Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 22

Pemkab Lingga Gelar Rakor Perkuat Penanganan Karhutla dan Kekeringan

0

RASIO.CO, Lingga – Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal, ST., M.IP., pimpin rapat Internal Pemerintah Kabupaten Lingga dalam rangka Koordinasi Penanganan Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Lingga, yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Lingga, Senin (14/9/2026).

Pemerintah Kabupaten Lingga terus memperkuat langkah penanganan karhutla serta mengantisipasi dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Lingga.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lingga, Novrizal, dan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan, Kepala BPBD, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, Kementerian Agama, Ketua MUI, serta unsur terkait lainnya.

Wakil Bupati Lingga, H. Novrizal, menegaskan bahwa penanganan karhutla dan kekeringan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu instansi atau OPD tertentu. Seluruh unsur pemerintahan memiliki tanggung jawab dan peran masing-masing untuk memastikan kondisi di lapangan dapat segera ditangani.

Novrizal menginstruksikan OPD yang memiliki keterkaitan langsung dengan penanganan karhutla agar segera bergerak dan turun ke lapangan. Langkah tersebut meliputi pemantauan kondisi, penanganan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, serta memperkuat koordinasi dengan BPBD, pemerintah kecamatan dan unsur terkait lainnya.

“Kita semua harus berjibaku dalam menangani persoalan ini. Jangan sampai penanganan karhutla hanya menjadi tanggung jawab satu OPD. Semua harus mengambil peran, berkontribusi dan bertanggung jawab sesuai tugas dan kewenangannya,” terang Novrizal.

Menurutnya, gerak cepat, koordinasi yang kuat dan kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam menangani setiap titik karhutla.

“Langkah tersebut sekaligus diperlukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru di tengah kondisi cuaca yang kering,” ungkapnya.

Tidak hanya pemerintah daerah, keterlibatan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat juga dinilai sangat penting. Upaya pencegahan perlu diperkuat karena kondisi cuaca kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Melalui sinergi seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat, Pemkab Lingga berharap penanganan karhutla dan kekeringan dapat dilakukan secara cepat, tepat dan menyeluruh. Upaya tersebut diharapkan mampu mencegah meluasnya dampak karhutla terhadap masyarakat maupun lingkungan di Kabupaten Lingga.


Pohon Marwah, Simbol Anugerah Baru PWI Kepri

0

RASIO.CO, Batam — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau akan memberikan Anugerah Warta Marwah 2026 kepada lima tokoh pada acara pelantikan pengurus PWI Kepri di Hotel Harmoni One Batam, 17 September 2026.

Acara tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian kantor PWI Kepri, Orientasi Keorganisasian & Keanggotaan (OKK), serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 6 Kelas keesokan harinya, 18-19 September 2026.

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengatakan, Anugerah Warta Marwah merupakan penghargaan dari insan pewarta kepada tokoh-tokoh yang melalui karya, kepemimpinan, dan pengabdiannya dinilai telah mengangkat marwah negeri.

“Melalui penilaian mendalam, anugerah diberikan kepada lima tokoh Kepri,” kata Saibansah didampingi penanggung jawab Anugerah Warta Marwah, Ramon Damora.

Saibansah menambahkan, lima tokoh tersebut masing-masing menerima penghargaan dengan kategori berbeda.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menerima kategori Kepemimpinan Inovatif, atas kepemimpinannya dalam mendorong pembangunan Batam, memperkuat iklim investasi dan daya saing daerah, sekaligus memberi perhatian pada pembangunan manusia dan identitas budaya Melayu.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menerima kategori Harmoni Negeri, atas kiprahnya membangun kepemimpinan yang inklusif, menjembatani pemerintah dan masyarakat, serta memperkuat harmoni di tengah kemajemukan Batam.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menerima kategori Benteng Negeri, atas kepemimpinannya menjaga keamanan dan ketertiban di Kepri yang dinilai turut menciptakan iklim kondusif bagi masyarakat dan dunia usaha. Pendekatan humanis melalui pengenalan nilai-nilai Gurindam Dua Belas juga menjadi bagian dari pertimbangan penghargaan.

Ketua Umum LAM Kepri Kota Batam YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin menerima kategori Kedaulatan Adat, atas dedikasinya melestarikan dan menguatkan adat-istiadat Melayu serta menghidupkan kembali sejarah dan identitas Melayu di Batam.

Sementara Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan menerima kategori Kemaritiman Madani, atas kepedulian dan perjuangannya terhadap masyarakat pesisir dan hinterland, khususnya nelayan dan masyarakat pulau-pulau, sejalan dengan karakter Kepri sebagai provinsi maritim.

Menurut Ramon Damora, Anugerah Warta Marwah tahun ini memiliki bentuk yang berbeda dari trofi penghargaan pada umumnya. Penghargaan dibuat dari kayu berbentuk pohon, yang disebut “Pohon Marwah”, dipadukan dengan akrilik.

Desain dan pembuatan penghargaan tersebut melibatkan mahasiswa-mahasiswa dari Laboratorium Technopreneur Politeknik Negeri Batam.

