Senin, November 2, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 4

POM MTsN Lingga, Tim Voli SDN 001 Singkep Pesisir Raih Juara Pertama

0

RASIO.CO, Lingga – Tim bola voli Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Singkep Pesisir, Desa Berindat, berhasil keluar sebagai juara pertama dalam turnamen bola voli Pekan Olahraga Madrasah (POM) yang diselenggarakan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Lingga. Kemenangan tersebut diraih setelah menaklukkan tim SDN 002 Singkep pada laga final di Lapangan Bola Voli MTsN Lingga, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Sabtu (24/10/2026).

Prestasi ini menjadi pencapaian membanggakan bagi SDN 001 Singkep Pesisir. Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, turnamen tersebut menjadi ruang bagi pelajar sekolah dasar untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan semangat sportivitas melalui kompetisi olahraga.

Turnamen bola voli POM MTsN Lingga diikuti sembilan tim dari sejumlah sekolah dasar. Menariknya, setiap tim diperbolehkan melibatkan pemain putra dan putri, sehingga memberikan kesempatan lebih luas bagi para pelajar untuk berpartisipasi dan menunjukkan potensi mereka di bidang olahraga.

Guru olahraga SDN 001 Singkep Pesisir, Tengku Amir Effendy, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar MTsN Lingga atas inisiatif menyelenggarakan POM sebagai wadah pengembangan minat dan bakat olahraga bagi pelajar tingkat sekolah dasar.

Menurut Tengku Amir, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan pengalaman bertanding kepada siswa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperkenalkan potensi dan prestasinya kepada masyarakat.

“Salah satu cara mempromosikan sekolah yang bagus lewat kegiatan ini,” kata Tengku Amir.

Tengku Amir juga menyampaikan terima kasih atas doa, dukungan, dan semangat yang diberikan kepala sekolah serta majelis guru SDN 001 Singkep Pesisir, sehingga para siswa dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan POM MTsN Lingga.

Bagi Tengku Amir, keberhasilan meraih juara bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan. Ia menilai antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan olahraga justru menjadi nilai penting yang perlu terus dipupuk.

“Juara hanya bonus, tetapi kegiatan ini membuat anak-anak semakin senang dan antusias untuk berolahraga. Kebetulan SD Negeri 001 Singkep Pesisir ini ikut berpartisipasi di semua kegiatan yang diselenggarakan ini,” katanya.

Pekan Olahraga Madrasah yang berlangsung pada 23–29 Oktober 2026 ini tidak hanya mempertandingkan bola voli. MTsN Lingga juga menghadirkan cabang futsal dan senam sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi serta pengembangan kemampuan olahraga pelajar.

Berikut jadwal rangkaian kegiatan POM MTsN Lingga:

Bola voli: 23–24 Oktober 2026, di Lapangan Bola Voli MTsN Lingga.

Futsal: 25–28 Oktober 2026, di Lapangan One Futsal Singkep.

Senam: 29 Oktober 2026, di halaman MTsN Lingga, sekaligus menjadi agenda penutupan kegiatan.

Penyelenggaraan berbagai cabang olahraga tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kebugaran, serta membangun karakter melalui aktivitas yang positif dan kompetitif.

Daftar Juara Bola Voli POM MTsN Lingga.
Berdasarkan hasil turnamen, berikut daftar empat tim yang berhasil menempati posisi juara:

Juara I. SD Negeri 001 Singkep Pesisir.

Juara II. SD Negeri 002 Singkep.

Juara III. SD Negeri 008 Singkep.

Juara IV. SD Negeri 009 Singkep.

Keberhasilan SDN 001 Singkep Pesisir meraih gelar juara pertama menjadi catatan positif bagi pembinaan olahraga di lingkungan sekolah dasar, khususnya di wilayah Singkep Pesisir.

Di tengah pentingnya pendidikan akademik, kegiatan seperti POM MTsN Lingga menunjukkan bahwa pengembangan minat, bakat, dan karakter siswa melalui olahraga juga patut mendapat perhatian. Kompetisi yang sehat bukan hanya tentang siapa yang membawa pulang piala, melainkan juga tentang keberanian mencoba, kerja sama tim, dan pengalaman yang membentuk mental para pelajar.

POM MTsN Lingga pun menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarsekolah sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah di masa mendatang.

Puspan

Bikin Laporan Palsu Kehilangan Xpander demi Klaim Asuransi, 3 Orang Diciduk Polsek Batu Ampar

0

RASIO.CO, Batam – Upaya licik tiga orang untuk mengelabui perusahaan asuransi dengan modus laporan palsu kehilangan mobil berakhir di balik jeruji besi. Polsek Batu Ampar berhasil membongkar praktik pembuatan laporan palsu dan pemalsuan surat di wilayah hukumnya.

