Kamis, Mei 28, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 990

The Minions Tersingkir di Perempat Final Olimpiade Tokyo

0

RASIO.CO , Jakarta –  Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon tersingkir di babak perempat final badminton Olimpiade Tokyo 2020 setelah  kalah dari pasangan Malaysia lewat dua gim dengan skor 14-21, 17-21 pada Kamis (29/7).

Kevin dan Marcus sudah tertinggal 3-8 dari Aaron/Soh di awal gim pertama. Kesalahan yang kerap dilakukan mereka memudahkan Aaron/Soh mendulang banyak poin.

Kesalahan itu perlahan bisa diperbaiki oleh Kevin dan Marcus. Permainan cepat yang diperagakan bisa membuat mereka meraih empat poin beruntun atas Aaron dan Soh untuk membuat kedudukan jadi 7-8.

Namun, selisih poin di antara kedua pasangan kembali menjauh jadi 7-10 dan Aaron/Soh bisa menutup interval gim pertama dengan 8-11. Selepas interval, Kevin/Marcus berupaya untuk mengejar ketertinggalan dari tim lawan. Akan tetapi upaya itu tidak berjalan baik karena kesalahan yang kerap dibuat Kevin dan Marcus. Kevin bahkan sempat melakukan kesalahan servis yang membuat Aaron/Soh menjauh dengan skor 18-11.

Kevin dan Marcus bisa meraih tiga poin untuk sampai di angka 14. Hanya saja itu tidak cukup untuk membendung kemenangan ganda Malaysia di gim pertama dengan skor 21-14. Di gim kedua, Minions masih belum mampu tampil dengan kemampuan terbaik. Situasi itu dimanfaatkan tim lawan untuk bisa unggul 8-4 di awal gim kedua.

Aaron dan Soh tampil agresif untuk membuat Kevin Marcus melakukan kesalahan. Aaron Soh mampu unggul 9-6 dan menutup interval gim kedua dengan margin empat poin, 11-7. Namun saying, Kevin dan Marcus bisa merebut satu poin untuk membuat skor jadi 17-20. Namun, Aaron dan Soh bisa merebut satu poin krusial untuk menutup pertandingan dengan 21-17.

Redaksi@www.rasio.co//

BP Batam Siapkan Sejumlah Aset untuk Tangani Covid-19

0

RASIO.CO , Batam – BP Batam terus mendukung pemerintah pusat dalam percepatan penanganan Covid1-19 di Batam.

Sejumlah aset pun disiapkan sebagai sarana pendukung penanganan Covid-19 tersebut. Hal ini disampaikan oleh General Manager Hunian, Gedung, Agribisnis dan Taman BP Batam, Herawan, Rabu (28/7).

Ia merinci, aset-aset yang dimaksud, antara lain Rumah Susun BP Batam di Tanjung Uncang, Asrama Haji dan Gelanggang Indoor Temenggung Abdul Jamal.

“Untuk rusun kami siapkan bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang masih dikarantina di sana. Kemudian Temenggung Abdul Jamal sendiri digunakan untuk proses vaksinasi massal masyarakat Batam yang hingga saat ini masih berlangsung,” ujar Herawan.

Pemakaian kamar di Rusun Tanjung Uncang untuk karantina Covid-19 pada 2020 tercatat 810 pasien berstatus Orang Dalam Pemantauan terhitung Maret sampai Desember 2020 sedangkan sebanyak 2.636 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) melaksanakan karantina di Rusun Tanjung Uncang terhitung Januari hingga Bulan Mei 2021.

Selain itu Asrama Haji, dikatakan Herawan, tengah disiapkan oleh BP Batam sebagai IGD sementara penanganan Covid-19. Untuk sarana dan prasana berupa peralatan medis dan tenaga kesehatan nantinya akan didukung oleh Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah.

“Asrama Haji ditunjuk sebagai tempat IGD sementara, karena kita ketahui, IGD di seluruh rumah sakit di Batam sudah penuh oleh pasien yang mengantre hasil Swab PCR. Nantinya akan resmi beroperasi sesuai arahan dari Kepala BP Batam yang juga Walikota Batam, Bapak Muhammad Rudi,” kata Herawan.