“Kita sengaja melibatkan generasi muda yang punya kreativitas tinggi. Menyenangkan sekali bekerja sama dengan mereka,” ujar Ramon.

Ia mengatakan, bentuk pohon dipilih bukan sekadar pertimbangan estetika. Pohon melambangkan kebenaran sebagai akar pijakan pers, batangnya melambangkan keteguhan dan integritas, sedangkan cabang dan ranting menggambarkan keberagaman suara serta karya jurnalistik.

Namun, filosofi pohon itu tidak berhenti pada bentuk trofi.

“Seperti wujud sebuah pohon, Anugerah Warta Marwah adalah anugerah yang bertumbuh. PWI Kepri akan menjadikan anugerah ini sebagai tradisi intelektual setiap tahunnya. Kategorinya bisa berubah dan bertambah, penerimanya bisa siapa saja yang punya kontribusi memartabatkan marwah negeri. Seperti pohon yang terus bertumbuh,” ujar sastrawan dan budayawan Kepri ini.

Ramon menambahkan, semangat tersebut sekaligus menjadi pesan utama Anugerah Warta Marwah, yakni berakar pada kebenaran, tumbuh menaungi negeri.

Redaksi@www.rasio.co //

DPRD Kota Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik Rp294,35 Miliar

0

RASIO.CO, Batam – DPRD Kota Batam mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah (Perda), dalam rapat paripurna yang digelar Jumat (11/9) malam.

Pengesahan tersebut dilakukan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam menyampaikan laporan hasil akhir pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026 yang kemudian disetujui seluruh anggota DPRD Kota Batam

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin, didampingi Wakil Ketua I Haji Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda SE. Hadir dalam rapat tersebut Wali Kota Batam Haji Amsakar Achmad bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh masyarakat dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam.

Dalam laporan Banggar yang disampaikan juru bicara Banggar DPRD Kota Batam, Muhammad Fadli SE, disebutkan bahwa total APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026 mengalami perubahan dari semula Rp4.299.916.238.625 menjadi Rp4.594.272.929.180. Dengan demikian, terdapat penambahan sebesar Rp294.356.690.555 atau sekitar Rp294,35 miliar. Kenaikan tersebut tercermin pula pada postur belanja daerah. Belanja daerah yang semula ditetapkan sebesar Rp4.299.916.238.625 berubah menjadi Rp4.594.272.929.180.

“Melalui proses telaah yang berlapis dan sistematis tersebut, kita bersama telah memastikan tidak adanya ruang bagi terjadinya tumpang tindih data (overlapping) maupun duplikasi anggaran di setiap urusan pemerintahan,” kata Muhammad Fadli saat membacakan laporan Banggar.

Menurutnya, proses pembahasan dilakukan secara berjenjang, mulai dari forum komisi hingga pembahasan di tingkat Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan organisasi perangkat daerah (OPD). Penyelarasan tersebut, lanjut Muhammad Fadli, dilakukan untuk memastikan setiap alokasi anggaran memiliki dasar data yang valid serta sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.

“Penyelarasan ini menjamin bahwa setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar berbasis pada validitas data dan kebutuhan prioritas daerah,” ujarnya.

PAD Tumbuh 7,11 Persen
Dalam laporan Banggar, pendapatan daerah Kota Batam pada Perubahan APBD 2026 juga mengalami perubahan. Pendapatan daerah yang semula sebesar Rp4.184.416.238.625 berubah menjadi Rp4.321.791.825.144,11.

Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat dari Rp2.581.767.140.625 menjadi Rp2.765.372.260.469 atau naik sekitar 7,11 persen. Kenaikan PAD tersebut antara lain berasal dari peningkatan target pajak daerah, retribusi daerah, lain-lain PAD yang sah, serta sejumlah potensi penerimaan daerah lainnya.

Pajak daerah meningkat dari Rp2.099.455.340.675 menjadi Rp2.250.822.713.872 atau naik sekitar 7,21 persen. Kenaikan tersebut antara lain dipengaruhi penambahan titik reklame videotron baru sesuai Master Plan Reklame Kota Batam, potensi pencairan piutang BPHTB, penambahan objek pajak baru serta peningkatan sejumlah komponen PBJT. Retribusi daerah juga meningkat dari Rp305.198.753.700 menjadi Rp312.762.703.140 atau naik sekitar 2,48 persen. Di sisi lain, pendapatan transfer mengalami penyesuaian dari Rp1.602.649.098.000 menjadi Rp1.555.417.778.558.

Banggar menilai capaian pendapatan daerah perlu menjadi perhatian bersama, khususnya dalam mengoptimalkan penerimaan dari sektor pajak dan retribusi daerah. “Badan Anggaran memandang sangat perlu untuk menekankan satu catatan strategis untuk menjadi perhatian dan komitmen kita bersama untuk mengawal secara ketat agar proyeksi pendapatan yang telah dibahas bersama, baik yang bersumber dari sektor Pajak Daerah maupun Retribusi Daerah dapat tercapai secara optimal dan tepat waktu,” tegas Fadli.

