Sabtu, November 7, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1598

Jembatan Darmaga Ambruk, Puluhan Warga Meranti Tercebur ke Laut

1

RASIO.CO, Meranti – Jembatan pelabuhan di Desa Tanjung Gadai Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, ambruk dan menyebabkan puluhan penumpang terjun atau jatuh kelaut.Selasa (27/6/17) pagi sekitar pukul 6:50 WIB.

Peristiwa ini terjadi ketika sejumlah masyarakat ingin menggunakan pelabuhan turun naik penumpang ini untuk bepergian ke kota Selatpanjang menggunakan Speed Boat.

Banyaknya masyarakat yang berada di jembatan kayu ini dan dorongan air pasang besar dan gelombang membuat jembatan tidak mampu menahan beban, dan akhirnya roboh.

Akibat dari peristiwa ini, puluhan penumpang ikut terjun ke laut bersama jembatan darmaga yang sudah berusia 20 tahun ,ironisnya sempat hanyut, tak terkecuali wanita dan balita. Ada pula diantaranya mengalami luka di bagian kepala.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

“Kita sudah kerahkan anggota dilapangan. Berdasarkan laporan, semua pengunjung yang tercebur ke laut, semuanya selamat dan tidak ada korban jiwa, karena evakuasi sempat diberikan oleh warga,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal.

Sementara itu, dilansir Mardeka.com, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah mengatakan, jembatan darmaga amruk karena jumlah penumpang yang berada di Dermaga semakin banyak sekitar 40 orang, tiba – tiba Dermaga tersebut roboh dan warga yang berada di lokasi terjatuh ke laut.

Kata dia, Selain itu, sebagian penumpang mengalami luka memar karena terkena kayu dari bangunan dermaga tersebut. Melihat itu, warga yang berada di sekitar Dermaga langsung membantu dan menyelamatkan korban yang jatuh ke laut.

“Personel sudah kita turunkan di jembatan yang dibuat sekitar 20 tahun lalu itu untuk tidak digunakan lagi. Kita alihkan penumpang untuk menggunakan Dermaga di Jalan Batu Bata Desa Tanjung Gadai, yang berada sekitar 100 meter dari dermaga yang ambruk itu,” kata Barliansyah.

Hingga kini, Kapolsek Tebing Tinggi bersama anak buahnya masih berada di lokasi untuk mengamankan penumpang. Adapun korban yang terjatuh di dermaga tersebut di antaranya Badrun (55) agen Tiket, warga Desa Tanjung Gadai. Siti Rohmah (51), ibu rumah tangga domisili di Desa Tanjung Gadai.(red/di/hr).

APRI@www.rasio.co|Mardeka

Musim Liburan, Kemenhub Tingkatkan Pengawasan Kelaiklautan Kapal Tradisional

0

RASIO.CO, Jakarta – Mengantisipasi lonjakan penumpang dengan kapal tradisional di masa libur Lebaran, Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A Tonny Budiono mengeluarkan Surat Edaran Nomor UM 003/49/14 DJPL-17 tanggal 22 Juni 2017 tentang Peningkatan Pengawasan Kelaiklautan kapal Tradisional Pengangkut Penumpang dalam rangka Angkutan Lebaran Tahun 2017.

“Musim liburan setelah Lebaran telah tiba. Banyak masyarakat yang berwisata menggunakan kapal tradisional seperti ke Kepulauan Seribu. Untuk itu, perlu diingatkan kembali kepada seluruh pihak terkait yang terlibat dalam operasional kapal, untuk meningkatkan pengawasan kapal tradisional,” jelas Tonny di Surabaya dalam rangka monitoring angkutan Lebaran 2017.

Surat Edaran yang ditujukan kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut untuk memastikan pengawasan terpenuhinya kelaiklautan kapal tradisional serta memastikan operator dan nakhoda mengoperasikan kapal tradisional sesuai ketentuan.

“Setiap kapal juga harus memiliki catatan harian kapal dan memiliki pengawakan sesuai ketentuan,” tuturnya.

UPT juga harus memastikan agar ketentuan jumlah penumpang yang diangkut sesuai dengan jumlah penumpang yang diizinkan dan jumlah penumpang yang terdaftar dalam manifes sesuai dengan ketentuan.

Selain itu perlengkapan peralatan keselamatan juga harus lengkap sesuai ketentuan dan berfungsi dengan baik. Demonstrasi alat keselamatan dan cara penggunaannya kepada seluruh penumpang juga harus dilakukan.