Kepala BP Batam/Walikota Batam, Muhammad Rudi, di kesempatan berbeda juga telah menyampaikan agar dapat mendukung pelaksanaan Rapid Test Antigen massal, berikut sarana karantina bagi para pasien terkonfirmasi positif guna menekan penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

Redaksi@www.rasio.co//

Rudi Salurkan Bantuan Beras PPKM di Batuaji dan Nongsa

0

RASIO.CO , Batam – Rudi kembali menyalurkan bantuan beras PPKM dari pemeritah pusat kepada masyarakat penerima Bantuan Sosial Tunai dan Program Keluarga Harapan .

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu bapak dan ibu yang memang berhak menerimanya,” kata Rudi di Batuaji, Rabu (28/7).

Rudi menjelaskan bahwa Covid-19 saat ini belum selesai, penyebarannya masih meluas di Kota Batam. Bahkan saat ini sudah 1 berbanding 1, artinya di antara dua orang kemungkinan besar 1 di antaranya sudah terpapar Covid-19.

Karena itu pihaknya mengaku tidak pernah bosan selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu menjalankan protokol kesehatan. Terutama menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

“Masker tidak hanya dapat melindungi kita sendiri, tapi juga melindungi orang-orang di sekeliling kita,” kata Rudi.

Sebab, Covid-19 dapat masuk ke tubuh melalui saluran pernapasan. Itulah kenapa pentingnya menggunakan masker, terlebih lagi saat menjalankan aktivitas di luar rumah.

“Masker harus terus dipakai kemanapun pergi,” ujarnya.

Wagub Kepri, Marlin Agustina mengatakan bantuan beras PPKM yang diberikan kepada masyarakat tersebut merupakan upaya pemerintah bagaimana memperhatikan masyarakatnya. Karena hampir semua sektor terdampak Covid-19.

“Alhamdulillah kita masih diberikan bantuan, jangan lihat besar atau kecilnya bantuan tersebut tapi lihatlah bagaimana upaya pemerintah memperhatikan masyarakatnya,” kata Marlin.

Marlin juga mengatakan saat ini pihaknya terus menggesa vaksinasi untuk masyarakat. Karena dengan vaksinasi inilah diharapkan dapat meningkatkan imunitas tubuh, sehingga tidak mudah terpapar Covid-19.

“Mudah-mudahan Covid-19 ini cepat berakhir. Dan percayalah apa yang dilakukan pemerintah saat ini adalah untuk kebaikan kita bersama,” ujarnya.

Sebagaimana di ketahui bersama bahwa dalam penyaluran bantuan beras PPKM, Pemko Batam bekerjasama dengan Perum Bulog dan Kantor Pos Indonesia. Kemudian juga turut dibantu oleh personel TNI dan Polri.

Selain di Batuaji, Rudi juga menyalurkan bantuan beras PPKM di Kecamatan Nongsa. Total ada 1.712 PKH dan 1.114 BST dari empat Kelurahan yakni Kelurahan Kibing, Bukit Tempayang, Kabil dan Batubesar.

Redaksi@www.rasio.co//

Efektivitas Masker Katup atau Ventilasi untuk Cegah COVID-19

0

RASIO.CO , Jakarta – Masker adalah salah satu atribut protokol kesehatan yang harus digunakan oleh semua orang ketika berpergian keluar rumah atau merawat orang yang sakit. Ada berbagai jenis masker yang bisa dipakai, mulai dari masker bedah, masker kain, dan masker N95.

Namun, beberapa orang masih memilih memakai masker yang dilengkapi dengan katup atau ventilasi. Alasannya, di samping memiliki model yang bagus, masker jenis ini lebih nyaman untuk bernapas. Beberapa institusi kesehatan global, seperti CDC dan WHO, tidak merekomendasikan masker katup atau berventilasi untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Masker ini umum dipakai oleh para pekerja di bidang industri, karena katup atau ventilasinya mampu menyaring debu, polusi, dan partikel kecil lainnya. Selain itu, masker ini juga dapat mempermudah penggunanya untuk bernapas lebih lega.

Meski begitu, masker katup atau ventilasi tidak bisa menyaring hembusan napas dengan baik. Hal ini memungkinkan percikan lendir atau air liur (droplet) yang dihembuskan dapat mencapai orang lain dan berpotensi menyebarkan virus Corona.

