Minggu, April 19, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 3

KPK Dorong Kepastian dan Akselerasi Investasi di KEK Nongsa dan PSN Wiraraja

0

RASIO.CO, Batam – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendorong penguatan tata kelola sektor strategis nasional melalui pendekatan kolaboratif bersama para pemangku kepentingan.

Sebagai tindak lanjut koordinasi dengan BP Batam, KPK melalui Kedeputian Koordinasi dan Supervisi (Korsup) melakukan peninjauan langsung ke KEK Nongsa Digital Park serta proyek PSN Wiraraja, Kamis (9/4). Langkah ini dilakukan untuk memastikan implementasi sektor strategis berjalan efektif di tengah

Kepala Satuan Tugas Korsup Wilayah V KPK, Dian Patria, menegaskan bahwa kehadiran KPK tidak hanya berfokus pada percepatan investasi, tetapi juga menjamin kepastian hukum dan regulasi.

“Kami di sini netral dan tidak berpihak. Kami menekankan agar implementasi sektor strategis berjalan dengan baik,” tegas Dian.

Menurutnya, daya tarik investasi saat ini tidak hanya ditentukan oleh insentif fiskal, tetapi juga konsistensi regulasi dan transparansi sistem.

“Kepastian tersebut mencakup proses transparan, tidak adanya konflik kepentingan, serta mampu memitigasi risiko moral hazard, sehingga pelaku usaha memiliki keyakinan untuk menciptakan nilai tambah di Indonesia.”

KPK juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar potensi besar Batam dapat dioptimalkan secara maksimal.

“Potensi besar sudah tersedia. Yang perlu kita pastikan adalah seluruh sistem pendukungnya bergerak selaras, sehingga implementasinya bisa berjalan taktis, lebih cepat, dan memberikan kepastian,” lanjutnya.

KEK Nongsa Digital Park menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi digital Indonesia dengan luas 188 hektare. Kawasan ini dikembangkan sebagai pusat data nasional yang didukung ekosistem industri kreatif, pariwisata, dan pendidikan teknologi melalui kemitraan global seperti IBM dan Apple Developer Academy.

Direktur PT Taman Resor Internet sekaligus pengelola KEK Nongsa Digital Park, Peter Vincent, menekankan pentingnya kecepatan dalam proses perizinan.

“Investor membutuhkan kecepatan dalam proses perizinan dan implementasi, karena persaingan sudah berada pada skala regional,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, KPK juga mengidentifikasi potensi optimalisasi aset negara berupa lima kavling tanah milik Kementerian Komunikasi dan Digital yang belum dimanfaatkan.

Selain itu, kebutuhan infrastruktur dasar seperti pasokan air menjadi perhatian penting untuk mendukung keberlanjutan kawasan, terutama dengan meningkatnya kebutuhan industri data center.

KPK juga meninjau pengembangan proyek PSN Wiraraja yang difokuskan pada hilirisasi pasir silika dan industri energi terbarukan. Proyek ini memiliki potensi investasi mencapai USD 31,6 miliar atau lebih dari Rp500 triliun dan merupakan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Pengelola Wiraraja GESEIP, Tjaw Hieong, menyoroti pentingnya percepatan perizinan, khususnya terkait tata ruang.

“Aspek perizinan PKKPR (untuk PSN Wiraraja) saat ini berproses di Kementerian ATR/BPN menjadi perhatian penting untuk memastikan kelancaran investasi,” jelasnya.

KPK menilai kepastian pada tahap awal investasi menjadi faktor kunci dalam menjaga momentum pertumbuhan.

“KPK memandang ini sebagai momentum untuk menciptakan iklim bisnis sehat, bukan sekadar melihat kondisi yang ada. Akselerasi perlu dijaga agar tetap kredibel dan memberikan kepastian,” pungkas Dian.

Melalui sinergi ini, KPK bersama para pemangku kepentingan berkomitmen memastikan KEK Nongsa dan PSN Wiraraja berkembang secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai pusat investasi nasional.