Belanja Modal Bertambah
Dari sisi belanja, peningkatan terbesar terlihat pada belanja operasi dan belanja modal. Belanja operasi yang semula sebesar Rp3.438.136.739.758 berubah menjadi Rp3.626.077.562.817. Sementara belanja modal meningkat dari Rp842.534.673.867 menjadi Rp943.642.964.163. Adapun belanja tidak terduga juga mengalami peningkatan dari Rp19.244.825.000 menjadi Rp23.550.000.000.

Dalam komponen belanja modal, belanja modal peralatan dan mesin meningkat dari sekitar Rp154,15 miliar menjadi Rp204,45 miliar. Belanja modal jalan, jaringan dan irigasi juga mengalami peningkatan cukup signifikan, dari sekitar Rp357,85 miliar menjadi Rp433,98 miliar. Kenaikan tersebut menunjukkan adanya penyesuaian alokasi anggaran terhadap kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik yang menjadi prioritas daerah.

Banggar juga memaparkan pemenuhan mandatory spending dalam Perubahan APBD 2026. Belanja pendidikan dialokasikan sebesar Rp1,331 triliun atau 28,98 persen dari APBD. Belanja infrastruktur publik mencapai Rp1,593 triliun atau 34,68 persen, sedangkan belanja pegawai sebesar Rp1,663 triliun atau 36,20 persen.

Banggar Pastikan APBD Berimbang
Dalam aspek pembiayaan, pembiayaan daerah pada Perubahan APBD 2026 meningkat dari Rp115,5 miliar menjadi Rp272,481 miliar. Banggar menjelaskan, pembiayaan tersebut digunakan untuk menutupi defisit belanja sehingga postur Perubahan APBD 2026 dapat berada dalam kondisi berimbang antara pendapatan dan belanja.

“Untuk menutupi defisit belanja pada Perubahan APBD Tahun 2026 maka ditambah sisa penerimaan pembiayaan dari SILPA sehingga Rancangan Perubahan APBD Tahun 2026 telah berimbang antara Belanja dan Pendapatan,” jelas Fadli.

Setelah laporan Banggar selesai disampaikan, Ketua DPRD Haji Muhammad Kamaluddin kemudian meminta persetujuan seluruh anggota DPRD terhadap laporan tersebut. Seluruh anggota DPRD yang hadir menyatakan setuju. Kamaluddin kemudian mengetukkan palu satu kali sebagai tanda persetujuan DPRD terhadap Ranperda Perubahan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026.

Selanjutnya, Wali Kota Batam Haji Amsakar Achmad menyampaikan pendapat akhir Pemerintah Kota Batam atas hasil pembahasan Banggar DPRD. Selain mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas sinergi pembahasan anggaran dengan DPRD, Wali Kota juga menekankan SKPD di lingkungan Pemko Batam untuk segera menyiapkan tahapan administrasi untuk pelaksanaan APBD Perubahan berkenaan.

“Sesuai ketentuan yang berlaku Perda ini akan segera kami laporkan ke Gubernur Kepulauan Riau, untuk dilakukan evaluasi. Pemerintah Kota Batam akan menindaklanjuti evaluasi tersebut nantinya sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Rangkaian pengesahan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi Perda oleh pimpinan DPRD bersama Wali Kota Batam.

Selain pengesahan Perubahan APBD 2026, rapat paripurna DPRD Kota Batam malam itu juga memuat empat agenda penting. Agenda pertama adalah laporan Pansus Pembahasan Ranperda Perubahan Perda Kota Batam Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah sekaligus pengambilan keputusan.

Agenda kedua, laporan Badan Anggaran atas pembahasan Ranperda Perubahan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026 sekaligus pengambilan keputusan. Selanjutnya, agenda ketiga berupa penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2027. Sedangkan agenda keempat adalah laporan Badan Musyawarah atas Rencana Kerja DPRD Kota Batam Tahun 2027.

Dengan disahkannya Perubahan APBD 2026, DPRD Kota Batam menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan anggaran agar seluruh kebijakan belanja daerah benar-benar diarahkan pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pencapaian prioritas pembangunan Kota Batam.

YD

Menu Rona Rasa Nusantara di Aston Nagoya City Hotel

0

RASIO.CO, Batam – Sukses menyajikan menu nusantara paska merayakan HUT RI ke-81 bagi tamu dan masyarakat, Shiso Restaurant kembali menghadirkan aneka menu Rona Rasa Nusantar Secara Reguler di Aston Nagoya City Hotel. Sabtu(12/09).

Salah satu area bufet Rona Rasa Nusantara yang menyajikan pilihan sambal Nusantara, lalapan segar, serta pelengkap khas hidangan Indonesia.

Menyusul Antusiasme Tinggi pada Perayaan Kemerdekaan Indonesia, Rona Rasa Nusantara Kini Hadir sebagai Sajian All You Can Eat Dinner dengan Cita Rasa Nusantara.

Setelah mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para tamu dan masyarakat Batam saat pertama kali dihadirkan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Rona Rasa Nusantara kini kembali hadir sebagai program makan malam reguler setiap Sabtu di Shiso Restaurant,Lantai 1, Aston Nagoya City Hotel.

