Jumat, April 24, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 648

Pererat Kerjasama Dengan Singapura, Kembangkan Industri Hingga Pendidikan

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam Batam bertemu Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong, di Batam Kamis (13/10) malam.

Dalam pertemuan dengan jamuan makan malam di Wei Wei Restaurant Harbour Bay tersebut, Rudi dan Kim Yong memperbincangkan potensi dan rencana pengembangan kerja sama antara Batam dan Singapura.

“Banyak yang dibincangkan mulai pariwisata, industri, perdagangan hingga pengembangan green energy,” ujar Rudi, Jumat (14/10).

Di kesempatan itu, Rudi memaparkan potensi Batam di segala sektor, termasuk pengembangan pendidikan hingga penyiapan SDM Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

“Banyak potensi yang bisa dikembangkan bersama Singapura. Kami akan terus menjalin kerja sama dan mengembangkan potensi kedua wilayah,” kata Rudi yang juga sebagai Ketua Badan Pengusahaan (BP) Batam tersebut.

Ia menuturkan, melalui BP Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, Rudi menggandeng Port Of Singapore Authority (PSA) untuk membenahi Pelabuhan Batuampar, terutama dalam upaya menekan biaya logistik di pelabuhan.

“MoU akan ditandatangi kedua pihak dalam waktu dekat,” ujarnya.

Kemudian juga dibahas peluang investasi pengembangan Data Centre dan industri digital, seperti diketahui Perusahaan asal Singapura, Data Center First memulai pembangunan pusat data Nongsa One seluas 2,57 hektare di KEK Nongsa, Nongsa Digital Park (NDP) Kota Batam.

NDP menjadi tempat alternatif terbaik karena terletak di lokasi yang bebas dari bencana alam serta dapat ikut melindungi ekonomi digital Indonesia yang berkembang pesat, sehingga menjadikan Batam sebagai ‘persimpangan dunia digital’.

Turut hadir mendampingi pejabat BP Batam Wan Darussalam, Dendi Gustinandar, Astuty Sirait, dan dari Pemko Batam Azril Apriansyah serta Konjen Singapura Gavin Ang.

Redaksi@www.rasio.co//

Sidang HAM Paniai, Saksi Ungkap soal Peluru Tajam

0

RASIO.CO, Makassar – Sidang lanjutan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di Paniai Papua kembali berlangsung di PN Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/10).

Dalam sidang yang berlangsung kemarin, saksi yang dihadirkan adalah Letnan Dua (Letda) Wardi Hermawan yang saat kejadian kasus HAM Paniai bertugas sebagai Babinsa di Koramil 1705-02/Enarotali.

Pria yang merupakan seorang Babinsa itu saat tragadi Paniai pada 8 Desember 2014 silam bertugas sebagai penjaga rumah dinas Danramil yang di dalamnya ada gudang senjata untuk Koramil 1705-02/Enarotali.

Dia mengatakan Peluru yang ada di koramil beber Wardi tidak ada peluru karet. Namun, peluru yang tersedia di gudang pada saat itu peluru tajam dan hampa.

“Kami tidak ada [peluru] karet, hanya tajam dan hampa,” kata dia di hadapan majelis hakim pengadilan HAM tersebut.

Wardi menyebutkan tempat penyimpanan seluruh senjata dan amunisi tersebut berada di suatu kamar di dalam rumah Danramil. Wardi berkata bahwa yang berhak memerintahkan untuk mengambil senjata api yang berada di gudang itu adalah Danramil.

“Saya bertugas mencatat keluar masuk senjata dan menjaga rumah Danramil,” kata Wardi.

“Gudang senjata tidak seperti di satuan tempur tapi ada di rumah danramil. Dan, saya jaga rumah ketika danramil tidak ada dan saya pegang kunci gudang, kecuali ada danramil saya tidak pegang kuncinya [gudang],” imbuhnya.

 Sementara untuk jenis senjata yang ada di gudang waktu itu ada tiga jenis.

