Selasa, Mei 26, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 939

Polri Paparkan Kronologi Meninggalnya Mantan Bupati Yahukimo Abock Busup

0

RASIO.CO, Jakarta – Polri memaparkan kronologi lengkap dari meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di Jakarta. Saat diketemukan, yang bersangkutan tidak didapati adanya tanda-tanda kekerasan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengungkapkan bahwa, petugas hotel pada 3 Oktober sekitar pukul 08.00 WIB mengetuk pintu kamar 1707 yang merupakan tempat dari Abock Busup. Saat mengetuk pintu, petugas itu tak mendapatkan jawaban.

“Sehingga yang bersangkutan mengontak temannya saudara Ridwan yang melaporkan bahwa tidak ada respon dari kamar 1707,” kata Rusdi saat konferensi pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021).

Setelah itu, petugas hotel tadi memberi kabar pada rekan korban yang berada di kamar nomor 1725. Alhasil, kamar itu dibuka dengan cara manual. Ketika masuk ke dalam, ditemukan Abock Busup telah meninggal dunia.

“Dari keterangan dari para saksi ini, tidak ditemukan kekerasan pada tubuh korban. Tidak ditemukan benda-benda lain, tidak ditemukan obat-obat pada sekitar jenazah,” ujar Rusdi.

Selanjutnya, jasad korban pun dibawa ke Rumah Sakit (RS) Melia, Cibubur, untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Dalam hal ini, polisi baru menerima informasi tewasnya Abock pada pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan dokter yang menangani atau menerima jenazah di RS Melia, diketahui bahwa korban sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Terkait hal ini, Rusdi menyebut, pihak keluarga dalam hal ini adik Abock Busup menyatakan bahwa pihak keluarga tidak berkenan untuk melakukan autopsi. Menurut Rusdi, pihak keluarga sudah menerima kematian Abock Busup.

“Kami berhasil berkoordinasi dengan adik korban atas nama Sinod Busup. dari keterangan saudara Sinud, menjelaskan kepada aparat kepolisian bahwa tidak perlu dilakukan autopsi kepada korban,” ucap Rusdi.

Rusdi mengimbau kepada masyarakat Yahukimo untuk tidak terpancing dengan provokasi ataupun hoaks yang beredar dari penyebab kematian Abock Busup.

“Masyarakat Yahukimo tidak terprovokasi dengan isu tak benar. Polda Papua sedang tangani dan terus koordinasi dengan Polda Metro Jaya,” tutup Rusdi.

***

Forkompinda dan Masyarakat jadi Kunci Sukses Pembangunan Batam

0

RASIO.CO , Batam – Rudi menyatakan pembangunan Kota Batam tidak akan dapat terealisasi dengan baik tanpa ada dukungan dari masyarakat dan Forkompinda. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pisah sambut Komandan Yonif 10 Marinir SBY, di mana sebelumnya dijabat oleh Letkol Alim Firdaus dan digantikan oleh Letkol Briand Iwan Prang. Sabtu (2/10).

Kemudian juga sekaligus perkenalan Danyonif Raider Khusus 136/TS Batam, Letkol (Inf) Andi Ariyanto. Selai itu juga syukuran kenaikan pangkat  Dandenpom 1/6 Batam, Letkol CPM Arif Subagyo. Dalam kesempaan itu, Rudi menyampaikan apresiasi atas kekompakan Forkompinda dalam mendukung penuh setiap proyek pembangunan Batam. Kekompakan ini tentu diharapkan dapat terus terjalin dengan baik.

“Kita harus bersama, bersatu untuk Batam yang lebih baik. Kota Batam bisa seperti saat ini karena hasil kerja sama kita semua,” kata Rudi di Hotel Aston.

Dijelaskan Rudi bahwa dengan telah diterbitkannya PP No. 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, maka semua pihak harus bersatu agar pembangunan Batam dapat terealisasi dengan baik.

“Dengan adanya PP 41 ini memang bagaimana investasi dapat tumbuh dengan cepat. Karena itu kenapa kita harus bersatu,” katanya.

Rudi mengatakan bahwa Pemko Batam dan juga BP Batam yang saat ini di bawah kepemimpinannya, akan bertekad bagaimana mengejar ketertinggalan Batam. Pihaknya akan terus berkomitmen untuk manjadikan Kota Batam yang modern dan masyarakat sejahtera.