Mengusung konsep All You Can Eat Dinner, Rona Rasa Nusantara menghadirkan beragam hidangan khas Indonesia yang membawa kekayaan cita rasa dari berbagai daerah dalam satu pengalaman bersantap. Program ini hadir setiap Sabtu, pukul 18.00–21.00 WIB, memberikan kesempatan bagi keluarga, sahabat, maupun para pencinta kuliner untuk menikmati sajian Nusantara dalam suasana yang nyaman di jantung Kota Batam.

Pada penyelenggaraan perdananya di bulan Agustus, Rona Rasa Nusantara mendapat respons positif dan banyak permintaan dari para peserta untuk kembali menghadirkan konsep makan malam tersebut.

Tingginya antusiasme tersebutmenjadi salah satu alasan bagi Aston Nagoya City Hotel untuk menjadikan Rona Rasa Nusantara sebagai program kuliner reguler yang dapat dinikmati setiap akhir pekan. Kiri ke kanan: live carving station yang menyajikan Ikan Bakar, suasana pelayanan yang hangat dan ramah di Rona Rasa Nusantara, serta salah satu area bufet yang menyajikan aneka pilihan sate khas Indonesia

“Rona Rasa Nusantara kami hadirkan untuk membawa kekayaan kuliner Indonesia ke dalam satu pengalaman makan malam yang hangat dan menyenangkan.”

“Setelah melihat antusiasme yang sangat baik pada penyelenggaraan pertama, kami menerima banyak permintaan agar program ini kembali diadakan. Karena itu, kami memutuskan untuk menjadikannya sebagai sajian reguler setiap Sabtu, sehinggapara tamu dan masyarakat dapat kembali menikmati berbagai hidangan Nusantarabersama keluarga maupun orang-orang terdekat.” ujar Ari Fijayanto, Restaurant & Banquet Manager Aston Nagoya City Hotel.

Dari hidangan pembuka hingga dessert, Rona Rasa Nusantara menyajikan pilihan menu yang dirancang untuk memberikan pengalaman kuliner Indonesia yang beragam.

Salah satu daya tariknya adalah stall soup yang menghadirkan Coto Makassar dengan kuah khas, daging sapi empuk, ketupat, daun bawang, seledri, bawang goreng, jeruk nipis, sambal taoco, sambal rawit, kecap manis, dan emping. Tersedia pula Siomay Bandung lengkap dengan kentang, kol, tahu, pare, telur, saus kacang, sambal, jeruk nipis, dan kecap manis.

Untuk pilihan hidangan utama, para tamu dapat menikmati Nasi Pandan, Mie Goreng,
Sayur Lodeh, Telur Barendo, Ikan Bakar Rica, dan Krengsengan Daging yang disajikan untuk melengkapi pengalaman bersantap dengan cita rasa khas Indonesia.

Tidak lengkap rasanya menikmati hidangan Nusantara tanpa sate dan pelengkapnya. Rona Rasa Nusantara menghadirkan Sate Komplit yang terdiri dari sate ayam, sate usus, sate telur puyuh, sate kulit, serta sate hati ampela, disajikan bersama lontong, saus kacang, sambal merah, dan acar campur.

Para tamu juga dapat menikmati Lalapan Segar yang terdiri dari timun, tomat, kacang panjang, kemangi, dan urap, serta aneka Gorengan seperti tempe mendoan, tahu isi, bakwan jagung, pisang goreng, dan singkong goreng.

Untuk semakin memperkaya cita rasa, tersedia berbagai condiment berupa sambal, acar, dan kerupuk, termasuk sambal terasi, sambal ijo, sambal bawang, sambal kecap, acar campur, kerupuk tempe, kerupuk bawang, dan kerupuk merah.

Pengalaman kuliner kemudian dilengkapi dengan pilihan dessert khas Indonesia, mulai dari irisan buah segar, aneka jajanan pasar Nusantara, Es Brenebone, Es Cendol, hingga Es Teler.

Sementara itu, pilihan minuman yang tersedia meliputi air mineral, es teh manis, kopi, dan teh.

Menurut Chef Jufry Jenry Rembet, Head Chef Aston Nagoya City Hotel, Rona Rasa Nusantara menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali keberagaman kuliner Indonesia melalui sajian yang dapat dinikmati dalam satu meja.

“Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa, dengan setiap daerah memiliki karakter rasa dan keunikannya masing-masing. Melalui Rona Rasa Nusantara, kami ingin menghadirkan keberagaman tersebut dalam satu pengalaman makan malam yang dapat dinikmati bersama.”

“Kami juga ingin memastikan setiap hidangan memiliki cita rasa yang autentik sekaligus tetap nyaman dinikmati oleh berbagai kalangan.”ungkap Chef Jufry Jenry Rembet.

Dengan konsep All You Can Eat, Rona Rasa Nusantara memberikan ruang bagi para tamu untuk mencoba berbagai hidangan dalam satu kunjungan.

Konsep ini juga menjadikannya pilihan yang tepat untuk makan malam bersama keluarga, gathering bersama teman, maupun sekadar menikmati akhir pekan dengan pengalaman kuliner yang berbeda.