Pengungkapan kasus tersebut dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar IPTU Eko Kurniawan mewakili Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah, Jumat (23/10).

“Kami menetapkan tiga orang tersangka, masing-masing berinisial KAL alias OJ (35), H (49), dan KS (43). Ketiganya bersekongkol membuat laporan polisi palsu terkait dugaan pencurian satu unit mobil Mitsubishi Xpander,” tegas IPTU Eko.

Kasus ini bermula pada Jumat, 25 September 2026, saat tersangka KS (43) mendatangi Mapolsek Batu Ampar untuk membuat Laporan Polisi terkait hilangnya mobil Mitsubishi Xpander putih BP 1355 CJ. Dalam laporannya, KS mengklaim kendaraannya dicuri di area parkir Pacific Foodcourt, Sei Jodoh, Batu Ampar.

Namun kebohongan itu tak bertahan lama. Hasil penyelidikan mendalam Tim Opsnal Reskrim Polsek Batu Ampar menemukan sejumlah kejanggalan. Analisis di lapangan membuktikan tindak pidana pencurian yang dilaporkan KS tidak pernah terjadi.

Laporan palsu tersebut ternyata sengaja dibuat sebagai syarat untuk mengajukan klaim asuransi kepada PT Garda Andalan Bersama serta mengelabui pihak pembiayaan, Clipan Finance.

Setelah mengantongi bukti dan memeriksa saksi-saksi, Unit Reskrim Polsek Batu Ampar yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Eko Kurniawan bersama Panit Opsnal IPDA Yessi Novrianto bergerak cepat melakukan penangkapan maraton.

Pelaku pertama, KAL alias OJ (35), ditangkap pada Selasa (19/10/2026) sekitar pukul 22.15 WIB di Perumahan Costarica, Batam Kota.

Hasil pengembangan mengarah kepada pelaku kedua, H (49) yang merupakan Kepala Kantor Cabang Clipan Finance Provinsi Kepri. H diringkus di kawasan Tiban Mas pada Rabu (20/10/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Sementara otak pelapor palsu, KS (43), diamankan di Komplek Dreamland 2 pada Rabu (20/10/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil Mitsubishi Xpander warna putih, dua buah kunci mobil asli, satu lembar surat keterangan Clipan Finance atas nama KS, satu lembar surat tugas dari PT Garda Andalan Bersama, satu lembar STNK, satu buah flashdisk berisi data pendukung, serta berkas laporan polisi palsu.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 391 Ayat (1) dan (2) serta Pasal 361 UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang pemalsuan surat dan laporan palsu.

Polsek Batu Ampar memastikan keamanan di kawasan Pacific Foodcourt tetap terjamin. Berdasarkan penelusuran rekaman CCTV di lokasi, laporan yang masuk terbukti palsu.

“Kami mengimbau keras kepada masyarakat agar tidak main-main dengan hukum. Membuat laporan palsu kepada kepolisian demi keuntungan pribadi adalah tindak pidana serius dan akan kami tindak tegas tanpa tebang pilih,” pungkas IPTU Eko.

Redaksi@www.rasio.co //

Meski IHSG Berfluktuasi, Investor Pasar Modal Kepri Terus Bertambah

0

RASIO.CO, Batam – Minat masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) untuk berinvestasi di pasar modal terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir September 2026, jumlah investor pasar modal di Kepri tercatat mencapai 297.128 investor.

Jumlah tersebut bertambah 99.144 investor dibandingkan posisi akhir Januari 2026 yang sebanyak 197.984 investor, atau tumbuh 50,08 persen secara _year-to-date_ (YtD).

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kepulauan Riau, Indra Novita, mengatakan pertumbuhan investor di Kepri sejalan dengan tren nasional yang juga mengalami peningkatan signifikan.

“Kepri tidak ketinggalan untuk mengejar pertumbuhan investor seperti skala nasional. Ini menjadi hal yang menggembirakan bagi kami insan pasar modal,” ujar Indra saat media gathering bersama insan pers di Batam, Jumat (23/10/2026).

Secara nasional, jumlah investor pasar modal tercatat 20.325.237 investor pada akhir Januari 2026. Angka itu melonjak menjadi 31.021.366 investor pada akhir September 2026, atau bertambah 10.596.129 investor dengan pertumbuhan 52,62 persen.

Indra menambahkan, secara nasional jumlah investor bahkan telah menembus 32 juta investor pada Oktober 2026. Hal ini menunjukkan perluasan partisipasi masyarakat di pasar modal berlangsung sangat cepat.

IHSG Berfluktuasi, Fundamental Jadi Kunci

Di tengah pertumbuhan investor, Indra mengakui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berfluktuasi. Pergerakan indeks dipengaruhi berbagai sentimen, termasuk pernyataan dari penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).