Karena itu sejumlah proyek strategis akan terus digesa, seperti pengembangan Pelabuhan Batuampar, pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan juga peningkatan jalan-jalan utama.

“Infrastruktur ini penting, karena itu kita terus gesa untuk dapat menjadikan Batam sebagai kota yang maju,” katanya.

Rudi juga menyampaikan hasil pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari yang lalu di ruang tunggu VVIP Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Di mana Presiden Jokowi memberikan apresiasi atas capaian pembangunan Kota Batam yang saat ini jauh lebih baik. Pujian Presiden tersebut tentu hasil kerjasama Forkompinda dan masyarakat yang selama ini terjalin dengan baik di Batam.

“Beliau (Presiden Jokowi) mengatakan perasaanya berbeda dengan saat datang sebelumnya ke Batam. Karena sudah banyak perubahan,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Hadiri Kepri Met Gala, Rudi : Batik Lokal Terus Berkembang

0

RASIO.CO , Batam – Rudi menghadiri pembukaan A-Plus Batik Kepri Met Gala (Kompetisi Pameran Fashion Batik Kepri) di Atrium Timur Mega Mall, Sabtu (2/10).

Rudi mendorong, batik lokal terus berkembang dan bersaing di kancah nasional maupun internasional. Menurutnya, hal ini dipengaruhi kualitas dan harga yang terjangkau.

“Mudah-mudahan ke depan banyak pembatik dari Batam dan Kepri,” ucap Rudi.

Untuk mendukung ini, pemerintah daerah andil membantu perkembangan produk lokal. Di Pemko Batam sendiri, lanjut Rudi, melalui Sekda Batam Jefridin Hamid mengimbau pegawai membeli batik produksi lokal.

“Kita ingin produk lokal terus berkembang dan bertahan. Tapi jangan lupa, produksi batik ini harus perhatikan desain dan kualitas lebih bagus,” harap Rudi.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Gubernur Kepri yang juga Ketua Dekranasda Kota Batam Marlin Agustina Rudi. Dalam sambutannya, Marlin atas nama Pemerintah Provinsi Kepri mengapresiasi penyelenggaraan iven ini. Ia mendorong, agar UKM dan IKM di Kepri terus berkembang dan semakin dikenal.

“Kita berharap ini menjadi sarana motivasi, inovasi, pengembangan kreatifitas di bidang fashion dan modeling,” kata Marlin.

Soal Batik, Marlin kerap dikenal sebagai tokoh yang memiliki peran dibalik suksesnya Batik Batam, salah satu yang ikonik adalah Motif Ikan Marlin. Maka tidak heran, selain menggelar Hari Batik Nasional, Dekranasda Batam juga kerap menggelar fashion week bersama desainer Batam.

“Sekarang ada 12 motif Batik Batam. Perkembangnnya luar biasa,” ucap Marlin.

Selain itu, desainer Batam juga yang semula hanya 4 orang kini sudah ada 9 orang. Begitupun pengrajin batik yang semakin banyak. Mereka ini telah mendapat pelatihan untuk mengembangkan potensinya masing-masing.

Marlin menyebutkan, pihaknya juga mengembangkan batik yang sesuai dengan keinginan kaum muda baik dari segi desain, warna maupun modelnya.

“Sekarang Dekranasda Batam juga kembangkan batik khusus pesantren dan anak kebutuhan khusus, alhamdulilah punya galeri,” terangnya.

Sementara itu, kegiatan yang ditaja seiring   peringatan Hari Batik Nasional ini, menampilkan batik kombinasi dari 2 designer Hensa dan Sondang.

“Terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri dan Kota Batam sudah mendukung acara ini,” kata Managing Director A-Plus Entertainment dan Zemaaplus, Hendry Saputra.

Redaksi@www.rasio.co//

Ishak, Sang Penghantar Mimpi Para Atlet PON XX Papua

0

RASIO.CO , Jayapura – Mengingat kembali masa mudanya, Ishak Pattipeme pernah bermimpi bisa beraksi dan mencetak gol untuk Papua dalam momen seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. 

Sempat aktif di cabang olahraga sepakbola ketika muda, Ishak dapat membayangkan perjuangan para atlet yang berlaga dalam kompetisi nasional empat tahunan ini.