YD

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di FHUI, Korban Desak Sanksi

0

RASIO.CO, Jakarta – Sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) yang diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual di grup chat akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada para korban.

Permintaan maaf tersebut disampaikan dalam forum yang digelar di Auditorium DH UI pada Senin (13/4) malam. Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menjelaskan bahwa forum ini sengaja difasilitasi untuk mempertemukan korban dengan para pelaku.

“Tadi malam memang sudah dilaksanakan forum di Auditorium DH UI yang bertujuan untuk mewadahi para korban yang ingin mendapatkan permohonan maaf secara langsung dari para pelaku,” kata Dimas kepada wartawan, Selasa (14/4).

Dalam forum tersebut, sebanyak 16 pelaku hadir bersama para korban. Dimas menyebutkan bahwa perasaan korban didominasi oleh kekecewaan dan kemarahan atas tindakan yang terjadi.

“Teruntuk respons para korban, rasanya saya tidak dapat mewakili keseluruhan perasaan korban dan saya menghargai apa yang mereka rasakan, tapi pastinya rasa kecewa dan kesal pasti meliputi mereka yang menjadi korban,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa permintaan maaf saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Perlu ada sanksi yang tegas dan berpihak kepada korban dalam kasus ini,” tegasnya.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan dalam grup chat yang diduga berisi mahasiswa FHUI. Dalam percakapan tersebut, terdapat konten bernuansa seksual yang menyinggung mahasiswi lain.

Menanggapi hal itu, pihak Fakultas Hukum UI melalui akun resmi Instagram menyatakan telah menerima laporan dan mengecam keras tindakan tersebut.

“Fakultas mengecam keras segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia serta bertentangan dengan nilai hukum dan etika akademik,” tulis pernyataan resmi FHUI.

Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah, turut angkat bicara terkait kasus ini. Ia menegaskan komitmen kampus dalam memberantas kekerasan seksual.

“Sama-sama kita monitor ya. Kita lawan kekerasan seksual,” ujar Heri.

Ia juga mengaku baru mengetahui kasus tersebut dan saat ini masih menunggu laporan resmi dari pihak fakultas.

“Saya baru mendengarnya tadi malam. Dan saya sudah tanya ke dekannya, lagi menunggu respons,” imbuhnya.

***

Li Claudia Tinjau Lokasi ZoSS di SDN 001 Batam Kota, Minta Pembangunan Dipercepat

0

RASIO.CO, Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di SD Negeri 001 Batam Kota, Senin (13/4).

Dalam kunjungannya, Li Claudia menekankan pentingnya penentuan titik penyeberangan yang sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) demi menjamin keselamatan siswa.

“Lokasinya harus benar-benar aman dan sesuai ketentuan. Jangan sampai justru membahayakan anak-anak kita,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pembangunan ZoSS bertujuan meningkatkan keamanan pelajar melalui pengaturan kecepatan kendaraan, pemasangan marka jalan, serta penyediaan fasilitas penyeberangan yang aman dan jelas di sekitar lingkungan sekolah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Batam dalam menciptakan kawasan sekolah yang lebih tertib dan ramah bagi siswa.

Pembangunan ZoSS ini merupakan tindak lanjut atas insiden tabrak lari yang menimpa seorang siswa di SD Negeri 001 Batam Kota pada 31 Maret 2026 lalu. Sebagai bentuk respons cepat, Li Claudia meminta agar proses pembangunan dapat segera direalisasikan.

“Saya minta ini dipercepat. Kalau bisa, pengerjaannya dimulai malam ini,” ujarnya.

Setelah fasilitas selesai dibangun, pemerintah juga akan melakukan sosialisasi kepada siswa dan pihak sekolah agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Selain itu, diharapkan keberadaan ZoSS mampu meningkatkan kesadaran berlalu lintas, khususnya di kawasan sekolah yang rawan kecelakaan.

Peninjauan ini turut dihadiri jajaran Dinas Perhubungan Kota Batam, perwakilan BP Batam, serta pihak kepolisian sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam mendukung keselamatan pelajar.

