BI: Waspada Peredaran Upal di Kepri

0
625

RASIO.CO, Batam – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Gusti Raizal Eka Putra mengigatkan masyarakat terkait beredarnya uang palsu(Upal) di bulan ramadhan dan lebaran karena sepanjang Januari-Maret 2018 ditemukan 200 lembar uang palsu.

 

“Uang palsu yang beredar pada kwartal I 2018 itu relatif kecil, meski tetap harus diwaspadai dan diantisipasi,” kata Kepala Perwakilan BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra, di kepriprov.go.id, Selasa (22/05) kemarin.

Raizal tidak menyebutkan uang palsu itu dalam pecahan berapa. Namun ia menegaskan uang palsu yang beredar tersebut dengan kualitas yang buruk sehingga mudah membedakannya dengan yang asli.

“Sebenarnya tidak sulit membedakan uang palsu itu dengan yang asli karena kualitasnya buruk. Hanya butuh ketelitian sedikit dari masyarakat ketika melakukan transaksi,” ujarnya.

Warga yang menemukan uang palsu harus melaporkan kepada pihak yang berwenang. Ketelitian warga akan mampu mengungkap kejahatan itu. Tidak mungkin aparat yang berwenang dapat mengungkap pelaku yang mencetak dan menyebarkan uang palsu itu tanpa informasi dan data yang lengkap dari warga.

Warga yang tidak teliti kemungkinan kesulitan mengungkap siapa yang memberikan uang palsu itu, karena dalam sehari melakukan sejumlah transaksi.

“Bisa karena lupa,” tuturnya.

Kondisin lebih buruk dapat terjadi ketika uang palsu yang diterima itu dipergunakan pula untuk bertransaksi.

“Pemegang uang palsu itu  bertanggung jawab. Karena itu, sudah seharusnya warga menerapkan cara mudah yang kerap kami sosialisasikan untuk menghidari uang palsu yakni dilihat, diraba dan diterawang,” ucapnya.

Raizal mengimbau warga yang kerap melakukan transaksi tunai untuk lebih waspada. Ketika bertransaksi, terutama selama ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1439 H. Kebiasaan buruk mayoritas konsumen yakni menyimpan uang di saku atau di dompet sebelum memeriksa uang kembalian.

“Semestinya diperiksa uang kembalian tersebut, jangan langsung disimpan karena tidak menjamin uang itu asli. Paling tidak, ketelian juga berbuah baik, jumlah uang kembalian sesuai dengan barang belanjaan,” katanya.

APRI@www.rasio.co







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini