Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 87

Ria Saptarika Gelar Sosialisasi 4 Konsensus Berbangsa dan Bernegara

0

RASIO.CO, Batam — Anggota DPD RI/MPR RI daerah pemilihan Provinsi Kepulauan Riau, Ria Saptarika, menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dirangkaikan dengan kegiatan sosial serta buka puasa bersama masyarakat Kota Batam, Minggu (15/3).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi pada hari yang sama sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus mempererat silaturahmi antara wakil daerah di parlemen dengan masyarakat.

Sesi pertama dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB hingga selepas dhuhur di fasilitas umum warga RW 02 Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja.

Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 100 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat, tokoh masyarakat, nelayan, pemuda, serta ibu-ibu majelis taklim.

Dalam pemaparannya, mantan Wakil Wali Kota Batam itu menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, bukan sekadar materi sosialisasi, tetapi menjadi pedoman hidup dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, masyarakat pesisir seperti di Tanjung Uma memiliki modal sosial yang kuat berupa kebersamaan dan semangat gotong royong.

“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperbaiki akhlak dan memperkuat kepedulian sosial. Nilai-nilai itu sejalan dengan semangat Empat Pilar Kebangsaan,” ujar Ria di hadapan peserta.

Dalam dialog yang berlangsung interaktif, Ria juga menyinggung sejumlah persoalan sosial yang dihadapi masyarakat pesisir, mulai dari kenakalan remaja, tantangan ekonomi warga, hingga pentingnya menjaga kerukunan di lingkungan yang majemuk.

Ia menilai peran keluarga dan tokoh masyarakat sangat penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif.

“Jika keluarga kuat, lingkungan juga akan kuat. Dari situlah nilai kebangsaan tumbuh,” katanya.

Sejumlah warga memanfaatkan sesi tanya jawab untuk menyampaikan aspirasi, di antaranya terkait kondisi sosial ekonomi masyarakat serta persoalan air bersih dan pengelolaan lingkungan di kawasan tersebut.

Pada kesempatan itu, Ria juga membagikan beras kepada warga yang mengikuti kegiatan sosialisasi sebagai pengganti konsumsi pertemuan sekaligus bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan.

Ketua RW 02 Tanjung Uma, Mohammad Hadianyah, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan tersebut. Ia menilai sosialisasi yang disertai pembagian beras tersebut sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga selama Ramadan.

“Kami merasa diperhatikan dan diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Bantuan beras yang diberikan juga sangat bermanfaat bagi kebutuhan warga selama Ramadan,” ujarnya.

Memasuki sore hari, Ria melanjutkan agenda sosialisasi Empat Pilar dengan kegiatan dialog interaktif yang dirangkai dengan buka puasa bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama Kota Batam. Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 16.00 WIB dan berlangsung di Golden View Restaurant, Bengkong Laut.

Dalam kesempatan tersebut, Ria mengatakan sosialisasi Empat Pilar merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota DPD RI dalam memperkuat pemahaman kebangsaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, serta keadilan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Ramadan mengajarkan kepedulian, kebersamaan, dan pengendalian diri. Nilai-nilai ini sejalan dengan Empat Pilar Kebangsaan yang harus terus kita rawat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman, terutama di kota yang heterogen seperti Batam. Menurutnya, peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat strategis dalam memperkuat persatuan warga.

Dalam sesi dialog, sejumlah peserta menyampaikan aspirasi terkait dinamika sosial di lingkungan mereka, termasuk menurunnya partisipasi warga dalam kegiatan kemasyarakatan.

Salah seorang tokoh masyarakat Batam, Rahman, menanyakan langkah konkret untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong di lingkungan perumahan.

Menanggapi hal tersebut, Ria menilai kegiatan keagamaan dan sosial selama Ramadan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.

“Jika tokoh masyarakat dan tokoh agama bersinergi, partisipasi warga akan lebih mudah dibangun,” katanya.

Peserta lain juga menanyakan peran DPD RI dalam memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat pusat. Ria menjelaskan bahwa sebagai anggota DPD RI dirinya memiliki fungsi penyerapan aspirasi dan pengawasan terhadap kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan daerah.

Ia berkomitmen membawa berbagai masukan dari masyarakat untuk diperjuangkan sesuai kewenangan yang dimiliki.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana kekeluargaan sebelum dialog kembali berlangsung hingga menjelang malam.

