Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1643

Inggris Kalahkan Lithuania 2-0 Kualifikasi Piala Dunia 2018

0

RASIO.CO, London – Inggris meraih tiga poin berkat kemenangan 2-0 saat menjamu Lithuania dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup F Zona Eropa di Stadion Wembley, Minggu (26/3/2017)

Dikutip laman Bola.com, Inggris mengendalikan jalannya permainan dengan penguasaan bola sebesar 68 persen berbanding 32 persen milik Lithuania. Tuan rumah melepaskan sembilan tendangan akurat dari 17 kesempatan, sedangkan lawannya hanya dua dari empat percobaan.

Jermain Defoe membuang kesempatan untuk membuka skor Inggris pada menit ke-21. Bola hasil sepakan mendatar Defoe bisa diantisipasi kiper Lithuania, Ernestas Setkus.

Defoe akhirnya mencatatkan nama di papan skor satu menit berselang. Striker Sunderland itu memanfaatkan umpan Raheem Sterling dan mengarahkan bola pojok kanan atas gawang Lithuania.

Memasuki babak kedua, Lithuania berupaya mengejar ketertinggalan dari Inggris. Vykintas Slivka melancarkan tembakan mendatar pada menit ke-52, bola masih bisa diamankan kiper tuan rumah, Joe Hart.

Pelatih Inggris, Gareth Southgate, menarik keluar Defoe saat pertandingan berjalan satu jam. Jamie Vardy masuk sebagai pengganti.

Baru enam menit di lapangan, Vardy berhasil menggandakan keunggulan Inggris. Lallana mengirim umpan ke kotak penalti Lithuania, bola disontek Vardy tanpa mampu dihalau Setkus.

Vardy nyaris mencetak gol keduanya dalam laga ini pada menit ke-79, tetapi bola hasil tendangan keras dia masih melayang di atas gawang Lithuania.

Inggris mampu menjaga keunggulan 2-0 atas Lithuania sampai peluit berbunyi panjang. Kemenangan ini mengukuhkan posisi The Three Lions di puncak klasemen sementara Grup F dengan 13 poin, sedangkan Lithuania menempati urutan keempat dengan lima poin.

Susunan Pemain

Inggris (4-3-3): 1-Joe Hart; 2-Kyle Walker, 6-John Stones, 5-Michael Keane, 3-Ryan Bertrand; 8-Alex Oxlade-Chamberlain, 4-Eric Dier, 10-Dele Alli; 7-Raheem Sterling (20-Marcus Rashford 60′), 9-Jermaine Defoe (19-Jamie Vardy 60′), 11-Adam Lallana
Pelatih: Gareth Southgate (Inggris)

Lithuania (4-2-3-1): 16-Ernestas Setkus; 8-Egidijus Vaitkunas, 4-Tadas Kijanskas, 2-Linas Klimavicius, 3-Vaidas Slavickas; 10-Arturas Zulpa, 17-Mantas Kuklys; 22-Fedor Cernych, 14-Vykintas Slivka (13-Simonas Paulius 87′), 11-Arvydas Novikovas (6-Mindaugas Grigaravicius 54′); 19-Nerijus Valskis (9-Deivydas Matulevicius 74′)
Pelatih: Edgaras Jankauskas (Lithuania)

Wasit: Ruddy Buquet (Prancis)

Apri @www.rasio.co |

5 Fakta Menarik Usai Maverick Vinales Juarai MotoGP Qatar 2017

0

RASIO.CO – Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, menjuarai balapan MotoGP Qatar yang berlangsung di Sirkuit Losail, Senin (27/3/2017) dini hari WIB.

Ini merupakan kemenangan perdana Vinales bersama Movistar Yamaha sejak memutuskan hijrah dari Suzuki Ecstar di akhir musim MotoGP 2016. Hasil positif ini juga menjadi bukti konsistensi rider berusia 21 tahun tersebut yang selalu tampil cemerlang sejak tes pramusim.

Tak hanya kemenangan perdana Vinales bersama Movistar Yamaha yang menjadi sorotan. Beberapa fakta menarik juga tercipta pada balapan di Sirkuit Losail tersebut. Apa saja?