“Begitu juga pemberitahuan terkait dengan jalur evakuasi dan alat pemadam kebakaran, mengantisipasi kemungkinan terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” ungkap Tonny.

Sebelum berangkat berlayar, kapal, ruang permesinan dan ruang akomodasi harus dipastikan dalam kondisi baik dan tidak menimbulkan potensi bahaya kebakaran.

Tonny sebelumnya juga telah mengeluarkan Peraturan Dirjen Hubla No 103/2/8/DJPL-17 tanggal 18 April 2017 tentang Petunjuk Kapal Tradisional Pengangkut Penumpang untuk menjamin keselamatan kapal penumpang tradisional di wilayah perairan Indonesia.

Terkait dengan monitoring Angkutan Lebaran tahun 2017 wilayah Jawa Timur sesuai Instruksi Menteri Perhubungan No. 12 tahun 2017, Dirjen Tonny menyebutkan belum ada lonjakan penumpang arus balik di sejumlah moda transportasi.

“Adapun untuk arus balik transportasi laut, laporan yang saya terima masih stabil dan belom ada lonjakan penumpang. Kami prediksi H+3 baru akan ada kemungkinan lonjakan penumpang angkutan laut Lebaran,” tutup Tonny.

APRI@www.rasio.co|Hubla.Dephub

Libur Lebaran, Kota Garut Tawarkan Wisata Air

0

RASIO.CO, Jakarta – Wilayah Garut terkenal dengan pesona alam pegunungan yang cocok dijadikan tempat berlibur. Bertepatan momen libur Lebaran 2017 ini terdapat sejumlah objek wisata favorit yang cocok untuk disambangi, salah satunya wisata air berupa pantai dan pemandian air panas.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Garut Budi Gangan mengatakan ada beberapa tempat unggulan yang ramai dikunjungi para wisatawan.”Kawasan wisata pemandian air panas di wilayah Cipanas, Tarogong Kaler dan Puncak Darajat di Pasirwangi jadi tempat wisata pertama yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan,” kata Budi seperti yang dikutip dari Detik.com, Senin (26/6).

Budi menjelaskan, selain objek wisata air panas, sejumlah tempat wisata legendaris di Garut selalu meriah dikunjungi wisatawan saat musim liburan. Salah satunya Situ Cangkuang yang terletak di Kecamatan Leles. Di tempat ini, menurut Budi, wisatawan dapat berlibur sekaligus melihat keindahan Candi Cangkuang.

“Di Situ Cangkuang para wisatawan bisa berlayar menggunakan rakit di danau yang mengelilingi lokasi candi,” ujarnya.

Lanjut, Budi menambahkan, beberapa objek wisata lainnya seperti Gunung Papandayan, Leuwi Tonjong, Situ Bagendit dan tempat wisata di area perkebunan teh Dayeuh Manggung, bisa menjadi referensi para wisatawan. “Pantai-pantai di Garut selatan juga tak kalah menariknya untuk dikunjungi,” kata Budi.

APRI@www.rasio.co|Detik.com

Ekonom Perkirakan Inflasi Juni di Atas 0,5 Persen

0

RASIO.CO, Jakarta – Beberapa ekonom memperkirakan inflasi sepanjang Juni ini bakal melebihi 0,5 persen. Angka ini di atas harapan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Pendorongnya bukan harga pangan, melainkan kenaikan tarif listrik dan angkutan.

Ekonom Bank Mandiri Andri Asmoro memproyeksikan inflasi Juni sebesar 0,62 persen, sehingga secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 4,3 persen. Angka ini lebih rendah dari taksiran awalnya sebesar 0,66 persen atau 4,33 persen yoy.

Hal ini karena pergerakan harga yang bergejolak (volatile food) terpantau stabil. Padahal, di tahun-tahun sebelumnya harga pangan menjadi faktor pengerek harga-harga atau inflasi. Dalam catatan Andri, kontribusi bahan makanan terhadap inflasi bulan Juni ini hanya 0,03 persen.

“Bahkan dibanding 17 Mei (bulan sebelum Ramadan) yang sebesar 0,17 persen, nilainya lebih rendah,” ujar dia kepada Katadata, beberapa hari lalu. Terkendalinya harga pangan ini berkat peran operasi pasar yang dilakukan pemerintah. Selain itu, membuka keran impor untuk komoditas pangan tertentu.

