan sektor pariwisata memiliki dampak nyata pada bergeraknya sektor UMKM di NTT,” ucapnya.

Merujuk data BPS, pada 2015 terdapat 1,159 juta penduduk miskin di NTT. Angka itu meningkat dibandingkan tahun 2014, yakni 994 ribu jiwa.

CNN Indonesia

Tan Malaka, Hidup Kesepian Mati Kesepian

0

Tan Malaka adalah anak dari wilayah yang selalu gelisah, wilayah yang membutuhkan intelektualitas sekaligus pencerahan spiritual. Ia tumbuh di Alam Minangkabau dimana adatnya memberikan tempat pada akal sekaligus hidup dalam alam agama. Tan Malaka berdiri di dua tempat ini.

Ia adalah pelajar yang cerdas bahkan teramat cerdas. Ia sekolah di Kweekschool, sekolah Raja untuk menjadi guru. Tan Malaka kecil menjadi murid yang paling cerdas di sekolahnya atas rekomendasi Tuan Fabius ke Nederlaand dan sekolah di Rijkskweekschool, disana Tan Malaka hidup dengan beberapa orang Belanda dari kalangan sosial rendah. Saat Tan Malaka sekolah di Belanda, Eropa sedang dicekam suasana gelisah karena pertarungan wilayah antara Jerman, Prusia, Perancis dan Rusia. Gerak gerik awal Revolusi Rusia sudah menjalari banyak intelektual di eropa, di Belanda sendiri berkembang aliran besar Sosialis Demokrat atau dikenal Sosdem, Tan Malaka banyak bergaul dengan orang-orang Sosdem bahkan teman indekost-nya sendiri seorang Belgia penganut Sosdem banyak bertukar pikiran bahkan dari teman Belgia-nya ini Tan Malaka mendapat surat kabar Sosdem.

Tan Malaka orang yang sangat kritis dan rasional, dan ia memilih jalur Lenin untuk mendapatkan titik hidup teori Marxisme. Ia membacai tulisan-tulisan Lenin tentang revolusi, percepatan sejarah dan segala macam aplikasi dari sebuah revolusi. Tan Malaka terpikat. Ia memutuskan untuk membebaskan bangsanya. Tan Malaka adalah orang pertama dari Hindia Belanda yang secara berkesadaran penuh bahwa suatu saat Hindia Belanda akan membentuk peradaban baru, ia sendiri menamai peradaban itu sebagai Peradaban Aslia (Asia-Australia Raya) dan pusatnya di Indonesia.

Tan Malaka pulang ke Indonesia dan ia diarahkan untuk bekerja di sebuah perkebunan di Deli bernama Senembah. Saat itu di Deli banyak perkebunan jumlahnya berkisar sampai 500 buah, seluruh perkebunan berjalan lancar dibawah integrasi pengaturan pemerintahan Hindia Belanda yang rapi, sistem pengangkutan ada dibawah Maskapai Deli-Spoor. Jaringan ini membuat Deli sebagai pusat perkebunan di dunia. Disinilah Tan Malaka menganatomi kehidupan dilihat dari kelas-kelas sosial. Tan Malaka mencatat bahwa untuk mendapatkan tenaga kerja yang murah maka ada satu hal yang harus dijadikan bargain : “Daya Tawar Kebodohan” Pemerintah Hindia Belanda harus menjadikan kuli-kuli kontrak sebagai manusia bodoh, terikat dan berwawasan sempit. Mereka harus memeras keringat untuk hidup, sehingga mereka tidak lagi bisa memahami makna kehidupan dan pembebasan pada manusia. Oleh pihak perkebunan Tan Malaka diperintah untuk mendirikan satu pendidikan yang hanya artifisial sebagai ‘desa Potemkin’ desa Potemkin adalah julukan bagi sebuah desa yang diatur bagus supaya Raja yang melihatnya senang, desa jenis ini banyak dibikin pada masa Tsar Katharina dan hanya digunakan untuk menyenangkan Tsarina.

