Selasa, Juni 2, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 960

Wagub Marlin Serahkan 1.500 Paket Imun Santri

0

RASIO.CO , Batam – Wagub Marlin serahkan 1.500 paket imun santri dalam Program Santri Peduli di Pondok Pesantren Darul Fallah, Rabu (8/9).

Ia menyampaikan bahwa ikhtiar bersama penanganan pandemi covid-19 salah satunya adalah agar aktivitas belajar mengajar kembali normal. Para pelajar dapat melakukan aktivitas pembelajaran tatap muka seperti sebelumnya dengan penyesuaian normal baru.

“Kami selalu berdoa semoga aktivitas pembelajaran dapat segera kembali normal seperti sediakala dengan kondisi yang aman, nyaman dan sehat. Tentu dengan ikhtiar bersama yang didukung oleh seluruh masyarakat Kepri,” kata Wagub Marlin.

Marlin berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Juga dapa meringankan beban para santri yang sedang menuntut ilmu.

Menurut Ketua TP PKK Kota Batam ini, pandemi memberi dampak pada semua sektor kehidupan, termasuk pendidikan. Sudah setahun setengah aktivitas belajar mengajar dilaksanakan secara online. Sebagian orang tua, kata Wagub Marlin, selalu curhat ketika jumpa tentang peran mereka dalam proses pembelajaran online itu.

Pemprov Kepri, kata Wagub Marlin senantiasa mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah pusat. Salah satunya saat ini, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kepri saat ini secara keseluruhan berada di level 3. Dengan aturan yang terus dilakukan penyesuaian.

Dengan dukungan seluruh komponen masyarakat, kata Wagub Marlin, kondisi pandemi di Kepri semakin baik. Kasus harian terus melandai, dan vaksinasi semakin meningkat. Dengan kondisi yang membaik ini, kata Wagub Marlin, jangan membuat masyarakat lalai dan longgar dalam penerapan protokol kesehatan.

“Ikhtiar bersama harus terus dijalankan; disiplin ketat denga protokol kesehatan dan ikut vaksinasi. Semoga pandemi segera berakhir,” kata Wagub Marlin.

Tampak hadir dalam acara itu Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Ahmad dan Kepala Kantor Kemenag Kita Batam Zulkifli.

Redaksi@www.rasio.co//

Marlin Resmi Jabat Ketum PIKORI BP Batam

0

RASIO.CO ,Batam – Wagub Kepri, Marlin Agustina secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Persatuan Istri Karyawan BP Batam dalam acara Pengukuhan Pengurus dan Rapat Kerja PIKORI BP Batam Periode 2021-2024pada Selasa (07/09) kemarin.

Pengangkatan anggota pengurus PIKORI BP Batam berdasarkan pada Surat Keputusan Kepala BP Batam Nomor 145 Tahun 2021 Tentang Tim Teknis Persiapan Penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Penyusunan Anggota Pengurus Persatuan Istri Karyawan BP Batam.

Sebagai Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau sekaligus istri Kepala BP Batam, Marlin Agustina Rudi dipilih sebagai Ketua Umum PIKORI BP Batam. 

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam sambutannya menitipkan pesan kepada para istri karyawan BP Batam selaku anggota PIKORI BP Batam, untuk mendukung kegiatan sang suami di BP Batam.

“Karena sesungguhnya, 90 persen keberhasilan BP Batam ada di tangan para istri yang selalu mendukung penuh para pegawai BP Batam untuk menyokong Batam menuju Indonesia sejahtera,” ujar Muhammad Rudi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Umum PIKORI BP Batam, Marlin Agustina Rudi mengatakan, perempuan memang memiliki cara tersendiri menjalankan perannya sebagai seorang istri dalam mendukung tatanan organisasi.

“PIKORI BP Batam dapat dijadikan wadah bagi istri dan juga karyawan BP Batam untuk mengembangkan potensi diri dan memiliki peran strategis dalam upaya meningkatkan perberdayaan dan kesejahteraan keluarga, serta membantu tugas-tugas pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh khususnya untuk perempuan dan anak-anak,” ujar Marlin Agustina Rudi.

Ia melanjutkan, pengukuhan anggota dan rapat kerja PIKORI BP Batam ini kembali dilaksanakan mengingat keanggotaan yang sempat vakum selama lebih dari lima tahun, sekaligus mengembalikan kejayaan PIKORI seperti periode sebelumnya.