Meskipun cita-citanya untuk berlaga di lapangan PON XX Papua tidak terwujud, ia semakin bangga karena dapat melayani para atlet meraih mimpinya. Ishak yang saat ini menjadi Operator Central Control Room di PLTU Holtekamp Jayapura, pun berkomitmen akan memberikan komitmen terbaik selama masa siaga PON XX Papua. 

“Saya bangga sebagai pegawai PLN dapat memberikan kontribusi nyata sehingga PON XX 2021 Papua sukses. Saya ingin keringat para atlet yang sudah berlatih demi memberikan penampilan terbaik ini dapat dikenang seluruh rakyat Indonesia dengan baik,” ujar penggemar tim sepakbola Persipura ini.

Terpilihnya Papua sebagai tuan rumah PON XX Papua menjadi momen yang tak terlupakan bagi Ishak. Dia pun merasa bangga dan senang kampung halamannya dipercaya untuk menjadi tuan rumah kompetisi nasional yang diadakan setiap empat tahun ini.

“Saya dan teman-teman saya sangat senang sekaligus bangga karena ini merupakan pertama kali PON di gelar di Papua. Semua orang bisa melihat bagaimana kondisi Papua yang keindahan alamnya sudah tersohor ke penjuru dunia,” kata Ishak yang sudah memasuki tahun kelima di PLN.

Meskipun memiliki latar belakang pendidikan di Ilmu ekonomi, Ishak tidak pernah berkecil hati ketika diterima di PLN dan mendapatkan tugas sebagai operator di PLTU Holtekamp. Mengaku sempat sedikit terhambat di awal, dengan bimbingan dari senior-seniornya dan juga rutin mengikuti pelatihan yang diadakan, sekarang dirinya sudah terbiasa dan bisa memberikan usahanya dengan maksimal agar PON XX Papua berjalan lancar.

Melihat perjuangan dan antusiasme Ishak, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini pun mengapresiasi putra daerah yang memberikan kerja baik dan dedikasi seperti Ishak. Berbincang secara langsung di sela kunjungannya memantau persiapan PON XX Papua, Dia pun optimistis, sosok seperti Ishak memberikan dukungan untuk PLN semakin maju.

“Saya mewakili manajemen mengucapkan terima kasih atas kerja baik dan dedikasi Ishak. Semoga Ishak dapat terus semangat berkontribusi bagi Papua dan PLN, serta mampu memberikan inspirasi bagi para putra daerah di PLN lainnya,” ucapnya.

Ishak saat ini tercatat sebagai salah satu pegawai PLN di PLTU Holtekamp yang memiliki kapasitas daya sebesar 2 x 10 Mega Watt. Satu-satunya Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Jayapura ini dibangun untuk mendukung sistem kelistrikan di Jayapura dan sekitarnya mulai beroperasi pada 2016.

Tergabung dalam Sub Sistem Jayapura, PLTU Holtekamp menjadi salah satu pembangkit yang akan menyuplai tenaga listrik untuk PON XX Papua di Jayapura.

Redaksi@www.rasio.co//

Sinergisitas Ulama dan Pemerintah Jadikan Batam Madani yang Modern

0

RASIO.CO , Batam – Silaturahmi Walikota dan Wakil Walikota Batam dengan tokoh Agama Islam digelar di Aula PIH Batam Center, Sabtu (2/10). Kegiatan tersebut juga sempena pengukuhan dan Rapat Kerja Majelis Ulama Indonesia Kota Batam masa khidmat 2021-2026.

Wali Kota Batam Batam Muhammad Rudi yang hadir bersama Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebutkan, peran ulama dan cendikiawan muslim sangat penting untuk membangun Batam ke depan. Rudi menyakini jika semua pemuka agama turut memberikan andil, maka pembangunan Batam akan semakin mudah untuk dilakukan.

“Saya butuh ulama membangun Batam. Jika ulama dan pemerintah bersinergi semua akan pembangunan akan mudah diselesaikan. Sukses buat MUI yang akan rapat kerja hari ini,” ucap Rudi.

Lanjut Rudi, kehidupan intern dan antar umat beragama merupakan modal yang besar mempertahankan  ketentraman yang kini sudah ada dan satu sisi menjadi daya dukung pembangunan di Batam.

“Mudah-mudahan masuk dalam raker, poin untuk tetap menjaga komunikasi pemerintah dan MUI,” harap dia.