YD

Kepala BP Batam Terima Kunjungan Peserta Sespimti Polri Tahun 2026

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri dalam rangka Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Dikreg ke-35 Tahun 2026 di Marketing Centre Batam Centre, Senin (13/4).

Amsakar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Batam sebagai salah satu lokasi pelaksanaan PKDN Sespimti Polri.

“Terima kasih sudah memilih Batam sebagai lokus untuk studi dalam proses pembentukan calon pemimpin Polri, kami senang dan bahagia bisa saling bertukar informasi dan wawasan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menjelaskan bahwa Batam saat ini menjadi salah satu fokus perhatian Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat iklim investasi yang inklusif. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan, termasuk percepatan perizinan berusaha di kawasan strategis Batam.

Selain itu, BP Batam juga terus meningkatkan kesiapan infrastruktur serta menjaga sinergi antar pemangku kepentingan guna menciptakan lingkungan investasi yang aman dan kondusif.

Amsakar berharap kegiatan PKDN ini dapat memberikan pengalaman langsung kepada para peserta dalam memahami berbagai aspek strategis di Batam, mulai dari pengelolaan lahan hingga dinamika sosial dan industri.

“Semoga seluruh peserta mendapatkan ilmu dan wawasan berharga selama berada di Kota Batam,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Widyaiswara Utama Sespim Polri, Tomex Korniawan, mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 6,76 persen pada tahun 2025.

Menurutnya, capaian tersebut tergolong impresif dan sejalan dengan tema PKDN yang berfokus pada dukungan terhadap investasi serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Kami percaya apa yang dilakukan Batam ke depan bisa lebih baik dan semoga Batam tetap bersinar,” ujarnya.

Pertemuan ini juga dihadiri sejumlah pejabat BP Batam, di antaranya Alexander Zulkarnain, Syarlin Joyo, Ariastuty Sirait, serta Mujiyono. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus memperkaya wawasan peserta Sespimti Polri dalam menghadapi tantangan kepemimpinan di masa mendatang.

YD

AHRT Raih Dua Podium di ARRC 2026 Sepang, Rheza dan Herjun Tampil Gemilang

0

RASIO.CO, Sepang – Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) sukses meraih dua podium pada seri perdana Asia Road Racing Championship 2026 yang berlangsung di Sepang International Circuit, Malaysia, pada 11–12 April 2026.

Prestasi tersebut diraih oleh Rheza Danica Ahrens yang finis di posisi kedua pada race kedua kelas Asia Production (AP) 250, serta Herjun Atna Firdaus yang mengamankan podium ketiga pada race pertama kelas Supersport (SS) 600.

Kelas AP250: Strategi Rheza Berbuah Podium

Di kelas AP250, Rheza memulai balapan dari pole position, sementara rekan setimnya Muhammad Badly Ayatullah start dari baris keenam. Pada race pertama, keduanya tampil kompetitif dan konsisten di grup lima besar. Rheza finis di posisi kelima, sedangkan Badly harus mengakhiri balapan lebih awal akibat terjatuh di lap terakhir.

Pada race kedua yang digelar dalam kondisi lintasan basah usai hujan, Rheza menunjukkan performa impresif. Sempat berada di posisi kedelapan, ia perlahan naik dan terlibat dalam perebutan podium. Manuver krusial di tikungan terakhir membuatnya berhasil menyalip tiga pebalap sekaligus dan finis di posisi kedua.

“Saya bersyukur atas pencapaian podium hari ini. Di awal race dua saya mencoba beradaptasi dengan lintasan akibat hujan beberapa jam sebelum race. Saya coba atur strategi terutama di tikungan terakhir, bersyukur dapat berjalan dengan baik hingga meraih podium,” ujar Rheza.

Hasil ini menempatkan Rheza di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 31 poin.

Kelas SS600: Herjun Konsisten, Arbi Tunjukkan Progres

Di kelas SS600, Herjun tampil konsisten sejak awal balapan pertama. Memulai dari posisi keempat, ia mampu menjaga ritme hingga terlibat duel ketat di dua lap terakhir dan finis di posisi ketiga.

