Senin, November 2, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 2

BP Batam Beri Anugerah Investasi 2026

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam memberikan apresiasi kepada sejumlah investor dan pelaku usaha melalui penyelenggaraan Anugerah Investasi 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Batam.

Mengusung tema “The Rise of Bandar Dunia Madani: Merawat Kepercayaan, Merayakan Transformasi”, kegiatan berlangsung di Grand Mercure Batam Centre, Jumat (30/10/2026).

Berbagai kategori penghargaan diberikan untuk mengapresiasi kontribusi perusahaan di bidang industri, teknologi, lingkungan, pariwisata, penciptaan lapangan kerja, hingga pemberdayaan masyarakat.

Dalam laporannya, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, menyampaikan bahwa realisasi investasi Batam hingga Triwulan III 2026 mencapai Rp59,73 triliun atau 85,33 persen dari target tahunan sebesar Rp70 triliun.

Menurutnya, capaian tersebut perlu diikuti dengan investasi yang memberikan manfaat lebih luas. Tidak hanya dari nilai penanaman modal, tetapi juga kontribusinya dalam membuka lapangan kerja, menggerakkan perekonomian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi capaian tersebut, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa Batam harus terus memperkuat posisinya sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

“Batam harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional. Batam harus berkontribusi besar untuk investasi bagi bangsa dan negara ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa besarnya potensi investasi Batam harus didukung pelayanan yang baik, tata kelola yang optimal, serta iklim usaha dan kondisi daerah yang kondusif. Hal tersebut menjadi perhatian Amsakar bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam mendorong Batam semakin kompetitif dan menarik bagi investor.

Upaya tersebut tidak terlepas dari pentingnya menjaga kepercayaan dunia usaha sekaligus memastikan investasi yang tumbuh di Batam dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja dan menggerakkan sektor-sektor ekonomi lainnya.

Pada Anugerah Investasi 2026, BP Batam memberikan penghargaan melalui 17 urutan pembacaan yang mencakup 19 kategori. Penghargaan tersebut meliputi berbagai bidang, mulai dari pemanfaatan teknologi, pengelolaan lingkungan, pengembangan UMKM, energi dan pariwisata, penciptaan lapangan kerja, hingga investasi dengan realisasi terbesar.

Adapun penerima Anugerah Investasi BP Batam 2026 adalah:

1. PMA Investor dalam Pemanfaatan Teknologi: PT Infineon Technologies Batam.
2. Pengelolaan Limbah Industri Berkelanjutan: PT Desa Air Cargo.
3. Investor Ketahanan Hijau: PT Epson Batam.
4. UMKM Tumbuh:
◦ Kelas Kecil: Alindo Perkasa Sukses.
◦ Kelas Menengah: PT Ocean Marine Shipping.
5. Inovasi Ekonomi Kreatif: PT Furniplus Asia.
6. Investasi Energi Berkelanjutan: PT Schneider Electric Manufacturing Batam.
7. Investasi Pariwisata Unggulan: PT Raflesia Nusantara.
8. Investor Penggerak Kesempatan Kerja Terbaik:
◦ PMA: PT Pegaunihan Technology Indonesia.
◦ PMDN: PT Batam Teknik.
9. Investor Pemberdaya Disabilitas: PT TDK Electronics Indonesia.
10. Investasi Properti Terbesar: PT Tritunas Bangun Perkasa.
11. Perusahaan Sektor Maritim Terbaik: PT Marcopolo Shipyard.
12. PMA Investor Strategis dalam Pengembangan Infrastruktur Digital: PT Equator Gate System Batam.
13. Penggerak Investasi Berdampak Sosial: Yayasan Merah Putih.
14. Investor Reinvestasi Terbaik: PT Sat Nusapersada Tbk.
15. Perusahaan dengan Ekspor Tertinggi: PT Ecogreen Oleochemicals.
16. PMA dengan Realisasi Investasi Terbesar: PT Digitalland Services Two.
17. PMDN dengan Realisasi Investasi Terbesar: PT Tanjung Sauh Power.

Melalui penghargaan ini, BP Batam berharap semakin banyak pelaku usaha yang terus mengembangkan investasinya di Batam. Dengan dukungan iklim usaha yang kondusif, investasi diharapkan tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut hadir Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra; Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman; Konsul Jenderal Republik Singapura, Gavin Ang; Pangdam XXV/Mahmud Riayat Syah, Mayjen TNI Rionardo; para Anggota/Deputi BP Batam; jajaran Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam; serta perwakilan instansi pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, perbankan, dan mitra strategis lainnya.