Sebaliknya, sumber inflasi pada Juni justru berasal dari harga yang diatur pemerintah, yaitu dampak lanjutan dari kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) pelanggan 900 Volt Ampere (VA). Kenaikan tarif pada awal Mei itu masih akan menyumbang 0,2 persen terhadap inflasi Juni. Selain itu, ada kenaikan tarif transportasi yang berkontribusi 0,15 persen.

Ekonom Bank DBS Gundy Cahyadi juga melihat, di luar kelaziman harga pangan tidak menjadi penyumbang terbesar inflasi saat Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Yang terjadi pada Ramadan tahun ini, kami memperkirakan inflasi pangan mungkin lebih rendah,” tutur dia. Ia pun memproyeksikan inflasi Juni disetahunkan mencapai 4,4 persen yoy.

Sementara itu, Ekonom Bank Permata Josua Pardede dan Ekonom SKHA Institute for Global Competitiveness Eric Sugandi sama-sama memperkirakan inflasi Juni sebesar 0,55 persen atau 4,22 persen yoy. “Inflasi Juni diperkirakan 0,55 persen dan 4,22 persen yoy, dengan inflasi inti sebesar 3,19 persen yoy,” kata Josua.

Ia mengatakan, beberapa komoditas memang mengalami kenaikan harga, seperti daging sapi, tepung terigu, telur ayam, dan bawang putih.

Namun, kenaikan itu diimbangi juga dengan penurunan beberapa harga pangan, seperti daging ayam, cabai merah, dan cabai merah keriting. Sedangkan penyumbang inflasi dari sisi administered price adalah kenaikan tarif angkutan karena memasuki masa liburan dan mudik Lebaran.

Eric juga melihat tekanan inflasi akibat kenaikan beberapa harga pangan dan tarif transportasi. Begitu pula dengan efek lanjutan dari penyesuaian TDL.

“Namun kelihatannya kenaikan harga bahan pangan pada Lebaran tahun ini tidak sebesar 2016, karena ada beberapa yang justru turun, seperti bawang putih,” ujar dia.

Selain itu, rendahnya inflasi dibanding masa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya karena daya beli masyarakat sedikit menurun. Salah satu penyebabnya adalah kenaikan tarif listrik.

APRI@www.rasio.co|Katadata

6.296 Guru Garis Depan Ditempatkan di 183 Daerah

0

RASIO.CO, Jakarta – Sebanyak 6.296 Guru Garis Depan (GGD) hasil seleksi tahun 2016 akan ditempatkan di 183 daerah mulai Agustus tahun ini. Mereka akan mengajar di 183 kabupaten/kota yang termasuk daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen GTK Kemendikbud), Sumarna Surapranata mengungkapkan, proses seleksi GGD angkatan 2016 memang telah berlangsung tahun lalu.

Namun, pengumumannya baru dilakukan hampir setahun setelahnya karena ada penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Selain itu, pengumuman GGD juga melibatkan kementerian/lembaga lain, yaitu Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB), Kementerian Dalam Negeri, dan Badan Kepegawaian Negara.

Kemendikbud baru menerima hasil seleksi GGD 2016 dari Kemenpan dan RB pada Juni 2017, dan akan mengumumkannya ke publik dalam waktu dekat.

“Hasil proyeksi ini tahun lalu (2016) sudah selesai. Oleh karena adanya UU Nomor 23 tahun 2014, maka perlu penyesuaian penempatan, dan akhirnya diperoleh 183 induk semangnya,” jelas Pranata, saat Penyerahan Penetapan Kebutuhan Formasi dan Hasil Seleksi Kompetensi Dasar Guru Garis Depan 2016, di Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Seleksi GGD tahun 2016 diikuti 6.315 peserta dari 6.348 yang mendaftarkan diri. Mereka menjalani seleksi di 107 tempat uji kompetensi (TUK) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kemendikbud akan menghubungi para peserta seleksi GGD 2016 yang dinyatakan lulus untuk penandatanganan nota kesepahaman penempatan tugas. Untuk SK CPNS, para guru garis depan tahun 2016 akan terhitung mulai tugas (TMT) pada Agustus 2017.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi mengatakan, proses penempatan menjadi proses akhir dari seleksi GGD sehingga pemberkasan dan verifikasi berkas tidak perlu dilakukan lagi.

“Para guru garis depan tidak perlu lagi mengikuti proses pemberkasan karena tes yang diikuti sudah lengkap, tinggal penempatan,” ujarnya.

Pemangkasan prosedur ini dilakukan untuk mempercepat pengiriman dan penugasan para guru garis depan di daerah penempatan. Didik berharap mereka dapat bertugas dengan tenang dan betah mengajar di daerah 3T.