Kehadiran Rona Rasa Nusantara sebagai program reguler menjadi bagian dari upaya Aston Nagoya City Hotel dalam menghadirkan pengalaman kuliner yang lebih dekat dengan kekayaan budaya Indonesia.

Melalui sajian Nusantara, hotel berharap dapat memperkenalkan berbagai cita rasa lokal sekaligus menciptakan momen bersantap yang hangat dan berkesan bagi para tamu dan masyarakat Batam.

Rona Rasa Nusantara tersedia setiap Sabtu, pukul 18.00–21.00 WIB, di Shiso Restaurant, Lantai 1, Aston Nagoya City Hotel.

Informasi Pemesanan & Media Sosial
• Website: nagoya.astonhotelsinternational.com | nagoya.favehotels.com
• Instagram: @archipelagointernational | @astonhotelsinternational |
@favenagoyabatam | @astonnagoya
• Address: Jl, Imam Bonjol, Komplek Nagoya Thamrin City, Lubuk Baja – Batam 29444

Redaksi@www.rasio.co //

Ketua BAZNAS Lingga Hadiri Tige Berlian Bershalawat

0

RASIO.CO, Lingga – Plt. Ketua BAZNAS Lingga, H. Abdullah, S.Th.I., M.Si., C.EAA., menghadiri undangan acara “Tige Berlian Bershalawat” yang digelar di Pantai Tige Berlian, Dabo Singkep, dengan mendampingi Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal, S.T., M.IP.

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Ketua BAZNAS Lingga turut serta menyalurkan santunan kepada anak yatim dan paket berkah kepada masyarakat yang hadir. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian acara sekaligus wujud kepedulian BAZNAS Lingga terhadap sesama.

H. Abdullah menegaskan bahwa BAZNAS Lingga hanya menyalurkan amanah dari para muzakki. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Lingga.

“Kami dari BAZNAS hanya menyalurkan amanah dari para muzakki. Terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Lingga. Semoga menjadi berkah dan semakin membersihkan harta,” ujar H. Abdullah.

Acara “Tige Berlian Bershalawat” sepenuhnya difasilitasi oleh Pantai Tige Berlian sebagai penaja khas penuh, sementara Pondok Pesantren Tahfizh Baitul Qur’an bertindak sebagai pengisi acara penuh. Kegiatan bershalawat ini dipimpin langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Tahfizh Baitul Qur’an, KH. Muhammad Nizar, M.A., bersama Ust. H. Kisan Jaya.

Kepada owner Pantai Tige Berlian, Saharuddin yang akrab disapa Bang Jang, H. Abdullah menyampaikan apresiasi dan doa. “Semoga semakin berkah, sukses dunia dan akhirat, beserta keluarga,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan bershalawat ini, Wakil Bupati Lingga, H. Novrizal, di dampingi Plt. Ketua BAZNAS Lingga, H. Abdullah, Anggota DPRD Lingga, H. Syamsirwan serta para Forkopimda Kabupaten Lingga, yang menambah semarak dan khidmatnya jalannya acara.

Kehadiran Plt. Ketua BAZNAS Lingga mendampingi Wakil Bupati Lingga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam mendukung syiar Islam serta pembinaan generasi Qur’ani.

Lantunan shalawat yang dibawakan para santri Pondok Pesantren Tahfizh Baitul Qur’an di bawah bimbingan KH. Muhammad Nizar, M.A., dan Ust. H. Kisan Jaya menambah kekhusyukan serta nilai spiritual kegiatan tersebut.

Diharapkan, kegiatan semacam ini terus berlanjut sebagai sarana syiar Islam sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga keagamaan, pondok pesantren, pemerintah daerah,para Saudagar Muslim dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Lingga yang religius dan berakhlak mulia.


Modus Oknum ASN Imigrasi Loloskan PMI Tujuan Kamboja Pekerja Judol

0

RASIO.CO, Batam – Pengadilan Negeri(PN) Batam menyidangkan kasus dugaan meloloskan Pekerja Migran Indonesia (PMI)  melalui pelabuhan Harbaourbay, Batam tujuan S’Pore-Vietnam-Kamboja.

Terungkap dipersidangan, Pengakuan terdakwa Even Fernandy berperan sebagai pihak perekrut PMI yang diduga bekerjasama dengan oknum ASN Imigrasi melalui pintu khusus alias Autogate.

Parahnya, Diduga kedua terdakwa sudah berhasil berkali-kali dengan uang sogok terjadap oknum asn senilai Rp.5 juta sekali jalan dan ditransfer ke oknim ASN melalui rekening BNI terdakwa Even Fernandy.

Hal ini terungkap dipersidangan.Kamis (10/09). Dengan agenda sidang saling bersaksi(saksi mahkota) sekaligus pemeriksaan kedua terdaksa di ruang sidang Wirjono Prodjodikoro PN Batam.

“Baru tiga kali dan nilai 5 juta yang mulia,” kata terdakwa Ahmad Reza Liyani alias Berto.

“Sama juga tiga kali dan uang korban 14 juta sudah dikembalikan,” kata terdakwa Even Fernandy.