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital

0

RASIO.CO, Batam – Rumah Sakit RSBP Batam kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Indonesia Excellent Hospital dari Lembaga Penghargaan Indonesia dalam ajang penganugerahan yang berlangsung di Hotel Mercure, Jakarta, Sabtu (24/10/2026).lalu.

Dalam ajang tersebut, Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP, FIHA, MARS, turut menerima penghargaan kategori Outstanding Healthcare Leadership and Management Hospital sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan manajemen dalam pengelolaan pelayanan kesehatan.

Sebagai rumah sakit di bawah naungan BP Batam, RSBP Batam berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan kesehatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan sarana dan prasarana serta optimalisasi tata kelola rumah sakit.

Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP, FIHA, MARS, menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran RSBP Batam.

“Penghargaan ini merupakan kebanggaan sekaligus amanah bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Capaian ini tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi dan kolaborasi seluruh insan RSBP Batam,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa RSBP Batam terus memperkuat budaya kerja PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang mengutamakan profesionalisme, ketepatan serta kebutuhan pasien dan keluarga.

“Ke depan, RSBP Batam akan terus mendorong peningkatan mutu pelayanan, pengembangan layanan unggulan, penguatan kepercayaan masyarakat dan adaptasi terhadap kemajuan teknologi dan perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Sementara, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih RSBP Batam. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dan tata kelola rumah sakit.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang dilakukan RSBP Batam terus menunjukkan hasil positif. Di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, kami berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan publik, termasuk melalui pengembangan fasilitas, kompetensi sumber daya manusia Dan tata kelola pelayanan kesehatan yang semakin baik,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran RSBP Batam untuk terus berinovasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana penghargaan ini dapat menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, terbaik dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Redaksi@www.rasio.co //

Kurang 24 Jam, Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Batam

0

RASIO.CO, Batam – Jajaran Kepolisian Polresta Barelang berhasi mengungkap dan menangkap pelaku terduga pelaku pembunuhan perempuan SA(24)di Perumahan Puri Agung 4 Tahap 2, Mangsang, Sei Beduk, Batam.Jumat(30/10).

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolresta Barelang menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial A (20).

Pengungkapan kasus bermula ketika saksi yang merupakan ibu kos korban mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari arah kamar korban. Saksi kemudian menghubungi ketua RT setempat, yang selanjutnya meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian Polsek Sei Beduk.

Menindaklanjuti informasi itu, petugas berkoordinasi dengan tim Inafis dan Unit Jatanras Polresta Barelang serta mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah kamar kos dibuka menggunakan kunci cadangan milik ibu kos, petugas menemukan korban telah meninggal dunia dalam posisi terlentang di lantai kamar dengan wajah tertutup kain.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, ditemukan sejumlah luka tusuk pada tubuh korban. Petugas kemudian melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut dan mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.

Melalui serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi, tim gabungan Unit Jatanras Satreskrim Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Sei Beduk berhasil mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Pelaku berinisial A (20) di tangkap kawasan Kavling Senjulung, Saat menjalani interogasi awal, terduga pelaku mengakui telah menusuk korban beberapa kali menggunakan sebilah pisau.
Berdasarkan hasil penyelidikan, terduga pelaku diduga masuk ke tempat tinggal korban melalui jendela, kemudian menyerang korban menggunakan pisau.

Adapun motif sementara yang terungkap berkaitan dengan rasa sakit hati dan dendam terhadap korban. Hal tersebut bermula dari peristiwa pada Sabtu, 24 Oktober 2026, ketika terduga pelaku merasa tersinggung atas perkataan dan tindakan korban saat melintas di dekatnya.

Peristiwa itu diduga menjadi pemicu munculnya dendam yang berujung pada tindak pidana tersebut. Penyidik masih memproses perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Barang bukti, di antaranya satu bilah pisau berwarna cokelat, satu unit telepon genggam merek Tecno berwarna biru, satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna putih beserta kuncinya, serta sejumlah barang milik korban yang ditemukan berkaitan dengan penanganan perkara.