Sementara itu, Fadillah Arbi Aditama menyelesaikan race pertama di posisi keenam. Pada race kedua, Arbi menunjukkan peningkatan performa signifikan dengan finis di posisi kelima setelah start dari posisi ke-10. Herjun sendiri menutup race kedua di posisi ketujuh.

“Saya bersyukur atas capaian race pertama setelah mendapatkan podium ketiga. Pada race kedua saya mencoba tampil maksimal dan saya bisa finis untuk mengamankan tiga teratas klasemen. Saya berharap bisa kembali podium di seri selanjutnya,” ujar Herjun.

Dari hasil tersebut, Herjun kini berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 25 poin, sementara Arbi menempati posisi kedelapan dengan 21 poin.

Kelas ASB1000: Adenanta Tampil Konsisten

Pada kelas Asia Superbike (ASB) 1000, M. Adenanta Putra yang menjalani debutnya tampil cukup kompetitif. Mengandalkan CBR1000RR-R, ia mampu bersaing di grup lima besar sebelum akhirnya finis di posisi ketujuh pada dua race. Hasil tersebut menempatkan Adenanta di posisi keenam klasemen sementara dengan total 18 poin.

“Di race kedua saya sudah memiliki feeling dan percaya diri yang jauh lebih baik dari race pertama. Dari race kemarin saya banyak perbaikan dari berbagai hal. Menghadapi seri selanjutnya saya akan lebih banyak persiapan terutama beradaptasi bersama CBR1000RR-R,” ujar Adenanta.

Optimisme AHRT di Musim 2026

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi kerja keras tim dan pebalap dalam meraih hasil positif di seri pembuka.

“Kami sangat mengapresiasi semangat juang tinggi para pebalap AHRT pada putaran pertama di balapan bergengsi ARRC. Pencapaian para pebalap pada seri perdana ini menjadi awal yang baik dalam menghadapi musim balap 2026,” ujarnya.

Musim balap ARRC 2026 masih menyisakan lima seri. Putaran berikutnya akan digelar di Chang International Circuit, Thailand, pada 8–10 Mei 2026.

***

Supir Truk Angkut Ratusan Hanphone Ilegal Lewat Pelabuhan Roro Batam

0

RASIO.CO, Batam –  Petugas Beacukai Batam mengaman ratusan hanphone ilegal lewat melalui pelabuhan roro Telaga Punggur, Batam tujuan pelabuhan Buton Pekanbaru.Selasa(7/04).pekan lalu.

Ironisnya, diduga yang diamankan mobil truck dan 337 unit hanphone berbagai merek, namun tidak disebutkan dalan rilis bahwa pelaku sopir truck dan plat nomor yang diduga bawa barang seludupan tersebut yang akan naik menuju roro.

Sementara itu, Sesuai rilis beacukai, di WA grup.Senin(13/04). Bahwa Penindakan berawal dari kegiatan pengawasan rutin yang dilakukan oleh Tim Penindakan Bea Cukai Batam terhadap penumpang dan kendaraan yang akan berangkat menggunakan KMP. Lome dengan tujuan Pelabuhan Mengkapan Tanjung Buton.

Sekitar pukul 12.45 WIB, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan naik kapal dengan jadwal keberangkatan pukul 14.00 WIB.

Pada saat pemeriksaan, petugas mendapati sebuah truk pick-up yang tampak tidak bermuatan. Namun, berdasarkan analisis dan kecurigaan petugas, dilakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap kendaraan tersebut dengan disaksikan oleh pengemudi.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan adanya kompartemen tersembunyi (false compartment) pada bagian dinding bak kendaraan yang digunakan untuk menyembunyikan barang. Di dalam kompartemen tersebut ditemukan ratusan unit handphone berbagai merek tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan.

Atas temuan tersebut, petugas melakukan penindakan berupa penegahan dan penyegelan terhadap 1 unit truk pick-up beserta muatannya, kemudian membawa barang hasil penindakan ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam untuk dilakukan pemeriksaan dan proses lebih lanjut.

Selanjutnya, dilakukan pula pemeriksaan oleh Unit K-9 Bea Cukai Batam dan tidak ditemukan indikasi adanya narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP).