“Pada hari pertama saat MSCI mengeluarkan pernyataan, memang ada kepanikan dari investor. Tetapi penurunan IHSG bukan hanya disebabkan hal itu, melainkan juga faktor lain seperti suku bunga internasional dan kondisi sosial politik,” jelasnya.

Menurutnya, MSCI memiliki pengaruh besar karena menjadi acuan investor domestik maupun asing. Namun setelah sempat tertekan, IHSG mulai menunjukkan perbaikan.

Indra menilai langkah reformasi pasar modal yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BEI diharapkan mampu memperkuat kepercayaan investor. Ia menyebut, investor berpengalaman biasanya tidak hanya melihat gejolak jangka pendek, tetapi mempertimbangkan fundamental perusahaan.

“Bagi investor yang sudah berpengalaman, kondisi seperti ini justru bisa menjadi momentum untuk melihat saham-saham dengan fundamental dan kinerja yang baik,” katanya.

Perkuat Literasi Lewat Media

Indra menjelaskan, media gathering yang digelar satu hingga dua kali setahun itu merupakan upaya BEI mempererat sinergi dengan insan pers di Kepri. Melalui peran media, informasi dan edukasi pasar modal diharapkan menjangkau masyarakat lebih luas.

“Kami sangat mengapresiasi rekan-rekan media yang selalu mendukung kami dalam menyampaikan informasi dan meliterasi masyarakat di Kepri terkait pasar modal Indonesia,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan literasi, BEI juga akan menggelar Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 pada 3-5 November mendatang.

Indra berharap masyarakat tidak hanya tertarik menjadi investor, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik mengenai risiko dan pentingnya mengambil keputusan investasi berdasarkan informasi yang memadai.

Redaksi@www.rasio.co //

Sambut Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, SMAN 2 Singkep Gelar Berbagai Lomba

0

RASIO.CO, Lingga – SMA Negeri 2 Singkep, menggelar Festival Lomba Bulan Bahasa dalam rangka menyambut peringatan Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang bahasa, sastra, jurnalistik, hingga seni visual. Bertempat di ruang SMAN 2 Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, pada Kamis (22/10/2026).

Festival yang diikuti siswa kelas X dan XI tersebut menghadirkan sejumlah cabang perlombaan, meliputi pester, komik, cipta puisi, jurnalistik, fotografi, video pendek, dan cerpen. Selain mendorong kreativitas siswa, kegiatan ini juga diarahkan untuk menjaring bibit-bibit potensial yang dapat dipersiapkan mengikuti kompetisi di tingkat kabupaten hingga nasional.

Kepala SMAN 2 Singkep, Frans Edwinata, mengatakan festival tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, tetapi juga memiliki tujuan strategis dalam mendukung pengembangan prestasi siswa.

Menurut Frans, sejumlah cabang lomba yang dipertandingkan memiliki keterkaitan dengan kompetisi pelajar di tingkat nasional, termasuk ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N).

“Selain mencari bibit-bibit berpotensi, kegiatan yang kami laksanakan ini juga untuk menunjang persiapan menghadapi kegiatan bertaraf nasional yang nantinya akan diadakan,” kata Frans saat ditemui disela-sela kegiatan.

Frans berharap festival tersebut dapat melahirkan siswa-siswi berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Lingga di tingkat nasional.

“Kami berharap mudah-mudahan dari kegiatan ini akan muncul bibit-bibit dari SMAN 2 Singkep yang nanti akan membawa nama baik Kabupaten Lingga di tingkat nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua OSIS SMAN 2 Singkep, Josevia Natanya Ambar Ginting, menjelaskan bahwa penyelenggaraan berbagai perlombaan tersebut merupakan bagian dari upaya OSIS memeriahkan Bulan Bahasa sekaligus menyambut Hari Sumpah Pemuda.

Josevia menegaskan, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarsiswa, tetapi juga sarana untuk mengasah kemampuan dan mempersiapkan calon peserta yang berpotensi mewakili sekolah dalam perlombaan di tingkat kabupaten maupun ajang FLS2N.

“Kegiatan yang dilaksanakan selain untuk meningkatkan minat dan bakat para siswa dan siswi, kami juga ingin mempersiapkan calon-calon yang nantinya akan kami kirim ke kabupaten untuk lomba FLS2N,” jelas Josevia.

Josevia mengatakan peserta festival berasal dari kelas X dan XI. Sementara itu, siswa kelas XII tidak dilibatkan karena sedang menjalani simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Di akhir keterangannya, Josevia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan semangat dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman untuk terus berkembang.

“Pesan untuk para peserta hari ini, semoga apa pun hasilnya bisa menjadi yang terbaik dan SMAN 2 Singkep bisa menjadi sekolah yang lebih maju, terbaik, dan selalu menjadi SMANDA yang gemilang,” tutupnya.