Seluruh barang bukti tersebut akan digunakan untuk mendukung proses penyidikan dan pembuktian dalam perkara tindak pidana pembunuhan ini.

Atas perbuatannya, tersangka A (20) dipersangkakan melanggar Pasal 459 dan/atau Pasal 458 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pasal 459 mengatur tindak pidana pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun. Sementara itu, Pasal 458 ayat (1) mengatur tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun.

Penetapan pertanggungjawaban pidana dan penjatuhan hukuman akan ditentukan melalui proses peradilan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolresta Barelang mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Batam serta tidak ragu melaporkan setiap persoalan maupun gangguan kamtibmas kepada kepolisian.

“ayo kita sama-sama terus menjaga Batam ini untuk terus kondusif, aman, nyaman untuk kita semuanya. Semua persoalan di dalam masyarakat silakan dilaporkan kepada kami. Layanan kepolisian 110, silakan masyarakat memanfaatkannya. Insya Allah, kami dari jajaran kepolisian Polresta Barelang dan jajaran akan terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat, karena polisi akan terus bersama masyarakat,” ujar Kapolresta Barelang.

Polresta Barelang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Batam.

Masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Redaksi@www.rasio.co //

Warga Gembira, Polisi Berhasil Temukan Motor Hilang

0

RASIO.CO, Batam – Angin segar menghampiri Deden Keswara (30 tahun), warga Bengkong Pertiwi, Kota Batam.

Sepeda motor miliknya yang raib digondol maling sejak beberapa bulan lalu akhirnya berhasil ditemukan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkong.

Atas penemuan tersebut, korban menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada pihak kepolisian.

“Terima kasih buat Kapolsek Bengkong yang telah menemukan motor saya. Semoga ke depannya Polsek Bengkong jaya terus,” ujar Deden saat memberikan keterangan di Mapolsek Bengkong, Kamis (29/10).

Kapolsek Bengkong, AKP Tigor Dabariba, membenarkan perihal penemuan barang bukti kendaraan milik korban tersebut. Kendati demikian, polisi masih terus mendalami kasus ini guna mengungkap pelaku di balik pencurian tersebut.

Terpisah, Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Bengkong, Iptu Apriadi, menjelaskan bahwa, dalam penemuan kali ini, petugas baru mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, sementara pelaku saat ini masih dalam proses penyelidikan (lidik).

“Untuk motor temuan sudah ada, namun pelakunya saat ini belum ada (dalam lidik),” tegas Iptu Apriadi.

Kilas Balik Peristiwa

Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ini bermula pada Jumat, 29 Mei 2026 silam, sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu, korban baru saja pulang mengantarkan pakaian laundry koin dan memarkirkan sepeda motor Honda Beat Street warna hitam dengan nomor polisi BP 4033 OR di halaman kontrakan korban di Perumahan Bengkong Pertiwi Blok E3 Nomor 01, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong.

Korban sempat mendengar suara benda dipatahkan yang belakangan diketahui adalah bagian stang motor yang dikunci ganda dari dalam rumah. Sontak, korban keluar dan berusaha mengejar pelaku yang melarikan diri dengan kecepatan tinggi membawa kabur sepeda motornya.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami kerugian materil sekitar Rp12.500.000 dan langsung melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Bengkong pada 19 September 2026 dengan nomor laporan LP/B/135/IX/2026/SPKT/Polsek Bengkong/Polresta Barelang/Polda Kepulauan Riau.

Dengan ditemukannya barang bukti ini, pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan lanjutan terus berjalan guna meringkus pelaku pencurian yang identitasnya masih memburu.

Redaksi@www.rasio.co //

Mutu Beton Ditingkatkan, BP Batam Upayakan Percepatan Pekerjaan Jalan Gajah Mada

0

RASIO.CO, Batam – Pembukaan Jalan Gajah Mada, tepatnya di ruas depan Hotel Vista, ditargetkan pada 1 November 2026.

Saat ini, sejumlah pekerjaan teknis masih terus diselesaikan untuk memastikan kondisi jalan memenuhi standar mutu dan keselamatan sebelum kembali dibuka bagi masyarakat.