Majelis hakim sempat kaget, pasalnya disaat pemeriksaan saksi tidak disebutkan adanya pengembalian uang maupun perdamaian dan majelis hakim meminta untuk kembali menghadirkan saksi korban terkait adanya perdamaian.

“Tuntutan tetap jalan tetapi kami minta PH menghadirkan saksi korban apakah benar ada perdamaian,” ujar hakim.

Selain itu ,Kedua terdakwa diamankan pihak Anggota Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Batam, yang bertugas di  Pelabuhan Ferry Internasional Harbourbay.

Dalam kasus kedua terdakwa berawal, bulan April 2026, Keterlibatan terdakwa oknum ASN Ahmad Reza Liyani alias Berto.

Terdakwa memberikan instruksi atau mengarahkan agar Saksi korban Willi Chandra calon PMI melewati pintu Autogate guna menghindari pemeriksaan ketat di Counter Cop Paspor manual dengan uang pembayaran sebesar Rp.4 juta diterima melalu rekening terdakwa Eban Fernandy.

Terdakwa Ahmad Reza Liyani alias Berto kenal dengan terhadap terdakwa Evan Fernandy ditajun 2023 ketika bolak-balik kamboja dan ketika terdakwa mengaku bernama Berto.

“bila mau dibantu lolos berangkat ke luar negeri dikenakan biayanya sebesar Rp.5.000.000,-“ dan saat itu terdakwa Eban memberikan uang kepada Terdakwa sebesar Rp.5.000.000,-,

Terdakwa Evan kembali bertanya, bisa membantu teman nya melalui jalur VIP dan Terdakwa menyetujui nya, lalu memberikan nomor whatsapp Terdakwa kepada terdakwa Evan. Dimana akhirnya atas perbuatan terdakwa diamankan.

Dan dijerat Pasal 83 UU RI Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2023 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti Udang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Jo Pasal 20 huruf c KUHPidana.

Redaksi@www.rasio.co //

26 Tahun PIKORI, BP Batam Terus Menebar Manfaat

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam memperingati Hari Jadi ke-26 di Balairungsari BP Batam, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Merawat Kebersamaan, Menguatkan Peran PIKORI BP Batam Menebar Manfaat”,.

Peringatan tersebut dihadiri langsung Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Amsakar, mengatakan momentum Hari Jadi ke-26 menjadi penguat semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh pengurus.

Ia mendorong setiap bidang untuk mengambil peran aktif melalui program yang sederhana, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar PIKORI BP Batam maupun masyarakat.

“Tidak perlu banyak dan tidak perlu muluk-muluk program kita, tetapi harus terlaksana dengan baik. Saya berharap seluruh pengurus memiliki peran, semakin solid, dan keberadaan PIKORI BP Batam benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Erlita.

Erlita berharap seluruh unsur kepengurusan dapat saling berkoordinasi dan menjalankan peran sesuai bidang masing-masing. Dengan demikian, program PIKORI dapat terus berjalan secara berkelanjutan serta semakin menyentuh kebutuhan masyarakat dan dunia pendidikan.

Semangat tersebut mendapat dukungan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Ia mendorong PIKORI untuk terus memperluas kiprahnya sehingga keberadaan organisasi tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga besar BP Batam, tetapi juga semakin dirasakan masyarakat Kota Batam.

“Kami ingin PIKORI ini eksis. Kami ingin organisasi ini dirasakan kehadirannya, tidak hanya bagi pegawai BP Batam, tetapi juga bagi Kota Batam. Karena itu, harus diformulasikan apa yang menjadi kegiatan taktis dan strategis PIKORI ke depan,” kata Amsakar.

Amsakar juga menekankan pentingnya membangun we feeling atau “rasa berkita” melalui kekompakan, pembagian peran, dan keterlibatan aktif seluruh unsur organisasi. Ia turut mengapresiasi peran keluarga dalam memberikan dukungan kepada para pegawai untuk menjalankan tugas dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Batam.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dalam memperkuat kolaborasi dan kebersamaan untuk mendukung kemajuan Batam. PIKORI diharapkan turut mengambil peran melalui program sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan yang konkret dan memberikan manfaat nyata.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi PIKORI BP Batam ke-26 yang juga Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan perjalanan PIKORI tidak dapat dipisahkan dari perkembangan Batam dan transformasi kelembagaan Otorita Batam menjadi BP Batam.

Sejak 7 September 2000, setiap periode kepengurusan telah memberikan warna melalui berbagai kegiatan di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, keagamaan, pembinaan keluarga, hingga pelestarian budaya.

Meski terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman, nilai kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian tetap menjadi kekuatan utama PIKORI.

“Dua puluh enam tahun bukan hanya tentang panjangnya perjalanan waktu. Ini tentang orang-orang yang telah mengabdikan diri, kebersamaan yang terus terjaga, kepedulian yang terus tumbuh, serta karya yang diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya,” ujar Ariastuty.

Peringatan Hari Jadi PIKORI BP Batam ke-26 turut diisi seminar kesehatan bertajuk “Cantik Bugar di Usia Emas” bersama dokter Rumah Sakit BP Batam, penampilan seni, serta pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun.