Berikut ini lima fakta menarik seusai Maverick Vinales menjuarai MotoGP Qatar 2017, Senin (27/3/2017):

1. Balapan MotoGP Qatar sempat hampir dibatalkan karena faktor cuaca di Sirkuit Losail yang tak menentu karena hujan. Start sempat ditunda
dan pihak Dorna kemudian memutuskan untuk hanya menggelar balapan dengan 20 lap atau berkurang dua lap dari yang sudah ditentukan.

2. Jorge Lorenzo yang biasanya selalu mampu tampil cemerlang pada MotoGP Qatar kali ini justru terpuruk di urutan ke-12. Pebalap berjuluk X-Fuera itu terlihat belum mampu menguasai motor Desmosedici GP17 milik Ducati, meski sempat meraih hasil positif di tes pramusim.

3. Marc Marquez tak mampu meraih podium di seri perdana MotoGP untuk kedua kalinya setelah sempat mengalami hal serupa pada MotoGP 2015. Saat itu The Baby Alien melakukan kesalahan di tikungan pertama sehingga mengakibatkan dirinya terlempar ke urutan 25 dan finis di posisi kelima.

4. Awal yang bagus untuk para pebalap debutan juga terlihat pada MotoGP Qatar. Meski Johann Zarco tak bisa melanjutkan balapan karena
terjatuh dari tunggangannya, rider asal Prancis itu sempat memimpin balapan selama beberapa lap. Hasil positif juga ditunjukkan pebalap Aprilia, Aleix Esparagaro yang finis di urutan keenam, kemudian Jack Miller di urutan kedelapan, dan Alex Rins yang berada di posisi kesembilan pada penampilan perdananya di MotoGP bersama Suzuki Ecstar.

5. Kemenangan di Sirkuit Losail merupakan kemenangan kedua Maverick Vinales di ajang MotoGP setelah sebelumnya sempat meraih podium pertama pada MotoGP Inggris 2016, Minggu (4/9/2016). Namun, ini bukan podium kedua untuknya. Pada balapan MotoGP Prancis, pebalap asal Spanyol itu mampu finis pada posisi ketiga.

Apri @www.rasio.co | Bola

Cultural Performances, Mahasiswa 16 Negara Tampil Memukau

0

RASIO.CO – Puluhan mahasiswa asing dari 16 negara yang sedang belajar di beberapa universitas di Yogyakarta tampil memukau dalam Pagelaran seni budaya Cultural Performances di Foodcourt Café Kampayo XT Square, Yogyakarta, Sabtu (25/3) malam.

Cultural Performances diharapkan memunculkan potensi para mahasiswa asing asal antara lain Malaysia, Jepang, Nepal, Prancis, dan Laos, yang selama ini belum terlihat. Mereka menampilkan beragam kreasi asal negaranya ataupun seni lainnya.

“Tujuannya untuk memunculkan suatu potensi yang belum pernah disentuh, karena perpaduan budaya di sini terlihat sekali. Mereka (mahasiswa asing) tidak hanya bermain (kesenian) dari negaranya, namun juga banyak yang memainkan kesenian Indonesia,” jelas Indro Kimpling Suseno, penggagas sekaligus koordinator acara “Cultural Performances”. dalam keterangan di Bisniswisata, Minggu (26/03/2017).

Pentas seni ini merupakan helatan pertama yang mampu menampilkan ragam budaya kumpulan mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di enam universitas di Yogyakarta, di antaranya Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Institus Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Pagelaran seni budaya mahasiswa dan mahasiswi internasional lintas perguruan tinggi Yogya yang mengusung tema “Satu Dunia dari Yogya” tersebut juga menekankan unsur gotong royong internasional.

Respons positif mengalir dari beragam pihak, baik pejabat perguruan tinggi, peserta pagelaran seni maupun para penonton. Kegiatan tersebut bahkan digadang-gadang mampu membawa perdamaian dunia.

“Saya sangat menghargai upaya yang diselenggarakan. Ini merupakan upaya untuk perdamaian dunia,” apresiasi Sigit Widiarto, Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, UAJY.

Marina Takahashi, peserta sekaligus mahasiswa internasional UAJY dari Jepang pun turut mengapresiasi acara ini. “Acara ini bagus dan menyenangkan. Saya belajar budaya Indonesia, setelah menampilkan Tari Nawung Sekar,” ungkap Marina dalam Bahasa Indonesia.

Salah seorang penonton juga menunjukkan antusiasmenya. Unity in diversity tersirat dalam pagelaran seni Cultural Performances. “Acara ini mampu menunjukkan unity in diversity. Kita semua sebenarnya sama saja kalau kita bisa belajar budaya satu sama lain,” kata Debi Elvi Yunita dari UAD.