Pekerjaan di ruas jalan tersebut telah dimulai sejak 18 Oktober 2026. Meski sempat diupayakan agar dapat dibuka lebih awal pada 26 Oktober, BP Batam memutuskan untuk tetap menyelesaikan tahapan teknis sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengaku pihaknya sempat merencanakan percepatan pembukaan jalan dapat dilakukan pada Senin sore, (26/10).

“Kami sebelumnya berencana mempercepat pembukaan jalan di depan Hotel Vista agar dapat kembali dilalui oleh pengguna jalan. Namun, setelah meninjau langsung kondisi di lapangan, masih diperlukan penyempurnaan pekerjaan agar struktur jalan benar-benar kokoh dan memenuhi persyaratan teknis.” Kata Mouris.

“Dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis secara menyeluruh, kami memutuskan untuk menyesuaikan rencana percepatan pembukaan jalan yang semula ditargetkan pada 26 Oktober,” sambungnya, Selasa (27/10).

Ia menyebut, dengan pertimbangan teknis tersebut maka pembukaan jalan tetap mengacu pada jadwal awal, yakni 1 November 2026 mendatang.

BP Batam juga melakukan sejumlah upaya teknis untuk mengoptimalkan penyelesaian pekerjaan tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan.

Salah satunya dengan menggunakan mutu beton yang lebih tinggi dari standar yang sebelumnya direncanakan. Selain itu, BP Batam menggunakan bahan perekat (adhesive) untuk mempercepat proses pengeringan beton.

Diketahui, pekerjaan pembongkaran dan penggalian mencapai panjang sekitar 25 hingga 30 meter, dengan kedalaman mencapai 2 meter sesuai rencana teknis.

Tahapan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur tanah sekaligus mendukung sistem drainase dan permeabilitas tanah di area penanganan.

“Kami terus berupaya melakukan inovasi agar pelaksanaan pekerjaan ke depan semakin baik, dengan tetap mengutamakan standar teknis yang wajib dipenuhi. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat penutupan jalan ini. Kami juga memohon pengertian dan kesabaran masyarakat karena pekerjaan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas serta keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota / Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa proses perbaikan membutuhkan tahapan teknis yang harus dikerjakan secara cermat agar penanganan tidak hanya berfokus pada kerusakan yang terlihat di permukaan.

“Pekerjaan dilakukan secara detail dan menyeluruh oleh tim teknis. Kami berharap jalan tersebut nantinya dapat kembali digunakan oleh masyarakat dengan nyaman dan aman dalam jangka panjang. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama jalan ditutup. Oleh karena itu, kami memohon kesabaran dan dukungan masyarakat hingga jalan dinyatakan siap untuk dibuka kembali,” kata Ariastuty.

BP Batam akan terus mengawal proses pekerjaan dengan memastikan aspek mutu, kesesuaian dengan rencana teknis, serta waktu penyelesaian tetap mengacu pada target yang telah ditetapkan.

Ariastuty juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat berkendara dan mengutamakan keselamatan bersama selama pekerjaan berlangsung.

“Kami mengapresiasi dukungan dan kehati-hatian masyarakat dalam berkendara selama pekerjaan berlangsung. BP Batam akan terus mengawal proses ini dan menyampaikan informasi mengenai perkembangan penting yang perlu diketahui masyarakat,” pungkas Ariastuty. (*)

Redaksi@www.rasio.co //

Gandeng Polda Kepri dan BP Batam, PWI Kepri Gelar FGD Soal Air

0

RASIO.CO, Batam  — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengambil langkah strategis dengan menggandeng Polda Kepri dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Ketiga instansi ini berkolaborasi menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Merawat Kebutuhan Dasar Warga Batam: Air Bersih”, yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 11 November 2026.

Ketua Panitia FGD, Herry Sembiring mengatakan, kolaborasi lintas sektor ini dinilai krusial mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Air bersih memegang peranan vital dalam menjaga kesehatan, mendukung aktivitas rumah tangga, serta menunjang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Kota Batam secara keseluruhan,” ucapnya.

Sebagai kawasan industri, perdagangan, pariwisata, dan investasi yang terus berkembang pesat, ia mengatakan Batam membutuhkan pengelolaan sumber daya air yang terencana, berkelanjutan, dan didukung penuh oleh partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

“Isu pengelolaan waduk sebagai sumber air baku serta penyediaan air bersih bagi warga memerlukan pemahaman, pengawalan, dan kepedulian bersama dari berbagai pihak,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani menyebut, melalui sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan insan pers ini, kegiatan FGD dirancang sebagai ruang dialog, edukasi, serta sosialisasi publik.