Turut hadir Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Sudirman Saad; Pembina PIKORI BP Batam, Sri Sudarsono; para senior PIKORI BP Batam; jajaran pengurus dan anggota PIKORI BP Batam; pejabat di lingkungan BP Batam; serta perwakilan pegawai dari unit kerja di lingkungan BP Batam.

Redaksi@www.rasio.co //

Website: bpbatam.go.id
Email: humas@bpbatam.go.id
X: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: BPBatam
Youtube: BPBatam

HUT Pramuka ke-65, Puluhan Anggota Berprestasi Raih Penghargaan

0

RASIO.CO, Lingga – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Lingga menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Gedung Daerah Dabo Singkep, Kamis (10/9/2026).

Acara ini menjadi momen penting untuk merefleksikan perjalanan gerakan kepanduan di Bumi Bundar Tanah Melayu serta mengapresiasi para anggota yang telah berdedikasi.

Bertindak selaku Pembina Upacara, Wakil Bupati Lingga yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lingga memimpin jalannya upacara dengan khidmat. Kehadiran pimpinan daerah dalam acara ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah kabupaten terhadap pembinaan karakter generasi muda melalui jalur kepramukaan.

Dalam rangkaian upacara tersebut, Kwarcab Lingga menyerahkan sejumlah tanda penghargaan kepada anggota yang telah menunjukkan prestasi dan pengabdian luar biasa. Total ada 32 penerima penghargaan yang terdiri dari 1 orang penerima Tanda Penghargaan Karya Bakti, 3 orang penerima Tanda Penghargaan Pancawarsa, dan 28 orang Pramuka Garuda.

Ketua Kwarcab Lingga, Junaidi Adjam, menyampaikan bahwa peringatan Hari Pramuka ke-65 ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat semangat Satya dan Darma Pramuka di kalangan peserta didik maupun pembina.

“Peringatan ini sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam membangun generasi muda Kabupaten Lingga yang berkarakter, mandiri, disiplin, tangguh, dan memiliki semangat pengabdian,” kata Junaidi.

Junaidi menjelaskan bahwa pencapaian para penerima penghargaan merupakan buah dari perjalanan panjang pembinaan kepramukaan di Kabupaten Lingga. Khususnya bagi para Pramuka Garuda, gelar tersebut merupakan wujud nyata keberhasilan sistem pembinaan peserta didik yang diterapkan selama ini.

“Sementara penghargaan Karya Bakti dan Pancawarsa menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian dan kesetiaan para senior dan pembina dalam memajukan Gerakan Pramuka,” tambahnya.

Junaidi menekankan bahwa momentum Hari Pramuka ke-65 harus menjadi penyemangat bagi seluruh elemen pramuka, mulai dari Kwarcab, Kwarran, Gugus Depan, pembina, pelatih, andalan, orang tua, hingga seluruh peserta didik.

Junaidi mengajak semua pihak untuk terus bergerak bersama menghadirkan Gerakan Pramuka Lingga yang semakin aktif, solid, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Terus mengabdi, terus berkarya, terus menyalakan tunas-tunas muda untuk Lingga dan Indonesia,” tutupnya.

Dengan semangat baru di usia ke-65, Gerakan Pramuka Lingga diharapkan dapat terus berkontribusi positif dalam membentuk sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Puspan

Disdik Batam dan Perpani Perkuat Sinergi, Panahan Diarahkan Jadi Lumbung Atlet Muda

0

RASIO.CO, Batam  – Upaya melahirkan atlet panahan berprestasi sejak usia dini terus mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam.

Melalui sinergi bersama Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Batam, olahraga panahan diharapkan semakin dikenal dan diminati para pelajar tingkat SD maupun SMP.

Komitmen tersebut mengemuka saat Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Batam, Sularno, menerima audiensi jajaran pengurus Perpani Batam di Kantor Disdik Batam, Kamis (10/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Larno memberikan apresiasi atas berbagai prestasi yang berhasil diraih atlet-atlet binaan Perpani Batam di tingkat nasional.

Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa olahraga panahan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di lingkungan sekolah.

“Kami mengapresiasi prestasi atlet panahan binaan Perpani Batam. Untuk kegiatan sosialisasi dan pengenalan olahraga panahan di sekolah-sekolah, Dinas Pendidikan mendukung penuh,” ujar Sularno.

Ketua Perpani Batam, Syamsul Paloh, mengatakan audiensi tersebut bertujuan mempererat kerja sama dengan Disdik Batam sekaligus memperkenalkan olahraga panahan kepada para pelajar melalui satuan pendidikan.

Ia mengaku bersyukur seluruh usulan yang disampaikan Perpani mendapat respons positif dari Dinas Pendidikan.

“Alhamdulillah, semua masukan dan usulan kami diterima dengan baik. Tahapan selanjutnya akan kami tindak lanjuti melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan,” kata Syamsul yang juga sebagai Penasihat SMSI Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan itu, Perpani juga mengusulkan agar cabang olahraga panahan dapat menjadi bagian dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Namun, Disdik Batam menjelaskan bahwa penetapan cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN merupakan kewenangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sedangkan pemerintah daerah hanya menjalankan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Disdik menjelaskan bahwa kewenangan memasukkan cabang olahraga ke dalam O2SN berada di tingkat kementerian. Daerah mengikuti regulasi yang berlaku,” jelas Syamsul.