Apri @www.rasio.co |

Terusan Kra, Diyakini Tak Ganggu Ekonomi Maritim RI

0

RASIO.CO, Batam-Belum banyak yang tahu mungkin, gagasan pembangunan Terusan Kra yang melintasi Tanah Genting Kra dan menghubungkan Teluk Thailand dengan Laut Andaman telah muncul sejak ratusan tahun lalu.

Gagasan membangun Terusan Kra kembali mencuat seiring penandatanganan MoU antara the China-Thailand Kra Infrastructure Investment and Development dengan Asia Union Group pada tahun 2015, meskipun setelah agenda tersebut pemerintah Tiongkok mengklaim tak teribat proyek tersebut. Khabarnya, Negara Singapura yang bakal terkena dampak pembangunan Terusan Kra itu, karena kapal-kapal nantinya tidak akan melewati Negeri Singa itu dari jalur Selat Malaka.

Lalu bagaimana dengan NKRI, hal ini menjadi konsentrasi Menteri Koordinator Maritim, Luhut Binsar Panjaitan yang mengaku telah mendiskusikan peluang yang bisa diambil Indonesia bila Kanal Kra dibuka, sebagai bentuk antisipasi terhadap keragu-raguan berbagai pihak yang menilai pembangunan Kanal Kra ini tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap Indonesia.

“RI justru diharapkan dapat mengambil peluang jika proyek ini benar-benar terlaksana,” katanya belum lama ini seperti di lansir Kabar Bisnis usai bertemu Kepala Bappenas Bambang Sumantri Brojonegoro untuk membahas isu ini.

Terlepas dari kabar bahwa rencana pembangunan Terusan Kra ini adalah upaya China untuk membangun pengaruhnya di Asia Tenggara, namun yang pasti gagasan ini sejalan dengan cita-cita Beijing untuk mengembangkan jalur sutera maritim.

Siapa yang tidak kenal dengan negeri Gajah Putih, Thailand? Negeri yang bertetangga dengan Indonesia di utara ini memiliki strategi mutakhir untuk mengalihkan perekonomian Asia Tenggara ke halamannya. Sebetulnya bukan hanya Indonesia yang pontang-panting setelah mengetahui proyek ini. Negera tetangga lainnya seperti Singapura dan Malaysia pun turut kebakaran jenggot. Tetapi Indonesia berpotensi mandul untuk menarik pundi-pundi uang dari sisi kargo. Perlu diketahui, strategi mutakhir milik Thailand itu tersebut Kra Canal (Terusan Kra) yang akan mematikan perekonomian Iaut Indonesia jika tidak disikapi dengan bijaksana. Menilik sejarah, Terusan Kra sudah dikonsep semenjak tahun 1677 oleh seorang engineer berkebangsaan Perancis, De Lamar, atas perintah raja Thailand. Sekarang, proyek ini merupakan joint venture antara Thailand dengan China yang bertujuan untuk memperpendek lintasan kapal dari Laut Andaman ke Laut Cina Selatan dan sebaliknya tanpa harus melintasi semenanjung Thailand. Proyek ini juga sejalan dengan cita-cita China untuk memanggil ruh ekonomi yang hingga kini masih menjadi sejarah—jalur sutra laut.

Apa itu Terusan Kra?

Terusan Kra akan melintasi Tanah Genting Kra, sebuah daratan sempit di Thailand Selatan yang menghubungkan Teluk Thailand dengan Laut Andaman.

Terusan Kra akan memiliki panjang 102 kilometer. Estimasi biaya pembangunannya sekitar US$ 28 miliar. Diperkirakan membutuhkan waktu delapan hingga 10 tahun untuk menyelesaikan megaproyek ini.

Dengan pembangunan Terusan Kra, kapal-kapal tidak perlu lagi lewat Singapura dan Semenanjung Malaysia sehingga mereka dapat memotong waktu perjalanan sebanyak 72 jam atau 1.200 kilometer.

Kapal juga dapat menghindari Selat Malaka yang padat, di mana aktivitas bajak laut di kawasan ini dikabarkan meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Gagasan sempat mencuat pada tahun 1870-an, tepatnya setelah Terusan Suez ada dan menunjukkan bahwa kanal buatan manusia “layak pakai”.