“Jenis senjata yang ada di koramil ada SS1, M16 dan Sten. Kalau jumlah peluru yang dimasukkan ke dalam magasin saya lupa,” katanya.

Wardi mengaku tidak mengetahui peristiwa penganiayaan terhadap belasan anak remaja di pondok natal Gunung Merah yang terjadi pada tanggal 7 Desember 2014 yang memicu protes warga Paniai.

“Tanggal 7, saya tidak tahu. Secara detail kami tidak tahu. Pada tanggal 8 saya ada di koramil untuk ikut apel dan setelah itu ada warga datang lalu terjadi lemparan dari luar ke dalam koramil. Kemudian saya langsung ke belakang untuk melihat istri dan anak saya,” jelasnya.

Tim JPU yang menanyakan kepada saksi terkait apakah ada perintah dari terdakwa Mayor (Purn) Isak Sattu untuk mengambil senjata api ketika warga yang makin beringas dengan melemparkan batu ke dalam koramil.

Wardi mengaku tidak mengetahui adanya perintah dari terdakwa untuk mengambil senjata ketika terjadi lemparan dari warga.

“Saya tidak tahu. Tapi Pak Isak pernah memerintahkan mengambil senjata tapi untuk kegiatan pengamanan ke Madi. Tapi tidak jadi karena massa sudah turun ke Enarotali,” katanya.

Sebelum terjadi kericuhan massa, kata Wardi ada dua anggota koramil yakni Sertu Jusman dan Serma Sugiarto mencoba menghalau warga yang hendak masuk ke halaman koramil.

“Ada dua kali perintah keluarkan senjata dari gudang. Dari Isak Sattu dan Sugiarto. Isak Sattu tidak jadi, waktu itu masih pengecekan kemudian dikembalikan lagi,” ujarnya.

“Waktu massa brutal, anggota spontan langsung masuk ke kamar untuk mengambil senjata. Anggota masuk sendiri di dalam rumah danramil,” sambungnya.

Jumlah senjata api yang ada di koramil sebanyak 14 pucuk. Sementara kata Wardi anggota koramil saat itu hanya 20 orang.

“Waktu itu jumlahnya ada 14 pucuk, kalau personel ada 20 orang. Tidak semua pegang senjata. Seingat saya hanya sisa satu,” bebernya dilansir cnnindonesia.com.

Sidang kasus pelanggaran HAM Paniai yang digelar di PN Makassar akan kembali dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi lain.

***

Menag Terbitkan PMA, Cegah Kekerasan Seksual di Lemdik Agama

0

RASIO.CO, Jakarta – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas resmi menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan pada Kementerian Agama.

PMA bernomor 73 tahun 2022 ini ditandatangani oleh Yaqut pada 5 Oktober 2022 dan mulai diundangkan sehari setelahnya.

“Setelah melalui proses diskusi panjang, kita bersyukur PMA tentang Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan pada Kementerian Agama akhirnya terbit dan sudah diundangkan per 6 Oktober 2022,” kata Jubir Kemenag Anna Hasbie dalam keterangannya, Kamis (13/10).

Aturan ini berlaku di satuan pendidikan formal, nonformal, dan informal, serta meliputi madrasah, pesantren dan satuan pendidikan keagamaan.

Aturan yang terdiri dari 20 pasal ini terdiri atas tujuh bab, yaitu ketentuan umum; bentuk kekerasan seksual; pencegahan; penanganan; pelaporan, pemantauan, dan evaluasi; sanksi dan ketentuan penutup.

Berbagai bentuk kekerasan seksual juga diatur dalam aturan ini. Beberapa di antaranya perbuatan yang dilakukan secara verbal, nonfisik, fisik, dan/atau melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Setidaknya 16 klasifikasi bentuk kekerasan seksual, termasuk menyampaikan ujaran yang mendiskriminasi atau melecehkan tampilan fisik, kondisi tubuh, dan/atau identitas gender korban.