Di akhir acara, Ria mengajak masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah suasana Ramadan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Menurutnya, persatuan bangsa harus terus dijaga melalui penguatan nilai kebangsaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebangsaan yang kuat, masyarakat Batam dapat terus hidup rukun dan harmonis,” tutupnya.

YD

Arus Mudik, Amsakar-Li Claudia Ingatkan Perjalanan Aman Menuju Kampung Halaman

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung arus mudik Lebaran di Terminal Domestik Sekupang, Minggu (15/3) dini hari.

Peninjauan yang dimulai sekitar pukul 03.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan serta kelancaran pelayanan bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri.

Dalam kesempatan itu, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra juga menyerahkan paket sembako serta bingkisan Lebaran kepada para pekerja pelabuhan dan sejumlah pemudik yang berada di terminal keberangkatan.

Amsakar Achmad mengatakan bahwa kehadiran pemerintah di tengah aktivitas arus mudik merupakan bentuk komitmen untuk memastikan pelayanan transportasi laut berjalan aman, nyaman, dan tertib.

“Pemerintah harus hadir untuk memastikan masyarakat yang mudik mendapatkan pelayanan terbaik. Kami ingin perjalanan mereka menuju kampung halaman berlangsung lancar dan aman,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa pengelolaan arus mudik memerlukan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengelola pelabuhan, operator kapal, hingga para petugas di lapangan.

Menurutnya, kepemimpinan Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra mengedepankan kolaborasi dalam menjalankan berbagai program pelayanan publik.

“Kami tidak ingin berjalan sendiri. Semua pemangku kepentingan harus bergerak bersama untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Amsakar Achmad juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas pelabuhan, kru kapal, tenaga kebersihan, serta pengemudi transportasi yang tetap bekerja melayani masyarakat selama masa mudik.

Ia berpesan agar seluruh petugas memberikan pelayanan dengan sikap ramah dan penuh tanggung jawab.

“Layani masyarakat dengan baik. Apa yang kita lakukan bukan hanya pekerjaan, tetapi juga bernilai ibadah karena membantu saudara-saudara kita pulang ke kampung halaman,” ujarnya.

Selain pelayanan, Amsakar Achmad juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan pelayaran. Ia menegaskan kepada operator kapal agar tidak mengabaikan standar keselamatan, termasuk memastikan kapasitas penumpang sesuai ketentuan.

“Jangan sampai kapal kelebihan muatan. Standar keselamatan harus dipatuhi agar pemudik merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra turut menyempatkan diri berinteraksi dengan para pemudik serta para pekerja di kawasan pelabuhan.

Ia memastikan bantuan sembako yang disalurkan dapat diterima oleh para pekerja sektor transportasi yang tetap bertugas selama periode mudik.

Pemerintah Kota Batam berharap pemantauan sejak dini dapat mengantisipasi berbagai kendala di lapangan sehingga arus mudik Lebaran tahun ini berlangsung lancar, aman, dan tertib bagi seluruh masyarakat.

YD

Di Hadapan Menteri Purbaya, BP Batam Tegaskan Komitmen Benahi Persoalan Investasi

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satuan Tugas P2SP di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jumat (13/3).

Kehadiran Amsakar dan Li Claudia merupakan wujud komitmen dalam menindaklanjuti dan menyelesaikan hambatan perizinan maupun operasional yang dihadapi pelaku usaha secara cepat.

Beragam permasalahan investasi menjadi pembahasan utama dalam forum ini mulai dari Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR), pengalokasian lahan hingga percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Di hadapan Menteri Keuangan RI, Amsakar dan Li Claudia pun menegaskan komitmennya untuk membenahi berbagai persoalan tersebut guna mendorong iklim investasi inklusif dan transparan.

“Masukan dari Menteri Keuangan akan kami tindak lanjuti agar pertumbuhan investasi dan ekonomi di Batam semakin meningkat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

Merespons soal Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR), Amsakar menjelaskan bahwa BP Batam dalam kurun waktu terakhir belum mengalokasikan lahan sepeser pun imbas dari moratorium beberapa waktu lalu.

Di samping itu, lanjut Amsakar, pihaknya juga tengah memperbaiki LMS (Land Management System) agar pembaruan database untuk meningkatkan layanan pertanahan lebih optimal.

“Selain itu, ada beberapa hal dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang perlu didetailkan kembali,” jelas Amsakar.

Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyelesaikan beberapa persoalan yang berkaitan dengan keluhan pelaku usaha atau investor. Dengan harapan, pertumbuhan investasi di Batam dapat lebih kondusif dan transparan.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menindaklanjuti beberapa persoalan terkait investasi. Tujuannya agar Batam dapat tumbuh pesat dan berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Li Claudia.

YD

Bedah Buku Karya Suryanto di Momen Bukber PWI Kepri

0

RASIO.CO, Batam – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengubah tradisi buka puasa bersama menjadi forum intelektual yang bernas. 

Digelar di Asialink Hotel, Batam, Minggu (15/3), agenda silaturahmi tahunan ini bertransformasi menjadi ajang literasi strategis melalui bedah buku fenomenal karya legislator DPRD Batam, Ir. Suryanto.

Buku berjudul “Batam 2045: Jalan Emas Menuju Kota Global” tersebut dikupas tuntas di hadapan puluhan pengurus PWI Kepri, menciptakan dialog konstruktif mengenai masa depan Bumi Bunda Tanah Melayu.

Literasi Politik dan Pembangunan

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, mengungkapkan bahwa kehadiran Ir. Suryanto dalam momen buka bersama ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam bagi para jurnalis mengenai visi jangka panjang pembangunan daerah.

“Wartawan bukan sekadar pelapor peristiwa, tapi harus menjadi insan literasi yang paham arah kebijakan. Melalui bedah buku ini, PWI Kepri ingin memastikan pengurus memiliki pemahaman strategis tentang apa yang dibutuhkan Batam untuk menjadi Kota Global di tahun 2045,” ujar Saibansah.

Selain literasi, Saibansah juga memanfaatkan momentum ini untuk melakukan konsolidasi organisasi, terutama menyangkut rencana keberangkatan kontingen Kepri pada Hari Pers Nasional (HPN) 2027 di Lampung.

Visi Ir. Suryanto: Membedah Akar Masalah Batam

Dalam paparan literasinya, Ir. Suryanto yang merupakan anggota DPRD Batam dari Fraksi PKS, mengajak insan pers melihat Batam dengan kejernihan teknis dan ketajaman kebijakan. Ia menegaskan bahwa buku tersebut adalah “ikrar dan doa politik” bagi kota yang sedang menata masa depannya.

Suryanto memetakan realitas yang kerap luput dari perhatian, seperti penataan peta air, drainase induk, hingga martabat hunian bagi para pekerja. Satu poin paling strategis yang ia tekankan adalah perlunya keberanian politik terkait fiskal sharing 30:70.

“Literasi pembangunan yang saya tuangkan dalam buku ini menegaskan bahwa kota global tidak lahir dari janji. Kita butuh PAD yang kuat agar fasilitas dasar seperti sekolah, puskesmas, dan transportasi massal bukan lagi sekadar impian, tapi realitas yang bisa dinikmati warga,” tegas Ir. Suryanto.

Keberpihakan pada ‘Jiwa’ Kota

Diskusi literasi ini juga menyentuh aspek humanis Batam. Ir. Suryanto menekankan bahwa kemajuan menuju 2045 tidak boleh menggerus identitas lokal. Ia memimpikan Batam yang maju tanpa kehilangan jiwanya, di mana kampung tua tetap eksis, garis pantai tertata anggun, dan nelayan kembali bermartabat.

Sinergi antara PWI Kepri dan Ir. Suryanto dalam forum ini menandai pentingnya kolaborasi antara penyusun kebijakan dan penjaga informasi. Dengan literasi yang kuat, pers diharapkan mampu mengawal “Jalan Emas” Batam menuju 2045 agar tetap berada di jalur yang benar demi kesejahteraan publik. 

YD

Ramadhan Berkah, Koperasi Merah Putih Sungai Lumpur Santuni Anak Yatim

0

RASIO.CO, Lingga – Memasuki 24 Ramadhan 1447 H/2026 M, suasana di Koperasi Kelurahan Merah Putih Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, terasa penuh kehangatan dan kebersamaan. Koperasi Kelurahan Merah Putih Sungai Lumpur bersama Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Pengurus Cabang (PC) Kabupaten Lingga menggagas sebuah inisiatif menggugah, yaitu “Ramadhan Berkah Berbagi”. Sabtu (14/3/2026).