Pada tahun 1946 perjanjian Anglo-Thai melarang pemerintah Thailand membangun kanal tersebut tanpa persetujuan dari pemerintah Inggris. Britania Raya kala itu sudah melihat bahwa Terusan Kra dapat menjadi ancaman terhadap dominasi Singapura — koloni Inggris — sebagai hub pengiriman regional.

Rencana pembangunan kembali muncul pada tahun 1950-an dan 1970-an. Namun perubahan terjadi di setiap dekade, terutama ketika pemerintahan baru berkuasa di Thailand. Pada tahun 1980, Jepang pun sempat dikabarkan akan terlibat dalam proyek tersebut.

Di tengah kemajuan pesat ekonomi China, Thailand dikabarkan berpaling ke negara itu untuk membantu pembangunan Terusan Kra melalui kerangka joint venture.

Tahun 2014, pebinis Pakdee Tanapura, seorang anggota Komite Terusan Kra mengatakan kepada The Straits Times bahwa kanal tersebut dapat menjadi bagian dari rute jalur sutra maritim yang bertujuan meningkatkan konektivitas dan perdagangan melalui Laut China Selatan.

ALLE KATA @www.rasio.co

Bank Dunia Setujui Pendanaan Tambahan Sebesar 200 Dollar US

0

RASIO.CO, Washington-Badan Direksi Eksekutif Bank Dunia hari ini menyetujui pendanaan sebesar $200 juta untuk mendukung investasi infrastruktur oleh sektor swasta di Indonesia, sebuah negara dengan ekonomi yang sedang berkembang dan memerlukan pembiayaan infrastruktur.

Seperti dikemukakan Rodrigo A. Chaves, Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia dalam keterangan persnya bernomor: EAP/193/ECR disebutkan pendanaan ini akan mendukung institusi swasta non-bank, PT. Indonesia Infrastructure Finance (IIF). Bank Dunia dan the international Finance Corporation (IFC) sebelumnya pernah mendanai PT IIF yang memfasilitasi pembiayaan bagi proyek-proyek infrastruktur yang layak secara komersial di Indonesia.

“Ada kebutuhan besar melakukan investasi untuk infrastruktur dan penduduk Indonesia, seiring perjalanannya menjadi negara berpenghasilan tinggi yang sejahtera. Infrastruktur yang lebih baik meningkatkan daya saing barang dan jasa, juga memperluas akses layanan dasar yang akan membawa manfaat bagi masyarakat termiskin,” katanya.

Indonesia menghadapi kekurangan pendanaan infrastruktur sekitar $60 milyar per tahun. Negara mengalami kerugian setara lebih dari 1 persen PDB akibat kurangnya investasi infrastruktur. Infrastruktur yang terbatas, juga logistik dan transportasi yang kurang baik, telah mengakibatkan kemacetan di jalan, keterbatasan energi, dan pertumbuhan usaha yang lebih lambat. Buruknya kualitas layanan air dan sanitasi juga mengakibatkan masalah kesehatan.

Pendanaan tambahan akan membantu PT IIF mendanai proyek infrastruktur yang lebih besar dengan jangka waktu yang lebih panjang, serta meningkatkan operasional ekuitas perusahaan tersebut.

“Pasar infrastruktur Indonesia perlu modal jangka panjang yang berkelanjutan – khususnya pinjaman jangka panjang dalam Rupiah – untuk memastikan agar proyek-proyek infrastruktur bisa bertahan secara finansial. Semakin diakui bahwa pendanaan pemerintah saja tidak akan cukup untuk membiayai kekurangan infrastruktur,” kata Christopher Juan Costain, Lead Financial Sector Specialist.

Pada tahun 2009, Bank Dunia memberikan pendanaan sebesar $100 juta kepada PT IIF. Dana tersebut telah dipakai untuk mengembangkan 18 proyek di sektor transportasi, listrik, energi terbarukan, dan telekomunikasi.

“Pendanaan tambahan ini akan mendukung visi jangka panjang kami untuk menjadi katalis utama pendanaan pengembangan infrastruktur di Indonesia, khususnya oleh sektor swasta. Partisipasi sektor swasta yang lebih kuat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan proyek-proyek infrastruktur yang sangat besar di Indonesia,” tambah Adi Soerono, President Director dan CEO PT IIF.