Namun Tan Malaka selalu menolak segala hal yang artifisial ia orang hakikat, ia selalu bekerja pada situasi-situasi penuh esensi. Tan Malaka memberontak dan diusir dari perkebunan Deli. Ia ke Batavia (Jakarta), di Batavia ia bertemu dengan kelompok kiri yang baru tumbuh di lingkaran Sneevliet. Nasib membawanya sebagai pemimpin PKI, bahkan Tan Malaka diakui sebagai salah satu pemimpin Komunis terbesar di Asia. Ia bertemu dengan Stalin dan banyak pejabat di Komunis Moskow, tapi ia melihat ada sesuatu yang salah di Stalin, ia melihat begitu banyak penyimpangan. Ia berpikir : “Teori Marx adalah teori yang menjauhkan manusia pada keterasingan, keterasingan dirinya pada lingkungan, keterasingan manusia pada pikirannya dan keterasingan manusia pada gerak sejarah. Tapi kenapa Stalin justru memenjarakan manusia hanya demi sebuah gerak sejarah’ Tan Malaka berpikir tapi ia belum mendapat jawab.

Ia pulang ke Jawa disana ia langsung berkantor di Semarang, saat itu sedang ramai perpecahan di tubuh Sarekat Islam (SI), suatu malam Tan Malaka dibawa ke Prambanan oleh sekelompok orang. Para pemimpin PKI berteriak pada pertemuan sangat rahasia ” Kita Memberontak sekarang juga sebagai katalisator, sebagai pemicu pemberontakan besar di Asia Tenggara” tandas salah satu pemimpin Komunis. Tapi Tan Malaka justru berdiri “Saya menolak” Tan Malaka kontan dibenci dan dia dijauhi oleh kelompok Moskow. Namun nama Tan Malaka sudah terlanjur menjadi ikon PKI.

Adalah sebuah takdir sejarah di negeri ini PKI selalu saja mengalami jebakan gerakan konyol dan gerakan 1926/27 di Silungkang, Banten, Semarang dan Prambanan adalah rangkaian gerakan paling kacau yang justru merugikan gerakan yang sudah dibangun banyak elemen. Polisi Belanda punya kesempatan mengacau gerakan dengan main keras. Dan Tan Malaka menjadi buronan nomor satu Agen Polisi Belanda.

Agen Polisi Rahasia Hindia Belanda di Bogor mengontak Pemerintahan Inggris di Singapura dan Perwakilan Amerika Serikat di untuk memburu Tan Malaka setelah Tan Malaka berhasil lari dari penjara Belanda. Maka dimulailah episode perburuan paling mencekam sepanjang sejarah Indonesia modern.

Tan Malaka dihadapkan situas hidup-mati, temannya Soebakat ditembak mati di Singapura, ia sendiri dikejar dimana-mana. Penolong Tan Malaka yang paling utama justru media massa. Di Manila nama Tan Malaka menjadi headline surat kabar, pemerintahan Manila mendesak agar Tan Malaka dibebaskan dari buruan perwakilan Amerika Serikat di wilayah Manila. Lalu Tan Malaka melarikan diri ke Hongkong disana Tan Malaka berhasil ditangkap lalu media massa Hongkong, media Inggris bersimpati pada Tan Malaka dan mengirimkan surat ke pemerintahan London untuk membebaskan Tan Malaka. Kesal dengan situasi formal yang diserang Media akhirnya Polisi Belanda dan Inggris ingin menghabisi Tan Malaka diluar jalur hukum, keputusan inilah yang kemudian menjadi efek terbesar gangguan jiwa Tan Malaka yang terlalu paranoid. Setiap pagi palu kematian sudah di depan matanya, dan kita sendiri tak mungkin membayangkan bisa hidup dengan situasi kepribadian seperti itu.

Tan Malaka banyak mengalami kisah hidup yang naik turun, ia terjebak pada perang Shanghai-Jepang, ia terjebak pada perang Dunia dan akhirnya ia balik ke Jawa. Baliknya Tan Malaka ke Jawa ini mirip perjalanan Lenin dari Bern ke Moskow dengan kereta api yang kerap diingat dalam sejarah sebagai ‘perjalanan revolusi’ Tan Malaka balik dari Singapura ke Jawa dengan hanya perahu kecil ditengah badai, taruhannya adalah kematian. Tan Malaka menghadapi itu demi sebuah pembebasan, pembebasan bangsanya.