Selain membahas pengembangan panahan di sekolah, Syamsul juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Batam yang memberikan ruang bagi atlet berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di sekolah negeri tingkat SMP.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi motivasi bagi para atlet muda agar terus meningkatkan prestasi, baik di bidang olahraga maupun akademik.

“Dukungan terhadap atlet berprestasi untuk mendapatkan akses pendidikan merupakan langkah yang sangat baik. Kami berharap sinergi ini mampu melahirkan lebih banyak atlet panahan yang mampu mengharumkan nama Batam, Kepulauan Riau, hingga Indonesia di berbagai ajang, termasuk Olimpiade Olahraga Siswa Nasional,” tutup Syamsul.(*)

Saibansah Dardani Ingatkan Umat WaspadaI Travel Umrah Nakal

0

RASIO.CO, Batam –  – Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Saibansah Dardani mengingatkan umat Islam, khususnya masyarakat Provinsi Kepri agar berhati-hati dalam memilih travel umrah.

Karena sampai hari ini, masih saja ada umat Islam yang menjadi korban travel umrah nakal. Mulai dari ditelantarkan di tanah suci, sampai dimintai uang lagi untuk tiket pulang ke Indonesia. Akibat dari tindakan ini sampai memakan korban jiwa di Jeddah Arab Saudi.

Peringatan itu disampaikan Saibansah saat menjadi narasumber pada podcast ‘Noah Menyapa’ yang dipandu host Usvim Varadila, Selasa 8 September 2026. “Kasus jemaah umrah yang menjadi korban penipuan travel umrah nakal terus terjadi sampai hari ini,” tegas pria yang akrab disapa cak Iban itu.

Saibansah yang baru saja menjalani tugas 77 hari melayani tamu Allah 2026 itu mengungkapkan pengalamannya, bertemu dengan rombongan jemaah umrah yang terlantar di Kuala Lumpur Malaysia. Mereka yang berasal dari Jawa Barat itu bertemu cak Iban di sebuah restoran India muslim.

“Mereka terkatung-katung di Kuala Lumpur dan dikeluarkan dari hotel tempat mereka menginap, dan tidak ada pendamping dari travel umrah mereka,” ungkap Petugas PPIH (Petugas Pelayanan Ibadah Haji) angkatan pertama 2026 itu.

Yang lebih bikin hati miris, lanjut cak Iban, masih ada 14 orang lagi rombongan mereka yang tertahan di Jeddah Arab Saudi karena tidak bisa membayar tiket pulang ke Indonesia. Karena stres, ada di antara jemaah korban travel umrah nakal itu sampai meninggal dunia.

“Ini kakek saya baru saja dimakamkan,” ujar seorang korban travel nakal itu menunjukkan video kakeknya yang tidak bisa kembali ke Indonesia karena dimintai lagi uang untuk beli tiket.

Kasus-kasus travel umrah nakal ini dikupas Usvim Varadila dalam podcastnya yang telah tayang di link:
https://www.facebook.com/noahtravelindonesia/videos/podcast-noah-menyapaselasa-8-september-2026narasumber-hsaibansah-dardani-sagketu/1087540273651652/?rdid=ytA9nKCTSKqatwis

Menanggapi maraknya travel umrah nakal itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, Kemenhaj masih menerima banyak laporan terkait Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang bandel dengan menipu jemaah.

“Pengaduan terkait travel yang bandel, nakal, dan melakukan penipuan masih cukup tinggi. Kami di kantor pusat berulang kali menerima banyak jemaah yang telantar, baik dalam pelaksanaan umrah maupun haji,” ujar Dahnil dalam keterangan resmi Kemenhaj RI, Selasa (8/9/2026) lalu.

Dahnil pun mewanti-wanti para biro perjalanan haji dan umrah itu untuk menjalankan tugas mereka sesuai ketentuan. “Kami mengingatkan PPIU dan PIHK agar menjalankan penyelenggaraan perjalanan ibadah sesuai ketentuan serta memastikan hak, keamanan, dan pelayanan jemaah menjadi prioritas,” jelasnya.

Wamenhaj RI itu juga mendorong KBIHU untuk kembali memperkuat fungsi utamanya sebagai lembaga pembinaan dan bimbingan bagi jemaah haji. KBIHU memiliki peran strategis dalam memberikan pembinaan, pemahaman, dan pendampingan kepada jemaah. “KBIHU harus melakukan bimbingan terhadap jemaah haji, bukan kemudian mengkomodifikasi jemaah,” tegasnya. 

Dahnil berharap, praktik penipuan maupun pelanggaran semakin berkurang melalui penguatan sinergi antara pemerintah, KBIHU, PPIU dan PIHK. “Kita berharap praktik-praktik penipuan maupun pelanggaran terhadap jemaah semakin berkurang. KBIHU, PPIU, dan PIHK harus bersama-sama memastikan jemaah mendapatkan pelayanan, pembinaan, dan pelindungan yang baik,” kata dia.

Redaksi@rasio.co //