Dukungan investasi infrastruktur merupakan salah satu komponen utama Kerangka Kerja kemitraan Negara Kelompok Bank Dunia di Indonesia, yang berfokus terhadap prioritas-prioritas pemerintah yang membawa dampak perubahan besar. Pemerintah telah meningkatkan upaya memperbaiki berbagai infrastruktur di seluruh Indonesia.

ALLE KATA @www.rasio.co

Penyeludupan TKI Ilegal Batam Kembali di Gagalkan Lantamal

0

RASIO.CO – Para tekong pemain TKI ilegal asal Batam tidak pernah jera menjual dengan memasok tenaga kerja ilegal ke negara jiran Malaysia. namun usaha penyeludupan 33 orang kembali berhasil digagalkan Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Posal Lagoi Lantamal IV Tanjungpinang, Sabtu (25/03/2017).

Upaya penggagalan pengiriman TKI secara ilegal tersebut bermula dari ditemukannya 3 orang yang sedang berenang sambil berteriak minta tolong di alur pelayaran pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT) oleh tim WFQR Lantamal IV dari Posal Lagoi yang sedang melakukan patroli laut. sedangkan 30 orang berada di pulau panjang.

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut IV (Danalantamal V) Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E. mengatakan , upaya penggagalan pengiriman TKI secara ilegal tersebut bermula dari ditemukannya 3 orang yang sedang berenang sambil berteriak minta tolong di alur pelayaran pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT) oleh tim WFQR Lantamal IV dari Posal Lagoi yang sedang melakukan patroli laut.

“Tim WFQR Lantamal IV melakukan proses evakuasi terhadap ketiga orang tersebut, selanjutnya dibawa menuju Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Lagoi untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan menggali keterangan lebih lanjut. Ketiganya mengaku bagian dari 33 TKI ilegal yang gagal diberangkatkan dari Batam menuju Malaysia karena boat yang mereka gunakan mengalami kebocoran,” ungkap Danlantamal IV.

Lebih lanjut Danlantamal IV menjelaskan setelah dilakukan pendalaman dan analisa terhadap keterangan yang mereka berikan, didapatkan informasi bahwa masih ada 30 TKI ilegal lain yang saat itu masih berada di Pulau Panjang. Berbekal informasi tersebut, tim WFQR Lantamal IV dengan menggunakan Patkamla Lingga bergerak menuju Pulau Panjang untuk melakukan evakuasi.

Setelah dilakukan penyisiran terhadap titik kumpul TKI di Pulau Panjang, tim menemukan 30 TKI, rata-rata saat itu kondisi dari 30 TKI dalam keadaan lemas dan mengalami trauma, untuk itu setibanya di Posal Lagoi, dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine.

Komandan Lantamal IV menghimbau kepada TKI yang akan berangkat keluar negeri agar menggunakan agen penyalur yang resmi, dengan demikian keberadaan mereka diluar negeri terdata dan terpantau oleh pemerintah. Kepada penyedia jasa penyalur TKI ilegal, diperingatkan untuk menghentikan kegiatannya, karena pengiriman TKI secara ilegal selain melanggar hukum juga sangat berbahaya bagi keselamatan TKI itu sendiri.

“Sudah banyak kecelakaan laut yang menimpa TKI bahkan merenggut nyawa mereka, hendaknya hal ini dijadikan pelajaran, hentikan pengiriman TKI secara ilegal. Dengan menggunakan jalur resmi, negara dapat memantau dan memberikan bantuan hukum manakala para pahlawan devisa negara itu mengalami permasalahan hukum,” tegas Laksma TNI S. Irawan.

Mantan Komandan Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmabar tersebut menegaskan tim WFQR Lantamal IV beserta jajarannya tidak akan pernah lelah untuk terus menjaga dan mengawal keamanan setiap jengkal perairan Kepri.

“Sudah menjadi tugas dan tanggungjawab Lantamal IV untuk terus menjaga keamanan setiap jengkal perairan Kepri, semua yang dilakukan oleh prajurit WFQR Lantamal IV semata-mata adalah tugas yang diamanahkan oleh Negara. Kondisi kemanan perairan Kepri dan selat Malaka harus tetap terjaga sehingga harkat dan martabat bangsa Indonesia di mata dunia akan tetap terjaga,” pungkasnya.