Dari hasil pencacahan, total barang yang diamankan sebanyak 337 unit handphone, dengan rincian antara lain 167 unit iPhone 14 128GB, 100 unit iPhone 15 128GB, 20 unit iPhone 17 Pro Max 512GB, dan 50 unit Samsung Galaxy A57 5G 256GB.

Estimasi nilai barang mencapai Rp3,76 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp414 juta.

Atas perbuatan tersebut, pelaku diduga melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan serta Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Agung Widodo, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan, khususnya terhadap potensi penyelundupan melalui jalur penyeberangan.

“Modus penyembunyian dengan kompartemen tersembunyi menunjukkan adanya upaya sistematis untuk menghindari pengawasan. Kami akan terus memperkuat pengawasan dan penindakan guna menciptakan iklim perdagangan yang adil dan melindungi masyarakat,” ujarnya.

Bea Cukai Batam mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal, termasuk membawa atau memperdagangkan barang tanpa dokumen kepabeanan yang sah.

Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi juga sangat dibutuhkan guna mendukung upaya pengawasan dan penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai.

***

Sidang Korupsi Chromebook: Auditor BPKP Ungkap Kerugian Negara Rp1,5 Triliun

0

RASIO.CO, Jakarta – Auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Dedy Nurmawan, mengungkap angka kemahalan harga dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) mencapai Rp1,5 triliun.

Hal tersebut disampaikan Dedy saat dihadirkan sebagai ahli oleh jaksa dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/4). Dalam perkara ini, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, duduk sebagai terdakwa.

Dedy menjelaskan bahwa nilai kerugian negara sebesar Rp1,5 triliun tersebut merupakan akumulasi dari pengadaan Chromebook selama periode 2020 hingga 2022.

“Untuk 2020 kerugiannya sebesar Rp127,9 miliar. Kemudian 2021 sebesar Rp544,596 miliar. Lalu di 2022 sebesar Rp895,304 miliar, sehingga totalnya mencapai Rp1,5 triliun,” jelas Dedy di persidangan.

Dalam keterangannya, Dedy juga menyebut bahwa pihaknya tidak menghitung secara keseluruhan pengadaan Chrome Device Management (CDM) yang nilainya mencapai USD44.054.426 atau sekitar Rp621 miliar.

Menurutnya, perhitungan hanya difokuskan pada selisih margin, bukan keseluruhan nilai proyek CDM tersebut. Dalam dakwaan, jaksa menyebut total kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp2,1 triliun. Angka tersebut terdiri dari:

  • Kemahalan harga Chromebook sebesar Rp1,5 triliun
  • Pengadaan CDM yang dinilai tidak diperlukan sebesar sekitar Rp621 miliar

Kasus ini berkaitan dengan proyek pengadaan laptop Chromebook saat Nadiem menjabat sebagai Mendikbudristek. Sebelumnya, Nadiem telah mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa. Namun, majelis hakim menolak eksepsi tersebut. Sidang kini dilanjutkan ke tahap pembuktian untuk menguji seluruh fakta dan alat bukti dalam perkara ini.

***

Satgas Cartenz Temukan Ladang Ganja, 226 Batang Disita di Pegunungan Bintang

0

RASIO.CO, Papua – Satgas Operasi Damai Cartenz kembali mengungkap aktivitas ilegal di wilayah Papua dengan menemukan ladang ganja di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dalam operasi patroli gabungan bersama Satgas Yonif 751/VJS pada Sabtu (11/4), aparat berhasil menyita ratusan batang ganja dari dua lokasi berbeda.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa ladang ganja tersebut ditemukan di Kampung Yunabol, Oksibil dan Kampung Siminbuk, Distrik Serambakon. Dari hasil penindakan di dua lokasi tersebut, aparat mengamankan total 226 batang tanaman ganja.

“Dari kedua lokasi itu aparat mengamankan total sekitar 226 batang tanaman ganja, dengan rincian 81 batang di Kampung Yunabol dan 145 batang di Kampung Siminbuk,” jelas Yusuf dalam keterangan tertulis, Minggu (12/4).

