Kamis, Mei 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 371

Ansar Bersama BKMT Kepri Gelar Silaturahmi Dengan BKMT Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad bersama Badan Kontak Majlis Ta’lim (BKMT) Kepri gelar silaturahmi dengan BKMTKabupaten Lingga di Gedung Nasional Dabo Singkep Kabupaten Lingga, Minggu (21/1).

Dalam sambutannya Ansar berharap BKMT Kepri bisa tetap menjaga kekompakan hingga ditingkat kabupaten dan kota, serta senantiasa memberikan kontribusi yang nyata dalam mewujudkan pembangunan di Provinsi Kepri.

“BKMT harus tetap kompak, jaga persatuan dan kesatuan. Membangun Kepri ini butuh kebersamaan dan keterlibatan semua instansi, lembaga dan organisasi-organisasi seperti ini. Termasuk BKMT,” kata Ansar Ahmad dalam kesempatan ini.

Melalui BKMT, Ansar juga meminta agar program-program Pemprov Kepri bisa terus disosialisasikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Seperti diantaranya keberadaan rumah singgah di Jakarta, program bantuan UMKM dengan bungan nol persen hingga program-lainnya.

“Sangat disayangkan jika program yang sudah jika buat ini banyak masyarakat yang tidak mengetahui sehingga manfaatnya tidak dirasakan masyarakat kita. Oleh sebab itu BKMT agar ikut andil dalam mensosialisasikannya. Baik itu soal rumah singgah, bantuan UMKM dengan bunga nol persen dan sebagainya. Silahkan manfaatkan ini,” kata Ansar.

Sementara itu Ketua BKMT Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar dalam sambutannya mengatakan lebih 700 orang anggota BKMT yang hadir dalam silaturahmi ini.

“BKMT ini merupakan ujung tombak penguatan umat. Saya minta BKMT ini tetap kompak, solid dan terjaga silaturahmi sehingga program kerja bisa tetap berjalan dan terus di lanjutkan,” kata Dewi Kumalasari yang juga ketua komisi IV DPRD Kepri ini.

Redaksi@www.rasio.co//

Gubernur Ansar Serahkan SK kepada 211 PTK Non ASN Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri acara penyerahan Surat Keputusan (SK) untuk Tenaga Pendidik dan Kependidikan (PTK) Non ASN di Kabupaten Lingga, yang berlangsung di Gedung SMA 1 Dabo, Sabtu (20/01). Dalam acara tersebut, SK diserahkan kepada 211 PTK Non ASN di Lingga, bagian dari total 2.435 PTK Non ASN di Kepulauan Riau. 

“Komitmen kami terhadap pendidikan di Kepulauan Riau sangat kuat. Penyerahan SK ini merupakan bagian penting dari usaha kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan penghargaan kepada para pendidik.” Ucap Gubernur Kepri.

Selanjutnya, diumumkan kenaikan gaji bagi PTK Non ASN dan insentif bagi guru swasta, serta kenaikan tunjangan beban kerja untuk pengawas sekolah, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah. Bantuan biaya siswa/personil untuk peserta didik SMA tahun anggaran 2024 mencakup transportasi laut, darat, subsidi SPP, dan seragam. 

Program strategis lainnya di Lingga termasuk revitalisasi Masjid Jami’ Sultan Riau Lingga, percepatan sertifikasi tanah, pemberdayaan UMKM, dan bantuan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan.

Inisiatif meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat yang digagas Gubernur Ansar meliputi insentif untuk guru PAUD, tenaga kependidikan MA, beasiswa pendidikan mahasiswa S1/D4/D3, serta bantuan insentif kepada RT, RW, dan Posyandu. Gubernur juga menekankan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, pemasangan listrik baru, dan capaian makro ekonomi di Kepulauan Riau.

“Dengan langkah-langkah ini, kami berharap dapat membawa perubahan signifikan bagi pendidikan dan pembangunan di Kabupaten Lingga dan Kepulauan Riau secara keseluruhan,” tutup Gubernur Ansar.

Redaksi@www.rasio.co//

Gubernur Kepri Kunjungi Lingga, Apresiasi Budidaya Udang Vaname di Desa Tinjul

0

RASIO.CO, Lingga – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lingga pada Sabtu (20/01). Dalam kunjungannya, Gubernur Ansar menghadiri panen udang parsial di Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga.