Selain itu, masker katup atau ventilasi juga biasanya dibuat hanya terdiri dari 1 lapis. Padahal, kriteria masker yang baik digunakan untuk mencegah penularan COVID-19 adalah masker yang terdiri dari 3 lapis.Jadi, Apakah Masker Katup Layak Digunakan untuk Mencegah COVID-19?

Kesimpulannya, masker katup atau ventilasi tidak dianjurkan untuk dipakai sebagai alat pelindung diri (APD) dalam mencegah penularan virus Corona. Masker ini mungkin bisa melindungi pemakainya dari paparan virus tersebut, tapi tidak mampu melindungi orang lain dari COVID-19.

Penting untuk diingat, sejatinya fungsi masker bukan hanya untuk menjaga diri kita sendiri, tapi juga orang lain di sekitar kita. Jadi, bagi kamu yang masih memakai masker katup atau ventilasi, mulai saat ini beralihlah ke jenis masker lainnya yang aman untuk digunakan, ya.

Masker yang direkomendasikan untuk dipakai saat ini adalah masker yang didobel, yaitu masker bedah pada lapisan pertama dan masker kain di lapisan kedua. Masker dobel diketahui dapat mencegah penularan virus Corona hingga 96,4%.

Selain menggunakan masker, kamu juga dianjurkan untuk sering mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer, menerapkan physical distancing, menghindari kerumunan, dan melakukan vaksinasi guna melindungi diri dari COVID-19.

Sumber : alodokter.com

Abi dan Umar Pastikan Tak Kenal Dedi serta Jotun

0

RASIO.CO, Batam – Terkuak dipersidangan terdakwa Usman alias Abi sebagai penggusaha besi screb tidak mengenal Dedi, Jotun dan Dwi mantan narapidana dalam kasus pencurian besi screb yang telah menjalani hukuman beberapa waktu lalu.

“Saya pastikan tidak mengenal ketiga orang tersebut dan besi screb saya beli dari Sunardi,”

“Besi screb 58,4 ton diterima dilokasi saya berdasarkan surat gatepass ecogreen yang mulia,” kata Usman diruang ruang sidang PN Batam. Rabu(27/07).

Sidang dipimpin majelis hakim Majelis hakim ketua Sri Endang Amperawati NIngsih, S.H, M.H didampingi sua hakim anggota dengan agenda kesaksian sesama terdakwa sekaligus pemeriksaan terdakwa dan digelar secara virtual.

Abi mengatakan, lebih kurang hampir 20 tahun berbisnis besi tua, belum pernah mendapat masalah dan baru kali inilah dirinya berurusan dengan hukum.

Pasalnya, kata dia, ada 200 rekan bisnisnya menjual besi tua terhadapnya, namun selalu berbekal surat jalan dari perusahaan saja dibeli, dimana artinya besi tersebut merupakan milik perusahaan.

Kata Usman, Dirinya tidak mengetahui besi screb milik Ahok, dan dirinya tahu basi tersebut mikik Sunardi dan surat jalan atau gatepass dari ecogreen, sehingga saya tahunya besi milik sunardi.

“Yang penting ada surat dari ecogreen kami anggap sah yang mulia,” tegas Usman.

Ia mengatakan, Awalnya Pak Sunardi mengirim foto besi yang akan dijual ke saya, lalu sekira tanggal 25 April 2019 terjadi kesepakatan pembelian 100 ton besi screb dimana besi merupakan dibeli sunardi dari Muhammad Jasa.

“Ditranferlah uang 440 juta oleh istri saya , namun besi hanya ada 58,4 ton dan sisa uang masih berada sama sunardi,” ujarnya.

Uniknya, majelis hakim ketua Sri Endang Amperawati NIngsih disela-sela pemerisaan saksi Usman dan Umar mempertanyakan apakah terdakwa merasa menyesal atau bersalah dalam perkara ini?

Dengan tegas terdakwa mengatakan, tidak ada penyesalan dan tidak merasa bermasalah dalam perkara pembelian besi screb milik sunardi.