Selain menyita barang bukti, tim gabungan juga mengamankan dua orang berinisial LU (57) dan GU alias K (27). Keduanya telah menjalani pemeriksaan awal, termasuk tes urine dengan hasil negatif. Hingga saat ini, keduanya masih berstatus sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Seluruh barang bukti bersama saksi telah diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Pegunungan Bintang untuk proses penyelidikan lanjutan,” tambahnya.

Yusuf menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menindak aktivitas ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua.

“Pengungkapan ini menunjukkan upaya aparat dalam menangani aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan serta berdampak pada masyarakat. Proses hukum akan terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

***

Kemenimipas Tindak Tegas Dugaan Pungli, Copot Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam

0

RASIO.CO, Batam – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengambil langkah tegas menyusul terungkapnya dugaan pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Sebagai bentuk respons cepat, dua pejabat penting di wilayah Kepulauan Riau resmi dicopot dari jabatannya dan langsung digantikan oleh pimpinan baru.

Perombakan tersebut dikukuhkan dalam pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama yang digelar di Jakarta, Kamis (9/4). Sekretaris Jenderal Kemenimipas, Asep Kurnia, memimpin langsung prosesi pelantikan berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-165 dan 168.SA.03.04 Tahun 2026.

Dalam perombakan ini, Guntur Sahat Hamonangan resmi menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau. Sementara itu, Wahyu Eka Putra dipercaya sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.

Pergantian jabatan ini bukan sekadar rotasi rutin, melainkan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan serta memperbaiki sistem pelayanan publik di sektor keimigrasian. Dalam sambutannya, Asep Kurnia menegaskan pentingnya integritas bagi para pejabat yang baru dilantik.

“Saudara-saudara yang telah saya ambil sumpah, dengan ini secara resmi saya lantik pada jabatan sebagaimana tercantum dalam surat keputusan yang telah dibacakan. Semoga saudara-saudara senantiasa mendapat bimbingan dan petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa dalam menjalankan tugas tersebut,” ujarnya.

Selain di Kepulauan Riau, sejumlah pejabat lain juga dilantik untuk mengisi posisi strategis di berbagai daerah, antara lain:

  • Johanes Fanny Satria Cahya Aprianto (Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Selatan)
  • Ade Agustina (Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bangka Belitung)
  • Haposan Silalahi (Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Utara)
  • Tonny Nainggolan (Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bengkulu)
  • Christo Victor Nixon Toar (Kepala Lapas Kelas I Malang)

Kemenimipas menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance).

Langkah ini sekaligus menjadi komitmen untuk memberantas praktik menyimpang di internal serta memastikan pelayanan publik berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.

YD

Amsakar Hadiri Dharma Santi Nyepi 1948, Tekankan Kerukunan Umat Beragama

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Perayaan Dharma Santi Nyepi Tingkat Kota Batam Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Harmoni One Hotel, Minggu (12/4) kemarin.

Kehadiran Amsakar disambut antusias oleh ratusan umat Hindu yang memenuhi aula kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi umat Hindu dalam menjaga keharmonisan dan kondusivitas kehidupan beragama di Kota Batam.

“Dharma Santi bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Harmonisasi ini merupakan modal utama dalam pembangunan Kota Batam,” ujarnya.

Amsakar menilai, nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Hari Raya Nyepi, khususnya pengendalian diri, sangat relevan dengan upaya membangun karakter masyarakat yang disiplin, toleran, dan berintegritas.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengamalkan semangat Vasudhaiva Kutumbakam dalam kehidupan sehari-hari, yang mengandung makna bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga.

“Pemerintah Kota Batam berkomitmen hadir untuk semua golongan. Kami ingin Batam menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh pemeluk agama, di mana perbedaan menjadi kekuatan, bukan pemisah,” tegasnya.

Kegiatan Dharma Santi ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Momentum ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antarumat beragama serta menjaga stabilitas sosial di Kota Batam yang dikenal sebagai daerah dengan tingkat keberagaman tinggi.

YD