Total bantuan senilai Rp. 1.170.078.150,- disalurkan untuk mendukung berbagai program di Kabupaten Lingga, termasuk dukungan peralatan cetak tambak udang vaname, peningkatan budidaya teripang, dan pengembangan budidaya ikan laut. Dukungan pengembangan budidaya udang vaname dari Pemerintah Provinsi Kepri untuk Desa Tinjul diterima oleh 30 KK dengan jumlah produksi siklus (4 bulan) mencapai 8 hingga 9 ton. 

Dalam kunjungannya, Gubernur Ansar menyatakan, “Panen udang parsial di Desa Tinjul ini merupakan contoh nyata dari kemajuan sektor perikanan kita. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan para petani dan nelayan di Kepulauan Riau.”

Gubernur Ansar mengatakan, program bantuan kelautan dan perikanan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi Kepri untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Lingga. Ia berharap, program ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang ekonomi.

“Saya sangat mengapresiasi program bantuan kelautan dan perikanan ini, terutama budidaya udang vaname di Desa Tinjul. Ini adalah contoh nyata dari pemberdayaan masyarakat, yang dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian mereka. Saya berharap, program ini dapat terus berlanjut dan berkembang di daerah-daerah lain di Kabupaten Lingga,” ujar Gubernur Ansar dalam sambutannya.

Gubernur Ansar juga menyampaikan, pemerintah provinsi Kepri akan terus memberikan perhatian dan dukungan kepada Kabupaten Lingga, baik dalam hal infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun sektor-sektor lain yang menjadi prioritas pembangunan. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan visi Kepri sebagai poros maritim dunia.

“Kabupaten Lingga memiliki potensi yang luar biasa, baik dari sisi sumber daya alam, budaya, maupun pariwisata. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama membangun dan memajukan daerah ini, agar dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kepri dan Indonesia. Saya yakin, dengan kerja keras dan kerja sama yang baik, kita dapat mewujudkan cita-cita kita bersama,” tutur Gubernur Ansar. 

Redaksi@www.rasio.co//

Hadiri Pelantikan, Ansar Puji Kekompakan PWI Kepri

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad memuji kekompakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri dalam eksistensi mendukung pembangunan Provinsi Kepulauan Riau. Ia mengapresiasi peran pers membangun optimisme masyarakat dalam penyebarluasan informasi pembangunan. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Ansar saat meninjau Kantor Sekretariat PWI Kepri yang hari ini diresmikan, beralamat di Komplek Central Kencana No 20 JI. Tanjungpinang – Tanjung Uban Lama KM X, Tanjungpinang, Sabtu (20/1) pagi. 

“Kita patut bangga dengan PWI Kepri yang sangat solid dan profesional. PWI Kepri telah memberikan kontribusi yang besar untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah bekerja keras untuk menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan edukatif kepada publik,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga berkomitmen untuk memberikan dukungan Pemerintah Provinsi Kepri atas keberlanjutan peningkatan ilmu pengetahuan insan pers. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penyelenggaraan Bimbingan Teknis Peningkatan Kemampuan Berbahasa Inggris bagi wartawan. Menurut Gubernur Ansar, Bahasa Inggris saat ini menjadi kebutuhan dasar bagi insan pers, terutama di era globalisasi dan digitalisasi.

“Kita harus terus meningkatkan kualitas dan kapasitas insan pers, salah satunya dengan menguasai Bahasa Inggris. Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang dapat membuka peluang dan jaringan kerjasama yang lebih luas. Pemerintah Provinsi Kepri akan terus mendukung program-program yang dapat menambah ilmu pengetahuan insan pers,” kata Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga mengajak insan pers untuk bersyukur karena Kepri dijadikan roadmap lokomotif pengembangan ekonomi wilayah barat oleh pemerintah pusat. Ia mengatakan, ke depan pengembangan ekonomi di Kepri akan lebih terarah dan terintegrasi. Gubernur Ansar berharap, insan pers dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi tersebut.

“Kita harus bersama-sama membangun Kepri yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. Insan pers memiliki peran penting dalam hal ini, yaitu sebagai penyampai aspirasi, pengawas, dan pendamping pembangunan,” tutur Gubernur Ansar.

Sementara itu, Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan bahwa PWI adalah organisasi yang berdiri sejak tahun 1946, di masa Belanda ingin menjajah kembali Indonesia. Ia mengingatkan, bahwa PWI lahir dari semangat perjuangan untuk menjaga kedaulatan dan kemerdekaan bangsa. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh anggota PWI untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme.

“PWI adalah merah putih, PWI adalah NKRI. Apapun yang kita lakukan adalah untuk kemajuan bangsa dan negara. Kita harus selalu mengedepankan kepentingan nasional di atas segalanya. Kita harus menjadi wartawan yang profesional, beretika, dan bertanggung jawab. Kita harus menjadi wartawan yang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pesan Hendry.

Peresmian Kantor PWI Kepri merupakan acara yang disejalankan dengan Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PWI Kepri periode 2023 – 2028. Untuk periode tersebut, Andi G dilantik sebagai Ketua PWI Kepri, sedangkan Dewan Kehormatan diketuai oleh Ramon Damora. Kemudian Amril Agin sebagai Sekretaris. 

Sejatinya Gubernur Ansar akan menghadiri seluruh rangkaian acara, namun karena berbarengan dengan agenda kunjungan kerja ke Kabupaten Lingga, acara pelantikan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Arif Fadillah. 

Redaksi@www.rasio.co//

Kepala BP Batam : Tokoh Agama Berperan Penting Jaga Kerukunan

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menegaskan bahwa tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga persaudaraan dan kerukunan.

Muhammad Rudi menyampaikan pesan ini saat bertatap muka dengan para tokoh agama di Kecamatan Sagulung dan Sei Beduk, Kamis (18/1).

“Peran dari para tokoh agama sangat menentukan sekali. Mari kita rawat tali silaturahmi dan kekompakan antar umat beragama,” ujar Muhammad Rudi.

Dalam menghadapi tantangan kemajuan daerah, lanjut Rudi, toleransi menjadi faktor penting guna memperkuat rasa persatuan dan kesatuan. Ia tak ingin, masyarakat Batam terpecah belah hanya karena isu miring yang tak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita semua harus lebih teliti dalam menyerap informasi agar tak mudah terprovokasi. Jaga persatuan agar Batam menjadi kota yang madani,” tambahnya.

Muhammad Rudi juga berharap, seluruh elemen masyarakat dapat terus mendukung pembangunan Batam yang berkelanjutan. Hal ini agar cita-cita menuju Batam Kota Baru bisa terealisasi maksimal ke depannya.

“Pembangunan ini saya siapkan untuk dinikmati oleh seluruh masyarakat Batam,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Ratusan 800 PTK Non ASN Kota Batam Kembali Tandatangani SK Perpanjangan Kontrak

0

RASIO.CO, Batam – Sebanyak 800 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Non ASN se-Kota Batam kembali mendapatkan perpanjangan kontrak dari Pemerintah Provinsi Kepri. Perpanjangan ditandai dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) Tahun 2024 secara simbolis oleh perwakilan guru SMAN/SMKN dan SLBN se-Kota Batam.

“Semoga dengan perpanjangan kontrak ini, makin meningkatkan semangat bapak dan ibu guru PTK Non ASN, dalam mendidik anak- anak menjadi generasi yang hebat,” pinta Gubernur Kepri Ansar Ahmad usai menyaksikan penandatanganan secara simbolis di Auditorium Kampus Unrika Batu Aji Kota Batam, Jum’at (19/1).

Selain penandatanganan secara simbolis oleh masing-masing perwakilan guru SMAN, SMKN dan juga SLB, juga diserahkan pula tunjangan secara simbolis untuk Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah,  Guru ASN, Bendahara BOS, Bendahara SPP, Kenaikan Gaji PPPK, Pengurus Barang, Kenaikan Gaji bagi PTK Non ASN hingga bantuan biaya oprasional bagi peserta didik siswa SMAN di Batam. 

Dikatakan Gubernur Ansar, anak-anak sebagai ‘incoming generation’ memang harus dibekali dan disiapkan secara  sungguh-sungguh dengan ilmu pengetahuan yang memadai. Agar dengan pengetahuan yang memadai tersebut, mereka siap untuk bersaing serta memiliki bekal untuk menghadapi masa  depannya. 

Masih kata Ansar, sebagai tugas mandatori yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah termasuk Kepri, Pemprov memang sangat konsen memberikan atensi atas kemajuan pembangunan pendidikan. Termasuk tentunya, kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan.