Rudi memaparkan kini pihaknya terus membangun Batam. Dari pengembangan pelabuhan, bandara hingga pusat kesehatan yang berstandar internasional, hingga peningkatan jalan. Selain itu, ia kembali mengingatkan pembangunan masjid baik Masjid Agung Batam, Masjid di dekat Bandara Hang Nadim, hingga Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.

“Kami fokus membangun ini semua dan saya titip soal keagamaan, bantulah pemerintah untuk menjaga umat,” ucap dia.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Batam KH Lukman Rifai mengatakan, Batam telah dicanangkan sebagai bandar dunia madani yang modern sesuai dengan visi Batam. Kini, Batam intens melakukan pembangunan di bawah kepemimpinan Rudi.

“Maka mewujudkan bandar dunia madani, termasuk ada di pundak kita,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu sekaligus melaunching website resmi milik MUI Kota Batam dengan Link https://muibatam.or.id.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi : Selamat Hari Batik Nasional

0

RASIO.CO , Batam – Rudi mengajak masyarakat untuk tidak malu mengenakan batik. Sebagai salah satu upaya untuk melestarikan warisan budaya Indonesia.

Hal itu disampaikan Rudi bertepatan dengan Hari Batik Nasional yang diperingati pada 2 Oktober setiap tahunnya. Sebagaimana Kepres Nomor 33 Tahun 2009 yang diterbitkan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Selamat Hari Batik Nasional, jangan lupa mengenakan batik di berabagai kesempatan dan acara. Karena batik cocok untuk semuanya, mulai anak balita hingga orang dewasa,” kata Rudi, Sabtu (2/10).

Semarak peringatan hari batik diharapkan mampu menambah semangat pengrajin batik yang ada di Kota Batam untuk terus berkarya. Pasalnya profesi pengrajin dinilai penting untuk melestarikan keberadaan warisan budaya yang diakui UNESCO ini.

Di Batam sendiri saat ini memiliki pengrajin batik yang tak kalah dengan yang ada di pulau-pulau Jawa. Karena itu Pemko Batam terus memberikan dukungan penuh untuk pengembangan batik di Kota Batam.

“Pengrajin kita salah satunya ada di Pulau Ngenang, Nongsa. Sudah banyak karya yang dihasilkan di bawah binaan Dekranasda dan Disperindag Batam,” ujarnya.

Kemudian, untuk mendukung pengembangan batik di Kota Batam. Pihaknya juga sudah mengeluarkan kebijakan agar pegawai di lingkungan Pemko Batam mengenakan pakaian batik setiap hari Kamis dan diutamakan membeli batik buatan pelaku UMKM Kota Batam.

“Semoga batik buatan UMKM Batam dapat terus berkembang ke depannya dan mampu bersaing dengan pembatik dari Pulau Jawa,” katanya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan Hari Batik Nasional diperingati tidak lain adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap upaya perlindungan dan pengembangan batik sebagai warisan budaya Indonesia.

“Karena itu ayo kita sama-sama lestarikan warisan budaya kita ini, salah satunya yang bisa dilakukan adalah dengan mengenakan batik,” kata Amsakar.

Redaksi@www.rasio.co//

Ardiwinata Hadiri Tasyakuran Ikawangi Batam

0

RASIO.CO , Batam – Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata menghadiri Tasyakuran Hari Lahir Ikatan Warga Banyuwangi yang ke-3. Minggu (3/10).

Dalam sambutannya, Ardi mengharapkan kontribusi masyarakat yang tergabung dalam Ikawangi Kota Batam untuk memajukan budaya dan pariwisata di Kota Batam. Ardi juga mengapresiasi, adanya suguhan budaya Banyuwangi dalam peringatan hari lahir tersebut.

“Menarik sekali ada suguhan Gandrung Banyuwangi yakni berupa tarian tradisional dari Banyuwangi,” katanya.

Ardi berpesan, kegiatan budaya ini terus dilestarikan ke generasi muda. “Setiap ada event, selain Gandrung budaya lainnya juga ditampilkan sehingga anak cucu kita mengenal kesenian tersebut,” pintanya.

Turut hadir, Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Edi Sutrisno. Ia mengatakan, pada kegiatan tersebut terdapat pertunjukkan Gandrung Banyuwangi dalam rangka menghidupkan kembali tradisi.