Ia pun mengapresiasi dedikasi yang diberikan para guru garis depan sebelumnya, khususnya guru perempuan yang bersedia ditempatkan di daerah 3T. Diharapkan, mereka bisa memberikan motivasi yang tinggi kepada para siswa di daerah 3T.

“Alhamdulilah, ini (GGD) sangat membantu anak didik di daerah 3T. Semoga anak-anak ini dapat menjadi siswa terbaik dengan dukungan motivasi dan dedikasi para gurunya,” jelas Didik.

APRI@www.rasio.co|Kemdikbud

Menkeu: Menghindari Pajak, ke Ujung Dunia Akan Saya Kejar!

0

RASIO.CO, Jakarta – Melihat gentingnya masalah perpajakan, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati kembali menegaskan pentingnya Indonesia untuk segera memiliki legislasi primer yaitu Undang-Undang yang mengatur mengenai Automatic Exchange of Information (AEoI) agar Indonesia tidak terkucilkan di dunia Internasional.

Jika Indonesia tidak ikut dalam AEoI maka reputasi Indonesia menjadi buruk karena dianggap ingin menjadi safe haven para penghindar pajak. Dengan adanya kerjasama internasional di bidang perpajakan, maka tidak akan ada gunanya bagi pembayar pajak berusaha untuk menghindari pajak dengan memindahkan hartanya ke luar negeri.

“Saya berharap pada sore ini tim pajak bisa diskusi teknis dengan Anda, kami melakukan ini bukan karena kami tidak cinta kepada Anda atau kami ingin melakukan tekanan-tekanan. Justru karena kami ingin mengurus Republik dengan baik. Ke ujung dunia akan saya kejar, saya berjanji itu pada Republik ini and I really mean it,” ungkapnya di acara Bimbingan Teknis Perppu No 1 Tahun 2017 dan PMK Nomor 70/PMK.03/2017 untuk Lembaga Keuangan, Rabu (21/06).

Setelah program amnesti pajak usai, tercatat bahwa terdapat Rp1000 triliun harta warga negara Indonesia yang berada di luar negeri. Jika Indonesia ingin meningkatkan tax ratio menggunakan data yang ada saat ini, berarti Pemerintah hanya akan mengejar wajib pajak yang sudah patuh yang berada di dalam negeri karena Indonesia tidak memiliki akses terhadap informasi keuangan internasional.

Indonesia sudah ikut dalam kerjasama perpajakan internasional sejak tahun 2009. Saat itu dalam pertemuan G20, dalam konteks krisis ekonomi dunia, Menteri-menteri Keuangan di dunia sepakat untuk bahwa negara membutuhkan pajak yang besar karena kondisi fiskal mendapat tekanan yang luar biasa besar akibat krisis. Semua negara mengalami defisit yang besar dan hutang membengkak sehingga negara perlu memungut pajak untuk menyehatkan kembali APBN.

“Oleh karena itu, muncul kerjasama internasional bahwa dunia tidak mungkin meng-collect pajak secara adil apabila ada tempat-tempat untuk menerima harta kekayaan tax avoidance itu,”

Lebih lanjut Menkeu juga menjelaskan bahwa harta yang diinformasikan tidak semena-mena akan langsung kena pajak. Apabila harta tersebut bagian dari seluruh usaha serta pendapatan yang selama ini sudah bersih dari pajak, maka tentu tidak akan dikenakan pajak lagi.
APRI@www.rasio.co|Kemenkeu

Pria Rusia Perkosa Anak Angkat Ratusan Kali di Tangkap Polisi

0

RASIO.CO, Jakarta – Seorang pria Rusia diduga melalukan pemerkosaan sebanyak 729 kali terhadap lima anak angkat perempuannya, yang masih berusia di bawah 17 tahun. Peristiwa pemerkosaan itu terjadi selama lima tahun terakhir di Kota Komsomolsk-on-Amur, timur Rusia.

Kasus tersebut terkuak setelah salah satu korban pemerkosaan melapor pada guru di sekolahnya. Identitas dan usia gadis tersebut tidak diungkapkan demi alasan keamanan.

Pria yang tidak disebutkan namanya itu kini berada dalam tahanan polisi dan kasus dugaan pemerkosaan itu tengah dalam penyelidikan.