“Dimana kita terus memperjuangkan status bapak ibu semua, yang saat ini masih menjadi PTK Non ASN perlahan kita naikan statusnya menjadi PPPK, ” jelas Gubernur Ansar seraya mengatakan total PPPK se Kepri sebanyak 2.453 orang guru

Gubernur Ansar juga menambahkan, bagaimana Pemerintah Provinsi Kepri akan terus melakukan pemerataan sektor  pendidikan ke seluruh wilayah yang ada di Kepri. Termasuk bagaimana mendorong ketersediaan guru sesuai bidang disiplin ilmunya,  agar merata terdistibusikan ke seluruh sekolah yang ada di naungan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. 

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian bapak dan ibu semua. Karena peran  bapak ibu guru semua, pembangunan pendidikan di Kepri  berjalan dengan baik. Hingga menempatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri menempati posisi ketiga tertinggi nasional, dengan nilai 79,08 poin” tutupnya. 

Adapun Rektor Unrika Prof Dr Hj. Sri Langgeng Ratnasari selaku tuan rumah dalam sambutan singkatnya mengatakan, sejak berdiri 31 tahun yang lalu, Unrika Batam turut serta menjadi bagian dari kampus yang ikut melahirkan generasi generasi berilmu, yang turut serta mewarnai berbagai pembangunan di Kota Batam dan Kepulauan Riau.

“Terimakasih juga kepada Pemerintah Provinsi Kepri, atas bantuan dana hibah sebesar Rp 300 juta untuk pembangunan laboratorium  komputer bagi fakultas ekonomi dan bisnis Unrika,” tutup Prof Dr. Sri Langgeng Ratnasari. 

Redaksi@www.rasio.co//

Berbaur Dengan Masyarakat Mentigi, Ansar Komitmen Percepat Pembangunan

0

RASIO.CO, Bintan – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad mengunjungi masyarakat Mentigi di Lapangan Bola Mentigi, Bintan, Kamis (18/01/2024). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi Gubernur dengan masyarakat di berbagai daerah di Provinsi Kepri.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar mengatakan bahwa ia merasa senang dapat bertemu kembali dengan masyarakat Mentigi yang sudah lama tidak ia jumpai. Ia berharap dengan silaturahmi ini, hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat dan harmonis.

“Semoga dengan silaturahmi ini akan membawa semangat baru bagi kita untuk membangun Kepri lebih maju,” ucapnya.

Gubernur Ansar juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan beberapa program strategis yang telah dan akan dilaksanakan oleh pemerintah provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beberapa program tersebut antara lain:

  1. Penyelesaian pembangunan Rumah Singgah di Jakarta dan Batam yang diperuntukan bagi masyarakat yang akan berobat baik di Jakarta atau Batam. Rumah Singgah ini merupakan fasilitas gratis yang dapat digunakan oleh masyarakat Kepri yang membutuhkan tempat tinggal sementara saat berobat.
  2. Pembangunan RS Jiwa dan Ketergantungan Obat Engku Haji Daud bekerjasama dengan Kemenkes RI. RS ini merupakan rumah sakit pertama di Kepri yang khusus menangani pasien jiwa dan ketergantungan obat. RS ini memiliki kapasitas 200 tempat tidur dan dilengkapi dengan fasilitas lengkap seperti laboratorium, radiologi, farmasi, dan rehabilitasi.
  3. Peningkatan Fasilitas berupa cathlab untuk pemasangan ring jantung di RSUD Raja Ahmad Tabib. Cathlab ini merupakan alat canggih yang dapat melakukan prosedur pemasangan ring jantung tanpa operasi. Cathlab ini diharapkan dapat menurunkan angka kematian akibat penyakit jantung di Kepri.
  4. Pemberian BPJS Kepada Para Nelayan. Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada para nelayan yang merupakan salah satu kelompok masyarakat yang rentan terhadap risiko kesehatan. 
  5. Pemberian Beasiswa S1 kepada siswa yang berprestasi dan kurang mampu. Program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah provinsi terhadap pendidikan di Kepri.
  6. Pemberian bantuan Transportasi darat dan laut bagi siswa yang kurang mampu. Program ini bertujuan untuk memudahkan akses siswa yang tinggal di daerah terpencil atau pulau-pulau untuk bersekolah.