“Menyampaikan ucapan yang memuat rayuan, lelucon, dan/atau siulan yang bernuansa seksual pada korban juga termasuk bentuk kekerasan seksual. Termasuk juga menatap korban dengan nuansa seksual dan/atau tidak nyaman,” ujar Anna.

Sebagai upaya pencegahan, aturan ini memerintahkan satuan pendidikan melakukan sosialisasi, mengembangkan kurikulum dan pembelajaran, menyusun SOP pencegahan serta mengembangkan jejaring komunikasi.

Satuan pendidikan dapat berkoordinasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, satuan pendidikan lain, masyarakat, dan orang tua peserta didik.

“Terkait sanksi, PMA ini mengatur bahwa pelaku yang terbukti melakukan kekerasan seksual berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, dikenakan sanksi pidana dan sanksi administrasi,” ucap Anna.

Kementerian Agama pun bakal segera menyusun sejumlah aturan teknis baik dalam bentuk KMA ,pedoman, maupun SOP, agar peraturan ini bisa segera dapat diterapkan secara efektif.

“Harapannya, ke depan tidak terjadi lagi kekerasan seksual di satuan pendidikan,” tegasnya dilansir cnnindonesia.com.

***

Pekan Literasi Digital, Marlin : Fokus Wujudkan Mimpi

0

RASIO.CO, Batam – Wagub Kepri menyatakan bahwa kaum milenial hari ini akan membawa Kepulauan Riau semakin sejahtera. Sebagai generasi yang tumbuh dengan berkembangnya digitalisasi, mereka ikut mempercepat perkembangan transformasi digital di Kepri, termasuk dalam sektor ekonominya.

“Mereka merupakan sumber daya utama pembangunan negeri ini ke depannya. Merekalah yang akan mewarisi negeri ini. Mereka juga yang akan membawa Kepri semakin maju dan semakin sejahtera,” kata Wagub Marlin usai menghadiri Pekan Literasi Digital Kota Batam 2022 di Sumatera Expo Batam Center, Kota Batam, Kamis (13/10) pagi.

Wagub Marlin hadir bersama Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam H Muhammad Rudi. Serta lebih dari seribu kaum millenial Batam yang memenuhi ruang pertemuan Gedung Sumatra Expo.

Marlin sendiri, sebelum puncak Pekan Literasi Digital ini, berkali-kali menghadiri rangkaian persiapan acara di berbagai sekolah di Batam. Dalam pertemuan-pertemuan itu, Marlin terus memotivasi anak-anak untuk meraih apa yang mereka cita-citakan.

Pada puncak Pekan Literasi Digital ini juga, saat menyampaikan sambutan, Marlin kembali mengajak sejumlah anak untuk naik di panggung bersama-sama. Mereka dia ajak berdialog berbagai hal. Termasuk tentang apa yang dicita-citakan.

Ada yang ingin menjadi pilot, dokter, pengusaha dan berbagai cita-cita lainnya. Ketua PIKORI BP Batam ini pun berpesan kepada anak-anak untuk fokus dengan apa yang mereka cita-citakan.

“Dengarkan kata hati. Fokus untuk mewujudkan mimpi,” kata Wagub Marlin.

Dalam berbagai iven menjelang Pekan Literasi digital ini, Wagub Marlin menyampaikan bahwa pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital anak-anak Kepri, terlebih Batam sangat baik. Kondisi ini sangat mendukung perkembangan tranformasi digital tersebut.

Redaksi@www.rasio.co//

Menelaah Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan

0

RASIO.CO, Jakarta – Ada beragam manfaat lidah buaya untuk kesehatan dan kecantikan. Tidak heran jika tanaman yang juga dikenal dengan nama aloe vera ini sudah sejak lama digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan, mulai dari penyakit kulit hingga sembelit.

Salah satu manfaat lidah buaya yang paling populer belakangan adalah melembapkan kulit. Buktinya, banyak produk kecantikan yang menjadikan lidah buaya sebagai bahan alami untuk mengatasi kulit kering. Selain itu, masih banyak manfaat lidah buaya untuk kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.