“Upaya menjaga ketersediaan air bersih tentu tidak bisa dibebankan semata kepada pengelola layanan air atau pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif warga melalui penerapan perilaku hemat air, pencegahan pemborosan, dan kepedulian terhadap keberlanjutan sumber air,” sebutnya.

Penyelenggaraan FGD ini mengusung sejumlah tujuan utama, antara lain:

• Menyosialisasikan program pengelolaan waduk dan penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Batam.

• Meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketersediaan dan keberlanjutan sumber air baku.

• Mengajak seluruh warga Batam untuk menghemat penggunaan air bersih dalam kehidupan sehari-hari.

• Mendorong sinergi yang solid antara pemerintah, Polda Kepri, insan pers, pengelola layanan air, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan penyediaan air bersih.

• Memperkuat peran pers sebagai sarana edukasi publik melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan mencerahkan.

Melibatkan Berbagai Elemen Masyarakat
Sinergi ini turut diperluas dengan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen. Peserta yang diundang meliputi perwakilan instansi pemerintah, Polda Kepri, BP Batam, pengelola layanan air, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa, komunitas warga, asosiasi pawang hujan Batam, serta para wartawan dan pengelola media massa.

Melalui kolaborasi strategis ini, penyelenggara berharap tercapainya peningkatan pemahaman publik mengenai pengelolaan waduk dan penyediaan air bersih di Batam, tersebarnya informasi yang jelas kepada masyarakat, serta tumbuhnya kesadaran dan kebiasaan hemat air di rumah tangga, tempat kerja, fasilitas umum, hingga lingkungan usaha.

FGD “Merawat Kebutuhan Dasar Warga Batam: Air Bersih” menjadi bukti nyata komitmen kolaboratif antara PWI Kepri, Polda Kepri, dan BP Batam terhadap kebutuhan dasar masyarakat dan keberlanjutan pembangunan Kota Batam.

Air bersih bukan sekadar kebutuhan hari ini, melainkan tanggung jawab bersama untuk masa depan—di mana setiap tetes air perlu dihargai, dijaga, dan digunakan secara bijaksana.

Redaksi@www.rasio.co //

Jalan Fly Over Sei Ladi Padat Merayap

0

RASIO.CO, Batam – Para penguna jalan pengendara roda dua dan empat perlu berhati-hati melintasi sepanjang jalan Fly Ober Sei Ladi karena macet dan padat merayap.

Pantauan lapangan, terlihat puluhan polisi lalulintas dan petugas perhubungan melakukan rekayayasa lalulintas agar berjalan lancar dan juga melakukan operasi Patuh Seligi 2026.

Hingga pukul 17.56 Wib diaeputaran golf sei ladi masih terlihat polisi lalulintas mengatur agar kendaraan tidak menumpuk dan bagi pengendara agar berhati-hati melintas di sepuran Fly over Sei ladi menuju sei tiban-harapan.

Redaksi@www.rasio.co //

Kasus Judol Wicong Cs Komplotan  China-Malaysia Bergulir di PN Batam

0

RASIO.CO, Batam – Kasus perjudian jenis judi online(Judol) jaringan internasional Batam-China-Malaysia sidang di Pengadilan Negeri(PN). Selasa(27/) besok.

Ironisnya, Para aktor aktor intelektual nelum berhasil ditangkap bernama Abudabi alias Beihei asal china yang ditetapkan DPO oleh Polda Kepri.

Team Ditkrimsus Syber Polda Kepri berhasil menangkap 5 pelaku, menetapkan terdakwa Mulyadi alias Wicong, Aling, Vincen Wijaya, Ricky Lim dan David Chien dengan nomor perkara  884/Pid.B/2026/PN Btm dan 885/Pid.B/2026/PN Btm.

Para terdakawa diduga melakukan aksinya menyewa rumah melalui agen properti PT Promex Batam Center, oleh Vincen Wijaya menyewa rumah di Perumahan Citraland Megah Blok C7 Nomor 11 Batam.