Gubernur Ansar berharap bahwa berbagai program yang bermanfaat untuk masyarakat dapat perluas manfaatnya walaupun dengan jumlah APBD yang sangat terbatas. Oleh karena itu, ia meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar pemerintah provinsi dapat mendapatkan anggaran juga dari pusat agar pembangunan di daerah cepat terealisasi.

“Kami akan terus berjuang untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Kepri di pusat. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk bersinergi dalam pembangunan,” ucapnya.

Di Kabupaten Bintan sendiri, Gubernur Ansar mengatakan bahwa pemerintah provinsi telah mengupayakan berbagai pendekatan dengan Pemerintah Pusat guna pembangunan infrastruktur jalan untuk memudahkan akses masyarakat. Di tahun 2023 yang lalu, Kementerian Bappenas telah membantu untuk proyek pelebaran jalan di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong senilai 90 milliar serta peningkatan Akses Jalan Lintas Timur dari arah Kijang yang saat ini sudah terhubung dengan Jalan Simpang Bundaran Km 16, Toapaya senilai 60 Milliar.

Selain itu, program Kepri Terang juga telah menyambungkan listrik untuk masyarakat kurang mampu di Bintan, terutama di Pulau Pangkil, Pulau Dendun, Air Glubi dan beberapa pulau kecil. Upaya Gubernur ke depan bersama PLN adalah menghidupkan listriknya 24 jam sehari sehingga dapat membantu kegiatan perekonomian masyarakat.

“Kabupaten Bintan terus menjadi perhatian Provinsi Kepri. Jika beberapa tahun yang lalu Bintan mendapatkan porsi pembangunan dari Provinsi Kepri hanya 15 sampai dengan 20 milliar maka dua tahun belakangan di masa kepemimpinan kami Bintan mendapatkan bantuan sekitar 60 miliar lebih dan tahun ini kita tingkatkan lagi menjadi 70 miliar agar pembangunan Bintan semakin gencar,” kata Gubernur Ansar. 

Redaksi@www.rasio.co//

Jadi Titik Penilaian Adipura, Wabup Karimun Tinjau Pasar Puan Maimun

0

RASIO.CO, Karimun – Pasar Puan Maimun menjadi salah satu titik yang masuk dalam penilaian Adipura. Oleh karenanya, Pemerintah Karimun terus berupaya agar pasar semi moderen ini tetap terjaga kebersihan, dan tertata dengan baik.

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim saat meninjau Pasar Puan Maimun pun, mengapresiasi atas terjaganya kebersihan di sekitar lokasi pasar. Didampingi Tim Perumda Bumi Berazam Jaya, Anwar Hasyim pun mengitari lokasi pasar. Kios-kios pedagang menjadi perhatian, termasuk kebersihan lingkungan pasar.

“Meski sudah tertata dan terjaga kebersihan pasar, tapi harus tetap ditingkatkan lagi. Karena, Pasar Puan Maimun menjadi salah satu titik penilaian Tim Adipura,” ujar Wakil Bupati Anwar Hasyim kepada Plt Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya, Tohap Siahaan SE M.MPub, Kamis (18/1).

Kepada pedagang pun, Anwar Hasyim meminta turut menjaga kebersihan di pasar. Sehingga, Piala Adipura yang diraih empat kali berturut-turut dapat dipertahankan.“Semoga, Kabupaten Karimun kembali meraih Piala Adipura untuk ke lima kali. Tim Perumda, dan pedagang harus bersinergi sehingga kebersihan pasar tetap terjaga,” pinta Anwar Hasyim.

Plt Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya, Tohap Siahaan SE M.MPub mengaku, pihaknya mendukung upaya pemerintah mempertahankan Piala Adipua.

“Makanya kita terus berupaya menjaga kebersihan Pasar Puan Maimun. Selain penertiban pedagang, lokasi pasar pun kita percantik dengan lukisan mural,” sebut Tohap. 

***

KPK Geledah Kantor Bupati Labuhanbatu, Sita Dokumen Fisik dan Elektronik

0

RASIO.CO, Jakarta – KPK menyita sejumlah dokumen fisik dan bukti elektronik lainnya saat menggeledah Kantor Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, terkait dugaan korupsi suap. Penggeledahan dilakukan pada Kamis (18/1).

“Hasil penggeledahan antara lain berupa dokumen SK tersangka EAR sebagai Bupati dan SK pengangkatan RSR selaku anggota DPRD, bukti elektronik, dan data pekerjaan Pemkab Labuhanbatu dari TA 202-2023,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dikutip CNNIndonesia, Jumat (19/1).