Melansir Siberian Times, pria Rusia tersebut memaksa empat dari lima anak perempuan yang dia angkat, untuk melayani nafsu bejatnya setiap hari, selama lima tahun.
Ilya Gudkov, dari Komite Penyelidikan Regional Khabarovsk mengatakan peristiwa itu terjadi mulai 2012 hingga Februari 2017.

“Menurut penyelidikan dari September 2012 hingga Februari 2017, pria itu melakukan kejahatan seksual serius kepada lima gadis yang dia asuh. Pelaku kini sudah ditahan,” kata Gudkov, dikutip Independent.

Pria tersebut menjadi wali dari kelima gadis tersebut sejak mereka dikirimkan ke rumah orang tua angkat oleh panti asuhan di wilayah itu.

Tidak hanya itu, Siberian Times melaporkan, pelaku juga disebut menerima dana pengasuhan sebesar 20 ribu Rubel atau sekitar Rp4 juta per bulan, untuk setiap anak yang dia asuh.

Hasil penyelidikan mengungkap sebelumnya pria tersebut tinggal bersama dengan seorang wanita, yang juga mengasuh tiga anak laki-laki. Namun, pengasuhan kelima anak perempuan itu ada di bawah tanggung jawab pria Rusia tersebut.

Di sisi lain, dilaporkan dalam pemeriksaan rutin dinas sosial ke kediaman pelaku selama lima tahun, tidak ditemukan masalah.

Atas kasus tersebut, Rusia kini melakukan penyelidikan mengenai sistem pengasuhan yang mengijinkan pria lajang mengasuh anak-anak perempuan.

Menteri Pendidikan Rusia Alla Kuznetsova menyebut kini kelima gadis tersebut kembali berada dalam perlindungan panti asuhan.

Jika terbukti bersalah, menurut undang-undang Rusia, pria tersebut akan diganjar 15 tahun penjara.

APRI@www.rasio.co|CNN Indonesia

Ketua Presidium IPW: Polri Diminta Waspada Pascaserangan Mapolda Sumut

0

RASIO.CO, Jakarta – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane meminta Polri senantiasa waspada dan meningkatkan kepekaan serta selalu terlatih menghadapi berbagai situasi pascaserangan di Mapolda Sumut, Minggu (25/6) dini hari.

“Kasus serangan teroris di Mapolda Sumut menjadi sebuah keprihatinan atas profesionalisme Polri dan sekaligus menunjukkan para teroris makin super nekat. Dengan senjata seadanya, mereka nekat menyerang polisi bersenjata lengkap,” kata Neta S Pane melalui keterangan tertulis yang diterima di Antara.

Menurut dia, kasus tersebut tentunya menjadi catatan buruk bagi Polri menjelang Hari Bhayangkara 2017.

“Dari kasus ini, publik jelas merasa prihatin karena anggota polisi ternyata tidak bisa melindungi dirinya sendiri saat diserang pelaku kejahatan di markasnya sendiri. Lalu bagaimana polisi bisa melindungi orang lain atau masyarakat dari serangan pelaku kejahatan,” tuturnya.

Sebaliknya, kata dia, kasus serangan di Polda Sumut itu menjadi catatan “bersejarah” bagi jaringan teroris karena hanya dengan senjata seadanya mereka bisa membunuh seorang perwira polisi.

“Sehingga dikhawatirkan kasus serangan teror di Mapolda Sumut akan menjadi inspirasi bagi para teroris untuk terus-menerus meningkatkan serangan dan sekaligus menjadi motivasi bagi kader-kadernya bahwa hanya dengan sebilah pisau ternyata bisa membunuh perwira polisi,” ujarnya.

Ia menilai dari kasus itu para teroris bisa pula menyimpulkan bahwa untuk melumpuhkan polisi tidak perlu lagi menggunakan bom karena cukup dengan sebilah pisau.

“Sebab jajaran polisi tidak terlatih, tidak responsif, dan terlalu mudah untuk dilumpuhkan,” kata dia.

Bagaimana pun, menurut dia, jika ada polisi terbunuh oleh pelaku kejahatan tentu akan menjadi keprihatinan tersendiri bagi publik dan sekaligus menjadi kecemasan terhadap profesionalisme sistem keamanan.

“Apalagi saat ini, di saat isu ISIS merebak secara internasional dan terjadi serangan di Marawi, aksi-aksi terorisme terus berkecamuk di Indonesia, tentunya akan menjadi kecemasan tersendiri bagi masyarakat,” ucap Neta S Pane.