“Gandrung ini semacam tarian, kalau Melayu Joget, kalau banyuwangi Gandrung, penonton boleh ikut menari,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edi juga mengajak WNA dalam kegiatan tersebut. Dengan tujuan untuk mengisi waktu luang di hari libur sekaligus mengenalkan kepada mereka budaya Indonesia.

“Biasa kalau weekend mereka (WNA) main golf, di momen ini kita ajak mereka menari Gandrung,” ucapnya.

Ketua Ikawangi Kota Batam, Syamsuddin Mawamahawi mengatakan, sebelumnya kegiatan ini juga disemarakkan dengan kegiatan sunatan massal, khotmil Quran, dan puncaknya kegiatan seni budaya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kepala Disbudpar Kota Batam yang menambah kemeriahan Harla Ikawangi Kota Batam.

“Kami ingin berkontribusi melestarikan icon budaya Banyuwangi dan budaya lainnya di Kota Batam,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Sukseskan Vaksinasi Pulihkan Ekonomi Batam

0

RASIO.CO , Batam – Berkenaan dengan itu, diminta kepada seluruh Masyarakat Kota Batam untuk berpartisipasi mendukung dan menyukseskan pendataan Vaksinasi COVID-19 melalui tautan dan/atau link https://diskom.info/vaksin sampai dengan tanggal 15 oktober 2021

Berikut panduan cara pendaftaran vaksin Covid-19

Redaksi@www.rasio.co//

Museum Batam Raja Ali Haji Gelar Lomba Fotografi dan Puisi

0

RASIO.CO , Batam – Museum Batam Raja Ali Haji menggelar lomba membaca puisi dan lomba foto bertema museum, sejarah, kebudayaan, dan tradisi Melayu Kota Batam. Perlombaan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Museum Nasional yang jatuh pada tanggal 12 Oktober mendatang.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata menyampaikan kegiatan Peringatan Hari Museum Nasional sudah dua kali dilaksanakan. Sebelumnya pada tahun 2020, museum yang diresmikan oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menggelar doa bersama yang dihadiri oleh Seketaris Daerah Kota Batam, Jefridin, Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, dan seluruh Pegawai Disbudpar Kota Batam.

“Tahun ini (2021), kita ingin bersentuhan dengan masyarakat Batam, lewat lomba yang kami gelar. Muda-mudahan tahun depan kita bisa membuat yang besar,” katanya, Jumat (1/10).

Ardi mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengenalkan Museum Batam Raja Ali Haji sebagai destinasi wisata sejarah yang ada di Kota Batam. Tak hanya itu, mendekatkan museum sebagai tempat edukasi kepada generasi muda.

“Kami ingin mengenalkan museum kepada generasi muda lewat gaya baru, maka dibuatlah perlombaan yang menarik dan berkesan,” ucapnya.

Ardi mengatakan akan terus berinovasi untuk memajukan Museum Batam Raja Ali Haji. Ia juga menginformasikan, museum yang terletak di Dataran Engku Putri, Batam Center ini sudah meraih sertifikat tipe B dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Ardi berharap dengan diadakannya lomba Museum Batam Raja Ali Haji khususnya dan museum seluruh Indonesia umumnya semakin berkembang dan maju. Ardi menegaskan kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan, seperti panitia dan peserta wajib memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer, dan menjaga jarak.

Untuk lomba baca puisi panitia memberikan puisi pilihan untuk dibacakan, diantaranya puisi berjudul Rendez – C Vous dari Taufik Ismail, Kelekatu dari Rida K liamsi, Sajak Tafsir dari Sapardi Djoko Damono, Duka (kepada Chairil Anwar) dari Sitor Situmorang, Nyanyian Angsa dari Idrus Tintin, dan SEBAB dari Ibrahim Sattah.

Untuk lomba foto dibuka untuk umum, persyaratannya, foto diambil menggunakan kamera DSLR/Mirrorless, kamera ponsel berkualitas tinggi, karya foto dikirim dalam bentuk softcopy, foto mengangkat tema Museum Kota Batam, sejarah, Kebudayaan ,dan tradisi Melayu Kota Batam.

Se;amjutmya, peserta wajib memention follow serta tag instagram @batamtourism_official dan @museumbatam_rah, peserta wajib mengupload karyanya disertakan dengan caption yang menarik, judul foto dan nama fotografer ke Instagram dan wajib disertai hashtag #Batammilikkita #MuseumBatam #harimuseumnasionalkotabatam2021.