Peringatan Bulan Bahasa setiap Oktober menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap bahasa Indonesia, sastra, dan budaya literasi. Semangat tersebut juga berkaitan erat dengan peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, yang menegaskan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Melalui festival ini, SMAN 2 Singkep berupaya menggabungkan semangat kebangsaan dengan pengembangan kreativitas generasi muda. Berbagai cabang lomba yang diselenggarakan diharapkan dapat membuka ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, festival ini menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memetakan potensi siswa sejak dini. Tantangan berikutnya adalah memastikan bakat-bakat yang muncul dapat terus dibina agar mampu bersaing dan memberikan prestasi nyata bagi sekolah maupun Kabupaten Lingga.

Puspan

Polres Lingga Gelar Latpraops Patuh Seligi 2026, Kapolres Tekankan Profesionalisme Dan Pendekatan Humanis

0

RASIO.CO, Lingga – Polres Lingga melaksanakan Rapat Latihan Pra Operasi (Latpraops) Patuh Seligi 2026. Bertempat di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polres Lingga, pada Jumat (23/10/2026), sore.

Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan kesiapan personel dalam pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lingga, AKBP Ahmad Andi Suryadi, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Wakapolres Lingga, KOMPOL Efendi, S.H., M.H., serta dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Lingga yang terlibat dalam operasi.

Dalam arahannya, Kapolres Lingga AKBP Ahmad Andi Suryadi menegaskan, bahwa Latpraops merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh personel memahami tugas, tanggung jawab, sasaran, serta cara bertindak dalam pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026.

Kapolres menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas secara profesional, sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP), serta mengedepankan pendekatan yang humanis, santun, dan persuasif kepada masyarakat.

“Pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Lingga,” Kata Kapolres dalam arahannya.

Kapolres juga menginstruksikan personel untuk melaksanakan deteksi dini dan pemetaan daerah rawan pelanggaran, kemacetan, serta kecelakaan lalu lintas. Selain itu, kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat harus ditingkatkan melalui sosialisasi langsung, pemasangan baliho, penyebaran flyer, pemanfaatan media sosial, serta berbagai sarana informasi lainnya.

Kapolres melanjutkan, dalam pelaksanaan operasi, penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, aksi balap liar, dan penggunaan kendaraan bermotor yang tidak sesuai ketentuan harus dilakukan secara profesional dan sesuai aturan.

“Setiap tindakan petugas diharapkan dapat memberikan edukasi serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara,” terang Kapolres.

Selanjutnya, Kasatlantas Polres Lingga AKP Moch Fahmi Prakasa, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., menyampaikan paparan terkait atensi Korlantas Polri dalam pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026. Kegiatan operasi diarahkan dengan komposisi preemtif sebesar 20 persen, preventif sebesar 50 persen, dan represif sebesar 30 persen.

Pembagian tersebut menjadi pedoman bagi personel dalam mengoptimalkan upaya edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum secara proporsional. Kasatlantas juga menekankan pentingnya penggunaan alat komunikasi Handy Talky (HT) untuk mendukung komunikasi dan koordinasi antarpersonel selama bertugas di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Kabagops Polres Lingga AKP Marsahid menyampaikan paparan materi terkait pelaksanaan operasi. Sementara itu, Kasihumas Polres Lingga IPTU Hendri Harahap mengingatkan personel agar mengedepankan komunikasi yang santun dan humanis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, sehingga pesan keselamatan berlalu lintas dapat diterima dengan baik dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.

Kasipropam Polres Lingga IPDA Jenris Sihombing turut menekankan pentingnya pelaksanaan Arahan Pimpinan Pasukan (APP) dan konsolidasi sebelum maupun setelah pelaksanaan tugas. Personel juga diminta menerapkan prinsip Senyum, Sapa, dan Salam (3S), serta senantiasa menjaga sikap, disiplin, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui Latpraops ini, Polres Lingga berkomitmen untuk mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026, tidak hanya dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat agar semakin patuh terhadap peraturan dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.


Overstay WNA Kamboja dan Vietnam di Tangkap di Perairan Kepri

0

RASIO.CO, Batam – Tim gabungan TNI AL bersama Satgas POA BAIS berhasil menangkap 12 WNA Kamboja dan Vietnam overstay di Indonesia akan melarikan diri lewat laut tujuan negara jiran Malaysia.Selasa(20/10).

Keberhasilan tersebut merupakan hasil pengembangan dan pendalaman informasi terhadap tiga WNA, terdiri dari dua warga negara Vietnam dan satu warga negara Myanmar.

Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan bergerak melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap aktivitas yang diduga berkaitan dengan upaya keberangkatan WNA melalui jalur tidak resmi.