Bertepatan dengan waktu yang penuh dengan rahmat dan berkah, Koperasi Kelurahan Merah Putih Sungai Lumpur dan TIDAR PC Kabupaten Lingga. Menyalurkan santunan kepada anak yatim yang tinggal di wilayah tersebut. Kegiatan ini bukan sekadar ritual yang biasa dilakukan, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang bertujuan jadi media menguatkan silaturahmi dan menebar kebahagiaan di bulan suci.

Lurahan Sungai Lumpur, Raja Roni Wahyudin menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan manifestasi di bulan suci yang penuh berkah ini. Dengan memberikan santunan kepada anak yatim menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan. Selain bernilai spiritual, juga sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan antar warga kelurahan.

“Kami ingin memastikan bahwa ini bentuk kepedulian agar kebahagiaan Ramadhan bisa dirasakan oleh seluruh warga, bersama pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih Sungai Lumpur dwn TIDAR PC Kabupaten Lingga,” ucap Raja Roni.

Sementara itu, Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Sungai Lumpur, Andika Prayudi, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan momentum yang tepat bagi koperasi untuk menunjukkan komitmen sosialnya.

Koperasi tersebut selama ini dikenal sebagai kekuatan ekonomi lokal yang membantu roda perekonomian masyarakat sekitar. Dengan adanya kegiatan Ramadhan Berkah Berbagi ini, koperasi ingin mengambil peran lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan sosial, khususnya untuk anak-anak yatim yang memerlukan bantuan.

“Kami menyalurkan santunan kepada 34 anak yatim piatu di kelurahan ini. Semoga bantuan kami dapat meringankan beban mereka menjelang Hari Raya Idul Fitri serta memberi harapan untuk masa depan yang lebih cerah,” tutup Andika.

Ramadhan memang bulan penuh berkah, dan lewat kegiatan berbagi ini, Koperasi Kelurahan Merah Putih Sungai Lumpur membuktikan bahwa berkah itu bisa diwujudkan dalam bentuk nyata yang menyentuh hati. Kegiatan seperti ini patut dijadikan contoh bagi wilayah lain agar semakin menebar kasih dan mempererat tali persaudaraan dalam masyarakat.

Puspan@www.rasio.co //

Polres Lingga Buka Pos Pelayanan Laut Jagoh

0

RASIO.CO, Lingga – Personel Pos Pelayanan Pelabuhan Jagoh melaksanakan pengamanan dan pelayanan terhadap aktivitas keberangkatan kapal ferry, dalam rangka Operasi Ketupat Seligi 2026, yang berlangsung di Pelabuhan Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan dipimpin oleh Ka Pos Pelayanan Pelabuhan Jagoh, Ipda Christofel Sianipar, S.H. bersama personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dishub Laut, Syahbandar, KKP, dan Basarnas. Kehadiran petugas gabungan tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran arus keberangkatan penumpang serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di area pelabuhan.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat tiga kapal ferry yang melakukan keberangkatan dari Pelabuhan Jagoh menuju sejumlah tujuan. Kapal MV Superjet 19 dengan rute Jagoh – Tanjung Pinang berangkat pada pukul 07.30 WIB dengan jumlah penumpang sebanyak 52 orang. Selanjutnya MV Oceanna 16 dengan rute Jagoh – Tanjung Pinang berangkat pukul 07.45 WIB membawa 18 penumpang.

Sementara itu MV Ocean Dragon 5 dengan rute Jagoh – Batam berangkat pada pukul 08.00 WIB dengan jumlah penumpang sebanyak 78 orang. Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang diberangkatkan pada pagi tersebut sebanyak 148 orang.
Selama proses keberangkatan kapal berlangsung, personel Pos Pelayanan melakukan pemantauan, pengaturan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat guna memastikan proses keberangkatan berjalan tertib, aman, dan lancar.

Kapolres Lingga, AKBP Dr. P.M. Nababan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabagops Polres Lingga, AKP Marsahid menyampaikan, bahwa kehadiran personel di Pos Pelayanan (Pos Yan) merupakan bentuk komitmen Polri bersama instansi terkait dalam memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya pada masa operasi pengamanan.

“Melalui Operasi Ketupat Seligi 2026, Polres Lingga bersama unsur TNI dan instansi terkait terus bersinergi memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di pelabuhan sebagai pintu mobilitas penumpang, sehingga seluruh aktivitas perjalanan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujarnya AKP Marsahid.