Sebagi tindak lanjut, tim melakukan pendalaman terhadap 33 TKI untuk mengunkap siapa yang menjadi aktor dibalik pengiriman TKI secara ilegal. Lantamal IV melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini BNP2TKI untuk penanganan lebih terhadap para TKI.

Apri @www.rasio.co |

Tour de Barelang 2017 Kembali Akan di Gelar

0

RASIO.CO – Tour de Barelang 2017, akan kembali digelar di tahun ini, dan merupakan tahun ke-enam penyelenggaraanya. Event tahunan ini adalah sebuah balap sepeda yang melintasi Kepulauan Batam sekaligus 6 rangkaian yang menyertainya sampai dengan jalan akhir dari Jalan Trans Barelang.

Dilansir laman enjoybatam, Selama perjalanan, para peserta akan disuguhi pemandangan luar biasa dengan air laut yang biru dan perbukitan hijau. Tapi jangan terlena dengan pemandangan indah ini ya! Karena balap sepeda ini akan berlangsung dengan sengit! Hanya yang tercepat dan tertangguh yang akan menang!

13 Mei 2017 – Kompetisi Dimulai!

Cycosports sebagai Tour de Barelang 2017 event organizer akan kembali ke Batam pada 13 Mei 2017 untuk event tahunan keenamnya tahun ini.

Format event akan kurang lebih sama dengan event sebelumnya dengan start perjalanan dari Terminal Ferry Batam Center.

Para peserta akan mengadu kecepatan dan melakukan perjalanan sejauh 75 km mulai dari ujung Jalan Trans Barelang ke ujung satunya hingga jalan habis dan kembali lagi sejauh 60 km ke garis finish di Jembatan 1 Barelang yang juga dikenal dengan Jembatan Tengku Fisabilillah.

Ferry dari Singapura akan memberangkatkan para peserta ke Batam pada pagi hari melalui Terminal Ferry Harbour Front dan kembali di sore hari setelah balapan ke Singapura sekitar pukul 6 – 7 sore.

Setelah tiba di Batam Center, persiapkan diri dan sepeda masing-masing untuk acara seharian penuh ini. Setelah semua persiapan siap, peserta kan dibawa menuju ke Barelang dengan dikawal oleh kepolisian dan jalanan yang steril sejauh 12 km.

Jembatan 1 Barelang yang merupakan jembatan paling terkenal dari total 6 jembatan yang melintasi pulau-pulau di daerah administrasi Kota Batam menjadi awal dari balapan. Segera setelah melewati Jembatan 1 Barelang, peserta akan melalui pulau-pulau kecil dan Jembatan 2, 3 dan 4 secara berurutan. Pulau-pulau yang dilewati adalah Pulau Tonton, Pulau Nipah dan Pulau Setokok.

Pada KM 32, pesepeda akan memasuki Pulau Rempang dimana semua tantangan baru saja dimulai. Selama 25 km ke depan, peserta akan ditantang dengan landscape perbukitan yang menantang stamina tubuh.

Setelah melintasi beberapa bukit, peserta akan sampai di Jembatan 5 Barelang dan akan disuguhi pemandangan luar biasa dengan hamparan laut biru Laut Cina Selatan di sisi kanan jembatan, disertai dengan perbukitan yang masih alami.

Perjalanan akan berakhir di ujung Pulau Galang Baru pada KM65 dan peserta akan kembali menuju Jembatan 1 untuk mencapai garis finish. Total jarak yang ditempuh adalah 125 km.

Apri @www.rasio.co | enjoybatam

Wisnu Wibowo Akui Bagikan Duit “Terima Kasih”

0

RASIO.CO, Jakarta-Seorang saksi kasus KTP elektronik atau e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri, Wisnu Wibowo, mengaku membagikan duit “terima kasih” ke pejabat Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan.

“Ada (pembagian duit), khususnya Ditjen Anggaran. Saya lupa tahun berapa, tapi tidak pada saat pembahasan multiyears, ” kata Wisnu saat bersaksi dalam sidang korupsi e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, (23/3) seperti diberitakan TEMPO.

Wisnu merupakan Kepala Bagian Perencanaan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Jaksa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi bertanya kepada Wisnu mengenai ada-tidaknya bagi-bagi duit ke Kementerian Keuangan.