Tan Malaka sampai di Djakarta tanpa memiliki apa-apa, namun ia punya kepandaian, ia pandai menjadi guru, ia seorang poliglot, bisa banyak bahasa ia mengajar bahasa Inggris, Belanda kepada orang-orang yang membutuhkan. Ia mengontrak rumah separuh kandang kambing di bilangan Rawajati, Kalibata (belakang pabrik sepatu bata) ia sering merenung di danau dekat Rawajati (sekarang danau pemakaman Kalibata) disana ia merenung tentang hakikat pembebasan. Ia menulis Madilog (Materialisme, Dialektika, Logika). Ia merinci hakikat gerak alam, ia mengarahkan seluruh situasi pada soal-soal rasional ia menghantam tahayul dan tanpa referensi apapun ia sudah mencantumkan segala ingatannya di kepala pada dasarnya ia bukan saja seorang jenius, otaknya fotografis.

Suatu saat Tan Malaka membaca buku di perpustakaan nasional (sekarang Musium Gadjah). Profesor Purbacaraka berteriak di depan ruang baca “Apakah ada yang bisa menjadi penerjemah bagi pekerjaan saya” Tan Malaka menunjukkan tangannya. Ia bekerja menjadi penerjemah dari bahasa Belanda ke Bahasa Inggris untuk pekerjaan Prof. Purbacakaraka, ahli bahasa Jawa Kuno pertama di Indonesia.

Dari Purbacaraka, Tan Malaka direkomendasikan ke Bayah, Banten disana Tan Malaka berkarier sangat cepat ia menjadi kepala di wilayah tambang batubara Bayah, ia menjadi penolong banyak Romusha yang tersiksa. Ia membangun sistem masyarakat disana, dan yang terpenting ia membangun jaringan. Jaringan inilah yang kemudian menjadi senjata bagi dirinya untuk menyusun perjuangannya. Suatu saat datanglah Bung Karno dan Bung Hatta. Tan Malaka yang dikenal di Bayah dengan nama Ilyas Husein berdebat dengan Bung Karno disana, dan Bung Karno tak tau siapa itu Ilyas Husein sebenarnya, dalam perdebatan itu Bung Karno dikalahkan oleh Tan Malaka. Dan pertanyaan yang gagal dijawab oleh Bung Karno dari Tan Malaka : “Apakah sebuah kemerdekaan akan menjamin kemenangan terakhir?” Bila Bung Karno berpikir kemenangan awal, maka Tan Malaka berpikir kemenangan akhir. Dan bagi Tan Malaka kemenangan akhir itu adalah ‘Beralihnya secara total hak Indonesia ke tangan rakyat Indonesia bukan ke tangan elite atau tangan yang separuh terjajah’ kemenangan akhir itu adalah ‘Revolusi Sosial’.

Kemerdekaan Indonesia berkumandang. Nama Tan Malaka melegenda, penulis cerita Matu Mona seorang wartawan dari Medan menuliskan beberapa buku yang teramat laris ‘Patjar Merah’. Nama Tan Malaka melegenda. Para pemuda yang menjadi agen-agen revolusi kemerdekaan mulai tidak puas dengan Bung Karno, Bung Karno memenangkan hati rakyat bukan hati Pemuda. Kaum Radikal bertarung di jalan-jalan. Dibawah kepemimpinan Pandu Kartawiguna, Maruto, Chaerul Saleh, Adam Malik, Sidik Kertapati dan banyak juga preman-preman Jakarta macam Nurali, Haji Amat Geblek dan Sjafei . Jakarta berlumur darah. Kaum pemuda Radikal dimarahi Bung Karno agar jangan maen kokang senjata, tapi pemuda malah menertawai Bung Karno. Disini kaum muda menemui idola baru, dan idola itu adalah Tan Malaka. Diam-diam Tan Malaka datang ke Djakarta ke rumah sahabatnya Achmad Soebardjo, disana Tan Malaka juga ditengarai menjalin cinta dengan Jo Paramitha Soebardjo – kemenakan Achmad Soebardjo-. Jaringan Banten adalah titik awal Tan Malaka bergerak : Jalur Achmad Soebardjo-Tjeq Mamad.