Terdakwa dijerat Pasal 426 ayat (1) huruf a jo. Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana .
Dan atau kedua, Pasal 426 ayat (1) huruf b jo. Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Sedangkan dalam dakwaan, ditahun 2023 terdakwa Wicong pernah bekerja pada kegiatan perjudian daring di luar negeri, sebagai customer service dan withdraw di Filipina, kemudian sebagai marketing situs dan aplikasi perjudian untuk wilayah Negara Brasil di Malaysia dan Kamboja. Karena tidak memiliki visa kerja di Malaysia, sekitar bulan Februari 2026 Terdakwa kembali ke Kota Batam dan melanjutkan pekerjaan yang sama, yaitu sebagai marketing situs dan aplikasi perjudian untuk wilayah Negara Brasil.

Terdakwa bekerja di bawah arahan atasannya, Abudabi  alias Beihai(DPO), terdakwa kenal sekitar tahun 2025 di Malaysia dan pernah Terdakwa temui pada akhir tahun 2025 di Kamboja. Menurut Terdakwa, setiap grup Telegram pekerjaan wajib memuat Abudabi karena tanpa dia grup tersebut tidak beroperasi.

Untuk kegiatan kantor terdakwa meminta terdakwa Vincen ,  berdomisili di Batam, mencarikan rumah sewa. Berdasarkan Surat Kesepakatan Sewa Menyewa Nomor 000337/KSW/BTM/IV/2026 tanggal 6 April 2026 melalui agen properti PT Promex Batam Center menyewa rumah di Perumahan Citraland Megah Blok C7 Nomor 11 tersebut untuk jangka waktu  tahun terhitung 7 April 2026 sampai dengan 7 April 2027 dengan biaya Rp100.juta.

Masing-masing terdakwa memnagi tugas, ada menguraikan tautan itu menjadi beberapa tautan referral, memasukkannya ke dalam lembar kerja daring (Google Sheet/Excel), lalu mengirimkannya kepada pihak IT di Negara China.

Dimana ditautkan ke dalam aplikasi permainan yang ditempatkan pada Google Play Store dengan tampilan sebagai permainan biasa yang tidak secara langsung menunjukkan adanya perjudian.

Terdakwa membagi anggaran iklan kepada pihak jasa periklanan di Negara China yang mengiklankan aplikasi tersebut kepada pengguna di Negara Brasil, membuat nota pembayaran yang memuat nomor grup, alamat aset kripto, dan nominal, lalu mengirimkannya ke grup keuangan di Telegram agar dibayar dengan USDT oleh Abudabi.

Selanjutnya, Terdakwa mengoordinasikan dan mengawasi anggaran jasa iklan yang dibagikan Davi Chien  dan Ricky Liem membantu keduanya membayar jasa iklan, melaporkan jumlah pembayaran iklan kepada pemilik situs judi, mengajari rekan-rekannya mengoperasikan pekerjaan tersebut, serta melakukan pengetesan permainan.

Terdakwa mengirimkan alamat USDT miliknya dan milik Aling, Vincent, Ricky Liem dan David  kepada Abudabi melalui grup Telegram gaji untuk penerimaan upah bulanan.

Terdakwa bersama rekan-rekan membagi anggaran iklan kepada jasa iklan di Negara China, membayar jasa iklan, melaporkan pembayaran kepada pemilik situs judi, dan menguji permainan.

Sedangkan Alink dan Vincent memastikan pembayaran kepada jasa iklan melalui aset kripto, mendata dana iklan yang terpakai, membukukan aset kripto yang ditransfer dari pemilik situs judi kepada jasa iklan, dan menguji permainan.

Para terdakwa modus memasarkan aplikasi ditawarkan tersebut berjumlah 73 tautan Google Play Store, ditujukan bagi pengguna di Negara Brasil.
Pemain harus melakukan deposit (top up) untuk bermain, permainan bergantung pada keberuntungan, dan hasil dapat ditarik (withdraw).


Terdakwa sendiri menerangkan bahwa permainan itu “untung-untungan” dan menggunakan mata uang Real Brasil. Dengan pengiriman tautan, penempatan aplikasi pada Google Play Store, dan pengiklanannya, Terdakwa dan kawan-kawannya menawarkan dan memberi kesempatan main judi kepada pengguna di Negara Brasil.