“Saya merasa tidak bersalah yang mulia karena pembelian besi screb tersebut sudah sesuai kesepakatan dengan sunardi,” ujarnya.

Ironisnya, pertanyaan majelis hakim sedikit mengglitik pengunjung sidang, pasalanya pertanyaan hakim masih tahap pemeriksaan saksi belum masuk tahap tuntutan maupun putusan.

Sementara itu, Sunardi dalam agenda saling saksi sesama terdakwa, Sunardi meeupakan direktur PT Royal menyampaikan, bahwa besi screb yang dibelinya merupakan tawaran orang kepercayaan Muhammad Jasa yaitu Jotun.

Dimana sekira tanggal 24 april 2019 dirinya dihubungi Jotun dengan menawarkan ada besi yang akan dijual dan merupakan milik M Jasa sekitar 58,4 ton.

Setelah terjadi kesepakatan besi tersebut saya tawarkan ke pak Abi, disetujui dan disepakati 100 ton dengan nilai uang Rp440 juta dan ditranfer istri Abi kerekening Dedi lalu kesaya.

“Besi diangkut 4 lori bertahap dan keluar dari ecogreen mengunakan gatepass atas nama perusahaan saya,”

“Saya langsung serta mengawal PT. Biologa batuampar sampai ditimbang disana,” kata Sunardi.

Lanjutnya, bahkan saya juga menghubungi pak Umar untuk mengirim lori ke perusahaan ecogreen. Namun satu lori lagi saya tidak tahu dibawa kemanan.

Saksi mengatakan besi milik M Jasa, saya membeli ke Jotun dan menjual ke Usman dan kesepakatan, kamis tgl 25 april 2019.

Dan Saya ketika itu datang kelokasi, jotun merupakan perwakilan dari M Jasa menawarkan besi di lokasi ecogreen dan barang keluar dari lokasi mengunakan pasgate.

“Awalnya ditawarkan 100 ton, namun hanya ada 58,4 ton. Pembayaran hari itu juga dan tujuannya memang PT. Roya
Uang ditranfer 440 juta melalui rekening saudara dedi. Sisa uang saya janjikan nantinya.” Ujarnya.

Kata sunardi mendapat keuntungan 100 rupiah perkilonya, saksi ikut yg menerima besi screb umar. Namun Saksi beralsan tidak tahu ada keberatan dari Ahok maupun Minggu. Tetapi ada mendengar keberaran tetapi saya berada di dalam tetapi saya tidak lihat.

Yang satu truck lagi saksi tidak mengetahui dan hanya tahu 4 lori. Satu bulan kemudian target tidak tercapai uang dikembalikan kesaya tetapi diganti besi screb.

Sementara itu advocad abi dan umar bertanya, sudah berapa lama berbisnis dengan PT.Roya?

Kenapa saudara memakai mobil umar?
Mengurangi resiko kerugian karena keuntungan saya hanya 100 rupiah perkilo.

Ketika saudara melakukan penjualan besi dengan PT Biologa ada perjanjian? Ada kata Saksi berbisnis mengunakan kesepakatan.

Sedangkan Advocad nasib, menegaskan apakah besi yang dikirimkan lagi ke biologa bersumber di ecogreen atau dari mana?

Jawan saksi, Sisa besi dari saya sendiri dan dari gudang saya sendiri. Dan sering mengunakan mobil usman.

Berapa lama besi itu bereda di lokasi biologa? Persis tidak tahu tetapi satu bulan kemudian. Dan menjual besi kejakarta.

Usai mendegarkan keterangan saksi sesama tersakwa dan pemeriksaan terdakwa majelis hakim menunda sidang selanjutnya, namun Penasehat Hukum Sunardi meminta terhadap majelis hakim untuk menghadirkan saksi verbal lisan.

Pasalnya, PH ada barang bukti di BAP melalui percakapan WA perlu dibuktikan kebenaran dipersidangan. Dan dalam sidang berikutnya PH akan menghadirkan ahli maupun saksi A de Charge atau meringankan terdakwa.