“Bersama 80 orang anggota lainnya, PIKORI BP Batam memiliki visi untuk membantu menyukseskan BP Batam dalam mewujudkan Indonesia sejahtera. Sedangkan untuk mewujudkan cita-cita tersebut, kami memiliki beberapa misi, diantaranya menyusun program kerja untuk membangun kesejahteraan keluarga pegawai BP Batam di bidang kesehatan, pendidikan, kerohanian, sosial, pemberdayaan perempuan dan lainnya,” ujar Marlin Agustina Rudi.

Pada kesempatan ini, nama organisasi dan logo PIKORI BP Batam juga turut diperkenalkan. Nama PIKORI BP Batam dipilih menyesuaikan dengan transformasi organisasi dari Otorita Batam menjadi Badan Pengusahan Batam.

Sedangkan logo berbentuk sekuntum mawar dengan tujuh helai mahkota yang bermakna cinta dan kasih. Warna biru tua dan emas dipilih untuk melambangkan ketenangan, tanggung jawab, profesionalitas, kesuksesan dan kemakmuran.

“Kami yakin, dengan dukungan dan peran aktif dari seluruh pengurus dan anggota PIKORI BP Batam, serta kerjasama yang baik antar anggota akan membantu menyukseskan BP Batam dalam mewujudkan Indonesia Sejahtera,” ujar Marlin Agustina Rudi optimis.

Acara pengukuhan anggota kemudian dilanjutkan dengan rapat Kerja PIKORI BP Batam 2021-2024 guna membahas program kerja yang akan diusung oleh delapan bidang, antara lain bidang pendidikan, kerohanian, sosial, budaya dan hubungan antar lembaga, pengembangan usaha, kesejahteraan keluarga, kesehatan, pemberdayaan perempuan.

Turut hadir dalam acara, Tokoh Perempuan Indonesia, Tokoh Perempuan Provinsi Kepulauan Riau, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Anggota Bidang Kebijakan Strategis, dan Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Perwakilan Organisasi Perempuan se-Provinsi Kepuluan Riau dan para pejabat eselon tingkat 2 BP Batam.

Redaksi@www.rasio.co//

Bimtek Pelaksanaan Maturitas SPIP BP Batam

0

RASIO.CO , Batam –  BP Batam bersama BPKP menggelar Bimbingan Teknis Pelaksanaan Maturitas Sistem Pengendalian Interen Pemerintah,Selasa (7/9) kemarin.

Bimtek dibuka langsung oleh Wakil Kepala BP Batam yang diwakili oleh Kepala Satuan Pemeriksa Intern, Konstantin Siboro. Dalam sambutannya, Ia menjelaskan bahwa ini bertujuan untuk pembekalan kepada teman-teman Satgas SPIP karena mereka nanti akan melakukan pembinaan dan evaluasi ke 23 unit kerja yang berada di lingkungan BP Batam.

“Tujuan dari SPIP adalah mengawasi pelaksanaan tupoksi agar efektif dan efisien, untuk mendapatkan laporan keuangan yang handal, untuk pengamanan aset di unit masing-masing maupun di BP Batam, dan taat terhadap peraturan perundang-undangan,” ujar Konstantin.

Setelah masing-masing unit menyampaikan laporannya, SPI akan melakukan Quality Assurance (QA) sebelum melaporkan hasil SPIP dari BP Batam tersebut.

“Selanjutnya akan dikirim ke BPKP untuk dilakukan evaluasi. Nantinya terlihat nilai kita berada di level berapa,” terang Konstantin.

Ia berharap, para pegawai dapat dibekali dengan baik, sehingga saat menjalankan tugas SPIP mampu menghasilkan level yang baik.

“Kami menargetkan level minimal 3. Jika nantinya mencapai level 4, artinya teman-teman di unit kerja masing-masing sudah bekerja dengan baik,” kata Konstantin

Turut hadir Direktur Pengawasan Bidang Kerja Sama Investasi dan Pembiayaan Pembangunan, Suyarsih Fifi Herwati selaku narasumber.

Kegiatan Bimtek tersebut melibatkan 4 (empat) unit kerja diantaranya dari Satuan Pemeriksa Intern (SPI), Biro Keuangan, Biro Umum dan Pusat Perencanaan Program Strategis, dengan diikuti sebanyak 35 orang selama 3 hari hingga Kamis.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Terima Kunjungan DPR RI

0

RASIO.CO , Batam – Rudi terima kedatangan rombongan DPR RI yang merupakan Panitia Khusus RUU tentang Lnadas Kontinen, Senin (6/9) lalu.