Pada Selasa (20/10), sekitar pukul 13.30 hingga 18.30 WIB, tim gabungan Kodaeral IV dan Satgas POA BAIS TNI melaksanakan operasi di kawasan Pulau Lumba, Kasu, Belakang Padang, Kota Batam.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 12 WNA Vietnam yang terdiri dari tujuh perempuan dan lima laki-laki yang diduga tengah dipersiapkan menuju Malaysia melalui perairan perbatasan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, para WNA tersebut selain diduga telah melampaui batas waktu izin tinggal atau “overstay” juga diduga melanggar ketentuan keimigrasian karena berupaya keluar dari wilayah Indonesia melalui jalur tidak resmi tanpa menjalani pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Terkait motif para WNA berupaya keluar dari Indonesia, masih diperlukan pendalaman lebih lanjut, termasuk kemungkinan untuk menghindari konsekuensi atas dugaan overstay maupun adanya motif lain yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran hukum.

Untuk proses lebih lanjut sesuai kewenangan, para WNA selanjutnya diserahkan kepada Kantor Imigrasi Batam.

Keberhasilan tersebut menjadi wujud nyata sinergitas Kodaeral IV dan Satgas POA BAIS TNI dalam meningkatkan pengawasan terhadap berbagai aktivitas ilegal di wilayah Kepulauan Riau.

Kodaeral IV terus mengoptimalkan fungsi intelijen dan unsur di lapangan guna mencegah pemanfaatan jalur laut sebagai akses kegiatan ilegal lintas negara yang berpotensi mengganggu keamanan serta kedaulatan wilayah.

Komandan Kodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., mengimbau masyarakat Kepulauan Riau untuk berperan aktif dalam mendeteksi dan mencegah berbagai bentuk pelanggaran maupun kejahatan, termasuk mengawasi aktivitas mencurigakan yang melibatkan WNA serta segera melaporkannya kepada aparat berwenang.

Kodaeral IV sebagai Garda Samudra akan terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan wilayah maritim dan perbatasan.

Sekaligus mendukung upaya pemerintah mencegah berbagai pelanggaran hukum demi tegaknya kedaulatan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Redaksi@www.rasio.co //

Komunitas Kepri Hadir di Honda Bikers Day 2026

0

RASIO.CO, Batam – Honda Bikers Day (HBD) 2026 akan mencapai puncaknya di Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah, pada 24 Oktober 2026.

Setelah menyambangi Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, perayaan bertema Legacy of Spirit ini akan mempertemukan bikers Honda dari berbagai daerah dalam satu ajang kebersamaan.

Rangkaian HBD 2026 di tiga pulau berlangsung sejak September hingga Oktober. Kegiatan tersebut menghadirkan komunitas bikers dari berbagai daerah melalui aktivitas komunitas, hiburan, kompetisi, serta kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat.

HBD 2026 Digelar di Tiga Pulau
Rangkaian HBD 2026 dibuka di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, pada 26 September. Komunitas bikers dari berbagai wilayah Sumatera, mulai dari Aceh hingga Lampung, berkumpul untuk mempererat persaudaraan.

Kegiatan berlanjut ke Kalimantan di Gelora Kadrie Oening, Samarinda, pada 3 Oktober, kemudian ditutup dengan gelaran regional Sulawesi di Lapangan Pantai Akkarena, Makassar, pada 17 Oktober 2026.

Berbagai kegiatan meramaikan gelaran di tiap daerah, mulai dari aktivitas sosial komunitas, pertunjukan musik, kompetisi, pameran motor modifikasi, hingga kegiatan otomotif dan pelibatan UMKM lokal. Rangkaian tersebut turut membuka ruang interaksi antara komunitas Honda, generasi muda, dan masyarakat sekitar.

Puncak HBD Digelar di Ambarawa
Setelah rangkaian regional berakhir, para bikers Honda akan bertemu pada puncak HBD 2026 di Ambarawa. Puluhan ribu bikers dari berbagai komunitas dan penjuru Indonesia diperkirakan hadir untuk merayakan persaudaraan dengan mengusung semangat Legacy of Spirit.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, mengatakan HBD menjadi ruang bagi komunitas bikers lintas generasi untuk menjaga persaudaraan sekaligus meneruskan semangat positif kepada generasi berikutnya.

“Kami berharap kebersamaan ini tidak berhenti di acara, tetapi terus hadir melalui kontribusi nyata bagi komunitas dan masyarakat,” ujar Andy.

Puncak HBD 2026 juga akan menghadirkan berbagai kegiatan, termasuk Bikers Ceremony, Bikers Parade, Ikrar Bikers Honda, serta pertunjukan musik dari Nusa Ethnic, Kipas Tua, dan Armada Band.