Dilansir Alodokter.com, Berikut adalah manfaat aloe vera atau lidah buaya bagi kesehatan Anda:

1. Mengatasi kulit kering

Mengoleskan lidah buaya ke kulit dapat membantu mengatasi kulit kering. Pasalnya, dalam lidah buaya terkandung mineral, enzim, antioksidan, vitamin A, C, dan E yang baik untuk menguatkan lapisan pelindung kulit sehingga mampu membuat kulit menjadi lebih lembap.

2. Menghilangkan jerawat

Penelitian menunjukkan bahwa mengoleskan gel lidah buaya di pagi dan sore hari, bersamaan dengan obat antijerawat yang telah diresepkan mampu mengurangi jerawat hingga sekitar 35 persen.

Manfaat lidah buaya untuk mengatasi jerawat ini mungkin diperoleh berkat kandungan asam salisilat dan senyawa antiseptik lain di dalamnya yang dapat membantu membunuh bakteri penyebab jerawat.

3. Membersihkan make up

Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, lidah buaya dapat dijadikan alternatif untuk membersihkan make up tanpa iritasi. Dengan teksturnya yang seperti gel, lidah buaya dapat melarutkan riasan wajah sekaligus melembapkan kulit.

4. Mengatasi mata bengkak

Meski perlu untuk diteliti lebih, mengoleskan lidah buaya ke area bawah mata diyakini dapat membantu mengatasi mata bengkak. Hal ini diduga karena lidah buaya memiliki kemampuan untuk meningkatkan aliran darah, sehingga dapat melancarkan perpindahan cairan yang menumpuk.

5. Mempercepat penyembuhan luka

Banyak penelitian menunjukkan bahwa mengoleskan gel atau krim lidah buaya ke kulit dapat mempercepat proses penyembuhan luka bakar derajat ringan (derajat 1 dan 2). Bahkan, sebuah penelitian menemukan bahwa lidah buaya lebih efektif dibandingkan salep yang biasa diresepkan untuk luka bakar ringan.

6. Meredakan gatal dan ruam kronis

Beberapa penyakit kronis yang disebabkan oleh peradangan dapat menyebabkan rasa gatal di kulit dan mulut. Hal ini tentu dapat menganggu makan, minum, dan kenyamanan secara umum.

Menurut penelitian, menggunakan obat kumur yang mengandung gel lidah buaya sebanyak 3 kali sehari selama 3 bulan bisa membantu mengurangi rasa gatal dan ruam pada mulut. Khasiat yang sama juga bisa didapatkan jika gel lidah buaya dioleskan sebanyak 2 kali sehari selama 2 bulan pada kulit.

7. Membantu pemulihan cold sore

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa krim dengan ekstrak lidah buaya bisa mempercepat proses penyembuhan cold sore atau luka akibat virus herpes simpleks. Selain karena melembapkan, manfaat ini dapat diperoleh karena lidah buaya memiliki sifat antivirus sehingga dapat membantu melawan virus herpes.

8. Mengatasi psoriasis

Penggunaan krim dengan kandungan lidah buaya juga dikatakan dapat mengurangi plak kulit yang timbul akibat psoriasis. Bahkan, krim lidah buaya diduga lebih efektif daripada triamcinolone yang biasa diresepkan untuk psoriasis. Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan.

9. Menurunkan kadar gula darah

Lidah buaya berpotensi menjadi obat diabetes karena sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak lidah buaya setiap hari dapat membantu menurunkan kadar gula darah penderita diabetes tipe 2.

Meski demikian, penggunaannya harus berhati-hati karena jika dikonsumsi bersamaan dengan obat diabetes, glukosa darah dapat turun dalam jumlah yang tinggi sehingga malah bisa membahayakan kesehatan.

10. Melancarkan buang air besar

Manfaat lidah buaya yang terakhir ini sudah lama diketahui banyak orang. Lateks pada gel lidah buaya diketahui dapat menjadi obat pencahar. Namun, penggunaannya harus dilakukan secara hati-hati karena juga bisa menyebabkan efek samping berupa diare.