Bila Bung Karno mencari jalur resmi, maka Tan Malaka memilih jalur perang abadi. Bagi Bung Karno semua hal adalah gertak dan diplomasi tapi bagi Tan Malaka semua soal adalah perang betulan. Dan sepanjang masa revolusi ini Tan Malaka serta Sukarno seperti dua matahari kembar yang meledak di banyak tempat. Revolusi Sosial di Solo, Penculikan Perdana Menteri Sjahrir, Penangkapan Jenderal Dharsono, Perang Srambatan sampai pada konflik Amir-Sjahrir di Madiun dimana Tan Malaka digunakan Hatta untuk hantam Amir di Solo. Tapi sekali lagi Tan Malaka tetaplah pejuang yang selalu ditinggal sendirian. Ia ditinggal PKI, ia ditinggal Sukarno, ia ditinggal Sjahrir dan terakhir ia sendirian lalu ditembak mati oleh pasukan Djawa Timur.

Tan Malaka pemimpi yang kesepian, hidup dalam kesepian dan penulis cerita yang sunyi.***

Kisah ini diduplikasi dari blog ANTON

POLRI Masih Pelajari Laporan Antasari Azhar

0

RASIO.CO, Jakarta – Penyidik Bareskrim Polri berhati-hati dalam menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Antasari Azhar. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu melaporkan dugaan tindak pidana persangkaan palsu.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, penyidik masih mempelajari aspek hukum dari laporan tersebut. Sebab, laporan yang dibuat oleh Antasari berkaitan dengan perkara yang sudah disidangkan dan berkekuatan hukum tetap.

“Apakah (laporan) ini berdiri sendiri, perlu penelusuran yang cermat oleh penyidik,” kata Boy di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Menurut dia, penyidik juga belum akan memanggil sejumlah saksi terkait laporan Antasari. Meskipun, Antasari sempat menyebut beberapa nama yaitu Hary Tanoesoedibjo dan Aulia Pohan.

Dia menegaskan, penyidik masih fokus mengkaji lebih dalam laporan yang dibuat oleh Antasari Azhar.

“Belum sampai kepada taraf (pemeriksaan saksi). Sekarang ini, kajian hukumnya harus lebih seksama. Karena di sini ada aspek hukum yang sudah berjalan, yaitu peradilan dan sudah diputus inkracht,” ucap Boy.

Sebelumnya, Antasari Azhar mengaku tak bersalah dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen pada 2009 silam. Antasari yang muncul di Bareskrim bersama Andi Syamsudin Iskandar, adik Nasrudin, itu juga secara resmi membuat laporan.

“Saya buat laporan sesuai Pasal 318 jo 417 jo 55 KUHP. Itu tentang masalah perbuatan penguasa pejabat yang ditunjuk yang menghilangkan baju korban, tapi di situ menghapus menghilangkan, ditunjuk saksi siapa, bagaimana konstruksi hukumnya,” kata Antasari di Bareskrim Polri, gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat, Selasa 14 Februari 2017.

Laporan itu bernomor LP /167/II/2017/Bareskrim tanggal 14 Februari. Kejadian dugaan tindak pidana yang dilaporkan terjadi sekitar Mei 2009 di Jakarta. Terlapor dalam lidik.

Antasari Azhar melaporkan dugaan tindak pidana persangkaan palsu, dan pejabat yang sengaja menggelapkan atau membuat tidak dapat dipakai barang-barang yang diperuntukkan guna meyakinkan dan atau membuktikan di muka penguasa yang berwenang.

ALLE KATA @www.rasio.co | LIPUTAN6.Com

PT Geo Dipa Energi Dikunjungi KPK?