Perwakilan Komunitas Batam dan Kepri Dijadwalkan Hadir
Semangat kebersamaan dalam HBD 2026 juga akan diikuti perwakilan komunitas Honda dari Kepulauan Riau. Sejumlah bikers dari Batam dan Kepri dijadwalkan menghadiri puncak perayaan di Ambarawa bersama komunitas dari berbagai daerah di Indonesia.

Nama yang tercatat sebagai perwakilan komunitas Batam antara lain Abdul Rohim Shafar dari Honda CRF Batam, Habdi Harsih dari Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Batam.

Agung Trasila dari HASCI Chapter Batam, serta Nizarwan dari HAI Chapter Batam. Perwakilan bikers One Heart Community Kepri juga disebut akan ambil bagian dalam perayaan tersebut.

Partisipasi mereka diharapkan menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarkomunitas sekaligus membawa semangat kebersamaan bikers Honda Kepri ke tingkat nasional.

Redaksi@www,redaksi //

HUT Hari Bakti ke-55, BP Batam Gelar Donor Darah

0

RASIO.CO, Batam –  BP Batam menggelar donor darah dan pemeriksaan gula darah secara serempak di Batam dan Jakarta dalam rangka memperingati Hari Bakti BP Batam ke-55, Rabu (21/10/2026).

Mengusung semangat “Setetes Darah, Sejuta Harapan”, kegiatan yang diikuti pegawai BP Batam ini berlangsung di Balairungsari BP Batam serta Kantor Penghubung BP Batam Jakarta. Pelaksanaan di kedua lokasi tersebut memberikan kesempatan bagi pegawai untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan sekaligus memeriksakan kesehatan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, hadir dalam pelaksanaan kegiatan di Batam. Selain meninjau proses donor darah, Amsakar juga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi gula darah, asam urat, dan kolesterol.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat pengabdian BP Batam untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui donor darah, para pegawai dapat berkontribusi membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan.

“Momentum Hari Bakti BP Batam ke-55 ini kita manfaatkan untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama. Melalui donor darah, kita dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengajak seluruh pegawai untuk memperhatikan kesehatan melalui pemeriksaan secara berkala,” ujar Amsakar.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, juga berkesempatan hadir untuk meninjau pelaksanaan kegiatan sekaligus mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Pegawai yang sehat dapat menjalankan tugas dan memberikan pelayanan dengan lebih baik. Mari manfaatkan pemeriksaan ini untuk lebih mengenali kondisi kesehatan kita dan membiasakan pola hidup sehat dalam keseharian,” ungkap Li Claudia.

Pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan ini memberikan kesempatan bagi pegawai untuk lebih memperhatikan kesehatannya di tengah kesibukan menjalankan tugas. Sementara itu, keterlibatan dalam donor darah menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat berbagi di lingkungan BP Batam.

Hadir pula Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano; Kepala Biro Keuangan, Siswanto; Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi, Dendi Gustinandar; Direktur Badan Usaha Pemanfaatan Aset, Djohan Effendy; Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi, Irfan Syakir Widyasa; serta Direktur Rumah Sakit BP
Redaksi@www.rasio.co //

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

0

RASIO.CO, Batam – Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan rapat paripurna DPRD Kota Batam pada Rabu (21/10/2026). Rapat yang semula dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB tersebut baru terlaksana sekitar pukul 11.00 WIB lewat atau mengalami keterlambatan lebih dari satu jam.

Kamaluddin menjelaskan, keterlambatan tersebut disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya menunggu terpenuhinya kuorum anggota DPRD yang sebagian masih mengikuti agenda rapat lainnya. Selain itu, pihaknya juga menunggu kehadiran Wali Kota Batam karena terdapat agenda kegiatan yang harus disesuaikan.

Menurutnya, kehadiran kepala daerah diperlukan untuk penandatanganan berita acara pengesahan rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang menjadi salah satu agenda penting dalam rapat paripurna tersebut.

“Selain itu menunggu kehadiran Wali Kota karena beliau memiliki agenda kegiatan. Sementara untuk penandatanganan berita acara pengesahan Ranperda itu memang harus kepala daerah. Jadi, tidak bisa diwakilkan,” kata Kamaluddin.

Beliau menjelaskan, sebelumnya Wali Kota Batam memang telah mewakilkan kehadirannya kepada Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Batam, Firmansyah. Namun, sesuai ketentuan dalam pengambilan keputusan pengesahan Ranperda, penandatanganan harus dilakukan oleh pimpinan DPRD bersama kepala daerah.

Adapun rapat paripurna tersebut mengagendakan dua pembahasan utama. Pertama, laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Batam terkait penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Batam Tahun 2027.