Ia pun menyatakan bahwa hal tersebut menjadi tantangan serius bagi Polri menjelang Hari Bhayangkara 2017 dan publik selalu berharap Polri senantiasa bersikap profesional, baik dalam melindungi masyarakat maupun melindungi dirinya sendiri.

Sebelumnya, pada Minggu (25/6) sekitar pukul 03.00 WIB dua orang tidak dikenal menyerang personel Yanma Polda Sumut Aiptu Martua Sigalinggung yang bertugas di pos jaga pintu keluar Mapolda Sumut.

Akibat penyerangan tersebut, Aiptu Martua Sigalingging meninggal dunia karena mengalami luka yang cukup parah di dada, tangan, dan leher.

Namun, kedua pelaku berhasil dilumpuhkan personel Satuan Brimob yang berjaga di pintu masuk Mapolda Sumut. Seorang pelaku tewas dan seorang lainnya luka tertembak.

APRI@www.rasio.co|Antara

Lis Darmansyah Menggelar Open House Dihari Pertama Lebaran

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Walikota Tanjungpinang , Lis Darmansyah menggelar Open House untuk mengawali hari Raya pertama Idul Fitri 1438 H (26/06) , Senin (26/06/2017).

” Hal ini di lakukan agar lebih mempererat tali silaturahmi antara saya dan masyarakat yang ingin berkunjung kerumah ” Kata Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah.

Open house ini di adakan selama 2 hari berturut-turut mulai dari tanggal 25 sampai tanggal 26 , tetapi di karnakan hari pertama idul fitri jadi open house di kediaman dan di batasi sampai sore di hari pertama.

Terlihat walikota didampingi Istri menyambut hangat para tamu yang datang ke kediaman mereka terus menerus karna antusias masyarakat yang tinggi maka hari ini (26/06) akan berlangsung sampai malam.

Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan walikota tanjungpinang bersama keluarga besar untuk menyambut para tamu yang datang setiap tahunnya.

” Ini merupakan kesempatan untuk berinteraksi bersama masyarakat ” tutupnya.

PUTRA@www.rasio.co|

Pawai Takbiran 1 Syawal 1438 H Berlangsung Meriah di Batam

0

RASIO.CO, Batam – Pawai Takbiran 1 Syawal 1438 H Berlangsung Meriah di Batam. pawai takbiran tahun ini diikuti 83 peserta yang dilepas langsung Walikota
Batam Rudi dan Wakil walikota Batam Amsakar di Lubuk Baja, Nagoya
Batam. Sabtu(24/06/2017).

Terlihat dilokasi Ketua DPRD Batam, Kapolresta Barelang, Danlanal Batam,
Dandim Batam, SKPD Batam dan tamu undangan lainnya. dan pawai
takbiran kali ini memperebutkan uang tunai Rp40 juta rupiah.

“Lebih kurang 83 peserta pawai mobil hias mengikuti kegiatan ini,” kata
koordinator Takbiran Yuspa Hendri di lokasi.

Kata Dia, rute tahun ini dimulai Martabak har, apartmen harmoni, simpang
pizza hat, simpang polsek lubuk baja, simpang flu over, kantor dinas
perhubungan, polresta barelang dan finis di kepri mall.

Selain itu, imbuhnya, lomba pawai takbiran tahun ini memperebutkan total
hadiah Rp40 juta yang diikuti seluruh kelurahan, kecamatan batam, mesjid
dan lainnya.

Ia menambahkan, esoknya berlanjut solat Idul Fitri bersama walikota batam
dan warha di Engku Putri Batamcentre dan berakhir Open House.

“Tahun ada 564 titik lokasi sholat Idul Fitri di Batam,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Batam Rudi menyampaikan, dengan moment tersebut,
dirinya mengajak warga untuk dapat sama-sama menggemakan takbir, tahlil
dan tahmid. Yang merupakan suatu cara ummat islam dalam mendekatkan
diri kepada ALLAH SWT tuhan yang maha pencipta.

“Oleh karena itu saya berharap, pawai takbir yang dilaksanakan ini, dapat
lebih mempererat tali silaturahmi antar sesama mau pun dengan agama yang
lain,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi dikatakan Rudi, dengan dilaksanakan pawai takbir kali ini,
dirinya berharap agar dapat menjadi suatu ajang syiar islam.

“Insyaallah swt pawai takbir yang dilaksanakan ini, akan senantiasa
mendapat ridho dari tuhan yang maha kuasa, serta memperkokoh uhuwah
islamia.” Tutupnya.

APRI@www.rasio.co|