Waspadai Efek Samping Lidah Buaya

Meski membawa banyak manfaat, ada efek samping yang bisa muncul dari penggunaan lidah buaya. Pada kulit misalnya, reaksi alergi mungkin untuk muncul saat lidah buaya dioleskan. Reaksi alergi ini biasanya dialami oleh orang yang juga alergi terhadap bawang putih, bawang bombai, dan bunga tulip.

Konsumsi lateks lidah buaya dalam jumlah tinggi juga berpotensi menyebabkan sakit perut dan kram. Bahkan, dalam jangka panjang bisa menyebabkan diare, penurunan berat badan, masalah ginjal, kelemahan otot, darah mengandung urine, hingga gangguan jantung.

Oleh karena itu, jangan sembarangan mengonsumsi produk gel atau lateks lidah buaya. Anda disarankan untuk membaca informasi pada kemasannya agar terhindar dari efek samping.

Lidah buaya bisa membawa banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Untuk penggunaan luar, lidah buaya umumnya aman. Namun, tetap waspadai risiko terjadinya alergi dan pastikan produk yang Anda gunakan telah mendapat izin BPOM.

Anda juga harus berhati-hati bila ingin memanfaatkan lidah buaya sebagai pengobatan alternatif atau pengobatan tambahan di samping obat dokter. Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikanlah dulu dengan dokter sebelum menggunakan produk atau obat herbal yang mengandung lidah buaya.

***

Beacukai Kembali Amankan 105 Karton Rokok Ilegal di Batam

0

RASIO.CO, Batam – Beacukai Batam kembaki berhasil melakukan penegahan penyeludupan rokok tanpa cukai sebanyak 105 karton di perairan Galang, Batam.

Ironisnya, Para pelaku penyeludup berhasil kabur dengan modus mengkandaskan kapal Speadboad SB Sea Star, lalu penyeludup menceburkan diri kelaut dan saat dilakukan pencairan selama dua jam para penyeludup tidak ditemukan.

Kegiatan operasi penegahan ini bernama operasi PATKOR KASTIMA dan mengamankan 1,09 juta batang rokok ilegal senilai Rp3,06 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp2,57 miliar ditangkap oleh Kapal BC 15029 milik Bea Cukai Batam.

Petugas menangkap kapal tersebut di perairan Pulau Galang pada Senin, (4/10).

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, M. Rizki Baidillah mengatakan,  penindakan yang berhasil dilakukan oleh tim satuan tugas PATKOR KASTIMA tersebut.

“Kejadian penangkapan bermula ketika Kapal Patroli BC 15029 melakukan patroli di wilayah perairan Pulau Galang. Kemudian ada informasi dari masyarakat bahwa terdapat kapal yang sedang melakukan pemuatan barang yang diduga merupakan kardus berisi rokok ilegal tersebut dengan kondisi kapal sudah lepas tali dari pelabuhan. Kemudian petugas melakukan pengejaran dan mendapatkan kondisi kapal yang telah dikandaskan,” jelas Rizki.

Rizki juga menjelaskan bahwa petugas melihat awak sarana pengangkut Kapal SB Star mengandaskan kapal dan melompat ke laut untuk melarikan diri. Petugas telah berupaya maksimal melakukan Search and
Rescue (SAR) selama dua jam guna mencari awak sarana pengangkut yang melompat namun petugas tidak berhasil menemukannya.

Menindaklanjuti kasus tersebut, petugas melakukan penegahan dan melakukan pemeriksaan Kapal SB Star. Terdapat 105 kardus yang ditutupi terpal yang berisi rokok tanpa dilekati dengan pita cukai. Kemudian barang-barang tersebut dibawa ke Dermaga Bea Cukai Batam di Tanjung Uncang untuk diperiksa secara mendalam.