Pertanyaan jaksa ini menyangkut dugaan adanya bagi-bagi duit dalam persetujuan proyek e-KTP bersifat multiyears pada 2011-2012. Menurut mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, proyek e-KTP multiyears semula ditolak Menteri Keuangan, yang saat itu dijabat Sri Mulyani. Namun proyek kemudian berjalan setelah disetujui Menteri Keuangan, yang menggantikan Sri Mulyani, Agus Martowardojo. “Agus Marto mengeluarkan surat itu atas pertemuan persetujuan,” kata dia.

Wisnu mengatakan, sebelum bagi-bagi duit itu, ia dipanggil Sugiharto, Direktur Pengelolaan Informasi dan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Peristiwa ini terjadi setelah kontrak multiyears proyek e-KTP dibahas. Konsep tahun jamak semula ditolak Agus selaku Menteri Keuangan.

“Jadi, pada saat itu, saya dipanggil Pak Sugiharto ke ruang beliau (Sugiharto) untuk mengantarkan ucapan terima kasih ke Direktorat Jenderal Anggaran,” kata Wisnu. Lalu ia diberi map berisi amplop oleh Sugiharto. “Saya tidak tahu besarnya masing-masing. Tapi, kata Pak Sugiharto, ini uang sekadar ucapan terima kasih.”

Amplop kemudian dibagikan kepada pegawai di Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Indra Satia, Asni, dan Asfahan. “(Untuk) Indra, saya yang serahkan. Untuk Asni dan Asfahan, Pak Suparmanto (yang menyerahkan),” kata Wisnu.

Suparmanto membenarkan keterangan Wisnu. Ia mengatakan diberi amplop untuk diteruskan kepada Asni dan Asfahan. Mereka tidak tahu berapa nominal di dalam amplop tersebut.

Wisnu juga mengaku mendapat amplop untuknya berisi duit Rp 10 juta. Sedangkan Suparmanto mengatakan ia tak mendapat apa-apa hingga kini.

Pada surat dakwaan korupsi e-KTP, Sugiharto dan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Irman dinyatakan bersama-sama menyelewengkan jabatan untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain hingga membuat negara rugi Rp 2,3 triliun.

Proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun itu diduga dibuat bancakan oleh anggota Dewan, pejabat Kementerian, dan pihak swasta.

November tahun lalu, Agus Martowardojo—kini Gubernur Bank Indonesia—menjelaskan alasannya menyetujui kontrak multiyears proyek pengadaan e-KTP. Menurut Agus, proyek multiyears ini tidak pernah mendapat penolakan dari Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani.

Agus mengatakan, pada 13 Desember 2010, dia sempat menolak pengajuan kontrak multiyears e-KTP itu. Sebab, yang diajukan ternyata bukan multiyears kontrak, tapi multiyears anggaran. Dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Sistem Keuangan Negara, anggaran tidak boleh multiyears dan harus ada persetujuan Menteri Keuangan.

BOBBY FURTADO @www.rasio.co                 |                TEMPO

Ingin Tenar, Wawan Setiawan Mengaku Jenderal NII

0

RASIO.CO, Jakarta-Pangdam III/Siliwangi Mayjen M Herindra menyebut Wawan hanya ingin tenar. Hal itu ditegaskannya terkait adanya pengakuan seorang pria di Garut bernama Wawan Setiawan yang mengaku jenderal bintang 6 dari Negara Islam Indonesia (NII) menulis surat soal ajaran menyimpang.

Sebelumnya , Wawan mengirimkan surat permohonan yang mengaku sebagai Panglima Angkatan Darat NII kepada warga Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng, Garut, Jawa Barat. Dia meminta agar umat Islam melaksanakan salat menghadap ke timur.

Atas aksinya itu, aparat gabungan di Garut melakukan pertemuan dengan Wawan, Selasa (21/3) pekan lalu. TNI dan instansi terkait, termasuk MUI, memberi pendekatan secara persuasif agar ajaran ajaran menyimpang itu tidak tersebar.

Hingga saat ini, aparat belum menemukan adanya aksi-aksi radikal pada kelompok ini. Namun Kodam Siliwangi memastikan akan terus memantau pergerakan Wawan cs itu.

“Yang kami temukan sementara hanya ada aliran yang menyimpang. Tapi kita akan terus pantau keberadaannya,” tegas mantan Danjen Kopassus tersebut.

Kasus serupa sempat menghebohkan Garut di tahun 2011 saat Sensen Komara mendeklarasikan diri sebagai seorang Rosul dan Presiden Negara Islam Indonesia (NII). Namun setelah itu Sensen ditangkap dan divonis empat tahun kurungan di rumah sakit jiwa oleh Pengadilan Negeri Garut.