Dengan adanya pengamanan terpadu tersebut, situasi di Pos Pelayanan Pelabuhan Jagoh terpantau aman dan terkendali, serta aktivitas keberangkatan penumpang berjalan dengan lancar.


Tingkatkan Kualitas Akademik, Pengawas Madrasah Pantau Langsung Pembelajaran di MIN Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Dalam upaya memastikan standar mutu pendidikan tetap terjaga, Pengawas Madrasah Kabupaten Lingga, Hendry Cover, melaksanakan kegiatan monitoring pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Lingga pada Kamis, (12/3/2025), pagi. Kemarin.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB ini disambut langsung oleh Kepala MIN Lingga, Zuhdi Insany. Sinergi antara pengawas dan pihak madrasah ini difokuskan pada pengawasan akademik guna menjamin layanan pendidikan yang optimal bagi seluruh peserta didik.

​Tinjauan Langsung dan Dialog Edukatif
​Selama monitoring berlangsung, Hendry Cover tidak hanya sekadar memantau dari jauh. Beliau terjun langsung meninjau proses belajar-mengajar di sejumlah kelas. Selain itu, sesi dialog digelar bersama para guru untuk mendiskusikan berbagai aspek teknis, di antaranya.

Penyampaian materi kepada siswa.
​Pengelolaan Kelas. Memastikan suasana belajar tetap kondusif dan interaktif.
​Penerapan Kurikulum. Memantau sejauh mana implementasi kurikulum terbaru dalam kegiatan harian.

​Hendry menegaskan, bahwa monitoring ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting dalam menjaga marwah pendidikan madrasah.

Henrldry mengatakan, dengan adanya pengawasan rutin seperti ini, diharapkan MIN Lingga terus mampu memberikan layanan pendidikan yang unggul dan relevan dengan perkembangan zaman.

​“Melalui kegiatan monitoring ini, kita dapat melihat secara langsung bagaimana proses pembelajaran berlangsung di kelas. Ini juga menjadi ruang evaluasi bersama agar guru dapat terus meningkatkan kualitas metode pembelajaran yang diterapkan,” ujar Hendry Cover.

Sementara itu, Kepala MIN Lingga, Zuhdi Insany, menyambut baik kegiatan monitoring tersebut. Ia menilai kehadiran pengawas madrasah memberikan dorongan positif bagi guru untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai bahan evaluasi dan penguatan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Arahan dari pengawas menjadi motivasi bagi guru untuk terus berinovasi dalam proses belajar mengajar,” tutupnya.

puspandito@www.rasio.co //


Polisi Tangkap Bandar Narkoba ‘Boy’ yang Setor Rp1,8 M ke AKBP Didik

0

RASIO.CO, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap buronan bandar narkoba Abdul Wahid alias Boy yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Boy diketahui merupakan pihak yang menyetorkan uang hasil peredaran narkoba senilai Rp1,8 miliar kepada mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Subdit 4 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) di sebuah rumah kontrakan di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (12/3).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso membenarkan penangkapan terhadap buronan tersebut.

“DPO Boy sudah tertangkap,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Kasatgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Kevin Leleury menjelaskan bahwa Abdul Wahid alias Boy merupakan bandar narkotika yang tergabung dalam jaringan Erwin Iskandar alias Koh Erwin di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Abdul Hamid alias Boy berperan sebagai bandar narkotika dalam jaringan Erwin Iskandar di wilayah NTB,” jelas Kevin.

Boy diketahui sempat melarikan diri dari Bima, NTB, untuk menghindari proses hukum sebelum akhirnya berhasil ditangkap di Pontianak. Saat ini, tim gabungan dari Subdit 4 dan Satgas NIC masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut serta memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

Salah satu pihak yang kini masih dalam pengejaran adalah sosok yang dikenal dengan sebutan “The Doctor”, yang diduga menjadi pengendali utama dalam jaringan peredaran narkoba tersebut.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri juga telah menangkap Erwin Iskandar alias Koh Erwin yang merupakan bandar narkoba dalam jaringan tersebut.

Koh Erwin ditangkap saat berupaya melarikan diri melalui jalur laut ilegal menuju Malaysia dari Tanjung Balai, Sumatera Utara. Dalam proses penangkapan, ia disebut sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya dilumpuhkan oleh petugas.

Dalam pengungkapan kasus ini, diketahui jaringan Koh Erwin sempat menyetorkan uang sebesar Rp1 miliar kepada AKBP Didik Putra Kuncoro melalui anak buahnya, AKP Malaungi yang saat itu menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota. Uang tersebut diterima Didik dalam rentang waktu Juni hingga November 2025.