Kedua, laporan Panitia Khusus (Pansus) mengenai pembahasan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah, sekaligus pengambilan keputusan.

Kamaluddin menegaskan, pihaknya akan melakukan perbaikan dalam hal komunikasi dan koordinasi terkait penjadwalan kegiatan DPRD, termasuk dengan Wali Kota Batam. Langkah tersebut diharapkan dapat membuat jadwal rapat paripurna yang telah ditetapkan berjalan lebih tepat waktu dengan mempertimbangkan agenda kegiatan lainnya.

“Kita maklumi padatnya jadwal Pak Wali, dan rekan-rekan anggota DPRD juga memiliki jadwal sangat padat, baik di Pansus maupun Banggar,” tegasnya.

Beliau berharap, melalui koordinasi yang lebih baik ke depan, pelaksanaan rapat paripurna DPRD Kota Batam dapat berlangsung lebih tertib dan sesuai jadwal yang telah ditentukan, tanpa mengabaikan ketentuan serta kelengkapan yang diperlukan dalam pengambilan keputusan.(*)

Sambangi Graha PWI Kepri, Kevin Manurung Curhat Dikeluarkan Rektor ITEBA Batam

0

BATAM – Kevin Jonathan Anugerah Manurung, mahasiswa Institut Teknologi Batam (ITEBA) yang dikenai sanksi pemberhentian atau drop out (DO), mendatangi Graha Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) di kawasan Ruko Purimas, Batam Center, Selasa (13/10/2026).

Ia menceritakan kronologi pemberhentiannya yang kini menjadi objek sengketa di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang.

Dalam pertemuan tersebut, Kevin yang didampingi seniornya, Binsar itu, ditemui oleh Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Ketua Dewan Kehormatan Marganas Nainggolan, Ketua Dewan Pakar Ramon Damora, Ketua Seksi Pembelaan Wartawan Pariadi, Wakil Bendahara Faisal, Ketua Bidan Kebudayaan Tarmizi dan Wakil Ketua Seksi Kajian Politik Roni Alimin.

Saat berada di Graha PWI Kepri, Kevin mengungkapkan, persoalan dirinya bermula dari aktivitasnya sebagai anggota mahasiswa pencinta alam (Mapala) dan solidaritasnya terhadap seorang rekan.

Kevin mengungkapkan, organisasi Mapala yang diikutinya tidak diakui secara resmi oleh pihak kampus. Namun, menurut dia, sejumlah kegiatan organisasi tersebut pernah mendapat apresiasi dari pihak ITEBA.

Persoalan kemudian berkembang ketika Kevin membela rekannya hingga berujung pada perselisihan dengan pihak kampus. Ia mengaku dituduh mengancam Dekan ITEBA, Ririt Dwiputri.

Kevin membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan hanya menyampaikan kepada Ririt bahwa persoalan yang dituduhkan kepadanya akan dilaporkan kepada rektor.

“Saya tidak mengancam apa pun. Saya hanya mengatakan kepada Ibu Ririt bahwa saya akan mengadukan masalah yang dituduhkannya kepada rektor,” ujar Kevin.

Persoalan itu berujung pada terbitnya Surat Keputusan Rektor ITEBA Nomor 041/SK/Rektor-ITEBA/VI/2026 tentang Penetapan Sanksi Akademik Mahasiswa Institut Teknologi Batam. Melalui keputusan tersebut, Kevin diberhentikan sebagai mahasiswa.

Kevin juga mengaku tidak pernah menerima surat peringatan pertama dan kedua sebelum keputusan pemberhentian diterbitkan. Ia mengatakan, fotonya bahkan telah dibagikan ke grup petugas keamanan kampus sehingga dirinya tidak diperbolehkan masuk ke lingkungan ITEBA.

Keterangan tersebut merupakan penjelasan dari Kevin. Alasan dan prosedur penerbitan keputusan pemberhentian itu masih memerlukan klarifikasi dari pihak kampus.

PWI Kepri Minta Kampus Bersikap Bijaksana

Ketua PWI Provinsi Kepri Saibansah Dardani menyatakan prihatin atas pemberhentian Kevin. Menurut dia, keputusan tersebut berdampak besar terhadap kelanjutan pendidikan dan masa depannya sebagai generasi muda Batam.

Pria yang akrab disapa Cak Iban itu mempertanyakan apakah persoalan tersebut masih dapat diselesaikan melalui pendekatan pembinaan, pendidikan dan dialog sebelum berujung pada pemberhentian.

“Pihak rektorat seharusnya mempertimbangkan langkah yang bijaksana untuk mendidik mahasiswanya. Berilah kesempatan kepada Kevin sebagai generasi muda Batam untuk meraih cita-citanya,” kata Cak Iban yang juga Ahli Pers Dewan Pers itu.