Periode pengambilan foto  2019–2021, Penaman file foto: Nama_Judul Foto_No HP Peserta, foto dikirim dalam format JPEG dengan resolusi tinggi ke alamat email : rajaalihajibatammuseum@gmail.com.

Karya foto hanya diperbolehkan diedit sebatas cropping, brightnes dan saturation (tidak diperkenankan manupulasi digital, dan setiap peserta diperbolehkan mengirim maksimal 10 karya foto yang disertai data diri peserta seperti Nama, Alamat,  Nomor HP, dengan menyertakan scan identitas diri KTP/Kartu Pelajar/Kartu Mahasiswa.

Batas akhir penerimaan foto yang dilombakan yakni tanggal 10 Oktober 2021, pengumuman lomba 12 Oktober 2021  di akun Instagram Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, karya yang masuk tidak pernah dilombakan sebelumnya serta tidak boleh menggunakan materi gambar atau foto yang melanggar hak cipta, karya tidak boleh mengandung unsur pornografi, SARA, sadisme atau hal-hal yang bersifat merendahkan atau melecehkan pihak lain.

Dilarang pula menambahkan tulisan atau gambar apa pun di dalam karya foto yang dilombakan, panitia berhak menggunakan seluruh karya yang masuk untuk kepentingan publikasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam

tanpa harus pemberitahuan terlebih dahulu dan dengan keikutsertaan, peserta dianggap telah menerima dan menyetujui seluruh persyaratan.

Selain menggelar lomba, Museum Batam Raja Ali Haji juga visitasi museum untuk anak panti asuhan sekaligus menyerahkan bingkisan sembako untuk mereka. Kegiatan ini dalam rangka mengenalkan museum sejak dini.

Redaksi@www.rasio.co//

Kunjungi Vihara Duta Maitrey, Rudi Pastikan Vaksinasi Terus Berjalan

0

RASIO.CO , Batam – Wali Kota Batam meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di Vihara Duta Maitrey. Pihaknya ingin memastikan program vaksinasi untuk masyarakat terus berjalan dengan baik.

Rudi menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu Pemko Batam dalam menjalankan vaksinasi Covid-19. Tanpa ada dukungan masyarakat dan stakeholder yang ada tentu akan sulit mensukseskan program vaksinasi.

“Kita hidup pasti tidak akan bisa sendiri, karena itu kita semua perlu saling membantu dan kerjasama,” kata Rudi, Sabtu (2/10).

Seperti halnya dalam pelaksanaan vaksinasi di Kota Batam, pemerintah menyediakan vaksinnya dan dalam distribusi kepada masyarakat banyak dibantu Forkompinda dan juga organisasi kemasyarakatan lainnya. Salah satunya Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia, yang sejak awal membantu Pemko Batam melakukan vaksinasi. Karena itu Pemko Batam memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen PSMTI.

“Pemko Batam tidak akan bisa sendiri, karena itu dalam vaksinasi ini kita dibantu PSMTI,” kata Rudi.

Ketua PSMTI Kepri, Eddy Hussy mengatakan pihaknya sangat bersyukur karena diberikan kepercayaan Pemko Batam dalam menggelar vaksinasi untuk masyarakat. Dan semakin hari pelaksanaannya berjalan lebih baik. Awalnya diakui memang tidak mudah, karena minat masyarakat yang disaat awal vaksinasi masih sangat rendah. Namun, kerjasama dan dukungan semua pihak, penyelenggaraan vaksin berjalan dengan baik.

“Waktu awal-awal tidak ada yang mau, saat itu vaksin AstraZeneca. Tapi kita bersyukur dengan pengalaman setiap hari saat ini sudah berjalan dengan baik,” kata Eddy.

Sebagai informasi, perkembangan realisasi data penerima vaksinasi Covid-19 di Kota Batam. Tercatat, pada hari Jum’at (1/10) 741.795 orang telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama atau setara dengan  81,76 persen dari usia sasaran vaksinasi sebanyak 907.317 Orang dari jumlah penduduk Kota Batam

Sementara penerima vaksin Covid-19 dosis kedua 512.118 orang atau setara dengan 56,44 persen yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap.

Redaksi@www.rasio.co//