Adi@www.rasio.co //

Gubernur Ansar Lantik Hakim STQH Kepri

RASIO.CO , Tanjungpinang – Ansar resmi mengukuhkan Dewan Hakim STQH IX Provinsi Kepulauan Riau. Dewan Hakim yang dikukuhkan terdiri dari enam pengawas dan lima majelis hakim. Pelantikan tersebut berlangsung secara sederhana di ballroom Hotel Aston, Tanjungpinang, Selasa (27/7).

Pada sambutannya, Gubernur Ansar mengharapkan kepada seluruh dewan hakim untuk memberikan penilaian yang terbaik dengan penuh amanah dan tanggung jawab serta integritas yang tinggi. Ia mengatakan tanggung jawab yang diemban oleh dewan hakim tidak hanya kepada peserta dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT.

“Ini sungguh bukan tugas yang mudah, kedudukan para dewan hakim dalam pelaksanaan STQ dan MTQ sangat berperan penting,” kata Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga mengatakan bahwa dewan hakim untuk STQH IX Kepri diambil dari dewan hakim nasional dan dari berbagai daerah. Hal ini bertujuan agar penilaian terbaik dapat diberikan sehingga menghasilkan peserta yang terbaik untuk mewakili Kepri.

“Hasil dari STQH ini sangat bergantung kepada dewan hakim, karena itu komitmen dan integritas sangat kita harapkan,” kata Gubernur Ansar.

Lebih lanjut, Gubenur Ansar mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kepri untuk ikut menyemarakkan STQH IX Provinsi Kepri. Yang menurutnya merupakan rangka mensyiarkan kitab suci Al-Qur’an dan pengabdian yang tulus kepada Allah SWT.

Sehari sebelumnya pada Senin (26/7),  Gubernur Ansar telah melantik Pengurus LPTQ Provinsi Kepri periode 2021-2024. Dijadwalkan siang ini pukul dua siang Gubernur Ansar akan secara langsung membuka perhelatan STQH IX Provinsi Kepri.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung acara pembukaan STQH tersebut dapat menyimak melalui live streaming YouTube Humas Provinsi Kepri, TV TPI, GO TV, Live streaming Tribun Batam, dan RRI Tanjungpinang.

Redaksi@www.rasio.co//

Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi

0

RASIO.CO , Kupang – Gunung Ile Lewotolok kembali erupsi pada Rabu (28/7).  Erupsi terjadi dua kali yakni pada pukul 00.24 Wita dan 07.22 Wita.

Kepala Pos Pemantau Gunung Ile Lewotolok, Stanislaus Arakiang yang dihubungi membenarkan dua erupsi tersebut pada hari ini.  “Iya benar ada dua kali erupsi,” kata dia dilansir cnnindonesia.com.

Menurut Stanislaus, dua erupsi tersebut dibarengi dengan muntahan material pijar. Pada erupsi pertama, kata dia, tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak dan mengarah ke barat dengan asap hitam pekat tebal.

Selain asap tebal, juga ada lontaran material pijar sejauh 700-800 meter ke arah selatan dan barat daya yang berakibat vegetasi hutan di sekitar kawah Gunung Ile Lewotolok hangus terbakar. Erupsi pertama, lanjut Stanislaus, mengeluarkan dentuman yang sangat besar. “Seismogram mencatat pada letusan pertama dengan amplitudo maksimum 45 milimeter dan durasi 49 detik,” katanya.

Ia menuturkan erupsi pertama mengarah ke Desa Waipukang dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Ile Ape. Tapi masih jauh dari permukiman warga sehingga tidak membahayakan dan masih berada di zona larangan aktivitas.

Untuk erupsi kedua yang terjadi pukul 07.22 Wita, Stanislaus mengungkap tinggi kolom abu vulkanik mencapai 800 meter ke arah barat. Erupsi kedua tersebut mengeluarkan asap hitam tebal dengan lontaran material pijar ke arah tenggara sejauh 1.000 meter dari puncak Gunung Ile Lewotolok. Arahnya ke Desa Jontona.

Kebakaran hutan di sekitar puncak gunung masih terjadi hingga pukul 11.00 Wita. Petugas dari Pos Pemantau Gunung Ile Lewotolok yang berada di Desa Waipukang Kecamatan Ile Ape masih melakukan pemantauan. Stanislaus meminta warga untuk tetap tenang dan tidak beraktivitas di radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Sejauh ini tidak ada warga yang mengungsi akibat dua erupsi Gunung Ile Lewotolok yang memiliki tinggi 1.423 MDPL. Saat ini juga status Ile Lewotolok berada di level III atau siaga. Gunung Ile Lewotolok terakhir erupsi pada 29 November 2020 lalu. Saat itu lebih dari 5.000 warga mengungsi.