Kedatangan para legislator tersebut menjemput aspirasi atau masukan dari daerah terkait Landas Kontingen. Rudi mengaku mendukung penuh pansus dan berharap masukan dari daerah dapat terakomodir. Secara terpusat, pembahasan terkait Landas Kontinen digelar di Graha Kepri.

“Semua yang dibahas tentu demi kebaikan bangsa kita. Kita pasti mendukung dan beberapa masukan sudah disampaikan melalui Wakil Gubernur Kepri,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur Kepri, mengatakan bahwa beberapa masukan yang disampaikan seperti permintaan perluasan kewenangan daerah. Selain itu, pengawasan perbatasan diminta ditambah baik dalam bentuk infrastruktur, petugas, maupun peralatan yang digunakan dalam menjaga laut perbatasan.

“Tadi juga disampaikan masukan agar potensi laut dalam bidang farmasi diperhatikan. Begitu juga dengan penindakan pada peneliti asing di laut Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Pansus RUU Landas Kontinen, Taufik Basari, menyampaikan, RUU Landas Kontinen menyangkut perbatasan dengan negara lain dan laut lepas. Karena itu, pihaknya memprioritaskan masukan dari daerah perbatasan.

“Apa yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan membahas RUU Landas Kontinen ini,” kata Taufik.

Untuk diketahui, RUU Landas Kontinen yang dibahas merupakan penyempurnaan dari Undang-Undang Landas Kontinen Tahun 1973 dan Konvensi Jenewa Tahun 1958 lalu sehingga diperlukan pembaharuan. “RUU Landas Kontinen akan memberikan lebih banyak potensi yang bisa digali dari laut dan perbatasan Indonesia,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

PLN Targetkan Produksi listrik 10.601 GWh dari Co-firing PLTU pada 2025

0

RASIO.CO, Jakarta – PT PLN (Persero) telah memproduksi energi listrik sebesar 85.015 megawatt per hours (MWh) atau setara 291,1 MW dari mengimplementasikan Co-firing di 18 lokasi PLTU hingga Juli 2021.

Program Co-firing merupakan salah satu program strategis PLN dalam meningkatkan bauran energi baru terbarukan 23 persen pada 2025, melalui pemanfaatan biomassa hutan tanaman energi, pelet sampah, dan limbah perkebunan atau pertanian sebagai subtitusi sebagian bahan bakar batu bara di PLTU. 

Implementasi Co-firing, juga menjadi upaya PLN melakukan transformasi dengan mendorong penggunaan energi rendah karbon yang ramah lingkungan. 

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, PLN serius mendukung program pemerintah dalam percepatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) menuju target 23 persen pada 2025. 

“Sejak 2020 sudah dilakukan implementasi di 18 lokasi PLTU di mana 6 lokasi sudah diimplementasikan sejak 2020 dan tambahan 12 lokasi sudah dilakukan pada tahun ini. Produksi energi biomassa hingga Juli 2021 sebesar 85.015 MWh dan pemakaian biomassa sebanyak 95.589 ton,” ujarnya. 

Implementasi Co-firing, lanjut Agung, akan dilakukan di pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga mendorong efisiensi dari operasional pembangkit. Adapun, daya pembangkit Co-firing di 52 lokasi PLTU setara dengan 2.000 megawatt (MW). 

Agung pun mencontohkan, implementasi Co-firing di beberapa pembangkit sudah tampak mereduksi emisi karbon di pembangkit batu bara. Misalnya, PLTU Sanggau, mereduksi emisi karbon sebesar 9,5 persen dari yang sebelumnya 10,2 persen. Selain itu, PLTU Belitung yang sebelumnya mereduksi emisi karbon sebesar 19,1 persen menjadi 17,9 persen. 

Selain dua PLTU tersebut, PLN juga mengembangkan Co-firing di beberapa PLTU, seperti PLTU Paiton berkapasitas 2×400 MW menggunakan olahan serbuk kayu, PLTU Ketapang berkapasitas 2×10 MW dan PLTU Tembilahan berkapasitas 2×7 MW menggunakan olahan cangkang sawit. 