Terdakwa diduga menjadikan pekerjaan tersebut sebagai mata pencaharian dan atas pekerjaannya, Terdakwa menerima upah dari ABUDABI dalam bentuk USDT sebesar 15.000 RMB sampai dengan 20.000 RMB (setara Rp36.000.000,00 sampai dengan Rp48.000.000,00) setiap bulan pada tanggal 15.

Redaksi@www.rasio.co //

Balap Liar Mobil Sepanjang Jalan Bandara Menuju Bundaran Punggur Meraja Lela

0

RASIO.CO, Batam – Para pembalab jenis roda empat disepanjang jalan bandara Hang Nadim hingga bundaran menuju Telaga Punggur menjadi ajang balap liar hingga dini hari.

Pantauan lapangan, Jalan fasiltas umum jalur sua sebelah kanan dari Bandara, Tepatnya didepan perumahan Cluater Puri Melati terlihat saban hari hingga dinihari diduga oleh generasi muda dijadikan arena balap.

Parahnya, ulah pembalap roda empat dan dua ini membuat warga disepanjang jalan terganggu bahkan mengusik warga untuk istirahat malam.

“Hampir setia malam dilokasi ini dijadikan arena balap mobil dan berkumpul mereka dijalur sebelah kanan, knalpot mobil mereka bunyinya parah sekali,”
“Udah sering dirazia aparat penegak hukum, namun tetap saja mereka disitu balapan, Kami resah ulah mereka,” ujat warga dilokasi. Rabu(28/10) dinihari.

Kegiatan balap liar untuk mobil hampir saban hari dimulai sekira pukul 02 win dinihari hingga subuh dan jenis kendaraan mereka rata-rata Honda Jazz maupun suzuki bahkan avansa modif dan dikendarai anak muda.

“Gerah juga lihat mereka saban malam selalu bising dengar suara knalpot mobil rombakan mereka dan kami berharap pihak kepolisian menertipkan balap mobil liar tersebut,” tutupnya.

Para pembalap mobil liar terlihat sangat mengganggu pengguna jalan kendaraan lainnya, bahkan dikawatirkan dapat menyebabkan kecelakaan maut.

Sementara itu, saat ini Direktorat Samapta Polda Kepulauan Riau mengintensifkan Patroli Perintis di sejumlah kawasan Kota Batam untuk mencegah aksi balap liar dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu (25/10/2026).

Patroli menggunakan kendaraan roda dua (R2) tersebut berlangsung sejak Sabtu (24/10/2026) pukul 23.00 WIB hingga Minggu pukul 07.00 WIB, dengan menyasar kawasan Kara, Legenda, KDA, dan Botania.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Quick Wins Kapolri Program 1 tentang Ruang Publik Aman, dengan mengedepankan kehadiran personel di lapangan untuk mencegah gangguan kamtibmas dan menjaga keselamatan pengguna jalan.

Di kawasan Botania, personel mendapati seorang remaja berinisial L yang diduga terlibat dalam aksi balap liar. Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan dan menghubungi orang tuanya untuk membawa dokumen kendaraan sekaligus memberikan pembinaan agar perbuatan tersebut tidak terulang.

Di kawasan Legenda, petugas mendapati seorang remaja bernama Fajar yang sedang menonton aksi balap liar. Personel memberikan imbauan agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berisiko membahayakan keselamatan serta menghubungi orang tuanya untuk berkoordinasi terkait pembinaan.

Fajar menyambut baik kehadiran personel kepolisian melalui Patroli Perintis di kawasan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dilaksanakan secara rutin untuk menjaga keamanan lingkungan dan mencegah aksi balap liar yang membahayakan masyarakat.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei,  mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta memberikan pemahaman tentang risiko balap liar bagi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kabid Humas Polda Kepri juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kamtibmas dengan melaporkan potensi gangguan keamanan kepada kepolisian. Masyarakat dapat menghubungi Layanan Kepolisian 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa untuk meminta bantuan atau menyampaikan pengaduan.

Redaksi@www.rasio.co //

Kelurahan Sungai Lumpur Gelar Pelatihan Pemasaran Digital Bagi Pelaku Usaha UMKM

0

RASIO.CO, Lingga – Pemerintah Kelurahan Sungai Lumpur, menggelar pelatihan pemasaran digital dan strategi pengembangan produk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan mengembangkan usaha. Bertempat diruang Kantor Lurah Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. Selasa (27/10).