Redaksi@www.rasio.co//

Yuk Sharing Safety Dalam Berkendara

0

RASIO.CO , Batam –  Penggunaan rem pada sepeda motor adalah suatu hal yang krusial. Rem termasuk salah satu perangkat dari sepeda motor yang paling sering digunakan.

Rem tentunya berfungsi untuk mengurangi ataupun menghentikan laju kendaraan pada saat berkendara, baik untuk bermanuver, menghindari bahaya, serta menghentikan kendaraan, dan lainnya.

Namun pengorperasian atau teknik pengereman yang kurang tepat terkadang membuat kualitas pengereman itu sendiri menjadi kurang optimal, bahkan terkadang juga dapat berpotensi menimbulkan potensi bahaya yang tidak terduga.

Contohnya misal penggunaan rem sendiri jika kurang tepat dapat menimbulkan selip atau sliding baik roda depan ataupun belakang, bahkan juga dapat membuat ban belakang terangkat alias stoppie pada sepeda motor tertentu jika penggunaan rem depan yang terlalu keras.

hal tersebut dapat menambah potensi bahaya bagi pengendara, bahkan jika pengendara tidak siap ataupun tidak dapat mengontrol sepeda motor pada saat mengalami situasi tersebut yang mengakibatkan dapat terjatuh dari sepeda motor dan gagal bermanuver ataupun menghindari bahaya.

Pengoperasian rem tentunya memiliki teknik dan prosedur tersendiri, jadi tidak hanya asal menarik tuas atau menginjak pedal rem saja ketika diperlukan. Berikut Sharing dari Christofer Valentino selaku Safety Riding Instructor PT. Capella Dinamik Nusantara Kepri.

“Pengereman sendiri idealnya dioperasikan pada saat sepeda motor dalam keadaan tegak, hindari melakukan pengereman pada saat motor masih dalam kondisi miring misal ketika bermanuver atau menikung. Usahakan tegakan dulu posisi motor ketika hendak melakukan pengereman dan gunakanlah rem kombinasi antara rem depan dan rem belakang.

Untuk langkah pertamanya jangan lupa posisikan tuas gas/throtle wajib dalam posisi 0%, dorong atau putar terlebih dahulu tuas gas ke posisi tersebut hingga tuas gas benar-benar dalam kondisi tertutup sepenuhnya sebelum melakukan pengereman.

Langkah kedua lakukan pengereman dengan rem depan terlebih dahulu dan disusul dengan rem belakang secara kombinasi atau bersamaan dengan perbandingan 60% untuk rem depan dan 40% untuk rem belakang, jadi sedikit lebih kuat rem depannya. Kemudian langkah ketiga tarik kopling jika motor sudah hampir berhenti agar mesin tidak mati jika motor yang dipakai tipe sport.

Dan langkah terakhir turunkan kaki sebelah kiri jika motor sudah berhenti sempurna, pada saat kondisi pengereman yang dilakukan untuk sampai motor berhenti total. Jika hanya untuk mengurangi kecepatan saja lakukan langkah pertama dan kedua saja, ataupun sampai langkah ketiga jika diperlukan.

Namun seandainya dalam suatu kondisi berkendara tertentu kita terpaksa melakukan pengereman dalam kondisi motor sedang miring gunakanlah rem belakang secara halus dan perlahan, jangan pakai rem depan kaena dapat mengakibatkan roda depan kehilangan grip/cengkraman hingga resiko terjatuh lebih besar dibanding menggunakan rem belakang ketika dalam kondisi tersebut dan juga tetap menutup tuas gas sepenuhnya terlebih dahulu seperti pada langkah kedua.” tutur Christofer Valentino.