BOBBY FURTADO @www.rasio.co

Empat Pegawai Mahkamah Konstitusi Dipecat

0

RASIO.CO, Jakarta-Mahkamah Konstitusi (MK) memecat ke-empat pegawai yang mencuri berkas Pilkada Dogiyai (Papua), empat pegawai MK ini menggondol berkas pilkada Daerah Istimewa Yogyakarta, Salatiga (Jawa Tengah) dan Kepulauan Sangihe (Sulawesi Utara).

Ketua MK, Arief Hidayat, telah memecat empat pegawai tersebut usai terbukti terlibat dalam pencurian dokumen. MK lalu menggelar investigasi internal. Berdasarkan keterangan pihak MK, dua orang diantaranya yang sudah dipecat adalah Sukirno, staf di MK, dan Rudi Haryanto, Kepala Sub Bagian Humas. Sedangkan dua orang lainnya berinisial E dan S merupakan petugas keamanan dan tengah ditahan Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut, pengakuan itu terjadi setelah polisi mendapat keterangan dari dua satpam MK yang sebelumnya ditangkap pada Kamis kemarin.

“Masih dalam pendalaman karena ini baru ditangkap. Masih kami periksa ya,” kata Argo kemarin.

Polisi mencokok dua satpam MK yang diduga mencuri berkas permohonan sengketa pilkada yang diajukan pasangan calon (paslon) bupati dan calon wakil bupati Dogiyai, Papua, Markus Waine-Angkian Goo. Penangkapan dilakukan di rumah pelaku pencurian.

Argo mengatakan, kedua satpam tersebut ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan alat bukti yang cukup. Dalam rekaman kamera closed circuit television (CCTV), keduanya terlihat mengambil dokumen tersebut.

Untuk diketahui, MK melaporkan kasus hilangnya surat permohonan sengketa hasil pilkada Dogiyai ke Mapolda Metro Jaya pada 9 Maret 2017.

“Untuk pencurian berkas MK, kami sudah menerima laporan, kami sudah memeriksa beberapa saksi, ada sekitar lima saksi,” kata Argo.

Argo menjelaskan, pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti untuk menentukan tersangkanya.

“Ya ada lah (identitasnya), sedang kami analisa CCTV yang ada, kan nanti terlihat siapa-siapa saja yang masuk di situ, nanti dianalisa,” kata dia.

Kendati begitu, Argo mengatakan pihaknya tidak bisa langsung menjadikan keempat orang itu sebagai tersangka.

Pasalnya, dalam menentukan tersangka, penyidik harus bisa mengumpulkan alat bukti yang dapat menjerat keempat orang tersebut.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat memastikan permohonan sengketa perolehan suara pilkada yang diajukan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai, Papua, yakni Markus Waine-Angkian Goo ditindaklanjuti secara adil dan sesuai aturan yang berlaku.

Arief menjelaskan, inti dari surat permohonan yang jumlahnya satu lembar itu untuk menjelaskan kepada MK bahwa permohonan yang diajukan pemohon masih dalam rentang waktu yang berlaku, yakni tiga hari setelah KPUD setempat mengumumkan hasil rekapitulasi.

Permohonan yang diajukan paslon tersebut tidak melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

Arief mengatakan, pihaknya juga sudah meng-copy lembar tersebut sebelum hilang. Oleh karena itu, pada 6-7 Maret 2017 lalu, MK menyampaikan Akta Permohonan Lengkap (APL) kepada pemohon sebagai bukti bahwa permohonan tetap diproses.

“Sehingga tidak ada masalah mengenai tenggang waktunya,” ujar Arief.

Selain itu, dalam menindaklanjuti permohonan yang diajukan, MK juga memeriksa substansi perkara yang diajukan. Berbagai pernyataan itu dituangkan dalam berkas yang disampaikan pada tahap perbaikan permohonan. Berkas-berkas yang diserahkan pada waktu perbaikan permohonan itu tidak ada yang hilang.

“Jadi pemeriksaan Kabupaten Dogiyai tidak ada yang dirugikan kasus ini, atau perkara ini masih tetap berjalan, sebagaimana kasus-kasus (sengketa pilkada) lainnya,” kata Arief.

BOBBY FURTADO @www.rasio.co