0

RASIO.CO, Purwokerto – Direktur Penelitian dan Pengembangan Komisi Pemberantasan Korupsi Wawan Wardiana melakukan kunjungan lapangan ke PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (15/2).

Siaran pers PT Geo Dipa Energi (Persero), Kamis (16/2), menyebutkan kunjungan tersebut diikuti perwakilan Direktorat Panas Bumi, Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, yakni Kepala Subdirektorat Pengawasan Eksplorasi dan Eksploitasi Panas Bumi Eddy Hindiarto.

Selain itu, Deputi Manager Pengelolaan Pembangkit Divisi Operasi Regional Jawa Bagian Tengah PT PLN (Persero) Lambas Richard Pasaribu.
Saat menerima rombongan, Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero) Riki Ibrahim menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut.

“Kami merasa sangat tersanjung atas kunjungan dari KPK, PLN dan EBTKE. Karena ini berarti kami sebagai BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Panas Bumi benar-benar diperhatikan oleh negara,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya siap untuk menerima aset-aset negara yang lain jika dipercaya. Menurut dia, hal itu karena pihaknya merasa bertanggung jawab penuh akan program ketahanan energi untuk negara.

“Kami akan menjaga komitmen kami sebagai pengelola aset negara untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat,” kata Riki.

Sementara itu, Direktur Litbang KPK Wawan Wardiana mengatakan KPK memiliki lima fungsi, yaitu pemantauan (monitoring), koordinasi, supervisi, penindakan, dan pencegahan.

“Kebetulan kami yang divisi litbang melakukan fungsi ‘monitoring’ segala sesuatu, baik itu administrasi ataupun proses bisnis segala sesuatu milik pemerintah. KPK pada dasarnya mendukung penuh Program Percepatan Listrik Pemerintah 35 Ribu Megawatt,” katanya saat memberi arahan.

Ia mengatakan KPK mengawal Program Percepatan Listrik Pemerintah 35 Ribu Megawatt dan sekarang pihaknya menjadi tahu bahwa Geo Dipa mengambil bagian dari program tersebut.

“Berarti Geo Dipa juga menjadi salah satu aset negara yang akan kami kawal agar tidak terjadi hal-hal yang menyebabkan kerugian negara,” katanya.

Selain memberi arahan-arahan, pejabat KPK, EBTKE, dan PLN juga melakukan kunjungan lapangan ke Pad 30, Pad 31, dan Power Plant untuk melihat secara langsung aset negara berupa sumur dan pembangkit listrik tenaga panas bumi.

Geo Dipa Unit Dieng ditetapkan sebagai salah satu objek vital nasional sejak tahun 2012. Hal ini berarti Geo Dipa Unit Dieng memiliki sifat strategis, menyangkut hajat hidup orang banyak dan memberikan kontribusi kepada negara.

Oleh karena itu akan selalu dikawal oleh pihak-pihak penegak hukum mengenai keberlangsungan bisnis Geo Dipa.

ALLE KATA @www.rasio.co |

Presiden Tekankan Pembangunan SDM Sangat Penting

0

RASIO.CO, Jakarta-Presiden Joko Widodo membagikan 1.265 Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa SD, SMP, dan SMA/SMK di Kota Ambon, Maluku. Ia mengatakan, bantuan pendidikan yang diberikan melalui KIP merupakan bentuk investasi pemerintah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas.

“Saya kira investasi yang kita lakukan ini adalah investasi untuk pembangunan Sumber Daya Manusia di mana pun karena ini penting dalam rangka ke depan persaingan antarnegara, persaingan antarindividu, dan kita harus siapkan mulai dari sekarang,” ujar Presiden Jokowi.

Pembagian KIP oleh Presiden Jokowi di Kota Ambon berlangsung di SMP Negeri 2 Kota Ambon, pada Rabu, (8/2/2017). Beberapa pejabat negara yang turut menyertai Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara tersebut antara lain Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta Gubernur Maluku Said Assagaff.

Presiden juga mengingatkan para siswa agar dana bantuan KIP benar-benar digunakan untuk kegiatan belajar, seperti membeli buku atau seragam. “Tidak boleh untuk membeli pulsa. Hati-hati kalau ada yang membeli pulsa, kartunya dicabut,” katanya.