Setelah diteliti lebih lanjut oleh petugas, 105 kardus tersebut berisi 900.000 batang rokok berjenis Sigaret Putih Mesin (SPM) dengan merek dagang “L” dan 192.000 batang rokok berjenis Sigaret Kretek Mesin
(SKM) dengan merek dagang “H”. Kondisi rokok-rokok tersebut tidak dilekati pita cukai dan tidak dilengkapi dengan dokumen kepabeanan dan cukai.

Dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Kapal SB Sea Star yaitu melakukan pemuatan barang di luar kawasan pabean, barang yang dimuat tidak dilengkapi dengan dokumen kepabeanan dan cukai, barang yang dimuat merupakan rokok tanpa dilekati pita cukai.

Pelaku diduga melanggar Pasal 54 Undang-Undang Cukai, yaitu menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak
dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya.

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29
ayat (1), dan/atau Pasal 56 Undang-Undang Cukai, yaitu menimbun, menyimpan, memiliki, menjual,
menukar, memperoleh, atau memberikan barang kena cukai yang diketahuinya atau patut harus diduganya berasal dari tindak pidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan
paling lama 5 (lima) tahun, dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10
(sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Kegiatan PATKOR KASTIMA yang dimulai sejak tanggal 29 September 2022 merupakan bentuk keseriusan
Bea Cukai dan Kastam Malaysia dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran barang ilegal di wilayah Selat Malaka dan sekitarnya.

Sinergi ini berupaya untuk menindak dan memberikan efek jera bagi para penyelundup barang ilegal demi menjaga wilayah kedaulatan kedua negara.

***

Bareskrim Bongkar Kasus Narkoba, Sita 270 Kg Sabu

0

RASIO.CO, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Bea Cukai berhasil menyita total 270,283 kilogram sabu dari hasil penangkapan peredaran narkotika ilegal.

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan hal itu dilakukan usai penyidik mengungkap empat kasus peredaran narkoba dalam periode September-Oktober 2022 di wilayah Riau dan Aceh.

“Pengungkapan yang kita sampaikan ini adalah pengungkapan periode September-Oktober dimana jajaran Dittipidnarkoba telah mengungkap empat TKP,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/10).

Dalam empat pengungkapan itu, Ramadhan mengatakan penyidik berhasil menangkap sebanyak 9 tersangka, namun 1 di antaranya meninggal dunia. Sembilan terangka itu berinisial S, MI (meninggal dunia), S alias I, S, F, TZ, MR, M, dan H.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno H Siregar mengaku pihaknya berhasil menghentikan penyelundupan ratusan kilogram narkotika tersebut sebelum diedarkan ke masyarakat.

“Ini belum diedarkan sudah kita tangkap di laut dan ada yang sempat beredar di darat tapi belum sempat tersebar di konsumen,” ujarnya.

Krisno merinci pengungkapan peredaran narkoba pertama kali dilakukan pihaknya pada 2 September 2022. Ia mengatakan saat itu polisi berhasil menangkap tersangka S dengan barang bukti 21,283 kg narkotika jenis sabu.

Barang bukti itu sempat disembunyikan di salah satu rumah di Pekan Baru, Riau. Ia menjelaskan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, barang haram itu diangkut dari Malaysia untuk dibawa ke Jakarta melalui Pekanbaru.

Kasus kedua, tanggal 26 September 2022, polisi menemukan 20 kg sabu yang diselundupkan lewat sebuah kapal dari Malaysia ke Indonesia melalui perairan Riau.

Tersangka kasus ini adalah seorang anak buah kapal (ABK) inisial S dan kapten kapal inisial MI yang kini telah meninggal dunia karena meloncat ke Muara Buaya saat diamankan petugas polisi.

“Kapten kapal dan salah satu ABK-nya rupanya dititipin narkotika jenis sabu 20 kg, yang disembunyikan di mesin kapal,” ucap Krisno dilansir cnnindonesia.com.

Kasus ketiga merupakan penangkapan seorang tersangka inisial F selaku penjemput narkotika jalur darat di Aceh.