Untuk menyukseskan co-firing, PLN memerlukan sinergi dengan BUMN dan pemasok lainnya. Saat ini, perseroan telah bersinergi dengan Perum Perhutani,PT Perkebunan Nusantara, dan PT Sang Hyang Seri (Persero). 

Kerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut meliputi kolaborasi dalam rangka penyedia biomassa baik hutan tanaman energi maupun pelet sampah, guna menjamin kesiapan rantai pasok serta kesediaan biomassa jangka panjang. 

Selain itu, PLN juga mendorong kemungkinan berdirinya industri biomassa melalui pengembangan hutan tanaman energi termasuk pemanfaatan lahan kering, serta pemanfaatan sampah. 

“Untuk memenuhi pasokan biomassa, PLN telah berkoordinasi dengan BUMN, Pemda, dan swasta untuk memastikan kesiapan rantai pasokan biomassa dan kesiapan terkain volume dan harga,” ujarnya. 

Sementara itu, PLN optimistis produksi penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti batu bara (Co-firing) di 52 PLTU dapat mencapai 10.601 GWh pada 2025. 

Tak hanya berkontribusi besar terhadap peningkatan bauran energi baru terbarukan, program co-firing PLTU juga turut membangun ekosistem listrik kerakyatan. 


Rapat TPID , Amsakar : Distributor Harus Ikut Andil

0

RASIO.CO , Batam –  Amsakar Achmad ikut serta dalam rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Batam, Selasa  (7/9) kemarin.

Pada kesempatan tersebut, Amsakar menyampaikan kembali beberapa arahan Presiden Joko Widodo kepada TPID pusat maupun TPID di daerah. Seperti, agar semangat pengendalian inflasi disejalankan dengan proaktif mendorong sektor ekonomi yang semakin produktif.

“Disebutkan momentum pandemi untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertanian. Tingkatkan produktivitas petani dan nelayan. Memperkuat UMKM,” ucap Amsakar, memaparkan arahan Presiden Joko Widodo di depan peserta rapat.

Amsakar mengapresiasi kerja bersama TPID Batam selama ini. Bahkan, dari paparan yang tergabung dalam TPID Batam dapat ditarik kesimpulan inflasi cukup terkendali jika dibanding daerah lain.

“Dengan berbagai latarbelakang kita di tim ini, saya pikir sudah bekerja sebagaimana yang diharapkan. Meskipun, masih ada yang perlu kita tingkatkan. Terima kasih atas kerjasama yang terbangun dengan baik selama ini,” ucap dia.

Walau inflasi cukup terkendali, dalam rapat ini terungkap, ada 10 komoditi penyumbang inflasi dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2021. Di antaranya,  beras, minyak goreng, ikan mujair, daging ayam, ikan benggol, mi instan, rokok kretek, rokok putih serta bawang putih.

“Saya ingin ingatkan, Bulog, Disperindag, DKPP, karantina kita perhatikan ini. Sisi distribusi,  bandara, pelabuhan dan beacukai.  Mari kita kawal sama-sama kerja untuk masyarakat ini,” imbuhnya.

Secara khusus, ia juga meminta kepada OPD di lingkungan Pemko Batam agar rutin melakukan pengecekan ke lapangan. Jika ada harga pangan yang di luar ketentuan agar segera diambil tindakan dengan berkoordinasi segera dengan satgas pangan.

“Saya juga berharap kepada distributor ikut andil. Dalam kondisi serba sulit ini, perlu peran kita semua,” ujarnya.

Amsakar tidak lupa berterimakasih atas berbagai inovasi yang dilakukan pihak-pihak yang terlibat dalam TPID. Seperti Bank Indonesia melalui program Produksi Lipat Ganda (Proliga) komoditas cabai di Galang. Juga inovasi mobil keliling, penjualan online dari Pemko Batam. Secara umum, semua pihak yang terlibat dalam tim telah berbuat dengan inovasinya masing-masing.

“Satu lagi kita juga punya pasar TPID. Ini semangatnya keberpihakan kepada masyarakat. Hanya saja perlu dimassalkan lagi keberadaannya, sehingga semakin diketahui masyarakat,” harap Amsakar.

Redaksi@www.rasio.co//

Amsakar Paparkan Tanggapan Atas Pandum Fraksi

0

RASIO.CO , Batam – Dalam Rapat Paripurna yang dihadiri oleh Amsakar Ahmad untuk mewakilkan Wali Kota Batam pada selasa kemarin untuk membahas Ranperda perubahan atas 3 perda perihal pajak daerah dan 2 perda retribusi daerah memasuki babak baru, Selasa (7/9).