Ia juga mengimbau para siswa agar dapat menabung dari dana manfaat KIP. “Uang itu bisa diambil di BNI dan BRI. Tapi ngambilnya kalau tidak perlu jangan diambil dulu, biar ditabung,” tuturnya. Mengakhiri sambutannya, Presiden Jokowi tak lupa berpesan agar para siswa belajar dengan baik, beribadah yang rajin, serta olahraga yang rutin.

Sebelumnya, Menko PMK Puan Maharani mengatakan, tahun ini KIP akan dibagikan kepada 16,4 juta anak di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut sudah termasuk 896 ribu KIP untuk anak yatim piatu dan panti asuhan. Besarnya dana manfaat dari KIP yakni Rp450 ribu/tahun untuk siswa SD, Rp750 ribu/tahun untuk siswa SMP, dan Rp1 juta/tahun untuk siswa SMA/SMK.

ALLE KATA @www.rasio.co | Press Rilis Sekretariat Presiden

Mantan Militer, Tersangka Otak Pembunuhan Pengacara Myanmar

0

RASIO.co, Rangoon – Kantor kepresidenan Myanmar, Rabu, 15 Februari 2017, mengungkapkan, nama orang ketiga yang terlibat dalam pembunuhan U Ko Ni, penasihat hukum pemerintahan Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Tersangka otak pembunuhan pengacara muslim Myanmar itu adalah Aung Win Khaing, eks perwira menengah berpangkat Letnan Kolonel di Angkatan Bersenjata Myanmar.

”Untuk melakukan aksinya, Aung Win Khaing membayar kakaknya, Aung win Zaw, sebesar 100 juta kyat atau sekitar Rp 984 juta untuk membunuh U Ko Ni, seorang pengacara muslim,” demikian bunyi siaran pers kantor kepresidenan.

Ternyata Aung Win Zaw tidak sendirian. Dia mengupah orang ketiga sebagai suruhan, yakni Kyi Lin, sekaligus algojo dalam penembakan ketika pengacara itu menunggu taksi.

Kyi Lin menembak roboh U Ko Ni di luar lapangan terbang internasional Rangoon pada 29 Januari 2017, pukul 17.00 waktu setempat.

Setelah menjalankan aksinya, dia kabur dari tempat kejadian perkara dengan menembak sopir taksi, tapi dia dikejar dan ditangkap pengemudi taksi lainnya.

Saat ini polisi menahan Aung Win Zaw di Negara Bagian Karen. “Berdasarkan pengakuan Aung Win Zaw, polisi berhasil mengidentifikasi Aung Win Khaing,” ujar kantor kepresidenan, Rabu.

Menurut polisi, Aung Win Khaing, 45 tahun, berada di bandara saat peristiwa pembunuhan itu berlangsung. “Di rekaman CCTV, tampak Aung Win Khaing memeriksa jadwal kedatangan U Ko Ni dari Indonesia.”

Kantor kepresidenan menerangkan, militer dan kepolisian sedang memburu Aung Win Khaing dan tersangka lainnya dalam konspirasi pembunuhan U Ko Ni.

Tempo.co

Terendam Banjir 70 Centimeter, Siswa SMAN 8 Duri Diliburkan

0

Rasio.co, Jakarta – Para siswa di SMA Negeri 8 Jakarta terpaksa tidak masuk sekolah hari ini, Kamis, 16 Februari 2017, lantaran sekolahnya terendam banjir setinggi 70 sentimeter.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMAN 8 Jakarta Teguh Prianto mengatakan banjir mulai merendam sejak pukul 02.00 dini hari. Air merendam sejumlah ruangan di sekolah, dari ruang kelas, ruang Sasana Krida, OSIS, Komite Sekolah, kantin dan piket, hingga masjid sekolah.