Ia ditangkap dalam sebuah mobil bersama barang bukti 179 kg sabu. Dari hasil pendalaman, juga ditetapkan sejumlah buron atau pelaku yang masuk DPO. Terakhir, pada 8 Oktober 2022 sekitar pukul 23.30 WIB, polisi menangkap 1 kapal yang di dalamnya terdapat 3 tersangka yakni TZ, MR dan M.

Saat ditangkap, seorang tersangka berinisial TZ melompat ke laut, namun berhasil diselamatkan dan kini telah diamankan.

“Dan ketika dilakukan pemeriksaan disita atau ditemukan 50 kg,” ucap dia.

Atas perbuatan terlarang itu, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2019 tentang Narkotika dan Pasal 111 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kemudian, para tersangka terancam hukuman penjara paling singkat 6 tahun, pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

***

Tinjau MPP, Rudi : Berikan Pelayanan Prima

0

RASIO.CO, Batam – Rudi meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) di Batamcentre, Kamis (13/9).

Kehadiran Rudi, memastikan fasilitas di MPP masih terawat dan layak. Hal itu ia nilai sangat penting untuk kenyamanan masyarakat Batam yang membutuhkan layanan dari pemerintah. Di kesempatan itu, ada beberapa fasilitas yang akan dipercantik, seperti ornamen pohon akan diberi hiasan lampu.

“Tak hanya fasilitasnya saja, tapi kami menekankan bahwa petugas di MPP harus memberikan layanan prima ke masyarakat,” katanya.

Ia melanjutkan, kehadiran MPP merupakan salah satu strategi pemerintah untuk menciptakan atmosfer yang kondusif dan suportif bagi masyarakat dalam memperoleh layanan. Untuk mewujudkan kondisi tersebut, terdapat prinsip-prinsip yang senantiasa diimplementasikan oleh tiap MPP.

“Terdapat enam prinsip penyelenggaraan MPP yang menjadi konsep kebijakan dari MPP agar tercipta suasana tersebut. Prinsip utama tersebut adalah keterpaduan, berdayaguna, koordinasi, akuntabilitas, aksesibilitas, dan kenyamanan,” katanya.

Ia menjelaskan, kenyamanan menjadi salah satu dari enam prinsip dari penyelenggaraan MPP. Prinsip ini, kata dia, menekankan pada komitmen MPP untuk menciptakan suasana dan kualitas pelayanan yang diharapkan oleh masyarakat.

“Keenam prinsip tersebut, termasuk kenyamanan, menjadi dasar dari penyelenggaraan MPP agar tujuan dari berdirinya MPP dapat tercapai,” ujarnya.

Rudi berharap, hadirnya MPP bisa memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

“Juga untuk meningkatkan daya saing global yang diwujudkan dengan memberikan kemudahan berusaha,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi : Generasi Milenial Harus Melek Teknologi

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam memberikan motivasi dan semangat generasi milenial atau anak-anak muda yang ada di Kota Batam.

Hal itu disampaikan Rudi saat membuka acara pekan literasi digital Kota Batam 2022. Perkembangan teknologi yang begitu cepat dan pesat tentunya harus dimanfatkan oleh para generasi muda ini.

“Generasi melenial harus mengikut perkembangan teknologi jangan sampai tertinggal,” kata Rudi di Gedung SPC, Kamis (13/10).

Dijelaskan Rudi saat ini seluruh pelayanan baik di Pemko Batam maupun BP Batam di bawah kepemimpinannya terus berproses dengan memanfaatkan teknologi.

Tidak hanya memudahkan dan mempercepat layanan saja, tapi juga pastinya diharapkan akan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah. Sehingga dapat mempercepat proses pembangunan.

“Ke depan transaksi keuangan juga harus non tunai, itu kita dorong agar pendapatan negara terus meningkat dan pembangunan terus berjalan,” ujarnya.

Rudi juga mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang melibatkan anak-anak mudah. Sebab, hal ini menjadi sala satu cara pihaknya berkomunikasi langsung dengan generasi milenial Batam.