Pada rapat paripurna yang dihadiri Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, DPRD Batam menetapkan Panitia Khusus (Pansus). Pansus diketuai Budi Mardianto dari fraksi PDI-Perjuangan sedangkan Ides Madri dari fraksi Golkar selaku Wakil Ketua.

Saat rapat, Amsakar yang hadir mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi memaparkan tanggapan setiap fraksi perihal perubahan sejumlah perda tersebut.

“Pada prinsipnya, fraksi menyetujui agar Ranperda ini dibahas lebih lanjut,” ucap Amsakar.

Sejatinya, fraksi di DPRD Batam juga memberikan telaah dan pandangan agar perubahan dikuti dengan penerapan yang sebagaimana mestinya. Dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat.

“Dalam rangka penyempurnaan substansi rumusan Ranperda ini pada tahapan berikutnya, kami berharap kerjasama yang baik dan harmonis selalu terjalin antara pihak legislatif dan eksekutif. Sehingga proses pembahasan ranperda ini dapat dilaksanakan sesuai jadwal dan waktu yang telah ditetapkan,” papar Amsakar.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan penjelasan perihal rencana perubahan tiga Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak Daerah serta dua Perda tentang Retribusi Daerah Kota Batam.

Rudi menyebutkan rencana yang diajukan oleh Pemko Batam ini seiring Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. UU tersebut telah diundangkan pada tanggal 2 November 2020 dan telah dijabarkan dalam sejumlah Peraturan Pemerintah.

“UU ini berimplikasi terhadap produk hukum yang ada di daerah. Sehingga, harus segera dilakukan penyesuaian,” terang Rudi.

Menurutnya, penyesuaian ini diperlukan agar terwujud kepastian hukum dalam pelaksanaan pungutan pajak dan retribusi daerah. Lanjut Rudi, perubahan peraturan daerah perlu dilakukan karena disebabkan perubahan ketentuan terkait Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dinamika pembangunan hampir satu dekade ini.

“Penting, penyesuaian untuk menghindari adanya permasalahan hukum di kemudian hari,” ujar dia.

Adapun Perda yang diajukan untuk perubahan di antaranya: Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan.

Kemudian, Perda Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah, Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan dan Perda Nomor 4 Tahun 2013 tentang Retribusi Perpanjangan Izin Memperkerjakan Tenaga Asing.

Seiring penyesuaian, berbagai nomenklatur berubah. Di antaranya, nomenklatur Izin Mendirikan Bangunan menjadi Persetujuan Bangunan Gedung , nomenklatur Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing menjadi Retribusi Perpanjangan Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Nomenklatur Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah dan Dispenda menjadi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan beberapa perubahan.

“Dan atau penyesuaian substansi lainnya sebagaimana ketentuan yang termaktub pada Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Dalam Rangka Mendukung Kemudahan Berusaha dan Layanan Daerah,” papar dia.

Redaksi@www.rasio.co//

Kunjungi Pulau Ngenang, Erlin Jimmy : Wajib Jalankan Prokes

0

RASIO.CO , Batam – Ketua Persit Kartika Candra Kiran Koorcab Rem 033/WP, Erlin Jimmy Ramoz Manalu mengunjungi Pulau Ngenang, Selasa (07/09).

Erlin mengunjungi pulau tersebut untuk melihat langsung para pelaku ekonomi kreatif atau pengrajin tenun di pulau tersebut bahkan pihaknya juga membuat iklan mempromosikan kain khas daerah. Hal ini juga sebagai salah satu bentuk dukungan untuk mempromosikan hasil pelaku ekonomi kreatif.

“Sebelum datang ke sini, saya sempat diskusi dengan Ibu Marlin (Wagub Kepri). Jadi dikasih tahu sama beliau kalau di Pulau Ngenang ada kerajinan tenun,” kata Erlin.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan bantuan sembako untuk warga Pulau Ngenang. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu dan mengurangi beban masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

Selain itu pihaknya juga melakukan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat setempat. Meskipun saat ini Kelurahan Pulau Ngenang zona hijau pihaknya ingin vaksinasi terus dilakukan bagi masyarakat di Pulau Ngenang.

“Saya juga sampaikan, meskipun sudah vaksin, kita tetap wajib jalankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau menyambut baik kunjungan Ketua Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Koorcab Rem 033/WP di Pulau Ngenang. Sebelumnya memang sudah berkoordinasi dengan Ketua Dekranasda kota Batam, Marlin Agustina Rudi.