Ia menambahkan, PWI Kepri mendukung upaya Kevin memperjuangkan haknya melalui jalur hukum. Menurut dia, persoalan tersebut perlu disikapi secara terbuka dengan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Sebagai organisasi profesi wartawan yang berkaitan erat dengan literasi dan kehidupan intelektual, PWI Kepri menilai klarifikasi dari pihak kampus diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh.

Konfirmasi Belum Mendapatkan Penjelasan Substantif

PWI Kepri telah berupaya meminta keterangan kepada sejumlah pejabat ITEBA untuk memperoleh penjelasan mengenai pemberhentian Kevin Manurung.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni ITEBA, Dr. Eng. Ansarullah Lawi, M.Eng., membalas permintaan konfirmasi dengan menyatakan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan sekretariat kampus yang disebutnya sebagai penanggung jawab informasi.

Namun, hingga berita ini diunggah, tidak ada tindak lanjut yang diterima setelah jawaban tersebut.

PWI Kepri juga menghubungi Dekan Fakultas Teknologi Industri dan Desain ITEBA, Assoc. Prof. Dr. Ir. M. Ansyar Bora, S.T., M.T., IPM. Ansyar untuk meminta agar konfirmasi diarahkan kepada bagian hubungan masyarakat (humas) kampus.

Ketika PWI Kepri meminta informasi mengenai kontak pejabat humas yang dapat dihubungi, upaya komunikasi tersebut tidak berlanjut.

Hal serupa terjadi ketika PWI Kepri menghubungi Dekan ITEBA, Dr. Ririt Dwiputri, pada 11 Oktober 2026.

Dalam pesan tertulis melalui WhatsApp, Ririt menyatakan bahwa klarifikasi resmi mengenai persoalan kemahasiswaan ditangani bagian humas kampus. Ia menyarankan agar permintaan informasi disampaikan melalui jalur resmi untuk menjaga akurasi dan mencegah kesimpangsiuran informasi.

Namun, hingga berita ini disusun, PWI Kepri menyatakan belum memperoleh penjelasan substantif dari pihak kampus mengenai dasar dan proses penerbitan keputusan pemberhentian Kevin.

Keterangan dari pihak ITEBA tetap diperlukan untuk memberikan gambaran yang berimbang mengenai perkara tersebut.

PTUN Tolak Rekonvensi ITEBA Senilai Rp 1,35 Miliar

Di jalur hukum, perkara pemberhentian Kevin berlanjut di PTUN Tanjungpinang. Dalam sidang lanjutan dengan agenda pembuktian surat pada 21 Oktober 2026, majelis hakim menolak pengajuan rekonvensi pihak ITEBA dan meminta agar pengajuannya diperbaiki.

Berdasarkan keterangan dalam materi perkara, nilai rekonvensi yang diajukan pihak ITEBA mencapai Rp 1.351.000.000.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Ika Widhia bersama dua hakim anggota. Kevin hadir sebagai penggugat dengan didampingi kuasa hukumnya, Handrianto Sianipar dan Marnaek Tua Simarmata. Adapun pihak tergugat, Rektor ITEBA, diwakili kuasa hukum Imanuel Dermawan Purba dan Irwan.

Dalam persidangan tersebut, majelis hakim menerima alat bukti surat dari kedua pihak. Meski demikian, sejumlah berkas diminta untuk diajukan kembali dalam persidangan berikutnya.

Majelis hakim juga meminta pihak tergugat memperbaiki pengajuan rekonvensinya. Dalam persidangan, majelis menyampaikan bahwa kewenangan PTUN dalam perkara tersebut berkaitan dengan pengujian keputusan tata usaha negara atau tindakan administrasi pemerintahan.

Kompetensi PTUN antara lain diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, sebagaimana diubah melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009.

Penolakan pengajuan rekonvensi dalam persidangan tersebut tidak dengan sendirinya menentukan menang atau kalahnya para pihak dalam pokok sengketa pemberhentian Kevin. Perkara utama tetap berlanjut sesuai tahapan persidangan.

Menjelang penutupan sidang, kuasa hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba, meminta agar pihak penggugat tidak menyampaikan kepada media alasan pemberhentian Kevin selama proses persidangan masih berlangsung.

Permintaan tersebut disampaikan kepada majelis hakim. Namun, proses hukum yang sedang berjalan tetap menjadi kepentingan publik, terutama untuk memahami dasar keputusan administrasi yang disengketakan.

Hingga berita ini diunggah, pihak ITEBA belum memberikan keterangan resmi mengenai penolakan pengajuan rekonvensi maupun penjelasan substantif tentang keputusan pemberhentian Kevin.

Perkara ini selanjutnya akan berlanjut ke agenda persidangan berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan majelis hakim.

Redaksi@www.rasio.co //