“Anak-anak mudah ini perlu terus dibimbing dan diberikan masukan. Dan kegiatan ini sangat positif bagi mereka, supaya tidak terjerumus denga hal-hal yang negatif,” ujarnya.

Selain itu Rudi juga ingin apa yang telah dikerjakan dan dibangun saat ini pada era kepemimpinannya dapat dilanjutkan oleh para generasi muda ini.

“Karena 10 atau 20 tahun ke depan merekalah yang akan menjadi pemimpin di Kota Batam ini,” katanya.

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengatakan pihaknya juga mendukung penuh event yang bermanfaat bagi para generasi muda yang ada di Kota Bata mapun Provinsi Kepulauan Riau.

“Luar biasa kegiatan ini, zaman teknologi ini manfaatkan dengan baik. Kalian semua harus fokus untuk mencapai cita-cita,” kata Marlin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, Kepalala DPM-PTSP Firmansyah dan sejumlah pejabat Pemko Batam lainnya maupun pejabat BP Batam.

Redaksi@www.rasio.co//

Kenalkan Pariwisata, HDCI Singgahi 3 Kota di Kepri

0

RASIO.CO, Batam – Untuk Memperkenalkan destinasi wisata di Kepulauan Riau, Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Batam-Kepri berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri melakukan touring dan menyinggahi beberapa destinasi di Batam, Bintan dan Tanjungpinang.

Ketua Panitia, Andri Wongki mengatakan kegiatan tersebut akan dirangkum bersamaan dengan pelantikan HDCI Pengda Kepri dan Cabang Batam. Tepatnya pada tanggal 28-30 Oktober 2022 mendatang.

“Kegiatan ini kita akan berkolaborasi bersama Dinas Pariwisata dalam rangka promosi pariwisata Kepri,” ujarnya. Rabu (12/10).

Wongki menjelaskan, pada tanggal 28 Oktober diawali dengan ridding HDCI bersama klub-klub motor besar di Kota Batam menuju Mall Botania 2, sekaligus pembukaan Event HDCI Bike Fest 2022.

“Titik kumpulnya di Mie Tarempa KBC dan saat pembukaan acara akan dihadiri Ketua Umum HDCI bapak Irjen Pol Teddy Minahasa,” ujarnya.

Di Mall Botania 2 akan dimeriahkan dengan bazar UMKM mulai hari Jumat hingga hari Minggu. Bazar tersebut dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah sesuai tema besar peringatan HUT RI ke-77 “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”.

Selain itu Wongki menyebutkan, juga akan ada pelantikan HDCI Pengda Kepri dan Cabang Batam pada tanggal 29 Oktober di CK Hotel Tanjungpinang dan melakukan bakti sosial di panti asuhan.

“Kita akan ridding bersama dengan seluruh klub motor besar dan Harley Davidson di Batam untuk bersama-sama touring dari Batam-Bintan-Tanjungpinang dan kita akan singgah ke beberapa spot pariwisata untuk mempromosikan pariwisata Kepri. Lokasi menginapkan di CK Hotel,” tuturnya.

Wongki menambahkan, peserta kegiatan ini berasal dari Batam-Bintan dan Tanjungpinang. Diperkirakan akan diikuti ratusan pemilik motor besar di Kepri.

Setelah pelantikan, pada tanggal 30 Oktober, HDCI bersama klub-klub motor besar akan melakukan touring dan menyinggahi beberapa destinasi wisata unggulan lainnya sebelum kembali ke Kota Batam.

Plt Kadis Pariwisata Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira, menyampaikan, pihaknya sangat menyambut baik event tersebut. Dengan adanya kegiatan ini maka destinasi di Kepri akan lebih dikenal oleh wisatawan khususnya pencinta motor besar.

“Kita juga bersyukur Kepri dipercaya untuk kegiatan ini,” ujar Luki Zaiman.

Menurutnya, event ini tentunya bermanfaat bagi perekonomian daerah karena selama mereka touring akan menginap, menikmati kuliner dan berbelanja di daerah Kepri yang menjadikan pendapatan daerah dan masyarakat.

***