Saat ini, Didik telah dijatuhi sanksi pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) dari institusi Polri. Selain itu, ia juga telah ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

***

KPK Ungkap Dugaan Aliran Uang Korupsi Haji ke Pansus DPR

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan aliran dana dari pungutan fee atau commitment fee calon jemaah haji khusus yang digunakan untuk mengkondisikan Panitia Khusus (Pansus) penyelenggaraan haji di DPR RI.

Dalam perkara tersebut, KPK menjelaskan terdapat dugaan manipulasi kuota tambahan haji dengan mengubah komposisi pembagian yang semula 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus menjadi masing-masing 50 persen.

Perubahan komposisi tersebut menyebabkan bertambahnya kuota haji khusus yang kemudian dapat diisi oleh jemaah melalui jalur Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau travel haji.

Selain itu, pengisian kuota haji khusus tersebut diduga tidak dilakukan berdasarkan nomor urut nasional, melainkan melalui usulan dari PIHK atau biro perjalanan haji.

KPK juga mengungkap bahwa dalam pengisian kuota tambahan haji khusus tahun 2023 diduga terdapat permintaan fee oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada pihak PIHK atau travel sebesar sekitar 4.000 hingga 5.000 dolar Amerika Serikat per jemaah. Fee tersebut kemudian diduga dibebankan kepada para calon jemaah haji khusus.

Dalam proses selanjutnya, ketika muncul informasi bahwa DPR RI akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Haji sekitar Juli 2024, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex yang merupakan staf khusus Menteri Agama diduga memerintahkan kepada pejabat terkait untuk mengembalikan uang fee yang telah dikumpulkan kepada asosiasi atau PIHK.

Namun, KPK menduga sebagian dana tersebut masih disimpan dan digunakan untuk kepentingan pribadi.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut uang hasil pengumpulan fee tersebut juga diduga digunakan untuk mengkondisikan Pansus Haji di DPR RI.

“Uang hasil pengumpulan fee tersebut juga diduga digunakan untuk mengkondisikan Pansus Haji yang diketahui oleh YCQ,” ujar Asep dalam konferensi pers di kantor KPK, Kamis (12/3).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan staf khususnya Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex sebagai tersangka.

Yaqut juga telah ditahan oleh KPK untuk masa penahanan selama 20 hari ke depan.

Sejauh ini, penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, di antaranya rumah kediaman Yaqut di kawasan Condet, Jakarta Timur, kantor agen perjalanan haji dan umrah di Jakarta, rumah seorang ASN Kementerian Agama di Depok, hingga ruang Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama.

Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara, mulai dari dokumen, barang bukti elektronik, hingga kendaraan roda empat dan aset properti.

Berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), negara diduga mengalami kerugian sebesar Rp622.090.207.166,41 atau sekitar Rp622 miliar dari kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan untuk penyelenggaraan tahun 2023 dan 2024 tersebut.

***

Wabup Lingga Lantik Direktur Perumda Air Minum Tirta Lingga 2026–2031

0

RASIO.CO, Lingga – Wakil Bupati Lingga, Novrizal, secara resmi melantik Irfan Andaria sebagai Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Air Minum Tirta Lingga.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung di Gedung Daerah Dabo Singkep, Kamis (12/3). Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa jabatan Irfan Andaria sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Lingga untuk periode 2026–2031.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lingga Novrizal menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting bagi peningkatan pengelolaan layanan air bersih di Kabupaten Lingga. Menurutnya, ke depan Perumda Air Minum Tirta Lingga diharapkan mampu menghadirkan manajemen yang lebih profesional serta responsif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Diharapkan, kepemimpinan yang baru dapat membawa Perumda Air Minum Tirta Lingga semakin profesional, inovatif, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat,” ujar Novrizal.

Ia juga menekankan bahwa tantangan pengelolaan air bersih di daerah membutuhkan kerja keras serta strategi yang tepat agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga Zainal Abidin, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga.

Selain itu, hadir pula Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga Ardiansyah, Camat Singkep Agustiar, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Singkep Muhammad Latif, serta jajaran Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Lingga.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Lingga berharap Perumda Air Minum Tirta Lingga dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan air bersih serta memperkuat perannya sebagai BUMD yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Puspan