Penyidik KPK juga menggeledah dua tempat lain pada Kamis. Ali mengatakan penggeledahan dilakukan di rumah pribadi tersangka RSR. Dari penggeledahan, penyidik mendapat catatan plotting proyek dan setoran fee untuk tersangka RSR dan EAR, serta bukti slip transaksi perbankan. Kemudian, penggeledahan juga dilakukan di rumah pribadi pihak terkait perkara tersebut.

“Hasil penggeledahan berupa catatan plotting proyek pekerjaan TA 2023, 20 stempel perusahaan yang digunakan untuk mengikuti tender pekerjaan di Pemkab Labuhanbatu,” kata Ali.

KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dugaan korupsi suap dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Keempatnya adalah Bupati Labuhanbatu Erik Atrada Ritonga, Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Rudi Syahputra Ritonga, dan dua pihak swasta masing-masing Fajar Syahputra dan Effendi Sahputra.

Sebagai pemberi suap Effendi dan Fajar disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sedangkan sebagai penerima suap Erik dan Rudi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

***

Kejagung Geledah Rumah Budi Said Kasus Rekayasa Jual Beli Emas Antam

0

RASIO.CO, Jakarta – Kejaksaan Agung RI menggeledah rumah milik Crazy Rich Surabaya Budi Said terkait kasus dugaan rekayasa jual beli emas PT Antam.

Dikutip CNNIndonesia, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan penggeledahan dilakukan penyidik usai menetapkan Budi sebagai tersangka dalam kasus tersebut, pada Kamis (18/1) kemarin.

Selain rumah milik Budi, Ketut menyebut penggeledahan juga dilakukan penyidik di salah satu kantor yang terletak di Jawa Timur untuk mencari alat bukti tambahan.

“Penyidik masih menggeledah beberapa rumah milik tersangka BS dan sebuah kantor di provinsi Jawa Timur. Guna mencari bukti-bukti pendukung keterkaitan Tersangka dalam perkara tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/1).

Lebih lanjut, Ketut mengatakan penyidik juga telah menyita sejumlah uang tunai dalam bentuk mata uang asing yang dibawa Budi pada saat penetapan tersangka senilai Rp130 juta.

“Terhadap uang tersebut, akan dikaji dengan keterkaitan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Tersangka,” pungkasnya.

Sebelumnya Kejaksaan Agung RI menetapkan Crazy Rich asal Surabaya Budi Said (BS) sebagai tersangka kasus dugaan rekayasa jual beli emas yang melibatkan PT Antam Tbk pada periode Maret hingga November 2018.

Budi dinilai terbukti melakukan pemufakatan jahat bersama EA dan tiga pegawai Antam berinisial AP, EK, dan MD untuk menyalahgunakan wewenang penjualan emas atau logam mulia dari Butik Surabaya 1 Antam. Rekayasa dilakukan dengan cara Butik Surabaya 1 menjual emas di bawah harga yang ditetapkan PT Antam. Harga jual yang rendah kepada Budi itu disamarkan dengan dalih sedang ada pemberian diskon dari PT Antam.

Untuk mengaburkan rekayasa itu, transaksi dilakukan secara offline sehingga PT Antam tidak bisa mengontrol kesesuaian antara jumlah emas yang keluar dengan nilai transaksi yang masuk ke Butik Surabaya 1.

Selanjutnya, para pelaku juga membuat surat ketentuan jual beli emas palsu untuk menyamarkan rekayasa transaksi jual beli emas antara Budi dengan Butik Surabaya 1 Antam.

Lewat surat palsu itu juga, PT Antam diposisikan seolah-olah masih memiliki tanggungan emas yang masih belum diserahkan kepada Budi. Surat palsu itu pula yang kemudian digunakan Budi untuk menggugat Antam ke pengadilan.

“Berdasarkan surat palsu tersebut, seolah-olah PT Antam masih memiliki kewajiban menyerahkan logam mulia kepada tersangka. Bahkan atas dasar surat tersebut, tersangka mengajukan gugatan perdata,” jelasnya.

Akibat kasus tersebut, PT Antam diduga mengalami kerugian senilai 1.136 Kg emas logam mulia atau setara Rp1,266 triliun. Atas perbuatannya Budi dijerat Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

***