Pelatihan tersebut dibuka oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Singkep, Agustiar, yang mewakili Camat Singkep. Kegiatan ini turut dihadiri narasumber dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Lingga, Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Sungai Lumpur Teddy Andika, S.IP., Ketua TP-PKK Kelurahan Sungai Lumpur, Bhabinkamtibmas, pelaku UMKM, serta tokoh masyarakat.

Sekcam Singkep, Agustiar menegaskan bahwa pemasaran digital perlu diiringi dengan penerapan sistem pembayaran digital agar proses transaksi usaha semakin mudah dan mampu mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen.

Menurut Agustiar, pemanfaatan platform digital seperti Facebook dan TikTok dapat menjadi sarana promosi yang efektif bagi pelaku UMKM. Namun, upaya tersebut perlu didukung metode pembayaran non-tunai, seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), maupun layanan pembayaran digital lainnya.

“Pemasaran melalui digital juga harus dibarengi dengan pembayaran digital, apakah itu melalui QRIS maupun metode pembayaran lainnya,” kata Agustiar dalam sambutannya.

Agustiar berharap materi yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti sebatas pengetahuan, tetapi benar-benar diterapkan dalam aktivitas usaha masing-masing peserta.

“Dengan demikian, pelatihan tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap pengembangan usaha masyarakat,” ujar Agustiar.

Sementara itu, Plt. Lurah Sungai Lumpur, Teddy Andika, S.IP., menjelaskan bahwa pelatihan pemasaran digital dan strategi pengembangan produk merupakan salah satu dari lima kegiatan yang direncanakan oleh pihak kelurahan.

Teddy menjelaskan, dari lima kegiatan tersebut, dua di antaranya berupa pembangunan fisik yang telah selesai dilaksanakan, yakni pembangunan drainase di RW 006 dan RW 007. Adapun tiga kegiatan lainnya berfokus pada pemberdayaan masyarakat.

“Tiga kegiatan pemberdayaan tersebut meliputi Musyawarah Masyarakat Desa/Kelurahan (MMD/K), pelatihan pemasaran digital dan strategi pengembangan produk bagi pelaku UMKM yang saat ini dilaksanakan, serta satu kegiatan lainnya yang akan menyusul,” ungkap Teddy.

Teddy menyebutkan, kegiatan pelatihan tersebut menggunakan anggaran dana kelurahan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) khusus yang melekat pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kecamatan Singkep.

“Sebanyak 36 pelaku UMKM mengikuti pelatihan ini. Mereka berasal dari beragam sektor usaha, mulai dari kuliner, perabotan, hingga usaha minuman,” papar Teddy.

Teddy mengatakan, kegiatan ini dirancang untuk mendukung pengembangan UMKM sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di Kelurahan Sungai Lumpur dan Kabupaten Lingga secara umum.

Teddy mengungkapkan, pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari aspirasi pelaku UMKM yang mengusulkan adanya kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan usaha. Antusiasme peserta, dalam kegiatan ini menunjukkan adanya kebutuhan terhadap pendampingan dan pembelajaran yang relevan dengan tantangan usaha saat ini.

“Awalnya kegiatan ini dirancang berdasarkan usulan beberapa pelaku UMKM yang menginginkan adanya pelatihan untuk pengembangan usaha,” terang Teddy.

Teddy juga mengingatkan peserta agar memanfaatkan materi yang disampaikan narasumber sebagai bekal untuk memperbaiki strategi pemasaran, mengembangkan produk, dan meningkatkan daya saing usaha.

Teddy berharap hasil pelatihan dapat langsung dipraktikkan setelah kegiatan selesai, bukan sekadar menjadi pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti acara.

“Pesan kami kepada pelaku usaha yang hadir, agar materi yang disampaikan narasumber dapat menjadi acuan dan dipraktikkan setelah pelatihan ini selesai. Jangan hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar diterapkan dalam kegiatan usaha,” tutupnya.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kelurahan Sungai Lumpur berharap pelaku UMKM semakin siap memanfaatkan peluang ekonomi digital. Namun, keberhasilan program tersebut pada akhirnya akan ditentukan oleh sejauh mana pengetahuan yang diperoleh mampu diterapkan secara konsisten untuk memperluas pemasaran, meningkatkan kualitas produk, dan memperkuat keberlangsungan usaha.

Puspan