Teguh sudah ada di sekolah sejak Rabu malam, 15 Februari 2017 setelah ada informasi bahwa Bendung Katulampa di hulu Sungai Ciliwung berada dalam status siaga 2. “Biasanya kalau sudah siaga 2 di Katulampa, sekolah kami selalu kebanjiran,” kata dia, Kamis.

Karena itu, Teguh berharap pemerintah segera mempercepat proyek penyodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur. Sebab, menurut dia, selama belum selesai, sekolahnya akan terus dilanda banjir setiap hujan deras turun di Kabupaten Bogor. “Kegiatan belajar dan mengajar jadi terganggu,” ujarnya.

Memang setiap musim hujan dan Bendung Katulampa berada dalam status siaga 2, kawasan Bukit Duri selalu terendam air. Pimpinan SMAN 8 telah membuat tanggul dan bersama orang tua membuat satuan tugas penanganan banjir. Namun, pada banjir kali ini, tanggul itu terlimpas air dari Sungai Ciliwung.

Sebagai kompensasi liburnya kegiatan belajar-mengajar, pihak sekolah akan memberikan tugas kepada para siswa lewat website sekolah. “Dengan ketinggian air seperti ini, kami putuskan anak-anak belajar di rumah,” kata Kepala SMAN 8 Jakarta Agusman Anwar.

Tempo.co

Bayer Munich Siap Hadapi Arsenal di Babak 16 Besar

0

RASIO.Co-Arturo Vidal yakin Bayern Munich bisa menampilkan sepakbola terbaiknya ketika Arsenal berkunjung ke Allianz Arena, Kamis (16/2) mendatang.

Raksasa Jerman itu unggul tujuh poin di puncak Bundesliga dan hanya kehilangan dua poin dari sembilan laga terkini. Adapun Bavarians masih belum menyamai performa di era Pep Guardiola.

Menurut Vidal, penurunan itu disebabkan oleh tim-tim Jerman yang bermain defensif setiap menghadapi Bayern. “Di Jerman, semua tim selalu bertahan ketika menghadapi Bayern,” ungkapnya. “Di Liga Champions, semua berusaha untuk bermain sepakbola.”

“Saya harap Arsenal bermain seperti yang mereka mainkan sepanjang musim di Inggris dan ingin beradu sepakbola dengan kami. Tim-tim besar itu harus menunjukkan bahwa mereka punya mental Eropa. Karena itulah Bayern akan menunjukkan wajah sesungguhnya di Liga Champions.”

Arsenal menghadapi Bayern dengan bekal satu kemenangan dan dua kekalahan dalam tiga laga terkini Liga Primer.

ANZAR @www.rasio.co
SUMBER ;  goal

Kondisi Gareth Bale Membaik

0

RASIO, Madrid-Real Madrid diberitakan Marca, Minggu (12/2/2017), mendapat angin segar terkait kondisi cedera Gareth Bale. Sang pemain berpeluang tampil pada pertandingan selanjutnya di La Liga.   Gareth Bale mengalami cedera pergelangan kaki ketika bersua Sporting CP pada ajang Liga Champions (22/11/2016).

Hal tersebut membuat Bale harus menjalani perawatan selama 82 hari.   Namun, winger timnas Wales tersebut sudah mendapat lampu hijau dari tim medis Real Madrid untuk kembali tampil. Bale bahkan telah bergabung bersama Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan di pusat latihan tim, yakni Valdebebas, Minggu (12/2/2017).

Meski demikian, Gareth Bale diyakini tidak akan diturunkan ketika Real Madrid bersua Napoli pada pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions, di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (15/2/2017).   Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, kabarnya tidak mau mengambil risiko terhadap Gareth Bale. Menurut Marca, sang pemain baru akan diturunkan pada laga di kompetisi La Liga kontra Espanyol (18/2/2017) atau Valencia (22/2/2017).

Cedera tersebut membuat Gareth Bale baru melakoni 16 pertandingan bersama Real Madrid di semua kompetisi musim ini, dengan waktu bermain selama 1.312 menit. Dalam rentang waktu itu, eks penggawa Tottenham Hotspur tersebut sukses mencetak tujuh gol dan empat assist.

ANZAR @www.rasio.co | Sumber: marca