“Tadi beliau juga memberikan bantuan sembako bagi masyarakat Ngenang dan program vaksinasi,” kata Gustian.

Redaksi@www.rasio.co//

Gelapkan Uang Perusahaan Rp800 Juta, Wati Dituntut 18 Bulan

0

RASIO.CO, Batam – Diduga melakukan menggelapan uang perusahaan, Terdakwa Dewi kasir PT. Sinar Sindo Sejati di tuntut JPU selama 1,6 tahun penjara. Rabu(01/09) pekan lalu.

“Menyatakan terdakwa WATI terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana Penggelapan sebagaimana diatur dalam dakwaan Pasal 374 KUHP,”

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa WATI dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulanpenjara dikurangi  selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan.” Kata JPU.

Sementara itu, Majelis hakim PN Batam kembali mengagendakan sidang, Rabu(08/09) mendegar putusan.

Diketahui, Terdakwa Wati merupakan kasir PT. Sinar Sindo Sejati yang sudah bekerja sejak tahun 2001, dimana peruhaan tempat terdakwa bekerja merupakan perusahaan distributor kertas HVS, Karton, woodfree dll.

Merasa keuangan perusahaan tidak sehat, pemilik perusahaan menyuruh salah untuk melakukan audit tagihan, invoice custumer dan ditemui puluhan invoice telah dibayar tetapi diduga  dipakai untuk pribadi terdakwa sebanyak Rp.893.200.666,-.

Jokowi Resmikan Bendungan Bendo

0

RASIO.CO , Jakarta –  Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo pada Selasa (7/9). Bendungan tersebut sudah rampung dan siap beroperasi.

“Bismillah Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur siang hari ini saya nyatakan diresmikan,” ungkap Jokowi dalam peresmian Bendungan Bendo, Selasa (7/9).

Dilansir cnnindonesia.com, Ia menjelaskan Bendungan Bendo dibangun dengan biaya Rp1,1 triliun. Bendungan tersebut memiliki kapasitas 43 juta meter kubik dengan genangan 170 hektare (ha).

“Tinggi bendungan 74 meter dan menyediakan irigasi untuk 7.800 hektare sawah, dan juga untuk pasokan air baku 370 liter per detik, serta bisa mengurangi banjir, mereduksi banjir sebesar 31 persen atau 117 meter kubik per detik,” papar Jokowi.

Sementara, Jokowi membeberkan bahwa ada 17 bendungan yang akan diselesaikan sepanjang 2021. Sejauh ini, baru tujuh bendungan yang sudah diresmikan dan beroperasi.

Tujuh bendungan tersebut, antara lain Bendungan Tukul di Jawa Timur yang diresmikan Februari 2021 lalu, Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan yang diresmikan pada Februari 2021, Bendungan Napun Gete di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diresmikan pada Februari 2021, dan Bendungan Sindang Heula di Banten diresmikan pada Maret 2021.

Kemudian, Bendungan Kuningan diresmikan pada 31 Agustus 2021, Bendungan Way Sekampung di Lampung yang diresmikan pada awal September 2021, dan Bendungan Bendo yang diresmikan hari ini.

Selanjutnya, ada 10 bendungan yang akan diresmikan selanjutnya. Beberapa bendungan tersebut adalah Bendungan Paselloreng yang akan diresmikan pekan ini, Bendungan Ladongi yang akan diresmikan Oktober 2021, dan Bendungan Bintang Bano yang juga akan diresmikan pada Oktober 2021.

Lalu, Bendungan Ciawi yang akan diresmikan pada November 2021, Bendungan Sukamahi yang akan diresmikan November 2021, Bendungan Tugu, Bendungan Gongseng yang akan diresmikan pada Desember 2021, Bendungan Pidekso diresmikan pada Desember 2021, dan Bendungan Margatiga diresmikan pada Desember 2021.

Ia berharap bendungan-bendungan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Misalnya, bendungan disambungkan ke seluruh jaringan irigasi yang ada sehingga dapat meningkatkan produktivitas petani.

“Sekali lagi, 2021 telah dan akan diselesaikan 17 bendungan, artinya produktivitas di bidang pertanian dan penambahan pasokan air, kami harapkan akan meningkatkan produktivitas petani-petani,” kata Jokowi.

***