Untuk lebih lengkapnya serta teknik-teknik seputar berkendara lainnya seperti biasa Capella Honda memiliki program pelatihan Safety Riding sebagai bentuk kepedulian Honda bagi masyarakat dan pengguna sepeda sepeda motor di Indonesia khususnya di wilayah Kepri.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan Edukasi atau Pelatihan tersebut tidak perlu ragu dan sungkan untuk mengunjungi atau menghubungi Dealer Honda terdekat ataujuga dapat menghubungi langsung Tim Safety Riding Honda Kepri di 0887 6880 079 (sdr.Christofer Valentino). Selalu utamakan Keselamatan Berkendara anda dan kemanapun kerginya selalu #Cari_Aman saat naik motor.

Redaksi@www.rasio.co//

Neko: Blocking area jalan terbaik saat ini

0

RASIO.CO, Lingga – Pemerintah Kabupaten Lingga kembali melakukan blocking area setelah resmi ditetapkan menjadi daerah dengan PPKM level tiga, setelah melakukan rapat bersama dengan sejumlah stakholder di Gedung Daerah Dabosingkep, Senin (26/7) malam.

“Ini pilihan terbaik saat ini, dan harus kita lakukan karena kita sudah banyak kehilangan orang-orang terbaik kita akibat pandemi COVID-19 ini,” kata Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, melalui rilis yang diterima wartawan.

Menurutnya, kebijakan yang akan diambil nantinya dengan lebih mempertegas pembatasan kegiatan masyarakat, salah satunya warung- warung kopi hanya boleh buka sampai jam 20.00 Wib atau jam delapan malam, kemudian masyarakat disarankan untuk membeli makanan, untuk dibawa kerumah tidak nongkrong diwarung kopi.

Selain itu, lanjutnya, untuk sekolah-sekolah tidak ada lagi kegiatan belajar tatap muka, dan semua wilayah di Kabupaten Lingga, ditetapkan menjadi zona merah, sehingga semua aktifitas belajar dilakukan melalui daring, para pekerja dan pemilik usaha juga diwajibkan untuk menerapkan Work from home (WFH) bagi para pekerjanya.

“Semua kebijakan ini tentu akan ada pro dan kontra, tapi ini kami lakukan demi keselamatan bersama, rumah sakit kita sudah hampir penuh, pasien meninggal hampir setiap hari, semoga ikhtiar kita ini membawa hasil yang terbaik kedepannya nanti,” terangnya.

Mengenai habisnya dosis vaksin COVID-19 di Kabupaten Lingga, Neko Wesha Pawelloy mengatakan sudah menjalin koordinasi dengan pemerintah provinsiagar segera didatangkan dosis vaksin baru, sehingga tujuan pemerintah untuk membentuk herd immunity dapat segera terbentuk.

“Kita akan gesa terus, semua yang berhubungan dengan penanganan COVID-19, saat ini akan kita lakukan upaya maksimal, dan kami tidak akan tinggal diam,” tutupnya.

Puspan

Rudi Saksikan Langsung Pembukaan Seleksi STQH

0

RASIO.CO , Batam – Rudi menyaksikan secara langsung acara pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis ke IX tingkat Provinsi Kepri secara virtual di Hotel Ibis Style, Selasa (27/7).

Rudi berharap penyelenggaraan STQH ke IX dapat terlaksana dengan baik. Meskipun di lakukan secara virtual karena masih dalam pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Mudah-mudahan acara ini dapat selesai dengan baik dan sesuai dengan yang kita harapkan,” kata Rudi.

Pihaknya juga berpesan kepada para Dewan Hakim agar dapat benar-benar menjadi juri yang jujur dan memberikan nilai sebagaimana kemampuan para kafilah yang bertanding.

“Karena suara kafilah nanti melalui udara kita berharap juri tidak hanya melakukan penilaian dari udara saja, tapi juga fakta di lapangan,” katanya.

Terkait target Kota Batam Rudi mengatakan harapanya tentu saja kafilah-kafilah dari Batam dapat menjadi juara pada setiap perlombaan STQH ke IX tingkat Provinsi Kepri.

Pihaknya juga berpesan kepada para kafilah agar dapat mengikuti setiap perlombaan dengan baik. Sebagaimana yang sudah dilatih selama ini.

“Kepada Dewan Hakim jadilah hakim yang jujur, mudah-mudahan dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Redaksi@www.rasio.co//